Tanjung Batu Niawuang Spot Wisata Di Pulau Lipang

Kapitalaung Pulau Lipang, Hasanuddin Andria.

Tahuna, detiKawanua.com – Pulau Lipang Kabupaten Kepulauan Sangihe Kecamatan Kendahe mungkin masih terasa asing bagi sebagian orang, terutama yang berdomisi di luar Kabupaten Sangihe Pulau Lipang  Dikaruniai tanjung batu yang begitu indah membuat Lipang berani menawarkan destinasi wisata tanjung batu yang memiliki corak warna warni. Tawaran destinasi ini pun sekaligus membuat Pulau Lipang sebagai satu-satunya yang memiliki wisata tanjung batu penuh warna.

Karakteristik tenang dan menawan memang menjadikan Tanjung Batu Niawuang  menjadi pilihan berlibur untuk kelurga. lebih lagi bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang mendambakan pemandangan indah dinding batu yang punya corak warna warni. Sebab pemandangan ditempat ini tidak menghalangi hadirnya sunset.

Pemandangan yang ditawarkan bukan hanya sunset, melainkan panorama pesisir pantai putih dan posil pasir halus juga menjadi poin tambahan berlibur di tempat ini.

Salah satu Wisatawan lokal berpose di tanjung batu Niawung.

Tak kalah menarik adalah sambutan warga lokal kepada pengunjung yang hendak berlibur di lokasi tanjung batu Niawuang. Mereka secara terbuka menyambut, bahkan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada pengunjung destinasi ini.

Kapitalaung Pulau Lipang Hasanuddin Andaria mengatakan, kesadaran masyarakat akan wisata tanjung batu Niawuang begitu besar, sehingga masyarakat juga dengan gampangnya membuka diri bagi para pelancong baik lokal maupun internasional.

Posil Pasir Putih.

“jadi pulau lipang ada banyak tempat wisata yang sementara dikembangkan termasuk wisata Tambak Raksasa dengan luas lebih kurang dua hektar, kemudian wisata posil pasir putih, ada yang sangat menarik ketika di bulan Maret dan  Oktober itu cocok bagi para pecinta Surfing,” kuncinya.  (Js)




Resmikan BUMDesMart Lonsiow, Bupati : Harus Dikelola Secara Profesional

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mogondow Timur (Boltim), terus berupaya untuk mempercepat pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di setiap desa. Saat ini di desa Motongkad Utara Kecamatan Motongkad sudah ada BUMDesMart Lonsiow, yang telah diresmikan oleh Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH pada, Senin (8/06) kemarin.

Bupati, saat meresmikan BUMDesMart Lonsiow Motongkad Utara mengungkapkan, Pendirian dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa adalah perwujudan dari pengelolaan ekonomi produktif desa yang dilakukan secara koorperatif, partisifatif, emansipatif, transparansi, akuntabel dan sustaniabel. “Oleh karena itu, perlu upaya serius untuk menjadikan pengelolaan BUMDes dapat berjalan secara mandiri, efektif, efisien dan profesional,” ujar Bupati.

Bahwa pembanguan ekonomi, lanjut Bupati katakan, harus dimulai dari desa dengan mengedepankan ekonomi kerakyatan. Tentu harapannya, pertumbuhan BUMDes ini harus menjadi pilar terdepan untuk memenuhi kebuhan masyarakatnya sendiri.

“Pembangunan ekonomi bukan dari kota ke desa, melainkan harus mengembangkan dari desa ke kota, itu yang disebut dengan ekonomi kerakyatan. BUMDes ini akan menjadi, ikon-ikon pertumbuhan ekonomi daerah. Karakter dengan potensi daerah, harus dikembangkan dengan pola ekonomi,” ucapnya.

Tidak hanya menginginkan keberadaan BUMDesMart semakin diperbanyak, Bupati juga meminta, BUMDesMart juga dikelola secara profesional.

“Produk yang dijual, tentunya harus dikemas dengan baik dan kualitas produknya juga harus premium. Dengan prinsip 3 M, (Manusia, Manajemen, Modal) dan pengelolanya harus punya integritas yang mampu secara manajerial” terang Eyang, sapaan akrab Bupati Boltim.

