PSDK Tahuna Tangkap Nelayan Asing Asal Philipina

Tahuna, detiKawanua.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Tahuna kembali melakukan penangkapan terhadap satu unit pambut milik nelayan asing yang melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di Wilayah perairan Sangihe.

Kepala Stasiun PSDKP Tahuna, Johanis Rio Madea kepada wartawan Rabu (17/6/2020) mengungkapakan bahwa penangkapan berawal dari informasi dari Pusdal yang ada di pusat bahwa ada pergerakan beberapa kapal yang melakukan aktifitas penangkapan ikan diperairan Sangihe.

“Jadi deteksi awal dari Pusdal dan kami PSKDP langsung bergerak dengan menggunakan KP HIU 15 dengan Kapten Hendro Andaria dan dipimin langsung oleh saya sendiri, kami berhasil menemukan satu unit pambut dengan lima orang awak  kapal yang keseluruhan berkewarga Negaraan Philipina dan ketika dilakukan penangkapan sementara melakukan aktifitas penangkapan ikan tuna,” ungkap Madea.

Lanjut dikatakan untuk titik kordinat lokasi penangkapan berada di 85 Mil dari wilayah Teluk Tahuna

“Dugaan awal tidak memiliki dokumen yang lengkap dan akan diterapkan pasal 92 dan 93 UU Perikanan nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan dimana kapal-kapal tersebut melakukan penangkapan ikan tanpa melengkapi dokumen SIPI dan SIU,” jelas Madea.

Sementara itu sebelum dilakukan tindakan peyelidikan terhadap kelima awak kapal pihak PSDKP Tahuna bekerjasama dengan tim gugus tugas penanganan Covid 19 melakukan rapid test terhadap lima orang awak kapal tersebut.

“Tetap mengikuti prosudur protap kesehatan penanganan Covid 19 sebelum dilakukan tindakan penyelidikan. Puji Tuhan dari kelima awak kapal keseluruhnya non reaktif hasil rapid tetsnya,” kunci Madea. (Js)




Turun ke Jalan, Korem 131/Stg Mdo Dan GM FKPPI Bagikan Masker Multivitamin ke Masyarakat

Manado, detiKawanua.comPersonel Korem 131/Santiago bersama GM Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), pada Rabu (17/06/2020) Pukul 09.00 Wita pagi tadi, telah menggelar giat ‘Peduli Terhadap Dampak Pandemi Covid19’ dengan membagikan Masker dan Multivitamin bagi para masyarakat pengguna jalan, tepatnya di depan Makorem 131/Stg di Manado, Sulawesi Utara.

Adapun aksi yang dipimpin Perwira Seksi Komsos 131/Santiago Mayor Inf Jemmy Lotulong itupun dengan harapan agar dapat memberikan manfaat besar dalam pencegahan penyebaran virus Corona bagi masyarakat yang melakukan aktivitas penting diluar rumah.

“Selain pembagian masker, Multivitamin juga sangat penting bagi masyarakat pengguna jalan sebagai penambah daya tahan tubuh (imun), karena mengingat penularan wabah Covid19  sangat rentan menyerang manusia yang imunitas tubuhnya rendah,” terang Lotulong.

Lanjutnya, untuk jumlah masker dan multivitamin yang dibagikan (jika dinilai) mungkin tidak seberapa, namun yang terpenting adalah wujud nyata dan rasa kepedulian terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid19 itulah yang harus ditumbuhkan, khususnya di Wilayah Kota Manado.

“Kami, tidak akan pernah lelah mengimbau terus menerus kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker, jaga jarak dan selalu rajin cuci tangan dengan sabun/sanitizer serta patuh akan himbauan pemerintah, karena itu adalah merupakan salah satu sumbangsi terbesar warga untuk mencegah penularan virus Corona,” terangnya sembari mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas diluar rumah untuk wajib memakai masker dan mengikuti protokol Covid19.

Autentikasi: Kapenrem 131/Stg.

