Pekan Ini, Penyaluran Sembako Tahap Dua Akan Dilakukan

Kepala DKP Boltim, Kissman Mamonto.

Boltim, detiKawanua.com – Penyaluran sembako tahap dua di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pekan ini bakal dilakukan. Hal itu dikatakan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boltim, Kissman Mamonto.

Menurutnya, DKP Boltim sedang dalam proses validasi data penerima sembako tahap dua. Hal itu disebabkan, masih ada perbedaan data dengan data penerima yang ada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Boltim.

“Iya, saat ini kami sedang validasi data penerima bantuan terdampak pandemi covid-19,” sebutnya.

“Jika prosesnya telah selesai, maka dalam waktu dekat ini segera dilakukan penyaluran bantuan bahan pokok kepada 11.561 Kepala Keluarga(KK) se-Kabupaten Boltim. Data tiap desa sudah sudah kita verifikasi. Selain Kepala desa (Sangadi-red) datang memberikan data, juga kami turun dan verifikasi langsung di lapangan,” jelas Kissman, saat bersua awak media (6/07) kemarin

Nah, keterlambatan penyaluran yang diketahui, kata dia, data yang dimasukkan oleh desa belum final. Dan banyak yang double nama penerima seperti, penerima BST, BLT, serta JHT yang sudah tak lagi menerima bantuan pokok masih tercatat. Namun, pekan ini jika tidak aral melintang, bantuan pokok tahap dua mulai disalurkan dengan menerima standar beras per KK sebanyak 20 kilogram, minyak goreng, gula pasir dan ikan kaleng.

“Kalau urusan data telah selesai, dipastikan secepatnya disalurkan. Karena, waktu pekan kemarin (Sabtu) data yang kami miliki sudah rampung, jadi tinggal menunggu jadwal penyaluran kita atur pekan ini,” ujarnya.

(Fidh)




Gubernur Olly Sikapi Alokasi 20 M Padat Karya Demi Nasib Banyak Orang

Sulut, detiKawanua.com – Gubernur Olly Dondokambey kembali mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan sejumlah SKPD guna membahas perkembangan pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara di masa pademi Covid19.

Menurut Gubernur saat dikonfirmasikan pada Senin (06/07/2020) mengatakan bahwa sampai saat ini tidak ada yang dapat memprediksi sampai kapan adanya Pademi Covid19 ini akan berakhir, namun perekonomian harus bisa bergerak agar dengan berjalannya aktivitas usaha masyararakat namun tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga aman terhadap penyebaran Covid19.

“Kita tidak pernah tau Penyebaran Virus Covid19 sampai kapan akan berakhir. Tapi kita kan perlu makan, karena itu kita harus mempersiapkan program-program untuk pemberdayaan masyarakat secara langsung, karena itu sekarang saya sedang mempersiapkan program padat karya, agar masyarakat yang mengalami PHK atau mereka yang terdampak dengan adanya Covid ini mendapatkan pekerjaan dan gaji harian,” terang Gubernur.

Dirinya juga menambahkan bahwa sudah menggeser sejumlah mata anggaran yang ada di sejumlah SKPD agar dapat memenuhi kebutuhan program Padat Karya yang digagas.

“Apa saja pekerjaan yang dapat melibatkan banyak orang untuk bekerja kita bayar, kita sudah geser-geser anggaran dan akhirnya kita alokasikan sekitar Rp 20 miliar,” ujarnya.

(mild70/*)




Di Sulut Inilah ‘Klik Kios’ Program Aplikasi Untuk UMKM Atasi Dampak Covid19

Sulut, detiKawanua.com -Diluncurkannya Kios UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) atau aplikasi ‘Klik Kios’, Antar Jo dan Program Penanganan Dampak Ekonomi Akibat Covid19 bagi UMKM, oleh Wakil Gubernur Steven Kandouw berharap program strategis tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dengan membeli produk UMKM baik secara offline dan online dengan rasa semangat bangga akan buatan asli Sulawesi Utara (Sulut) sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulut sendiri.