Bupati juga menyarankan, agar BumdesMart tidak membunuh usaha kios-kios di masyarakat. Juga papan identitas usaha untuk BUMDesMart agar dibuat semenarik mungkin dengan tulisan, warna, dan logo yang harus khas atau bercirikan Boltim, serta ditempatkan dititik yang tepat agar mudah terlihat. “Tak hanya itu, juga disediakan tempat duduk dan meja untuk pengujung,” katanya

Sementara, Ketua Bumdes Motongkad Utara, Roli Mamonto mengatakan, Bumdes Lansiow didirikan pada tanggal 25 Mei 2014 melalui Peraturan desa (Perdes) Nomor 2 Tahun 2014, yang sudah dirubah dengan Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2019.

“Pada tahun 2014, Bumdes Lonsiow mendapat dana bantuan dari Pemkab Boltim melalui dana hibah dengan jumlah Rp 25 juta sebagai modal awal. Dengan adanya modal awal tersebut, Bumdes Lonsiow mulai bergerak di bidang usaha pertanian. Dan Pada tahun 2019 pengelolah Bumdes Lonsiow telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban dihadapan Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atas pegelolaan dana BUMDes yang bersumber dari Pemkab senilai Rp 25 juta dan berkembang menjadi kurang lebih Rp 52 juta. Kemudian, tahun 2019 pengelola BUMDes Lonsiow mengusulkan kembali kepada Pemdes melalui proposal, usulan permohonan penyertaan modal usaha melalui Dana Desa (DD). Usulan tersebut disetujui oleh Pemdes Motongkad Utara sebesar kurang lebih Rp 94 juta” urai Roli, kepada sejumlah awak media.

Dengan adanya modal usaha itu, lanjut Roli jelaskan, pada tanggal 14 November 2019 usaha tersebut kembali beroperasi, menjual barang yang ditangani langsung oleh pengurus BUMDes. Seiring waktu berjalan, di akhir Desember 2019 unit usaha ini telah mendapatkan keuntungan sebesar kurang lebih Rp 7,5 juta.

“Sebagaimana yang telah diatur dalam Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bumdes Lonsiow, bahwa laba yang didapat dari hasil usaha akan diperuntukkan dalam tiga hal, setelah dipotong biaya operasional kegiatan. Penambahan modal usaha sebesar 20%, pemberian pendapatan asli desa sebesar 20%, dan untuk pembayaran kesejahteraan pengurus Bumdes sebesar 60%,” paparnya.

Untuk lebih memacu usaha tersebut, BUMDes Lonsiow kembali mengusulkan penambahan modal usaha sebesar kurang lebih Rp 360 juta. Dana itu untuk membuka usaha penjualan sembilan bahan pokok (sembako). Usaha inilah yang telah diresmikan oleh Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH.

“Adanya, BUMDes Lonsiow yang bergerak dalam penjualan sembako, mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Hal itu nampak dari hasil rekapitulasi penjualan sebelum adanya peresmian, yaitu penjualan pada tanggal 22 Mei sampai dengan 7 Juni atau 15 hari kerja, hasil penjualan mencapai kurang lebih Rp 94 juta. Mendapatkan dukungan dari Pemdes Motongkad Utara, Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Motongkad Utara, yang terus mendukung keberadaan BUMDes Lonsiow,” ungkap Roli.

(Fidh)




Fietber Raco : Diupayakan Tahun ini Nomenklatur Baru Kedinasan Dikpora

Minsel, detiKawanua.com – Sesuai pembahasan LKPJ dengan Pansus beberapa waktu lalu, Usulan Pemisahan Kedinasan di Dinas Pendidikan Pemuda serta Olahraga ( Dikpora ) kabupaten Minsel yang sudah diusulkan sejak 2015 lalu terus dibicarakan dengan ibu Bupati.