(mld70)




Masyarakat Tompaso dan Tompaso Barat Antusias Jemput Pasien Sembuh dari Corona

Minahasa, detiKawanua.com – Usai dinyatakan Sembuh dari pasien Positif Corona Anjeli Lamantau Warga Desa Liba Kecamatan Tompaso Kembali Kerumahnya. Antusiaspun disambut masyarakat, begitu juga pemerintah kecamatan dan hukum tua setempat, Selasa (16/06).

“Pemerintah Kecamatan Tompaso serta Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Liba sangat bersyukur karena salah satu warga telah sembuh total dari COVID-19, sehingga boleh kembali pulang ke rumah,” kata Camat Tompaso Stenly Umboh.

Selain Angeli Lumantow ada juga Kezia Poluan dan Jesica Poluan warga Desa Tompaso 2 utara kecamatan Tompaso Barat yang sudah bisa berkumpul kembali dengan keluarga dan kerabat.

”Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan kedua pasien COVID-19 yang telah sembuh dengan berdiri di pinggir jalan, mendoakan serta memberikan dukungan moril. Terima kasih kepada para petugas medis yang sudah merawat ketiga pasien ini hingga sembuh,” tambah Camat Tompaso Barat Stevry Pandey.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada pihak Muspika Kecamatan Tompaso, Hukum Tua, perangkat desa dan masyarakat atas supportnya.

“Banyak selamat kepada keluarga. Untuk saat ini pasien COVID-19 di Kecamatan Tompaso dan Tompaso Barat sudah 100% sembuh. Kepada masyarakat lainnya untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan,” pungkas Keduanya. (Baim)




Terapkan Standar Protokol Covid19, Pilkada 9 Desember 2020 Begini Pertimbangannya

Manado, detiKawanua.comPilkada serentak dilaksanakan 9 desember 2020 dan tahapan pelaksanaannya sudah dimulai tanggal 15 juni 2020 (Senin kemarin), namun dibalik itu setiap tahapannya wajib menerapkan Protokol Kesehatan Standar Covid19.

Menurut Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum/Kapuspen Kemendagri, Bahtiar dalam rapat konsolidasi pelaksanaan sosialisasi PiIkada serentak tahun 2020. Melalui zoom meeting tanggal 10 juni 2020, bahwa tidak ada opsi lain dan keputusan sudah diambil pilkada dilaksanakan Tanggal 9 Desember 2020. Ditekankan kembali, setiap tahapan pilkada memperhatikan Protokol Kesehatan Covid19 secara ketat.

Pesan beliau itu sangat diharapkan dukungan dan peran Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menjamin ketersediaan anggaran, menjaga stabilitas politik dan keamanan, menjaga netralitas ASN, memberikan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) kepada KPU dan mendukung penyelenggara pemilu dalam setiap tahapan Pilkada 2020 dengan menggunakan Protokol Covid19

Diharapkan juga dalam menyukseskan kelancaran pelaksanaan pilkada serentak agar dapat mengoptimalkan forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), mendorong sinergitas aparat dan stakholder terkait, mengoptimalkan peran forum kemitraan serta mendorong peran Toga, Tomas, Todat dalam menjaga kondusifitas.

Pemerintah Provinsi Sulut itu sendiri menurut Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam pengatar Diskusi Webinar yang di gelar Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Manado bersama Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI), optimis Sulawesi Utara sudah siap melaksanakan Pilkada Damai Covid19 dan Demokratis.

Tentunya sangatlah diperlukan dukungan peran masyarakat untuk mampu bekerjasama dengan pemerintah dan penyelenggara serta menaati semua aturan pilkada dan aturan protokol kesehatan pada saat pelaksanaan pilkada di setiap tahapannya. Bahkan lebih dari pada itu, di tengah pandemi ini diharapkan ada peningkatan partisipasi pemilih, sehingga Sukses pilkada bisa tercapai.

