Ibadah Minggu Dirangkaikan Hari Pekabaran Injil, Bupati ROR Ajak Masyarakat Selalu Bersyukur

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati ROR bersama Istri Pnt. Dra. Fenny Ch. Roring – Lumanauw SIP dan Keluarga serta Staf Bupati dan Staf Rumah Tangga, tetap mengikuti Ibadah Minggu Pagi di Rumah Dinas Bupati Minahasa dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid 19. Ibadah diselenggaralan Oleh Jemaat GMIM Bukit Moria Rike, secara Live Streaming.

Khadim Pdt. Ferdinand Tumbol, S.Th dengan pembacaan alkitab Yesaya 12 : 1 – 6 “Nyanyian Syukur atas Keselamatan”.
Dalam Khotbahnya, Pdt Tumbol mengajak Jemaat untuk selalu bersyukur dalam keadaan apapun. Bupati Minahasa Pnt. Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si bersama Keluarga terlihat begitu khusuk mengikuti Ibadah yang dirangkaikan dengan Hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM ke 189.

Seusai Ibadah Bupati yang juga Penatua Pria Kaum Bapa (P/KB ) GMIM Wilayah Manado Tenggara menyampaikan Selamat Hari Minggu kepada seluruh Rakyat Minahasa dan Selamat memperingati Hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM ke 189.

“Kiranya Tuhan selalu menyertai, melindungi dan memberkati kita semua, Amin,” ucap Bupati ROR. (Baim)




AD Berduka 7 Hari Kibarkan Bendera 1/2 Tiang, Hormati Almarhum Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo

Jakarta, detiKawanua.comInnalillahi wa innailaihi roji’uun. Kabar duka datang dari keluarga besar TNI AD. Mantan Kasad, Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, meninggal dunia dalam usia 65 tahun, pada hari Sabtu malam pukul 19.30, tanggal 13 Juni 2020 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, karena Sakit. Almarhum beserta keluarganya sedang berlibur di Kediaman Ds. Ciwalen Kec. Sukaresmi dan mendadak sakit dengan diagnosa serangan jantung.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu malam (13/6/2020).

Dijelaskan oleh Kadispenad bahwa “Saat ini Jenazah Almarhum masih dalam perjalanan dari di RSUD Cimacan menuju ke tempat persemayaman di Rumah Duka dengan Alamat Puri Cikeas Indah No. 08 RT 03 RW 02 Jl. Alternatif Cibubur Nagrak, Kec Gunung Putri, Bogor 16967, Jawa Barat Indonesia dan rencana besok akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada hari Minggu (14/6).

Diungkapkan Kadispenad bahwa bahwa Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, kelahiran Magelang, 5 Mei 1955 merupakan Kasad ke-27 yang menjabat sejak tanggal 30 Juni 2011 hingga 20 Mei 2013. Sebelumnya Almarhum juga pernah menjabat sebagai Pangkostrad, Panglima Kodam III/Siliwangi dan Komandan Jenderal Kopassus

Berbagai tanda jasa kehormatan negara yang dianugerahkan kepada almarhum yaitu Bintang Mahaputra Utama,Bintang Dharma, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Jalasena Utama, Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi, Darjah Utama Bakti Cemerlang (Tentera/Singapura), Meritorious Service Medal, SL. Dharma Bantala, SL. Kesetiaan XXIV, SL. Kesetiaan XVI, SL. Kesetiaan VIII, SL. GOM VII, SL. GOM IX, SL. Ksatria Yudha, SL. Seroja, SL. Dwidya Sistha, SL. Wira Karya

Almarhum Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, meninggalkan seorang istri bernama Ny. Kiki Gayatri dan dua orang anak bernama Patri Astuti Dewi Anggrain dan Dewanto Edhie Wibowo

“Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Almarhum Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Darat mulai hari Minggu (14/6) selama 7 hari mengibarkan bendera setengah tiang,” pungkas Nefra. (Dispenad)




Antisipasi Bapok Ditengah Pandemi, Dandim 1310 Btg Optimalkan Hanpangan Singkong

Manado, detiKawanua.comKomandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S. Sos pada Minggu (14/06/2020) pagi tadi sambil melaksanakan olahraga joging pagi, juga menyempatkan diri meninjau perkebunan Singkong (Ubi) yang merupakan perkebunan Ketahanan Pangan (Hanpangan) Kodim 1310/Btg jajaran Korem 131/Santiago di Kelurahan Madidir Unet Kecamatan Madidir Kota Bitung.