Menurut Kadis Dikpora Minsel DR Fietber Raco MSi Bidang Pemuda dan Olahraga selama ini harus menyesuaikan dengan anggaran Pendidikan karena setiap bantuan bidang olahraga agak sulit untuk maksimal, sedangkan anggaran Rp 400 juta saja terkuras habis pada pembinaan pramuka, olahraga berbasis kompetensi pelajar, lombah atau pertandingan dan ada lagi yaitu paskibraka 17 Agustus.

“Saya kira ini juga sudah lama diusulkan dan dibicarakan dengan pimpinan dalam hal ini Bupati, Christiany Eugenia Paruntu SE bahkan ini menjadi pertimbangan banyaknya bantuan untuk olahraga tapi terbentur dengan masih melekatnya dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga,” jelas Feitber.

Lanjut Fietber sekarang ini Dinas Dikpora minsel menunggu keputusan Bupati terkait pemisahan Kedinasan karena itu juga akan berpengaruh karena Dinas ini berada pada Tipe B dengan 4 bidang, jika dipisahkan menjadi Dinas Pemuda Olahraga sendiri maka akan maksimal pengolahan anggaran dan penyerapan akan terarah karena kalau Dinas Pemuda dan olahraga akan jadi 4 bidang bisa ke tipe A karena Minsel potensinya luar biasa.

Ditemui di kantornya Senin (08/06) kemarin Kadis yang murah senyum sesekali bergurau dengan awak media terkait kinerja guru dan siswa di masa Covid-19 ini , menjadi harapan kepala Dinas Dikpora Minsel agar Kelulusan Tahun 2020 ini anak akan mampu beradaptasi dengan kemajuan kompetensi diri, menjaga moral dan kemandirian itu penting.

Adapun menurut Kadis Tahun ini semua Siswa yang menanti kelulusannya baik SMP dan juga SD akan lulus , namun perlu terus menjadi perhatian baik Orang tua dan siswa itu sendiri ketika lulus agar tetap konsentrasi untuk tetap melanjutkan pendidikan agar kedepan kompetensi anak akan dibutuhkan di lapangan pekerjaan.
(Vandytrisno)




Molompar Timur Terus Manfaarkan Dandes untuk Pembangunan

Mitra, detiKawanua.com – Desa molompar timur kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), terus memanfaatkan dana desa (Dandes) untuk pembangunan.

” Kami terus menyerap dandes sesuai peruntukan yang ada, terlebih pembangunan desa sesuai usulan yang ada,” ungkap Hukum Tua Molompar Timur, Irpan Idris.

Lebih lanjut idris juga mengatakan, pengelolaan dana desa tahun 2020 ini juga dimanfaatkan untuk masyarakat yang terdampak covid lewat program Bantuan Langsung Tunai serta pemberian beras.

” Setiap instruksi terkait pengelolaan dana desa kami terapkan di desa kami, karena ini semua untuk kemajuan desa,baik pembangunan maupun bantuan untuk masyarakat di tengah pandemi covid,” ucapnya.

Idris juga menjabarkan untuk tahap pertama dana desa selain yang diprogramkan untik mengatasi dampak covid, pemerintah desa juga melakukan pembangunan baik peningkatan drainase maupun penutup drainase.

” Untuk penyerapan tahap pertama sudah selesai, kami saat ini bersiap untuk memproses anggaran dana desa tahap kedua, dan agar diketahui ditahap pertama ada sekitar 435 M peningkatan drainase dan 800 M penutup drainase serta program lainnya yang dianggarak dana desa telag selesai dilakukan,” pungkasnya.




Hari Ini Masyarakat Sulut Bisa Bersama AIPI JADI di Webinar 6 Narsum

Manado, detiKawanua.comAsosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Manado berkerja sama dengan Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Sulawesi Utara akan melaksanakan webinar membahas tema “New Normal : Pilkada 9 Desember 2020 Pilkada Aman Covid 19 dan Demokratis” pada Selasa (9/6/2020) hari ini di mulai pukul 14.30 Wita.

Ketua AIPI Manado yang juga Wakil Gubernur Sulut Steven O.E. Kandouw menjadi pengantar diskusi yang bakal menghadirkan sebanyak enam narasumber.