Sosialisasikan bersama Narasi Utama Pilkada Serentak 2020 Jurdil, Luber Aman Covid 19. Yang diakhir meeting ada tampilan slide dari Menteri dalam Negeri RI Mengucapkan “Selamat Berjuang Bersama dan Bergotong royong, kita akan memenangkan, perang melawan Covid19 InsyaAllah” Muhammad Tito Karnavian.

Ini adalah ujian kepemimpinan dimasa krisis memerlukan terobosan kreatif. Memerlukan kemampuan inovatif, penangan Covid19 bisa di tekan, ekonomi hidup dan kemudian permasalahan cepat selesai kata menteri.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengajak untuk mendukung dan mensukseskan serta mewujudkan, Sulut sebagai Pelopor Pilkada Damai dengan melumpuhkan Covid19 Kiranya Tuhan Berkenan.

(Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Daerah Sulut, Crhristian Talumepa melalui Kabid Kominfo Publik, Ivonne Kawatu).

(tim/mld70)




Sumendap Tegaskan Seluruh Aktivitas Penambangan di Ratatotok Ilegal

Mitra,https://detiKawanua.com – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, angkat bicara terkait kisruh di tambang Ratatotok Minahasa Tenggara (Mitra).

Sumendap saat dimintai tanggapan oleh awak media usai pelantikan sekda,terkait persoalan tambang apakah usai penertiban akan ada pengaturan untuk penambang baik dari Mitra maupun luar mitra mengatakan, seluruh aktivitas di lokasi tambang ratatotok illegal.

“ semua itu illegal, termasuk rakyat mitra itu illegal,” ungkap JS sapaan akrab James Sumendap.

Bupati bahkan secara tegas meminta aparat penegak hukum untuk memproses setiap pelaku pengrusakan di tambang emas Ratatotok, dikarenakan salah satu objek Vital yang harus dilindungi.

“ konsen saya saat ini, saya minta pak kapolres, bos-bos disana kase maso penjara,karena itu lokasi kebun raya area strategis dan objek vital Milik Mitra,” pungkas JS




Kolinug Dampingi Langsung Penyaluran BLT Dandes Tahap II Wioi Satu

Mitra,https://detiKawanua.com

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus bergulir, kali ini jadwal desa Wioi Satu, kecamatan Ratahan Timur untuk penyaluran di Bank Sulut Ratahan, (16/6/2020).

Hukum Tua Wioi Satu, Kariani Kolinug, saat ditemui media detiKawanua.com usai penyaluran di Bank Sulut mengatakan, untuk Desa Wioi berjumlah Tujuh penerima untuk BLT Tahap II yang berasal dari Penganggaran Dana Desa (Dandes) Tahap II.

“ untuk penerima BLT kali ini, kami tetap mengacu pada kriteria yang berhak untuk menerima sesuai aturan yang ada,” ungkap Kolinug.

Tak lupa kolinug juga mengapresiasi kesadaran dari masyarakat Desa Wioi Satu yang tidak memaksakan diri untuk menerima bantuan karena setiap bantuan tentu telah memiliki persyaratan untuk penerima.

“ Terima kasih semua masyarakat yang terus menunjang program pemerintah terlebih dalam penentuan penerimaan setiap bantuan yang ada, karena masyarakat wioi satu kesadaran diri sangat tinggi,” ungkapnya.

Adelheid Timpal salah satu penerima mengatakan sangat bersyukur menerima bantuan dari pemerintah terlebih ditengah situasi menghadapi persoalan covid19 di masyarakat.

“ makase banyak pemerintah dari pusat bahkan sampe desa soh kase bantuan pa torang, sangat berarti sekali pa torang ini,” ungkap Timpal

Dirinya bahkan memuji peran Hukum Tua Karyani Kolinug yang terus bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Mitra yang dipimpin Bupati James Sumendap SH, sehingga desa Wioi satu terus diperhatikan.