“Rasa optimis program dan aplikasi tersebut dapat menggerakkan dan menggairahkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya para pelaku Koperasi dan UMKM di Sulut. Selain itu, dapat membangkitkan produktivitas usaha bagi para pelaku Koperasi dan UMKM yang terdampak Covid19 agar tersedianya lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan pendapatan,” terang Wagub saat melaunching aplikasi tersebut di Gedung PLUT-KUMKM, Selasa (07/07/2020).

“Program ini harus terus dijalankan, karena dalam situasi Covid19 saat ini dimana new normal atau untuk Sulut lewat Pergub adaptasi kehidupan baru harus disosialisasikan dan UMKM harus terus hidup karena terbukti UMKM mampu bertahan ditengah himpitan saat ini,” tambahnya.

Disisi lain menurutnya, di Fase New Normal, semua pihak termasuk UMKM harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun dalam menjalani aktivitas ekonomi.

Lebih lanjut, Kandouw juga meminta seluruh UMKM terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas produk, misalnya dengan kemasan menarik.

“UMKM harus terus meningkatkan kualitas, baik packingnya dan perlu terus berinovasi sehingga UMKM akan terus menjadi pelopor perekonomian di masa pandemi ini,” pungkasnya.

Adapun sebelumnya dari laporan Kadis Koperasi dan UMKM Sulut, Ronald Sorongan menerangkan soal kegiatan dimaksud sebagai program produk dan hasil karya dari UMKM se-Sulut yang nantinya lewat berbagai aplikasi ini, selain bisa berfungsi sebagai tempat penjualan juga disamping itu kios membuka pemasaran secara online. Nantinya akan diberikan pelatihan UMKM agar semua tahu menjual produk secara online.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala BI Perwakilan Sulut, Arbonas Hutabarat, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara, Slamet Wibowo, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Praseno Hadi, serta jajaran staf ASN Dinas Koperasi UMKM salah satunya Bidang Kepala Kelembagaan, Roike Kodoati.

(mild70/*)




Gaghana Sidak Instansi Pelayanan Publik

Tahuna, detiKawanua.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), RSUD Liun Kendage Tahuna, Kantor Lurah Tona II, Batulewer Dan Tidore dalam rangka kesiapan penerapan new normal, Selasa (7/7).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sangihe, Harry Wolf, yang turut mendampingi Bupati saat melakukan sidak mengatakan, pada prinsipnya dengan kesiapan pemerintah dalam menghadapi new normal, sangat perlu untuk melihat langsung kondisi real di lapangan terhadap pelayanan publik.

“Memang untuk pola kesiapan sudah dibahas secara administrasi, namun tata tertib pelayanan publik yang menjadi ujung tombak pelayanan, perlu untuk dievaluasi terlebih dahulu,” kata Wolf

Lanjut Wolf, walaupun dilakukan sidak, namun perlu disyukuri pelayanan di tiap kelurahan dengan agenda khusus penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) sudah baik, mengikuti protab kesehatan. Begitu juga di Disdukcapil yang sudah menerapkan layanan e-tiketing sehingga antrian masyarakat sudah lebih teratur dan terjaga.

“Untuk agenda sidak seperti ini mungkin akan terus dilakukan, namun tidak dijadwalkan kapan dilaksanankan, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik tidak terganggu dengan adanya sidak,” ujar Wolf.

Dalan Agenda sidak kali ini, Bupati turut didampingi, Sekretaris Daerah, Harry Wolf, Assisten III, Dra. Olga Makasidamo, Kepala Dinas Kesehatan, Jhopy Thungari, Kepala Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan, Franky Nantingkaseh, bersama Jajaran. (Js)




Sangihe Kecipratan 211 Unit BSPS Dan BRS, Terobosan Briliant Perkim Ditengah Pandemi Covid 19

Tahuna, detiKawanua.com – Ditengah kebijakan pemerintah pusat terkait rektuturisasi anggaran dalam rangka penanganan pandemi Covid 19 yang masih terjadi, Pemkab Sangihe melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Daerah. (Perkimtan) Daerah justru mampu melakukan manuver briliant. Dimana Tahun Anggaran (TA) 2020 ini mampu meloby sekaligus mempertahankan 211 unit Bantuan Stimulan Perumaham Swadaya (BSPS) serta Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perkimtan Daerah Sangihe Mandiri B Gaghana melalui Sekretaris Dinas Perkimtan Noval Budiman SE Ak ME kepada wartawan, Jumat (03/07/2020). “Benar Kabupaten Sangihe TA 2020 ini mendapatkan kucuran 100 unit BSPS dan 111 BRS dari DAK afirmasi”, ungkap Budiman.