Disela-sela itu, Dandim mengungkapkan bahwa Kebun Singkong tersebut ditanam perdana bersama Forkopimda Bitung diatas luas lahan sebesar 1,5 Hektar. Yang pada saat ini sudah memasuki umur tanam 2 setengah bulan dengan perkembangan tanaman mencapai kurang lebih 1 meter.

“Mudah-mudahan ditengah pandemi Covid19 ini, Kebun Singkong Hanpangan Kodim 1310/Bitung dapat bermanfaat khususnya bagi anggota dan warga masyarakat di Kota Bitung ini,” harap Dandim.

Dimana kegiatan Demplot Hanpangan ini merupakan salah satu bentuk mengantisipasi kekurangan kebutuhan bahan pokok (Bapok) masyarakat, selama menghadapi wabah Covid19.

“Kodim 1310/Bitung selalu berupaya untuk meningkatkan dan membantu taraf hidup masyarakat di Kota Bitung khususnya di bidang pertanian, sehingga para petani dan masyarakat dapat terhindar dari bencana kelaparan akibat kekurangan bahan makanan ditengah situasi Pandemi Covid19 saat ini,” tambah Kusnandar.

Autentikasi: Penrem 131/Stg.

(mld70)




Donor Darah Jadi Bagian Aksi Kemanusiaan Jajaran Kodam XIII Mdk

Manado, detiKawanua.comDalam rangka memperingati HUT Kodam XIII/Merdeka ke 62, Donor Darah menjadi salah satu rangkaian giat sosial kemanusiaan. Seperti yang dikatakan Kapendam Kolonel M. Jaelani bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (12/06/2020) di Aula Grahadika Jaya Sakti Makodam tersebut, selain merupakan bagian dari rangkaian HUT yang puncaknya pada tanggal 16 Juni 2020, juga untuk menjaga ketersediaan/stok darah di PMI Sulawesi Utara selama masa pandemi Covid19 ini.

“Kegiatan donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kodam XIII/Merdeka ke 62 yang jatuh pada tanggal 16 Juni nanti, selain itu juga untuk menjaga ketersediaan darah selama wabah Covid-19.” Di Sulawesi Utara. Ujar Kapendam.

lebih lanjut Kapendam sampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh Pangdam XIII/Merdeka beserta Ketua Persit Daerah XIII/Merdeka dan Kasdam XIII/Merdeka beserta Wakil Ketua Persit PD XIII/Merdeka. Dalam kegiatan tersebut Ketua Persit Daerah XIII/Merdeka juga turut serta dalam berdonor darah.

Kegiatan donor darah ini berjalan aman dan lancar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku seperti memakai masker, mencuci tangan dengan Hand Sinitizer sebelum masuk dan menjaga jarak minimal 1 meter perorangan.

Autentikasi :
Kapendam XIII/Merdeka, Kolonel Kav M. Jaelani.

(*/mld70)




Terjatuh Dilaut, Seorang ABK Berhasil Ditemukan

Minahasa Utara, detiKawanua – Seorang anak buah kapal (ABK) terjatuh dilaut dipelabuhan Munte Kabupaten Minahasa Utara, pada sabtu dini hari 13 juni 2020. Tim Sar pun langsung melakukan pencarian bersama sejumlah kru kapal.

Mendapat laporan insiden yang membahayakan jiwa manusia terkait jatuhnya seorang abk dilaut dipelabuhan Munte, Basarnas Manado segera bergerak guna melakukan pencarian dengan membawa peralatan selam ke lokasi yang dimaksud.