“ tentu kami juga berterima kasih kepada Hukum Tua terlebih pelayanan kepada masyarakat, karena bantuan-bantuan ini tak lepas dari peran hukum Tua,” pungkasnya




DPRD Minsel Gelar Rapat Paripurna Dengan Tiga Agenda Penting

Minsel, detiKawanua.com – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Minahasa Selatan digelar hari ini Senin ( 15/06) acara yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jenny J Tumbuan SE dilaksanakan melalui Video Conference (Vicon)

Dengan mengambil Posisi di Rumah dinas Bupati terpantau media ini, Ketua Dewan yang juga didampingi Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu duduk mendengarkan setiap penjelasan hasil Rekomendasi ketua Pansus LKPJ 2019 Frangky Lelengboto ST, sedangkan posisi digedung Rapat Paripurna terdapat para wakil ketua dan Anggota DPRD Minsel.

Agenda Rapat Paripurna DPRD Minsel tersebut yaitu :

1.Pembicaraan Tk. II terhadap Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD;

2. Penetapan Keputusan DPRD tentang Rekomendasi atas LKPJ kepada DPRD Akhir Tahun Anggaran 2019.

3. Penyampaian Keputusan DPRD tentang Rekomendasi atas LKPJ kepada DPRD Akhir Tahun Anggaran 2019

Adapun sebagian unsur Forkompimda serta para pejabat di jajaran pemerintahan Minahasa Selatan mengikuti dari ruang kerja masing-masing,  namun hanya terlihat Sekretaris Dewan Minsel Joins F Langkun, Asisten Dua dan Asisten Tiga yang berada di Ruang Rapat Paripurna DPRD Minsel dan para staf di sekertariat DPRD Minsel.
(Vandytrisno)




Sangihe Kantongi Sertifikat APIP Level 3, Inspektorat Dalami Titik Rawan Pengelolaan Keuangan

Tahuna, detiKawanua.com – Berdasarkan hasil quality assurance, Inspektorat Kabupaten Sangihe menerima sertifikat Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP), diterima secara Video Confference oleh Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, yang di dampingi oleh Plh Sekda, Harry Wolff, Kepala Inspektorat, N R E Pande, Kaban Keuangan, Femmy Montang, di Ruang Rapat Kerja Bupati, Senin (15/6).

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Dr. Setia Nugroho yang menyerahkan sertifikat Kapabilitas APIP Level 3, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Inspektorat Kabupaten Sangihe, karena di provinsi sulut, baru 7 kabupaten yang mendapat penghargaan APIP level 3, termasuk Sangihe.

“Tentunya capain ini merupakan kebanggan bagi Pemkab dan warga sangihe, juga menjadi kebanggaan BPKP sebagai pembina APIP, untuk terus bergandengan tangan dan bekerja sama dalam pengawasan pengelolahan keuangan daerah,” ujar Nugroho.

Nugroho menegaskan, dalam APIP level 3 ini yang paling dihayat, Inspektur bersama jajaran harus lebih mendalami titik rawan terhadap pengelolaan keuangan di kabupaten sangihe.

“Untuk itu, dengan capaian kapabilitas level ini, Inspektorat dapat menyuarahakan kepada Aparat Birokrasi resiko penyalagunaan keuangan daerah, agar dikemudian hari, sangat diharapkan sudah tidak ada cerita lagi dari sangihe yang tersandung kasus hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, terhadap capaian kapabilitas APIP level 3 mengatakan ini merupakan sebuah catatan sejarah baru bagi pemerintah kabupaten sangihe.

“Atas nama warga sangihe, kami sangat berterima kasih kepada perwakilan BPKP provinsi sulut yang sudah bersama-sama mengawal dan memberikan penilaian atas kinerja Inspektorat dalam pengawasan pengelolaan keuangan daerah, sehingga hasil yang baik boleh kami dapatkan saat ini,” kata Gaghana.

Menurut Gaghana, dengan capaian level ini, tentunya menjadi komitmen bagi pemerintah daerah dan jajaran inspektorat, dalam tugas tanggung jawab terhadap pembinaan bagi seluruh OPD yang perlu mendapat pendampingan terus-menerus, pencerahan dan perbaikan untuk diwujudkan bersama.

