Gugus Tugas Bekerja Tanpa Ada Penerangan

Tahuna, detiKawanua.com – Tim gugus tugas pelabuhan Tahuna selama ini cukup sigap dalam melaksanakan tugasnya, tetapi kinerja mereka yang tak ditunjang penerangan membuat petugas kuwalahan ketika kapal sandar pada malam hari. Seperti yang terjadi Senin (15/6) kapal cepat ekspres bahari sandar di pelabuhan tepat pukul 6 sore,dengan kondisi mulai gelap tim gugus tugas tetap sigap dengan memakai senter Hand Phone untuk memeriksa penumpang.

Akibatnya posko gugus tugas yang tanpa penerangan tersebut menjadi sorotan beberapa pihak dan penumpang kapal.

“Kami sudah menyampaikan berulang kali ke pihak BPBD untuk mengantisipasi ketika kapal masuk malam harus ada penerangan, tetapi sampai sekarang ini belum dipasangkan,” jelas salah satu petugas gugus tugas ketika ditemui.

Hal serupa juga diungkapkan poskius parera Kakansatpol Sangihe yang saat itu berada di pelabuhan untuk membantu tim gugus tugas. Dirinya sudah memberitahukan hal tersebut ke pihak BPBD agar segera memasang penerangan di posko gugus tugas di pelabuhan.

“Menurut informasi dari anggota saya di lapangan, soal penerangan ini sudah disampaikan melalui salah satu Kabid di BPBD yang kebetulan juga bertugas bersama di pelabuhan. Namun sampai sekarang belum ditindaklanjuti dan saya coba berkordinasi dengan Kepala BPBD agar penerangan memang harus ada di lokasi tenda pemeriksaan,” ujarnya.

Kepala BPBD Sangihe Rivo Pudihang saat dikonfirmasi membenarkannya dan pihaknya baru mendapat informasi senin sore sebelum kapal sandar.”Kami baru mendapat informasi pukul 17.30 dan sekarang sedang ditindaklanjuti agar tak mengganggu kinerja tim gugus tugas di pelabuhan,”singkatnya.

Ditanyakan soal sudah berulangkali disampaikan melalui salah satu Kabid di BPBD dirinya membantah dan tak mengetahui kalau sudah pernah di informasikan soal belum adanya penerangan tersebut. “Tidak benar kalau sudah pernah disampaikan,kami baru tahu sore ini,” kuncinya. (Js)




Pertanggungjawaban APBD 2019 ‘Sesuai’ LKPD Sulut WTP Berturut-Turut

Manado, detiKawanua.comWakil Gubernur Sulut Steven Kandouw selaku mewakili Gubernur Olly Dondokambey, pada Senin (15/06/2020) tadi telah menghadiri rapat Paripurna bersama DPRD Provinsi Sulut dalam rangka penjelasan Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran (TA) 2019 yang dilaksanakan di Ruang Gedung DPRD Sulut.

Pada kesempatan itu, Wagub telah menyampaikan apresiasi kerja keras Pemprov Sulut bersama DPRD Sulut dalam pengelolaan keuangan daerah. Dimana dalam beberapa tahun terakhir ini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sulut secara berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Sebagai salah satu indikator keberhasilan dari proses pembangunan, maka saya mengajak segenap stakeholder pembangunan di daerah ini untuk terus bekerja bersama, bersinergi, serta berada dalam satu tekad dan komitmen, sehingga Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mampu meraih opini WTP dalam pelaksanaan dan pengelolaan APBD pada tahun anggaran-tahun anggaran kedepan,” ujar Kandouw dihadapan peserta sidang paripurna yang digelar secara Protokol Covid19 dan dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen beserta pejabat di lingkup Pemprov Sulut.

Menariknya, terkait dengan pelaksanaan APBD TA 2019, Kandouw menerangkan bahwa Pemprov Sulut berhasil merealisasikan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.1.286.069.364.575, atau 100,46% dari target yang ditetapkan sebesar Rp.1.280.215.768.899, dimana pendapatan yang melebihi target, yakni: Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Pajak Air Permukaan.