Korban bernama Daniel Tahulinding warga Madidir lingkungan dua Kota Bitung, yang merupakan abk KM Betania Sejahtera. Korban diketahui terpleset dari atas kapal lalu terjatuh tercebur kelaut pada sabtu dini hari sekitar pukul 01.35 wita.

Setibanya di lokasi tim langsung berkoordinasi dengan kapten kapal untuk mendapatkaan kronologis kejadian dan ciri ciri korban. Tim di bagi beberapa SRU (Search and Rescue Unit) guna mempercepat penemuan korban.

Pencarian di lakukan dengan penyisiran dengan perahu karet dan penyelaman, tim sar gabungan seperti, Basarnas, Polisi, TNI, Bpbd, KPLP dan Masyarakat setempat yang bahu membahu melaksanakan pencarian bersama, ada yang menggunakan perahu sendiri dan ada yang melakukan penyelaman secara manual menggunakan kompresor di sekitar titik lokasi kejadian jatuhnya korban.

Banyaknya tim yang terlibat dalam pencarian, pada pukul 10.36 wita korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Jenazah korban langsung di evakuasi tim sar gabungan dan di serahkan ke pihak keluarga untuk di semayamkan.

Kepala kantor Basarnas Manado, Suhri N Sinaga mengapresiasi semua tim yang terlibat di lokasi sehingga pencarian korban cepat di temukan, meski kondisi korban sudah meninggal dunia.

“Dimasa pandemik Covid-19, Basarnas Manado siap siaga apabila menerima laporan yang membahayakan jiwa manusia, tim akan kami gerakan, dan itu sudah menjadi tanggung jawab kami untuk membantu melakukan pencarian dan pertolongan. sekali lagi kami mengapresisi setinggi – tingginya kepada tim yang terlibat di lapangan untuk membantu pencarian korban An Daniel Tahulinding walau korban di temukan dalam keadaan meninggal”(*)irz.




Upaya Penanganan Dengan Mengoptimalkan Protokol Covid dan Ajakan Berkebun Bagi Warga Tember

Minahasa, detiKawanua.com – Penyebaran Covid-19 di Minahasa belum bisa terbendung. Angka peningkatan pasien positif terus bertambah. Protokol Covidpun intens diperketat.

Antisipasi hal tersebut, Sejumlah Desa terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menerapkan penanganan Covid.

Hukumtua Desa Tember Retty Sondak.

“Kami Pemerintah Desa tak henti memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap beraktifitas sehari-hari dengan menerapkan protokol Covid,” Kata Hukumtua Desa Tember Retty Sondak di kediaman, Jumat (13/06).

Dirinya mengungkapkan, dalam upaya penangana covid ini, setiap masyarakat diajak untuk bertani untuk menjaga ketahanan pangan di Desa, Karena selain dalam menjalankan sosial distancing dan stay home, masyarakat bisa memanfaatkan waktu dengan berkebun.

“Sebagian besar masyarakat tember merupakan petani, ada 75 % warga yang suka berkebun, olehnya mereka diajak untuk bertani,” urai Sondakh.

Pantauan media ini aktifitas di desa Tember nampak sepi dikarenakan banyak yang berkebun, terlihat hanya petugas posko Covid yang terus memeriksa surat kewaspadaan dan pemeriksaan suhu badan dengan menggunakan termoscan pada posko akses masuk keluar pengunjung. (Baim)




Total 636 Kasus Covid19 Per 12 Juni Didominasi Kota Manado

Manado, detiKawanua.com – Data terbaru perkembangan Covid19 di Provinsi Sulut pada Jumat (12/06/2020), tercatat mengalami penambahah 57 kasus pasien terkonfirmasi positif Corona, sehingga total menjadi 636 kasus.

Dari total jumlah kasus tersebut, terdapat 99 pasien dinyatakan sembuh dan 56 meninggal dunia, serta 481 positif masih dalam perawatan.

Berikut ini rincian ke 57 penambahan kasus di Sulut:

Kasus 580 perempuan 24 tahun, Manado, diperiksa di Minahasa, dia OTG dan discreening rapid reaktif sehingga swab dan hasilnya positif.

Kasus 581 Pria 25 tahun, Bolsel, screening rapid test.