Pada kesempatan, kepada Perwakilan BPKP Sulut, Gaghana menjelaskan pemerintah daerah juga sudah melakukan pergeseran anggran APBD untuk pemanfaatan penanganan pandemi covid-19, melalui sekretariat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Sangihe.

“Semua kegiatan ini, tentu kami kawal bersama dengan jajaran Inspektorat, serta pemeriksa eksternal dari kejaksaan, sehingga kami lebih aman dan nyaman untuk hal-hal yang di hadapi saat ini,” jelasnya.

Gaghana berharap, dengan capaian Kapabilitas APIP Level 3, di Sangihe terhindar dari kasus hukum dan perilaku – perilaku yang keliru sebelumnya. (Js)




Peduli Bencana Covid19 Ratusan Bantuan ‘Dari Amerika’ Warga Kawanua For Sulut

Manado, detiKawanua.comKepedulian warga kawanua (Sulawesi Utara) yang kini bermukim di Washington USA (Amerika) patut diteladani. Karena, walaupun sekarang ini negara di dunia tengah mengalami ‘krisis’ pandemi Covid19/Corona termasuk negara adidaya tersebut (Amerika), tapi para warga kawanua di negeri Paman Sam itu tetap peduli dan turut membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid19 di Bumi Nyiur Melambai ini.

 

Hal itupun terbukti saat Kepala Dinas Sosial Daerah Sulut, Rinny Tamuntuan melakukan tatap muka bersama para warga kawanua di Washington melalui Video Conference (vidcon) pada Senin (15/06/2020).

Ketua Kawanua Washington USA Veron O’Riley Tombokan dan sejumlah pengurus lainnya menyampaikan bahwa warga kawanua di Washington USA ikut prihatin dengan kondisi pandemi Covid19 yang dialami warga Sulut. Sehingga kerukunan kawanua terpanggil untuk membantu menyalurkan bantuan sembako sebanyak 300 paket.

Sementara itu, Kadis Rinny pun mengungkapkan rasa terima kasih bagi para kawanua di Washington Seattle yang begitu penuh perhatian kepada warga Sulut yang sekarang tengah menghadapi bencana kesehatan dunia ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulut, pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wagub Steven Kandouw, mengucapkan banyak terima kasih kepada Kerukunan Kawanua di Washington Seattle. Kami dari Dinas Sosial siap meneruskan bantuan yang telah diberikan (secara simbolis telah diserahkan oleh perwakilan warga kawanua di Sulut),” ungkap Rinny.

Tidak hanya itu, menurut Kadinsos Sulut juga bahwa proses penyaluran bantuan itu nantinya akan didokumentasikan sebagai bukti laporan kepada warga kawanua di Washington USA.

“Akan disertai bukti berupa, foto dan video call kepada Kerukunan Keluarga Kawanua yang ada di Washington USA,” terang Rinny.

Pada kesempatan itu, Rinny juga turut memberikan informasi terkait penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Sulut dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif hampir mencapai 700 pasien.

“Mudah-mudahan cepat menurun angka yang positif. Untuk kasus kesembuhan cukup bagus sudah ada ratusan orang yang sembuh. Puji Tuhan dengan penanganan yang cepat dari pemerintah lewat Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, ada juga BPBD. Kami juga ada tim khusus yakni Gugus Tugas yang dipimpin pak Gubernur,” jelas Rinny.

Sementara Ketua Kawanua di Washington USA, Veron O’Riley Tombokan mengatakan, maksud bantuan yang diberikan tersebut, diperuntukan bagi warga Sulut yang terdampak pandemi Covid19 saat ini.

“Kami menyadari, tak bisa jangkau warga kawanua yang alami kesulitan ekonomi akibat pandemi, tapi sekiranya sedikit bantuan bisa mengurangi beban masyarakat Sulut sekarang ini,” ungkap Veron seraya berharap bantuan tersebut bisa disalurkan lewat Dinas Sosial Daerah Sulut.