Lebih lanjut Budiman menyatakan, untuk BSPS tersebar di Kecamatan Tabukan Utara serta BRS masing-masing untuk Kecamatan Tabukan Utara, Kecamatan Nusa Tabukan, Kecamatan Kendahe dan Kecamatan Marore.

“Kalau tidak ada halangan, pekan depan tim akan turun lapangan untuk verifikasi dan validasi data lapangan. Tentunya tim juga akan turun nanti tetap mengedepankan prosedur Protapkesehatan Covid 19”, imbuh Budiman sambil menambahkan setiap unit BSPS dibandrol Rp 17,5 Juta sedangkan BRS per unit Rp 35 Juta. (Js)




Komunitas Hidroponik Gelar Pelatihan Sistem Penanaman

Tahuna, detiKawanua.com – Komunitas Hidroponik Sangihe menggelar pelatihan gratis sistem penanaman secara hidroponik, Senin (6/7/2020). Pelatihan ini diikuti puluhan ASN, petani, pekerja swasta, dan juga masyarakat umum.

Para pemateri atau pembicara dari pelatihan gratis ini, adalah para narasumber yang berkompeten. Seperti Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahan Pangan, dan juga para penyuluh pertanian atau pakar hidroponik Sangihe.

Koordinator Komunitas Hidroponik Sangihe Freddy Panca Sinedu mengatakan kepada sejumlah wartawan. Pelatihan penanaman secara hidroponik ini, sengaja dilakukan untuk menumbuhkembangkan minat para masyarakat, yang memiliki lahan kosong agar lebih produktif.

“Ini adalah alternatif untuk pertanian di Kabupaten kepulauan Sangihe. Penanaman secara hidroponik adalah suatu langkah yang real. Bagi kami lebih efektif mengirim ke luar, karena kita punya potensi yang luarbiasa. Kami Komunitas Hidroponik ada di 18 titik di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan semuanya berhasil menyuplai sayur ke pasar. Contohnya di Tamako perharinya ada 100 ikat sayur bayam dan lain-lain,” kata Sinedu.

Lanjut ditambahkan Anggota DPRD Sangihe ini, hidroponik menjawab kebutuhan keterbatasan lahan. Terlebih lagi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan kota.

“Penanaman secara hidroponik menjawab kebutuhan akan keterbatasan lahan. Terlebih lagi bagi masyarakat yang ada di kawasan kota. Kita terbatas lahan dan juga aktivitas kita juga padat. Sehingga hidroponik menjadi jawaban jika kita terbatas waktu, kita tidak lagi menyerap tenaga cukup banyak. Kita hanya mengecek kandungan nutrisi yang ada di hidroponik, langsung dapat menanam. Tanpa melakukan pembersihan lahan, atau pemeliharaan lahan,” jelasnya.

Diharapkan kedepan dengan adanya pelatihan ini, banyak muncul para petani-petani rumahan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sehingga Sangihe tidak lagi ketergantungan pasokan dari Manado ataupun daerah lainnya.

“Kedepannya kita akan lebih mengkampanyekan lagi tentang hidroponik ini kepada masyarakat. Sehingga kebutuhan kita akan sayur-sayuran tidak lagi bergantung dari Manado atau daerah lainnya. Kami juga sangat mengharapkan sekali kepada siapa saja masyarakat yang mau belajar tentang penanaman hidroponik ini. Pintu kami terbuka lebar untuk masyarakat,” pungkasnya. (Js)




Dalam Waktu Dekat, BST Tahap Tiga Bakal Disalurkan

Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin, Dinsos Kabupaten Boltim, Ni’ma Mokoagow.

Boltim, detiKawanua.com – Untuk penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke Tiga bagi warga penerima bakal disalur pada pertengahan bulan ini.

Soal penyaluran tersebut, seperti dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dnsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ni’ma Mokoagow bahwa, pihaknya telah melakukan kontak dengan kantor Pos, dan terinformasi panyaluran akan mulai dilakukan sekitar tanggal 15 Juli 2020.