Kasus 582 pria 70 tahun, Bitung, PDP di RS Bitung.

Kasus 583 perempuan 6 tahun, Manado, KERT 69.

Kasus 584 perempuan 24 tahun, Manado, KERT 187.

Kasus 585 perempuan 75 tahun, Manado, KERT 187.

kasus 586 perempuan 25 tahun, Manado, KERT 245.

Kasus 587 pria 13 tahun, Manado, PDP di RS Manado.

Kasus 588 pria 61 tahun asal Minahasa KERT 442.

Kasus 589 perempuan 18 tahun, Manado, screening rapid test Dinkes Manado.

Kasus 590 perempuan 64 tahun, Manado, KERT 233, PDP di Manado, Meninggal dunia pada 6 Juni 2020.

Kasus 591 pria 49 tahun, Manado, screening rapid Dinkes Manado.

Kasus 592 pria 25 tahun, Manado, KERT 180.

Kasus 593 perempuan 52 tahun, Manado, KERT 180.

Kasus 594 perempuan 78 tahun, Manado, screening Dinkes Manado.

Kasus 595 perempuan 10 tahun, Manado, screening Dinkes Manado.

Kasus 596 perempuan 24 tahun, Manado, KERT 186.

Kasus 597 perempuan 78 tahun, Manado, screening rapid test.

Kasus 598 perempuan 26 tahun, Manado, screening rapid test.

Kasus 599 pria 70 tahun, Manado, screening rapid test.

Kasus 600 perempuan 26 tahun, Manado, screening rapid test.

Kasus 601 perempuan 11 tahun, Manado, KERT 235.

Kasus 602 pria 37 tahun, Manado, KERT 235

Kasus 603 pria 19 tahun, Manado, KERT 235.

Kasus 604 perempuan 29 tahun, Manado, KERT 235.

Kasus 605 pria 18 tahun, Manado, KERT 234.

Kasus 606 pria 57 tahun, Manado, Screening rapid dinkes Manado.

Kasus 607 pria 40 tahun, Manado, KERT 235.

Kasus 608 perempuan 20 tahun, Manado, KERT 199.

Kasus 609 pria 62 tahun Manado, KERT 234.

Kasus 610 perempuan 53 tahun Manado, KERT 234.

Kasus 611 pria 28 tahun Manado, KERT 234.

Kasus 612 perempuan 63 tahun Manado, KERT 234.

Kasus 613 perempuan 19 tahun Manado, riwayat lagi diverifikasi.

Kasus 614 perempuan 8 tahun Manado, KERT 235.

Kasus 615 perempuan 57 tahun Manado, riwayat lagi diverifikasi.

Kasus 616 pria 15 tahun Manado, KERT 253.

Kasus 617 pria 49 tahun Manado, kluster pasar pinasungkulan.

Kasus 618 pria 22 tahun Manado, KERT 243.

Kasus 619 perempuan 23 tahun Manado, KERT 229.

Kasus 620 perempuan 21 tahun Manado, KERT 243.

Kasus 621 perempuan 49 tahun Manado, kluster pasar pinasungkulan.

Kasus 622 pria 46 tahun Manado, KERT 243.

Kasus 623 pria 45 Manado, lagi diverifikasi.

Kasus 624 pria 30 tahun Manado, lagi diverifikasi.

Kasus 625 pria 41 tahun Manado lagi diverifikasi.

Kasus 626 pria 16 tahun Manado lagi diverifikasi.

Kasus 627 pria 42 tahun Manado lagi diverifikasi.

Kasus 628 perempuan 34 tahun Manado nakes faskes di Manado.

Kasus 629 pria 62 tahun Manado PDP di Manado.

Kasus 630 perempuan 62 tahun Manado, PDP di RS Manado.

Kasus 631 pria 70 tahun Manado PDP di RS Manado.

Kasus 632 perempuan 40 tahun Manado PDP di RS Manado.

Kasus 633 pria 58 tahun Manado PDP di Manado dan sudah meninggal 10 Juni komorbid pneumonia.

Kasus 634 perempuan 52 tahun Minahasa PDP di RS Manado.

