Pemkab Minahasa Berlakukan Aktifitas Pasar Selama 6 Hari Seminggu

Minahasa, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa membuka kembali operasional Pasar yang beberapa waktu terakhir dibatasi guna mencegah penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19.

Hal itu menjadi langkah kebijakan setelah Pemkab Minahasa melakukan evaluasi dan kajian terhadap dampak pembatasan operasi pasar-pasar di wilayahnya, sehingga terhitung Senin (08/06), semua pasar kembali beroperasi secara normal seperti semula.

Kebijakan ini disampaikan langsung Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Ir Wenny Talumewo, Senin (08/06/20).

Talumewo mengatakan, terhitung hari ini, kebijakan itu telah diberlakukan pada dua pasar besar yakni Pasar Tondano dan Pasar Langowan, dengan menerapkan sistem ganjil genap.

“Hari ini sudah ada dua pasar yang mulai buka tiap hari, yang tentunya dengan menerapkan protokol COVID-19 di Minahasa,” ujar Talumewo.

Dibukanya operasional pasar setiap hari, tambah dia bertujuan, agar tidak membludaknya pengunjung pasar yang akan berbelanja, agar tidak terjadinya penularan COVID-19.

“Kita menerapkan nomor ganjil genap. Artinya, nomor ruko atau lapak dengan nomor ganjil akan beraktifitas hari pertama, lalu dilanjutkan nomor genap hari kedua dan seterusnya, tapi untuk Minggu libur atau tutup,” terang Talumewo.

Diapun berpesan agar selalu memperhatikan social dan physical distancing secara ketat seperti, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan, serta mentaati semua himbauan yang disampaikan pemerintah.

“Kami juga menghimbau masyarakat agar jangan berlama-lama di pasar. Rencanakan untuk membeli kebutuhan apa yang perlu untuk dibeli dan bagi yang sakit untuk tidak pergi ke pasar. Itu semua dianjurkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” ujarnya.

“Pemerintah akan terus memonitor dan selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang ada dan akan diupayakan penanganannya agar lebih teratur,” kuncinya, sembari menambahkan dalam waktu dekat akan dilakukan rapid test kepada setiap pedagang yang ada di pasar-pasar tersebut. (Baim)




Kapolda Sulut Kunker di Wilayah Perbatasan NKRI

Tahuna, detiKawanua.com –  Sejak dilantik, Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Iren Pol.Drs. Royke Lumowa MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) di tiga Kabupaten perbatasan utara NKRI.

Persiapan penjemputan Kapolda Sulut di Pantai Perbatasan Pulau Marore.

Dalam pantauan langsung, setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Sitaro, dan Pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Kapolda yang mewakili Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, merapat ke Pulau Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe menggunakan jetski, minggu kemarin, dan dijemput langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana bersama Forkopimda Sangihe.

Kapolda Sulut di sambut Bupati Sangihe dan Unsur Forkopimda.

Tidak sampai disitu, meski harus melalui cuaca ekstrim, agenda Kunker-pun dilanjutkan ke pelabuhan tua Tahuna, Senin (8/6) dalam giat peyerahan bantuan Bhakti Sosial Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-74 Tahun, kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya sebelum menyerahkan sembako kepada sejumlah nelayan dan buruh dipelabuhan tua, Lumowa mengatakan jika giatnya mengarungi laut tagaroa (Sebutan adat wilayah laut sekitar Nusa utara, Philipina, Pasifik, red) itu, untuk memantau secara langsung kondisi yang ada di ketiga Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Philipina ini.

Kapolda Sulut melakukan Pemeriksaan suhu tubuh sesuai Protab Covid-19.

“Kami menggunakan sarana transportasi jetski, untuk menunjukan bahwa dengan niat, cinta dan tekad yang kuat untuk bertemu masyarakat, hal seperti ini sangat mungkin kita lakukan,” ujar Lumowa, sembari membeberkan kecintaannya akan wilayah-wilayah kepulauan.