“Kami yakin walaupun seadanya, tapi atas ketulusan hati dalam memberi. Kepedulian terhadap saudara kami yang ada di Manado. Untuk masyarakat kawanua (di Manado) jaga kebersihan lingkungan, jaga kesehatan, perhatikan protokol kesehatan dan selalu hidup rukun dan damai,” pesan Veron yang menambahkan bantuan seperti itu akan terus dilakukan.

“Ini memang masih tahap pertama. Untuk tahap kedua pasti akan dilakukan lagi,” pungkasnya.

(tim/mld70)




Bahas Isu Strategis, Pemkab Minahasa Lakukan Rapat Bersama Forkopimda

Minahasa, detiKawanua.com – Dengan mengikuti protokol kesehatan mengatur jarak dan menggunakan masker, Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, IPU, ASEAN. Eng, dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si (ROR-RD) memimpin langsung Rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (15/06) di Rumah Dinas Bupati Minahasa di Tondano.

Agenda Rapat saat ini adalah membahas isu-isu strategis yang ada dalam masyarakat. Pertama menindak lanjuti masalah Rombe atau Makawembeng, persoalan Tanah Kelelondey, Rencana Pelaksanaan TMMD yang akan di mulai tanggal 30 Juni sampai pada tanggal 29 Juli nanti, Evaluasi dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Minahasa, dan Membahas tentang pelaksanaan Ibadah di rumah rumah ibadah di Kabupaten Minahasa, serta membahas tentang evaluasi.

Penanganan Eceng Gondok di Danau Tondano. Beberapa catatan penting dalam rapat tersebut antara lain bahwa Forkopimda Minahasa mengharapkan agar semua pihak yang terkait dengan pemasalahan tanah baik di Rombe maupun Kelelondey agar tetap menahan diri dan tidak melakukan hal hal yang melanggar hukum. Khusus masalah tanah di Rombe yang telah menimbulkan korban jiwa.

“Saya harap agar masyarakat yang melaksanakan aktifitas perkebunan di lokasi tersebut untuk tetap tenang karena Pemetintah Kabupaten bersama Forkopimda akan berupaya menyelesaikan masalah ini,” harapnya.

Lebih lanjut Bupati Minahasa menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam akan peristiwa tersebut, “atas nama Pemerintah dan Rakyat Minahasa menyampaikan turut berduka cita yang sedalam dalamnya bagi keluarga Korban,” ungkap ROR.

Demikian halnya Forkopimda Minahasa memintakan agar warga masyarakat Minahasa tidak terprovokasi dengan berbagai isue yang tidak bertanggung jawab. Mari kedepankan nilai nilai kearifan lokal yaitu Maesa esaan, malinga lingaan dan maleos leosan.

Terkait dengan langkah upaya penanganan Covid 19 akan dapat diefektifkan untuk menekan penyebaran Covid 19 dan bahkan akan terus mengedukasi masyarakat bahwa kunci memutus mata rantai penyebaran Covid ini adalah masyarakat itu sendiri dengan membemtengi diri melalui perilaku hidup sehat, jaga jarak, menggunakan masker dan rajin cuci tangan serta berolah raga.

“Menyangkut penanganan enceng gondok, Saya mengharapkan agar kegiatan Lu Meos In Lour Toundano tidak berhenti karena Covid 19, tetapi tetap dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol Kesehatan,” Ujar Bupati pilihan rakyat Minahasa.

Hadir dalam rapat ini Ketua DPRD Kab. Minahasa Glady Kandouw, SE, Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol (Inf) Slamet Raharjo, S.Sos, Kajari Minahasa Rakhmat Budiman Taufani, SH, M.Kn, Sekretaris Daerah Kab. Minahasa Frits Muntu, S.Sos, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Minahasa Alex Wowiling , Asisten Pemerintah dan Kesra Sekda Kab. Minahasa Dr. Denny Mangala, M.Si, Kaban Kesbangpol Ir. Jani Moniung. (Baim)