Kasus 635 perempuan 49 tahun Manado PDP di RS Manado dan sudah meninggal 11 Juni lalu.

Kasus 636 pria 42 tahun Kotamobagu PDP di RS Manado.

(Sumber: Tim Gugus Tugas Covid19 Provinsi Sulut)

(*/mld70)




Pembangunan RSUD Kabupaten Boltim, Bakal Terwujud Tahun Ini

Boltim, detiKawanua.com – Harapan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akan tersedianya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Tahun ini bakal segera terwujud.

Pasalnya, pekan kemarin tepatnya di kediaman Bupati Boltim, konsultan perencana yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi melakukan persentase dihadapan Bupati Sehan Salim Landjar SH, mengenai perencanaan yang dilaksanakan terutama menyangkut lokasi kedudukan dan struktur bangunan yang disesuaikan dengan lokasi yang ada tepatnya di samping jalan raya Desa Sumberejo Kecamatan Modayag. Guna perencanaan pembangunan RSUD.

Kepada awak media, Kepala Dinkes Boltim, menjelaskan berdasarkan rencana yang ada bahwa proses pembangunan RS ini akan di mulai pada awal bulan Agustus tahun ini. Dengan struktur 4 lantai yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 30 miliar.

“Jika tidak ada aral melintang, peletakan batu pertama pembangunanya akan dilaksanakan pada awal Agustus tahun ini, dengan struktur 4 lantai yang anggarannya bersumbe dari APBN,” Jelas Eko.

Mengetahui adanya rencana pembangunan RS tersebut, salah-satu tokoh masyarakat Ismail Mokodompit memberikan apresiasi kepada Perintah daerah (Pemda) Boltim dibawah pimpinan Bupati Sehan Salim Landjar SH.

“Selaku masyarakat, kami memberikan apresiasi kepada Pemda Boltikm yang telah berupaya untuk menjawab harapan masyarakat untuk tersedianya RSUD di Kabupaten Boltim,” ucap Ismail.

Menurutnya, keberadaan RSUD di wilayah Boltim sangatlah dibutuhkan terkait dengan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. “Karena sampai saat ini, bila ada masyarakat yang memerlukan adanya pelayanan kesehatan lebih lanjut, harus di rujuk ke RS yang berada di luar daerah Boltim,” ujar Ismail.

(Fidh)




Rapit Test Terhadap 84 Orang, STGP2C1 Kantongi 4 Hasil Reaktif Kontak Erat Pasien 04

Tahuna, detiKawanua.com – Pelaksanaan Rapid Test terhadap 84 orang di Kabupaten Sangihe di lima lokasi berbeda oleh Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 (SGTP2C19) pada Jumat (12/06/2020), tercatat 4 hasil rapid test reaktif.

Menurut Juru Bicara STGP2C19 Kabupaten Sangihe Jopy Thungari bahwa 4 hasil rapit test reaktif tersebut merupakan kontrak erat dari pasien 04.

“4 hasil rapit tets reaktif teraebut merupakan kontak erat pasien positif 04. Dan saat ini keempat orang tersebut di isolasi di rumah singgah dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab”, ungkap Thungari.

Pelaksanaan rapit test tersebut masing-masing untuk 12 ABK Kapal Cepat (Express Bahari) dengan hasil non reaktif, 51 sopir angkutan kota Tahuna hasil non reaktif, 16 orang kontak erat pasien positif 04 dengan hasil 12 non reaktif dan 4 reaktif serta 5 kontak erat pasien positif 06 dengan hasil non reaktif. (Js)
“Jadi totalnya 84 orang yang di rapid tets hasilnya 4 orang reaktif dan 80 non reaktif”,  imbuh Thungari.




Kunker Menteri Eddy Gubernur Olly Ini Plus Salurkan Bantuan Warga Terdampak Covid19

Manado, detiKawanua.comJumat (12/6/2020) tadi, Gubernur Olly Dondokambey bersama Menteri Kelautan Perikanan (KP) Eddy Prabowo tengah melangsungkan kegiatan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara. Adapun hal menarik seperti yang terlihat dalam akun fanpage Facebook milik Gubernur Olly, kedua ‘orang nomor satu’ berfoto bersama memegang Ikan Malalugis ketika meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa Manado.