Adapun keenam narasumber webinar, yaitu Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Prof Dr Muhammad SIP MSi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan SH MH, Ketua Presidium Nasional JADI Dr Juri Ardiantoro, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Dr Drs Bahtiar MS dan Peneliti SMRC Anton Miharjo.

Sementara itu, host webinar Boy Paparang dari AIPI Cabang Manado dan moderator Ketua Presidium JADI Sulut Johnny Suak.

Bagi para pemerhati pemerintahan, terlebih pemerhati Pilkada dan tentunya masyarakat Sulut dapat bergabung bersama melalui aplikasi zoom:

https://us02web.zoom.us/j/2296746442?pwd=QnpJSC9jSEEwTkEzK3BqS0xGeTZZdz09, Meeting ID: 229 674 6442. Password: JadiSulut.

(tim/mld70)




Roring-Dondokambey Kembali Perpanjang Masa Kerja di Rumah

Minahasa, detiKawanua.com – Untuk perubahan Kelima kalinya, Pemerintah Kabupaten Minahasa dibawah kepemimpinan Bupati Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi dan Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, SSI, MM, kembali memperpanjang kerja dirumah (work from home) ASN dan THL.

Hal ini sesuai surat edaran Bupati Minahasa Nomor 2424 /BM-III-2020, tentang penyesuaian tentang sistim kerja untuk pencegahan penyebaran birus corona, covid 19 dilingkungan Pemkab Minahasa.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakb Maya Kainde, SH,MAP pada Senin (8/6/2020) mengatakan, bahwa perpanjangan yang kelima kalinya ini, berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) No. 58/2020 tentang penyesuaian sistim kerja dan fleksibilitas lokasi kerja bagi aparatur sipil Negara, yang diatur oleh pejabat Pembina Daerah.

“Pada prinsipnya, perpanjangan masa kerja di rumah atau work from home, merupakan langkan Pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Covid19 atau virus corona, terlebih dilingkungan Pemkab Minahasa,” jelas Kainde.

Perpanjangan Masa Kerja dilingkungan Pemkab Minahasa, ditetapkan sesuai Edaran Bupati Minahasa, pelaksanaannya hingga 19 Juni 2020 mendatang. (Baim)




Pimpin Apel, Bupati Ingatkan Disiplin Kerja Bagi ASN Boltim

Boltim, detiKawanua.com – Apel perdana, hari ini Senin (8/06) digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) setelah libur hari raya idul Fitri 1442 hijriah di halaman kantor Bupati pagi tadi. Apel tersebut, dipimpin oleh Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH yang bertindak sebagai pembina apel.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, berapa hal terkait pelaksanaan aktifitas pemerintahan yakni, Kabupaten Boltim kedepan, untuk itu diperlukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang punya etos kerja dan penuh disiplin, sehingga dedikasinya sebagai ASN benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

“Sesama ASN harus terbuka, punya rasa tanggung jawab, bekerja kolektif kolegial, dan saling berbagi ilmu, sehingga bisa menghasilkan prestasi yang baik,” tegas Bupati.

Menurut Bupati, jika ada suatu lembaga negara contohnya, seperti Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK memberikan penilain yang kurang baik, maka yang salah adalah bukan Bupati, melainkan ASN. Karena soal administrasi, teknisnya ada pada ASN.

“Semua urusan pelaksana teknis kerjanya ASN. Tanggungjawab Saya sebagai Bupati memberikan motifasi dan mendorong etos kerja agar kalian (ASN-red) lebih baik,” terangnya.

Bupati juga mengatakan, dipenghujung atau akhir masa jabatannya yang kurang lebih Delapan bulan lagi, dirinya berharap ASN dibawah binaannya selama Sepuluh tahun bisa menjadi ASN yang matang dan siap kerja.

“Saya mau kalian seluruh ASN Boltim jadi ASN yang siap bekerja dengan lebih baik. Jadi ketika ada Bupati baru, kalian sudah paham dan mengerti apa yang kalian lakukan serta kerjakan,” tandas Bupati.