“Sejak Menjabat Kapolda dibeberapa daerah, saya selalu ditempatkan diwilayah kepulauan. Jika diwilayah lain saya datangi, apalagi di daerah saya sendiri,” lanjutnya, sembari bercanda dengan masyarakat yang hadir.

Bupati Sangihe Jabes E. Gaghana saat menyampaikan Sambutan.

Sementara itu, iapun mengatakan terkait bantuan sembako yang diberikan, hal itu merupakan bentuk kepedulian akan dampak pandemi COVID-19 yang memang masih dirasakan masyarakat hingga hari ini.

“Jadi saya, bersama Danlantamal mewakili Forkopimda Sulut, namun beliau sudah balik lebih dulu. Bantuan ini juga berkaitan dengan HUT Bhayangkara, sebagai bentuk kepedulian kami, bagi Masyarakat,” pungkasnya.

Kapolda Sulut menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Diketahui, dalam giat tersebut, Kapolda juga sempat berdiskusi dengan jajaran TNI/Polri di bumi Tampungang Lawo. Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengingatkan aparat untuk dapat terus meningkatkan kinerja, dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.

“Marore dan Miangas merupakan wilayah yang berbatasan dengan Philipina. Jaga terus Keutuhan NKRI, termasuk peluang kriminalitas, perdagangan ilegal, imigran ilegal, bahkan gangguan terorisme di Perbatasan,” tegasnya, sembari menitipkan ketiga Kabupaten yang dinilainya asri ini.

Bupati Sangihe Jabes E. Gaghana menyerakan bantuan BST kepada Warga terdampak Covid-19.

“Jaga alam, jaga keindahan yang ada. Tindaki secara tegas usaha merusak alam, apalagi jika tidak memiliki ijin,” tutupnya. (Js)




Diterima PemDes Ongkaw Tiga, Enam DPRD Minsel Dengarkan Aspirasi Rakyat Terkait Bantuan

Minsel, detiKawanua.com – Lakukan tugas dan fungsi pengawasan atas laporan masyarakat dan terkait dengan pembahasan LKPJ 2019 oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) menjadi kewajiban yang tak bisa disepelehkan, ibarat satu mata uang tapi dua sisi yang tak bisa dipisahkan.

Inilah yang dilakukan 6 Anggota DPRD kabupaten Minsel jumat ( 05/06) kemarin dibeberapa tempat di kecamatan Tenga dan Sinonsayang , Tupoksi yang sangat dinanti masyarakat luas apalagi peran anggota dewan sangat penting mendengar dan mengakomodir setiap keluhan masyarakat menjadikan pimpinan dan anggota Pansus LKPJ turun langsung mendengar apa yang menjadi harapan rakyat.

Salah satu desa yang dikunjungi oleh pimpinan dan anggota DPRD Minsel yang juga bagian dari Pansus LKPJ adalah Desa Ongkaw Tiga yang ditrima langsung Hukum tua dan para perangkat Desa Ongkaw tiga.

Dari pantauan media ini salah satu anggota Dewan yang juga anggota Pansus LKPJ 2019 Jacklyn Koloay terlihat geram saat mendengar penjelasan Hukumtua yang menurutnya Jacko tak sesuai aturan penyaluran dampak Covid-19 bahkan menurutnya hukumtua tak mampu melihat dan mengakomodir sebagian masyarakat tak mampu yang kenak dampak dari Covid-19 ini.

“Kenapa ini hanya 65 KK padahal didesa lain lebih dari 65 KK dasarnya dari mana .. aturan apa,” ujar Jacko geram.

Penjabat Hukumtua desa Ongkaw Tiga Evan Tumangken dengan nada rendapun menjelaskan penyaluran BLT – DD sudah sesuai aturan dan semua sudah dikonsultasikan ke Dinas PMD.