Ternyata, pose kompak keduanya memegang ikan malalugis ini bukan tanpa sebab namun menjadi simbol bangkitnya sektor perikanan Sulut. Tak hanya menyambangi TPI Tumumpa. Keduanya juga ikut meninjau lokasi tambak udang di PT. Celebes New Hope, Kabupaten Minahasa Selatan sekaligus membagikan bantuan sebanyak 198 paket sembako bagi warga terdampak covid-19 di Desa Bajo.

“Saya melihat Sulut punya potensi yang sangat besar, wilayah penangkapan ikannya sangat luas kalau kita melihat provinsinya sebelah utaranya laut, sebelah selatannya laut, belum lagi didaratannya banyak sekali sumber perairan darat yang bisa dioptimalkan baik itu untuk budidaya perikanan maupun untuk budidaya yang lainnya,” kata Menteri KKP.

“Sulut tidak hanya sebagai pulau terujung perbatasan tapi Sulut adalah daerah yang menghasilkan devisa negara besar dan sangat berpotensi menghasilkan devisa yang besar lagi, di sektor kelautan dan perikanan kami melihat banyak hal yang hanya satu kebijakan kita ambil ini bisa berjalan salah satunya adalah bagaimana kita akan menghidupkan bitung, kawasan ekonomi khusus di bitung dan kita akan mengembangkan seluruh daerah perairan di pesisir Sulut ini,” lanjutnya.

Untuk memajukan sektor perikanan Sulut, Menteri KKP juga menjanjikan bantuan kepada Pemprov Sulut termasuk kemudahan perizinan kapal bagi nelayan.

“Seandainya saja kita semua fokus sama-sama berkontribusi saya sangat yakin sektor kelautan dan perikanan, sektor perikanan budidaya dan sektor perikanan tangkap akan menjadi unggulan pertama di Sulut . Kami berkomitmen untuk membantu silahkan Pak Gubernur cukup kirim kadis, kadis provinsi, kadis kabupaten untuk mengingatkan kami apa yang dibutuhkan disini. Insya Allah kami segera penuhi,” ungkap Menteri KKP.

“Sebagai misalnya yang menjadi keluhan tentang ijin perikanan tangkap dulu berhari hari berbulan bulan bahkan ada yang bertahun tahun tidak mendapatkan izin, atas perintah bapak Presiden Jokowi cukup satu jam saja. Jadi ini semua kita buktikan dan kita sudah lakukan sampai sekarang sudah hampir empat ribu ijin selesai,” sambungnya.

Menteri KKP juga memastikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengurus izin untuk kapal di atas 30 GT melalui online sehingga tidak perlu pergi ke Jakarta untuk mengurusnya.

“Karena untuk kapasitas online itu antri belum datanya agak susah nah untuk mengatasi itu saya mengambil langkah lain Pak Gubernur. Ini kalau ada masyarakat Sulut meminta ijin diatas 30 GT kita sudah permudah semua dan tidak perlu ke Jakarta, cukup dengan online kalau memang kebetulan di Jakarta ya nggak masalah juga mampir,” imbuhnya.

Menurut Menteri KKP, kebijakan untuk mempermudah pengurusan izin merupakan arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan investasi di sektor perikanan.

“Perpanjangan izin kita permudah, supaya di halaman bapak ibu semua sudah ada investasi triliunan tapi investasi ini kita lihat sendiri mangkrak banyak karyawan dirumahkan padahal cukup satu kebijakan seorang menteri ini bisa jalan. Ada dua hal yang Bapak Presiden memintakan kepada saya yang pertama bangun komunikasi dengan nelayan, kemudian yang kedua membangun perikanan budidaya,” katanya.

Disamping itu, Menteri KKP juga menyinggung besarnya potensi tambak udang untuk meningkatkan perekonomian Sulut.