Nampak, apel yang dihadiri seluruh ASN dan Kepala satuan kerja menerapakan protokol kesehatan. Semua ASN dan tenaga honorer terlihat menggunakan masker sert jaga jarak.

(Fidh)




Sekolah Di Boltim Kembali Diaktifkan, Yusri : Setiap Sekolah Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Kepala Dikbud Boltim, Yusri Damopolii.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim, kembali mengaktifkan aktivitas belajar-mengajar untuk siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dikatakan, Kepala Dikbud Boltim, Yusri Damopolii bahwa diaktifkannya kegiatan belajar-mengajar sekolah di Boltim sudah melalui proses kajian yang panjang, dengan merujuk pada perkembangan penanganan covid-19 di Boltim, yang sampai saat ini dalam siatusi aman atau zona hijau.

Disamping itu, lanjut Yusri, kami juga melihat bahwa keberadaan siswa-siswi SD dan SMP ini tidak ada dari luar daerah. “Semua siswa adalah penduduk Boltim, mereka tinggal di Boltim. Sehingga, kami meyakini mereka siswa-siswi dalam kondisi sehat. Dan hari pertama masuk sekolah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh semuanya dalam keadaan sehat,” terangnya.

Sehinga, lanjut Dia tuturkan, ini yang menjadi keyakinan pihaknya, bahwa SD SMP bisa dibuka kembali tapi tetap menerapkan protokol kesehatan. “Setiap sekolah di Boltim wajib menyediakan tempat cuci tangan dimasing-masing kelas, itu wajib. Harus ada handsanitizer, jarak tempat duduk diatur 1,5 meter, mulai dari guru sampai siswa-siswi harus memakai masker. Semua fasilitas pendukung dalam rangka pencegahan Covid-19 harus disediakan,” jelas Yusri, pada Senin (8/06).

Yusri menambahkan, proses belajar-mengajar baru berlaku bagi siswa-siswi SD dan SMP hari ini Senin (8/06), sedangkan untuk PAUD dan TK belajar dari rumah. Untuk sekolah SD, SMP proses belajarnya sesuai arahan Bupati Boltim dilakukan dua shift.

“Kalau SD, kelas rendah masuk pagi dan kelas tinggi masuk siang. Demikian juga untuk SMP ada yang masuk pagi dan ada juga masuk siang. Juga tidak ada jam istrirahat. Ini diterapkan guna mengantisipasi penumpukan siswa-siswi di sekolah. Hingga mereka pulang sekolah, diawasi oleh semua guru di sekolah masing-masing,” ungkapnya.

Terkait dengan guru yang ada masih berada diluar Boltim, dirinya menjelaskan, sejak minggu kemarin pihak Dikbud Boltim telah menurunkan surat kepada semua Kepala Sekolah, guna memerintahkan semua guru yang ada diluar daerah untuk kembali ke Boltim.

“Saya tegaskan, sebelum mereka kembali wajib meminta surat keterangan sehat dari dokter di daerah mereka masing-masing. Dan ketika tiba di Boltim maka wajib memeriksa kesehatan kembali ke Puskesmas terdekat, setelah itu mereka wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari,” tegas Yusri, kepada awak media ini melalui telepon seluler (HP).

(Fidh)




Diknas Minahasa Sosialisasikan Pemanfaatan DAK Sekolah

Minahasa, detiKawanua.com – Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang diperuntukan bagi sekolah Dasar (SD) sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Taman Kanak (TK) di Minahasa tahun 2020 bakal bergulir Bulan Juli mendatang.sekolah Penerima DAK ini dibagi atas dana rehab dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).sebelum menerima,anggaran yang beraumber dari APBN inipun disosialisasikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Drs Riviva Maringka melalui sekertaris Dinas HT wuwungan mengatakan,sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan apakah sekolah dan kepala sekolah selaku penanggung jawab DAK fisik begitu memahami tentang tugas dan perannya sebagaimana diatur didalam Perpres No 88 tahun 2019 tentang juknis DAK fisik tahun 2020.