“Ini sudah sesuai aturan dan berjalan sesuai mekanisme , untuk penambahan kami sudah konsultasikan ke pihak dinas PMD dan sudah ada petunjuk jika didesa sudah dua kali penyaluran maka penambahan tidak boleh lagi,” ujar Evan

Dari pantauan media ini masyarakat yang menuntut keadilan atas penyaluran BLT – DD dan BST tak bisa mengakomodir para keluarga terdampak yang layak dibantu sesuai UU nomor 6 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan dan Permendesa PDTT nomor 6 Tahun 2020 tentang perubahan prioritas dana desa 2020.

Turlap 6 DPRD Minsel juga dilanjutkan dengan pantauan ke beberapa desa soal BLT – DD dan BST juga verifikasi Faktual dilapangan terkait LKPJ 2019.

Adapun pimpinan dan anggota DPRD yang ikut dalam turlap merespon atas laporan masyarakat dan VerFak atas LKPJ 2019 yaitu
1. Steven Lumowa ( Wakil ketua DPRD Minsel )
2. Frangky Lelengboto ( Ketua Pansus LKPJ 2019 )
3. Alex Kumaat ( wakil ketua Pansus LKPJ 2019 )
4. Andrieas Rumondor ( anggota Pansus )
5. Meyvi Karuh ( Anggota Pansus )
6. Jacklyn Koloay ( Anggota Pansus )
(Vandytrisno)




Ditemani Istri Olly Jadi Sopir Dump Truck Jual Kopranya Sendiri Ke Bitung Seharga Rp 7150

Bitung, detiKawanua.comTanpa berpakaian resmi atau hanya mengenakan kaus, celana pendek dan sepatu sporty, Gubernur Olly Dondokambey pada Senin (08/06/2020) siang tadi mendatangi di PT Multi Nabati Sulawesi di Kota Bitung. Tak hanya itu saja, Olly yang saat itu didampingi sang istri Rita Dondokambey-Tamuntuan, dari kediamannya (Di Kolongan Minahasa Utara) datang menggunakan atau menjadi sopir mobil dump truck berwarna merah yang mengangkut kopra. Sontak saja masyarakat, para buruh kerja serta jajaran pimpinan di perusahaan tersebut kaget akan kedatangan Orang Nomor Satu Sulut yang tak direncanakan atau secara resmi.

Dimana maksud kedatangan Gubernur Olly saat itu untuk menjual kopra-nya sebanyak 4,120 ton dengan harga yang diambil perusahaan, per kilogram Rp 7.150 (Tujuh Ribu Seratus Lima Puluh Rupiah).

“Saya kira kegiatan pagi hari ini saya langsung dari tempat fufu membawa kopra ke pabrik untuk dijual supaya kita bisa melihat secara langsung mutu kopra itu sendiri dan konsultasi dengan pabrik bagaimana meningkatkan hasil mutu kopra petani sehingga harganya juga bisa maksimal dan masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih baik,” terang gubernur.

Selain menjadi contoh bagi masyarakat, dirinya juga meminta agar masyarakat ‘tidak takut’ untuk menjual kopra berkualitas baik ke pihak pabrik langsung.

“Dengan melihat secara langsung proses kegiatan (di pabrik) ini, ternyata berjalan dengan baik sehingga petani di Sulut jangan takut seluruh produk kopra mereka pasti dibeli oleh Wilmar yang penting mutunya kita akan jaga terus supaya kadar airnya tambah lebih baik dan bisa bermanfaat dirasakan langsung buat kita semua,” ungkapnya Olly.

Lebih lanjut, gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan disaat menjalankan aktivitas guna mencegah penyebaran Covid19 di Sulut.

“Masyarakat jangan berhenti beraktifitas ekonomi tapi syarat-syarat yang diminta pemerintah untuk melakukan standar Covid19. Seperti hari ini pabrik bisa berjalan dengan baik, tapi semua menggunakan masker, semua menggunakan standar Covid19 sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah, sehingga pabrik ini tidak diam dan saya juga mengharapkan masyarakat juga begitu,”ujar Olly seraya mengingatkan untuk tetap mengikuti protokol standar Covid19 agar supaya kegiatan ekonomi di Sulut tetap berjalan.