“Tambak udang ini potensi kita untuk mengangkat ekonomi satu tambak itu sudah dengan produktifitas yang sangat baik karena apa itu sudah konsep intesifikasi jadi kedepannya tambak-tambak rakyat harus kita rubah menjadi intensifikasi karena umumnya tambak rakyat kita itu rata-rata satu ton, dua ton kan tidak produktif nah itu kita angkat yang satu ton disini bisa dapat 40 ton paling sedikit. Kita harapkan kedepan ini akan menjadi andalan sulut. Luar biasa besar potensinya jangan salah jangan hanya karena ego suatu kebijakan untuk menjaga lingkungan tapi pertumbuhan harus kita capai, pertumbuhan kita kejar tanpa jaga lingkungan juga tidak baik jadi dua-dua ini harus kita jaga,” urainya.

Untuk itu, Menteri KKP juga mengatakan bakal membantu para petambak tradisional melalui dana di KKP.

“Di Sulut banyak juga tambak-tambak yang dulu dibangun tapi masih sifatnya tradisional. Kedepan kita akan bangun ini secara intensif dan kami sudah sampaikan ke Pak Gubernur, dan Pak Gubernur sangat setuju sekali. Kedepan juga buat masyarakat petambak itu kita nggak perlu lahan luas-luas, ini cukup satu hektar kita bagi untuk lima keluarga ini bisa ada bantuannya pakai dana dari BLU KKP. Kalau KUR belum bisa kita jangkau lewat BLU KKP kita bisa mudah karena memang bank ada aturan-aturan khusus dan kita nggak bisa rubah cara mereka,” paparnya.

Lebih lanjut, Menteri KKP juga mengapresiasi dedikasi Gubernur Olly dalam membangun sektor kelautan dan perikanan di Sulut.

“Pak Gubernur, terimakasih sekali lagi atas dedikasi Pak Gubernur dalam mengurus sektor kelautan dan perikanan kami sangat merasa terbantu, hari ini bukti bapak mengawal kami dalam kunjungan ini dan kami tidak hanya stop dalam pembicaraan tapi kami ingin realisasi,” tukasnya.

Menteri KKP juga berharap Gubernur Olly bersama Wagub Kandouw dapat melanjutkan kepemimpinannya di Sulut pada periode selanjutnya.

“Kami juga berharap Pak Gubernur dalam waktu dekat ini juga akan menghadapi Pilkada kami tetap berharap Pak Gubernur terus bisa memimpin Sulut bersama Pak Wagub dan kami siap mendoakan Pak Gubernur dan Pak Wagub. Kami dari sektor perikanan dan kelautan siap membantu membangun memudahkan semua pekerjaannya, sektor laut kita akan segera hidupkan sektor darat akan kita bangkitkan ini komitmen kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengapresiasi perhatian pemerintah pusat atas sektor perikanan sulut sehingga nilai investasi di sektor perikanan terua bertambah di Sulut.

“Saya kira pemerintah provinsi khususnya berterimakasih ada investasi mulai masuk disini dan contohnya akan menjadi salah satu contoh bagi para pengusaha tambak yang ada di Sulut ini sehingga mereka bisa ditarik karena apa yang bisa kita lihat ini suatu hal yang sangat baik dan baru di Sulut biasanya petambak udang di Sulut biasa aja dari air payau tapi kalau ini memang mekanisasi berjalan dengan baik,” kata Olly.

Olly juga menyebut rencana untuk membantu petambak udang meningkatkan volume penjualan udang dengan menjadikan udang sebagai oleh-oleh bagi turis mancanegara yang berlibur di Sulut.

“Saya kira ini salah satu contoh Pemerintah Provinsi kedepan juga akan membantu para petambak udang di Sulut , kita bikin program satu kelompok misalnya dapat tiga tambak sehingga bisa bermanfaat di Sulut karena kita tahu Sulut ini pesisir pantainya banyak dan banyak turis yang selama ini udang kita beli dari Makassar. Mudah-mudahan bukan kita beli lagi malah kita sudah bisa ekspor lewat oleh-oleh turis setiap pulang ke daerah,” ungkap Olly. (hms/mld70)