Menurut wagub, komponen APBD TA 2019 sangat signifikan memacu gerak organisasi Pemprov Sulut melalui berbagai kebijakan dan program kerja yang telah dilakukan sepanjang TA 2019, sehingga turut memberikan sumbangsih pada percepatan gerak pembangunan daerah.

Lanjutnya juga mengatakan, prioritas anggaran 2019, diarahkan Pemprov Sulut pada penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan (pembangunan RS); revolusi mental dan reformasi birokrasi, infrastruktur dan pengembangan wilayah, kedaulatan pangan , ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kesuksesan Pemilu Presiden dan Legislatif, peningkatan daya saing investasi, pembangunan pariwisata dan pengelolaan bencana dan mitigasi.

“Kesemuanya itu tentunya dilaksanakan dalam landasan tertib administrasi dan disiplin anggaran dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan anggaran. Pengawasan dan pemeriksaan oleh aparat pengawas pun telah dilaksanakan, untuk melengkapi proses manajemen pengelolaan keuangan,” ungkap Kandouw.

Kendati demikian wagub mengakui bahwa APBD Sulut TA 2019, belum sepenuhnya mampu mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat Sulawesi Utara, karena diperhadapkan dengan kondisi keterbatasan anggaran.

Oleh karenanya mengajak segenap komponen pembangunan di Sulut teristimewa jajaran DPRD Sulut untuk terus bekerja bersama, memberi masukan dan bersinergi dengan Pemprov Sulut dalam menata dan mengelola keuangan daerah di tahun-tahun mendatang, agar semakin bermuara pada kepentingan rakyat, dengan dipandu oleh visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD.

(tim/mld70)




Fokus Presiden Bersama Gubernur Olly Awasi Penanganan Cov19 dan Pemulihan Ekonomi

Jakarta, detiKawanua.comGubernur Sulut Olly Dondokambey menghadiri Rakornas (rapat koordinasi) Pengawasan Intern Pemerintah 2020 melalui Video Conference yang dibuka Presiden Joko Widodo dari Istana Merdeka Jakarta, Senin (15/6/2020).

Rakornas yang mengusung tema “Kolaborasi dan Sinergi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Pemeriksa Eksternal, dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Rangka Pengawasan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional” itu juga dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mendagri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Ketua Badan Pemeriksa Keuangar (BPK) Agung Firman Sampurna dan kepala daerah seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mencermati pertumbuhan ekonomi dunia saat ini terkoreksi amat tajam dan seluruh negara berjuang agar tidak masukjurang resesi.

“Semua negara berjuang untuk menyelamatkan diri dari tekanan ekonomi yang dahysat. Permintaan terganggu, pasokan terganggu produksi juga bermasalah, pertumbuhan ekonomi dunia terkoreksi amat tajam dan berjuang agar tidak masuk ke jurang resesi,” kata Jokowi.

Presiden mengatakan, situasi tersebut dihadapi semua negara termasuk Indonesia. Semuanya, kata Presiden, membutuhkan respon pemerintah yang cepat dan tepat.

“Di bidang kesehatan kita harus mengendalikan Covid-19 agar tidak menyebar lebih luas, yang sehat jangan tertular, yang sakit dirawat sampai sembuh. Di bidang sosial ekonomi kita juga harus menjamin warga yang kurang mampu, warga yang terdampak covid-19 untuk mendapat perlindungan dan bantuan sosial,” ungkapnya.

Presiden juga mengatakan pemerintah harus memastikan sektor informal, sektor UMKM, terus mampu bertahan dan para pelaku usaha dapat bisa tetap bergerak dan PHK massal harus dihindari.

Disamping itu, Jokowi juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal penggunaan anggaran penanganan Covid-19 sebesar dana sebesar Rp 677,2 triliun.