“Karena virus Covid19 ini ‘setali tiga uang’, dengan kegiatan ekonomi kita harus berjalan bersama sama. Kita lawan virus Covid19 ini serta ekonomi kita juga harus jaga dan jangan kita takut sambil kita memproteksi diri kita semua,” pungka gubernur.

Adapun aktivitas gubernur selain secara resmi menjalankan roda Pemerintahan Provinsi Sulut, Olly juga pada pagi harinya berkebun dan juga sering menggunakan mobil dengan menyetir sendiri tanpa pengawalan untuk melakukan pekerjaan aktivitas diluar rumahnya.

(tim/mild70)




Penuhi Dokumen Perizinan, Indomaret – Alfamart Kembali Beroperasi

 

Mitra,https://detiKawanua.com – Setelah sempat di tutup Jumat pekan lalu, akhirnya senin (8/6/2020) Indomaret dan Alfamart di Komplex Plaza Ratahan, Minahasa Tenggara (Mitra) kembali resmi beroperasi.

” Iya alfamrt dan Indomaret di Plaza Ratahan sudah kembali buka, ” terang Kepala Dinas Pelayanan Perizinan Satu Pintu, Hans Mokat kepada SulutDaily.com, Senin (8/6/2020).

Mokat menjelaskan, dibukanya kembali operasional dua ritel nasional ini, karena seluruh dokumen perizinan sudah dilengkapi pihak ritel.

“Jadi, dokumen yang sebelumnya masih kurang sudah dilengkapi. Sehingga operasionalnya sudah diizinkan dibuka lagi tadi siang,” tutup Mokat.




Bupati Minta Pemdes Awasi Soal Penyaluran BLT DD

Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH.

Boltim, detiKawanua.com – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH meminta Pemerintah desa (Pemdes) untuk mengawal langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Dalam penyaluran BLT-DD tahap pertama, dikatakan Bupati bahwa, bantuan yang disalurkan tersebut banyak ditemui, hanya digunakan oleh penerima untuk kebutuhan fashion saja.

“Saya minta agar, para Kepala desa (Sangadi-red) maupun aparatur desa untuk mencermati penggunaan masyarakat terhadap BLT-DD. kawal mereka yang menerima bantuan untuk membeli bahan berupa beras, telur, minyak kelapa dan lainnya. Karena bantuan itu bukan untuk kebutuhan fashion, Saya membuat keputusun untuk memberikan bantuan seperti ini, agar kalian (warga) tetap mematuhi anjuran pemerintah demi memutus mata-rantai penyebaran covid-19,” terang Bupati.

Hal ini ditegaskan Bupati, dalam setiap kesempatan baik saat rapat penekanan peran Pemdes yang dilaksakan dikantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah beberapa waktu lalu, maupun usai melakukan gerakan menanam SKPD di halaman kantor Dinas Pertanian.

Bantuan ini sebenarnya sudah tepat sasaran, namun masyarakat yang belum tepat mengunakannya. “Sasaran bantuan sudah tepat, tapi cara pengunaan bantuan tersebut yang belum tepat sasaran” ujar Bupati, pada rapat penegasan admistrasi pekan kemarin

(Fidh)




Pemkab Sangihe Salurkan Bibit Pangan Lokal dan Hortikultura di Tiap Kecamatan

Tahuna, detiKawanua.com – Menuju kemandirian pangan, berbagai upaya yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe melalui Dinas Pertanian (Distan), termasuk menyalurkan bibit pangan lokal dan hortikultura disetiap kecamatan.

Kepala Distan Sangihe Golfried Pella menjelaskan, penyaluran bibit pangan lokal dan hortikultura sudah sementara dilakukan. Dan pembudidayaan tanaman pangan lokal dan hortikultura ini dibagikan disetiap kecamatan berdasarkan kondisi wilayah.