“Dalam sosialisasi tentu terkait evaluasi pemanfaatan anggaran DAK tahun 2019, Kendala, dan juknis penggunaan,” ujar Wuwungan di ruang kerja, Senin (08/06).

Tak hanya itu,dalam sosialisasi ini Pihaknya juga menghimbau para kepala sekolah untuk selalu transparan dalam melakukan pengelolaan keuangan dari tahap satu hingga tahap ke tiga. Jika ada masalah untuk segera dikomunikasikan ke diknas.

Juga lanjut Wuwungan,Dengan adanya sosialisasi dan pendampingan DAK fisik bidang pendidikan ini kami mengharapkan para kepala sekolah memiliki pemahaman yang benar dan tepat tentang bagaimana melaksanakan DAK fisik.

“Diharapkan semua Sekolah penerima untuk buatlah DAK ini sesuai juknis,yg dimintakan kualitas dan kuantitas.dan kwalitas pelaporan,” pungkasnya sembari menambahkan DAK tahap pertama akan bergulir Juli mendatang.

Diketahui dalam Sosialisasi tersebut sesuai data Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Khusus DAk Tahun 2020 khusus rehab sekolah RKB terdapat 17 SD, 8 SMP,2 paud,dan 1 SKB.sedangkan ruang baru 2 SD,dan 1 SMP. (Baim)




Berikut Update Terkini Covid19 Se-Sulut Per Senin 8 Juni 2020

Manado, detiKawanua.comBerikut data 14 kasus baru Covid19 di Provinsi Sulut berdasarkan update Senin 8 Juni 2020:

Kasus 496, perempuan umusr 29 tahun asal Manado, dari test reaktif dan merupakan bagian dari Pasar Pinasungkulan yang kemudian menjadi positifKasus 497, perempuan umur 45 tahun asal Manado, hasil screening Gugus Tugas Kota ManadoKasus 498, perempuan umur 27 tahun asal Minahasa, dari hasil rapid testKasus 499, laki-laki umur 37 tahun asal Tomohon, merupakan kontak erat resiko tinggi (KERT) kasus 181,183, 194Kasus 500, laki-laki umur 35 tahun asal Minahasa, hasil screening dan rapid test reaktif DinkesKasus 501, perempuan umur 54 tahun asal Manado, hasil screening dan rapid test reaktif DinkesKasus 502, perempuan umur 41 tahun asal Bolsel, KERT kasus 119. Kasus 119 hari ini dinyatakan sembuhKasus 503, laki-laki umur 28 tahun ber-KTP Manado, hasil screening dari Bolsel. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan Manado-BolselKasus 504, perempuan umur 55 tahun asal Manado, hasil screening dan rapid test reaktif, bagian dari klaster Pasar PinasungkulanKasus 505, perempuan umur 45 tahun asal Manado, hasil screening dan rapid test reaktif, bagian dari klaster Pasar PinasungkulanKasus 506, perempuan umur 24 tahun asal Manado, KERT kasus 114Kasus 507, laki-laki 56 tahun asal Manado, KERT kasus 114Kasus 508, laki-laki 39 tahun asal Manado, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan di ManadoKasus 509, laki-laki 33 tahun asal Manado, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan di Manado.

Sumber data: Tim Kehumasan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut, Senin 8 Juni 2020.

Gerakan masif Pemprov Sulut dan Pemkab/Pemkot dalam menggelar screening dan rapid test, berhasil menjaring kasus-kasus baru yang terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid19).

Dr Steaven Dandel saat merilis kasus Covid-19, Senin 8 Juni 2020 malam, mengungkapkan, 100 persen kasus baru yang diumumkan berasal dari keluasan screening dan rapid test, bukan dari pasien dalam pengawasan (PDP). “Ke-14 kasus baru ini karena ada gerakan massif Pemprov dan Pemkot untuk mendeteksi kasus-kasus yang berpotensi untuk menularkan kepada orang lain,” ujar Dandel.

Diharapkan, kegiatan yang sudah dilakukan oleh pemerintah dengan investasi yang luar biasa itu akan ditunjang oleh masyarakat.

(tim)