Presiden mengatakan angka Rp 677,2 triliun adalah jumlah yang sangat besar sehingga tata kelolanya harus baik, sasarannya harus tepat sasaran, prosedurnya harus sederhana dan tidak berbelit-belit. Bahkan, output dan outcome harus maksimal bagi kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

”Saya mengajak saudara-saudara sekalian untuk mengawal dan mengawasi dengan baik agar dana yang sangat besar itu dapat membantu masyarakat dan para pelaku usaha yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Jokowi. (tim/mld70)




Gaghana Lantik Pejabat Fungsional Dilingkup Dispenbud Sangihe

Tahuna, detiKawanua.com – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, melantik dan mengambil sumpah janji 27 pejabat fungsional Kepala Sekolah (Kepsek), dilingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, terdiri dari 11 Kepsek Sekolah Dasar (SD) dan 16 Kepsek Sekolah Menengah Pertama (SMP), bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Senin (15/6).

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji pejabat fungsional berdasarkan keputusan Bupati Kepulauan Sangihe nomor 821:/SK/86/2020, tentang pembebasan dan penempatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan fungsional Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru dilingkungan Pemkab Sangihe.

Bupati Jabes Gaghana dalam sambutanya menyatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji pejanat fungsional Kepsek ini dapat berjalan, dan kebutuhan organisasi Pemerintahan menjadi sebuah hal yang tidak boleh terhenti.

“Pelantikan kali ini dilandasi dengan banyaknya Kepsek yang sudah pensiun. Selanjutnya diakibatkan dengan manajemen. Diamana, seseorang Kepsek itu tidak mampu bahkan ada yang lalai dalam menjalankan tugasnya,” ujar Gaghana.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini dijelaskan Bupati, tidak hanya berorientasi pada laporan internal saja. Tetapi ada pemantauan dari berbagai pihak.

“Yang menjadi catatan adalah pengelolaan Dana BOS. Ini menjadi keseriusan terlebih kedisiplinan terhadap keuangan yang ada. Ini juga menjadi landasan dasar untuk reorganisasi yang ada di Bidang Pendidikan, khususnya para Kepsek,” tegas Gaghana.

Disisi lain Bupati juga mengingatkan bagi para Kepsek ditengan pandemi Covid-19, bidang pendidikan menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Dimana, setiap daerah mau tidak mau harus mengikuti protap Kesehatan.

“Karena di sekolah sangat rentan terhadap penularan Covid-19. Meskipun hingga saat ini aktifitas belajar masih dilakukan di rumah, tetapi organisasi pendidikan tetap berjalan seperti biasanya,” kuncinya. (Js)




Pemerintah Kecamatan Tahuna Serahkan Batuan Ke Petugas Kebersihan Kaling dan RT

Tahuna, detiKawanua.com – Pemerintah Kecamatan Tahuna menyalurkan bantuan terdampak Covid 19 kepada 177 orang, yang terdiri dari Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada di kantor Kecamatan dan Kelurahan, sebanyak 27 orang, petugas kebersiahan 22 orang, Kepala Lingkungan dan Ketua RT se Kecamatan Tahuna 128 orang.

Bantuan berupa Bahan pokok (Bapok) yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima oleh Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Se ME, di aula kantor Camat Tahuna, pada Jumat (12/6/20).

Dalam laporan pengantar Camat Tahuna, Ronny Jaya Pasiale S.sos ME mengakatan batuan Bapok yang terdiri dari beras, gula, kopi, teh, telur dan sagu adalah wujud kepedulian dan inisiatif Pemerintah Kecamatan Tahuna.

“Jadi ditengah pandemi Covid 19 yang sangat berdampak bagi kehidupan masyarakat kami pemerintah Kecamatan Tahuna merasa terpanggil dan berinisiatif untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam hal ini Kaling/RT, Petugas Kebersihan, dan THL di kantor Camat dan kantor Lurah,” ungkap Pasiale.

Sementara itu bupati Kepulauan Sangihe dalam sambutanya mengatakan menjadi kerja bersama dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Sangihe mulai dari tingkat Kabupaten Kecamatan Kelurahan hingga ke tingkat terendah. Terlebih penangana terhadap masurakat yang terdampak Covid 19 terutama pemenuhan Kebutuhan.

“Tentunya bantuan ini sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok keseharian,”ungkap Bupati.

Lanjut dikatakan Gaghana ditengah kondisi Sangihe yang masuk dalam zona kuning akibat bertambahnya kasus terkonfirmasi positif maka lebih dipertegas dan diperkuat dalam menjalankan protokol convid-19.