“Ubi Jalar kami bagikan di wilayah Kecamatan Tabut, Mangsel, Kendahe dan Manganitu. Untuk Talas di Kecamatan Tabteng, Tamako, Tabsel, dan Tabselteng. Sedangkan Ubi Kayu di Kecamatan Tahuna Barat, Kendahe, Tahuna, Marore serta Manganitu,” bebernya.

“Sementara untuk benih Hortikultura berupa bawang, cabe dan tomat tasalur beberapa bulan yang lalu. Untuk cabe di Kecamatan Tahuna Barat, Tabsel Tabteng dan Tabut. Tomat di Kecamatan kendahe, Tahuna, Tabteng, Tabut. Sedangkan Bawang Merah di Kecamatan Mangsel, Tabut, Tabteng dan Tahuna Barat,” sambungnya.

Disentil terkait tahun yang ditargetkan untuk kemandirian pangan, Pella menjelaskan saat ini baru dimulai tatanan pengendalian harga. Kemudian tujuan utama Distan sendiri untuk meingkatkan produksi dan pendapatan masyarakat petani, apalagi dalam suasana pandemi covid-19 sekarang ini. Kemudian pasokan pangan dan hortikulturan dari luar daerah juga akan dikurangi.

“Saat ini kita bisa melihat meski keadaan kapal yang jarang masuk, tetapi produk pangan dan hortikultura tetap terjaga, misalnya rica dan tomat yang saat ini harganya tidak sampai melonjak tinggi. Untuk itu pasokan dari luar daerah harus dikurangi karena ketika datang dari luar daerah harga itu di atas karena permainan pedagang,” jelas Kadistan.

Apalagi kalau dari luar daerah juga tambah dia, tidak bisa diketahui tentang keamanan pangannya. Apakah memakai pupuk yang berlebihan dan sebagainya. Kalau di Sangihe sendiri kan bisa dikontrol untuk keamanan pangan misalnya, khusus tahun ini dinas memfasilitasi selain pemberian benih juga pupuk kandang dan sudah berusaha mengurangi penggunaan bahan kimia. Dia mengakui, pihaknya sering mengimbau masyarakat petani agar pemakaian pupuk kimia tidak lebih dari 30 persen.

“Dan memang untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia ini sulit dikontrol. Karena juga unsur hara yang terkandung dalam pupuk kandang kurang dibadingkan dengan pupuk kimia. Makanya hanya ditambah sedikit jangan 100 persen. Memang idealnya jika inginu produksi tanaman yang bagus, maka pemakaian pupuk kimia 100 persen, tetapi kita harus menghindari ini, apalagi rica dan tomat bisa dikonsumsi langsung,” pungkasnya.

Terpisah Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana ME saat dikonfirmasi meninjau balai benih talas di Kampung Miulu Kecamatan Tabteng, menjelaskan mengapa sampai ada pembagian wilayah untuk pembudidayaan tanaman lokal ini agar pertumbuhannya lebih cepat dan lebih terjamin serta berkembang.

“Ini merupakan langkah-langkah yang ditempuh dinas pertanian bersama jajaran untuk mempersiapkan Kabupaten Kepulauan Sangihe betul-betul menuju kemandirian suplai pangan lokal. Jadi kita tidak hanya fokus di sagu, tetapi juga mengembangkan ubi jalar, ubi kayu dan talas,” kunci Gaghana. (Js)




Live Streaming, Bupati Roring dan Keluarga Beribadah Minggu

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si bersama Fenny Roring-Lumanauw, SIP dan keluarga serta staf bupati dan staf rumah tangga mengikuti Ibadah Minggu di rumah Dinas Bupati Minahasa bersama Jemaat GMIM Moria Sasaran yang dilakukan dengan live streaming, Minggu (07/06)

Ibadah yang dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Moria Sasaran, Pdt. Raymond Rende, S.Th, diikuti bupati bersama keluarga dengan khusuk walaupun dalam keterbatasan di tengah pandemi Covid 19.