“Penggunaan masker sudah harus menjadi gaya hidup dari setiap orang dan menjadi sebuah keharusan, kemudian juga cuci tangan dan jaga jarak,” tandas Bupati.

Ikut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kaban Kesbangpol Sangih Danny Mandak, Kekan Satpol-PP Drs Jhony Parera, Kabag Humas Sangihe  Franki Natingkaseh para Lurah se Kecamatan Tahuna serta undangan lainya. (Js)




Bayi Dua Bulan Asal Pasan Taklukan Covid19

Mitra,https://detiKawanua.com – Akhirnya perjuangan taklukan covid19 bisa dilalui bayi perempuan umur dua bulan asal kecamatan Pasan yang sempat dinyatakan positif.

Terlihat dalam postingan media sosial, bayi beserta ibu masing masing pasien 189 dan pasien 358 yang telah dinyatakan sembuh bersasarkan pemeriksaan Swab dengan hasil negatif dua kali berturut turut, terlihat bersiap meninggalkan RSUP Ratatotok untuk pulang kembali kerumah.

Ungkapan syukur serta selamat terlihat dalam postingan kerabat dari pasien ibu dan anak asal pasan tersebut yang diketahui segera akan kembali kerumah.




Rangkaian Pekabaran Injil, Wabup RD dan Keluarga Perjamuan Khudus

Minahasa, detiKawanua.com – Wakil Bupati Robby bersama Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong bersama Keluarga dan Staf Wakil Bupati beribadah Minggu dan mengikuti Perjamuan Kudus dalam rangka HUT ke 189 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid 19 di kediaman Wakil Bupati Kolongan Minut.

Pembacaan Alkitab dalam Yesaya 12 : 1 – 6 “Nyanyian syukur atas keselamatan” tidaklah selalu mudah untuk bersyukur dalam segala hal, tapi ingatlah bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan, karena itu tetaplah bersyukur dalam segala keadaan.

Dalam ibadah Wakil Bupati bersama keluarga besar Dondokambey Lengkong melangsungkan perjamuan kudus dalam rangka hari ulang tahun Pekabaran Injil yang ke 189.

“Selamat hari Minggu dan selamat memperingati HUT pekabaran Injil ke 189 bagi warga GMIM. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita semua, jangan lupa tetap jaga kesehatan di tengah pandemi covid 19, tetap semangat dengan menaati semua himbauan pemerintah. Pakai masker, Rajin cuci tangan, jauhi kerumunan, keluar rumah Jika perlu, pola hidup sehat dan berdoa agar covid 19 cepat berakhir,” tandas Wabup. (Baim)




Pasien Positif C19 ‘Dilepas’ Dari RSUD Liung Kendage Tahuna

Tahuna, detiKawanua.com – Ketegasan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 (STGP2C19) dalam tugas dan tanggungjawabnya, akhir-akhir ini mulai kendor. Kenapa tidak, pasien positif 03 asal Kecamatan Kuma, akhir pekan lalu ‘dilepas’, atau dikeluarkan oleh pihak keluarga dan pemerintah kampung dimana pasien tersebut berdomisili.

“Dengan demikian bahwa STGP2C19 Kabupaten Sangihe tidak tegas. Dan justru sebaliknya membahayakan masyarakat Sangihe pada umumnya dan masyarakat terdekat di Kampung pasien postif 03 berdomisili,” ungkap sejumlah warga.

Demikian juga warga mempertanyakan keberadaan 4 orang reaktif kontak erat dengan pasien positif 04 asal salah satu kampung di Kecamatan Manganitu. “Hasil rapid test 4 orang  kontak erat pasien 04 nyatanya reaktif tapi kenapa ke empat orang tersebut justru tidak dijemput untuk isolasi ditempat khusus melainkan hanya di isolasi di rumah singgah di kampung domisili pasien positif 04,” jelas mereka dengan rada tanya.