Dalam ibadah tersebut Pdt. Rende mengambil pembacaan Alkitab dalam kitab Matius 9:35 dengan tema Mewujudkan Kehendak Allah. Seusai ibadah dengan keluarga dan staf tersebut Bupati Minahasa yang juga Ketua Komisi Pria/Kaum Bapa Wilayah Manado Tenggara dan Ketua TP-PKK bersama keluarga menyampaikan salam hangat dan Selamat Hari Minggu kepada seluruh masyarakat Minahasa.

“Doa dan harapan kami kiranya Tuhan selalu melindungi dan memberkati kita semua dalam menghadapi pandemi Covid 19,” tandas Roring. (Baim)




WFH Berakhir 04 Juni, Lawendatu : Sudah Tidak Ada Perpanjangan

Tahuna, detiKawanua.com – Sesuai Surat Edaran Bupati nomor 800/40/1405, pelaksanaan Work From Home (WFH) Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Kabupaten Kepulauan Sangihe, akhirnya berakhir pertanggal 04 Juni pekan lalu.

Pasca berakhirnya masa WFH kali ini, dari informasi yang diberikan Kepala Badan (Kaban) Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah  (BKPSDMD) Kepulauan Sangihe Steven Lawendatu, sudah tidak diadakan lagi penambahan waktu kerja dari rumah, seperti yang terjadi sebelumnya.

“Sampai saat ini, tidak ada surat perpanjangan lagi dari Kementerian, dengan keluarnya Permenpan nomor 58, tentang pengaturan sistem kerja menuju new pppnormal,” ujar Lawendatu, ketika dikonfirmasi wartawan Jumat (5/6).

Meski demikian, dirinya menjelaskan teruntuk Kabupaten/Kota yang tidak masuk dalam kategori zona aman new normal, kewenangan untuk memperpanjang atau langsung menerapkan new normal, sudah diserahkan ke Daerah masing-masing.

“Di Sulawesi Utara sendiri, baru dua daerah yang masuk kategori tersebut, yakni Sitaro dan Boltim. Di Sangihe sendiri, hal ini sudah dilaporkan ke Bupati dan Sekretaris Kabupaten. Dan untuk teknis penerapannya, akan diserahkan kemasing-masing OPD,” lanjutnya.

Diapun mengingatkan, dalam penerapan new normal di lingkup ASN Sangihe nanti, protap Covid-19 yang selama ini berlaku tetap menjadi standar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Jangan nanti, ketika OPD-OPD sudah menerapkan kerja normal, kemudian protap Covid-19 yang selama ini sudah berjalan baik, malah terabaikan. Sebaliknya, Hal itu harus terus dijaga, untuk terus mencegah penyebaran Covid-19 terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kuncinya. (Js)




Wabup RD Ibadah Minggu di Kolongan Minut

Minahasa, detiKawanua.com – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey bersama Wakil Ketua TP-PKK Kab. Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong Beribadah Minggu bersama Keluarga dan Staff, di Kediaman Wakil Bupati Kolongan Minut, Minggu (7/6/).

Pembacaan Alkitab Minggu ini terambil dalam Matius 9 : 35 – 38 “Belas Kasihan Yesus kepada Orang Banyak” dengan tema “Mewujudkan Belas Kasihan Allah”
Mari lakukan apa yang dapat di lakukan dengan apa yang dimiliki di tempat kita berada. Kepekaan, kepedulian, kasih semakin timbul melihat pergumulan sesama. Suka dan rela menolong orang lain sesuai dengan talenta dan potensi yang Tuhan anugerahkan kepada kita.

Wakil Bupati Minahasa bersama keluarga mengucapkan selamat hari Minggu, terus bertekun dalam doa, yakin dan percaya pandemi covid 19 akan berlalu. Tuhan Yesus memberkati kita semua. (Baim)