Terpisah Juru Bicara STGP2C19 Kabupaten Sangihe Jopy Thungari ketika dihubungi tidak membantah terkait ‘dipulangkannya’ pasien 03 dari RSUD Liung Kendage Tahuna. “Benar pasien positif 03 telah dikeluarkan dari RSUD Liung Kendage. Namun bukan berarti bebas beraktifitas, tetapi akan diisolasi di kampung ia berdomisili dengan pengawasan ketat dari STGP2C19 Kabupaten, Kecamatan dan Kampung. Sebab pasien tersebut dalam kondisi hamil dan butuh ketenangan. Selain itu pasien 03 tersebut juga dalam kondisi tubuh yang sehat,” ujar Thungari.

Terkait 4 orang reaktif kontak erat pasien 04 lanjut Thungari, keempatnya juga diisolasi di kampung domisili pasien 04.

“Untuk gedung khusus isolasi pasien reaktif saat ini masih sementara penyelesaian di gedung sekolah SMP Negeri 4 Tahuna. Keempat orang reaktif tersebut juga dalam pengawasan dan pemantauan ketat STGP2C19 Kabupaten, Kecamatan dan Kampung. Saya juga Minggu (14/06/2020) turun memantau langsung keberadaan 4 pasien reaktif tersebut di rumah isolasi dimaksud,” kunci Thungari. (Js)




PKD Se Mitra Resmi Dilantik Secara Daring

Mitra,https://detiKawanua.com – Setelah sempat tertunda cukup lama akibat pandemic Covid-19, akhirnya pelantikan Pengawas Kelurahan Desa (PKD) se kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk bertugas dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) resmi di lantik, Minggu (14/6/2020) secara Daring.

Ketua Bawaslu Mitra Jobby Longkutoy lewat Kordiv SDM Dolly Van Gobel mengatakan, puji dan syukur pelantikan PKD di kabupaten Mitra bisa berjalan meskipun pengambilan sumpah /janji dan pelantikan hanya di lakukan via Daring.

“ kami Bawaslu Kabupaten Memantau langsung proses pelantikan dari awal hingga akhir yang di bagi tiga sesi sesuai dapil pemilihan untuk  pelantikan yang di lakukan setiap Panwaslucam Kecamatan secara bergantian,” ungkap Van Gobel.

Gobel bahkan mengatakan, meskipun lewat mekanisme Daring dalam pelantikan, tentunya tidak menyurutkan semangat para PKD yang dilantik dalam melaksanakan tugas kedepannya mengawal Demokrasi di tanah Minahasa Tenggara.

“ usai dilantik seluruh langsung bertugas mengawasi jalannya pelantikan PPS disetiap Desa, tentunya diharapkan semua bekerja sesuai aturan dan tahapan yang ada,” pungkas Gobel”




Ibadah Minggu Dirangkaikan Hari Pekabaran Injil, Bupati ROR Ajak Masyarakat Selalu Bersyukur

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati ROR bersama Istri Pnt. Dra. Fenny Ch. Roring – Lumanauw SIP dan Keluarga serta Staf Bupati dan Staf Rumah Tangga, tetap mengikuti Ibadah Minggu Pagi di Rumah Dinas Bupati Minahasa dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid 19. Ibadah diselenggaralan Oleh Jemaat GMIM Bukit Moria Rike, secara Live Streaming.

Khadim Pdt. Ferdinand Tumbol, S.Th dengan pembacaan alkitab Yesaya 12 : 1 – 6 “Nyanyian Syukur atas Keselamatan”.
Dalam Khotbahnya, Pdt Tumbol mengajak Jemaat untuk selalu bersyukur dalam keadaan apapun. Bupati Minahasa Pnt. Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si bersama Keluarga terlihat begitu khusuk mengikuti Ibadah yang dirangkaikan dengan Hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM ke 189.

Seusai Ibadah Bupati yang juga Penatua Pria Kaum Bapa (P/KB ) GMIM Wilayah Manado Tenggara menyampaikan Selamat Hari Minggu kepada seluruh Rakyat Minahasa dan Selamat memperingati Hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM ke 189.

“Kiranya Tuhan selalu menyertai, melindungi dan memberkati kita semua, Amin,” ucap Bupati ROR. (Baim)