“Saya telah menelepon pihak kantor pos, terkait penyaluran pada tahap ketiga ini dan kantor pos mengatakan kepada saya, bahwa penyaluran akan dilakukan dalam waktu dekat 15 juli ini,” jelas Ni’ma, kepada sejumlah awak media pada Kamis pekan kemarin.

Soal jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui BST tahap ke tiga ini, dirinya belum bisa memastikan soal jumla sebab sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan validasi data penerima bantuan tersebut, sehingga jumlah total penerima belum bisa dipastikan.

“Untuk jumlah penerima, saya belum bisa pastikan sebab belum tahu berapa semua, masih menunggu data dari pihak kantor pos. Mungkin secepatnya. Untuk sementara kami masih terus melakukan validasi data secara offline, tapi hanya tinggal beberapa desa lagi,” ujarnya.

(Fidh)




Mengacuh 8 Standar Keunggulan Sekolah, SMAN 1 Remboken Siap PSB

Minahasa, detiKawanua.com – Aktifitas pendidikan kini tengah melaksanakan penerimaan siswa baru (PSB), para siswa diseleksi sesuai kompetensi dan kebutuhan kapasitas sekolah. Meski dihadapkan Covid, pihak sekolah tetapa melakukan PSB baik via daring ( dalam jaringan) maupun Luring (luar jaringan).

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Remboken Semuel Rumagit mengatakan, untuk tahun 2020 PSB dilakukan secara online dan ofline, ada yang mendaftar melalui aplikasi situs android dan ada juga yang datang langsung ke sekolah.

“Jadi PSB ini dilakukan dalam beberapa tahapan yang disebut jalur penerimaan sesuai daya tampung sekolah, semua sudah dijadwalkan dan dirapatkan dengan mengacuh pada 8 standar kriteria keunggulan sekolah,” kata Rumagit didampingi ketua panitia Vena Kaawoan, Senin (06/07) di ruang kerjanya.

Adapun jalur penerimaan ini menurut ketua MKKs Kabupaten Minahasa ini, yakni jalur prestasi akademik dan sistem zonasi, tentunya secara transparan dan maksimal sesuai mekanisme serta regulasi yang ada.

“Panitia sudah mematangkan persiapan PSB, dengan dihadapkan Covid, tentunya proses penerimaan yang datan langsung diantisipasi, contohnya thermoscan dan kran air pencuci tangan serta yang datang wajib menggunakan masker,” urainya.

Pihaknya berharap bagi para siswa maupun orang tua yang mendampingi saat mendaftar secara langsung untuk menggunakan protokol Covid sesuai himbauan pemerintah.

Diketahui SMAN 1 Remboken merupakan sekolah vavorit sebagai sekolah yang meraih sekolah model tahun 2019 dengan potensi 90% tenaga pengajar yang sudah tersertifikasi dan mampu menonjolkan sekolah yang mampu berdaya saing. (Baim)




Pemerintah Kecamatan Tompaso Matangkan Persiapan Upacara Hari Kemerdekaan RI

Camat Tompaso Stenly David Umboh.

Minahasa, detiKawanua.com – Upacara Kemerdakaan Republik Indonesia yang rutin dilaksanakan setiap Tahun kini dihadapkan dengan adanya pandemi Covid-19. Meski begitu Upacara tetap harus dilaksanakan lewat agenda penerapan tata protokol Covid.

Walaupun masih sebulan lagi, pemerintah Kecamatan Tompaso terus mematangkan persiapan Contohnya kesiapan tempat atau Lapangan upacara.

“Biarpun dihadapi Covid, jiwa nasionalis harus tetap menyatu dengan kita, upacara ini kita akan laksanakan dengan sejumlah rangakain kegiatan yang berbeda,” ujar Camat Tompaso Stenly David Umboh SSTP dikantornya, Senin (06/07).

Menurutnya, Banyak hal yang mengalami penyesuaian, contohnya penerapan protokol Covid, jaga jarak, gunakan masker, terutama beberapa opsi akan dibatasi.

“Kemungkinan Jumlah peserta akan dibatasi, melihat situasi dan kondisi masyarakat yang diterpa bencana non alam ini, himbauan pemerintah tetap yang utama,” pungkas birokrat muda potensial ini.

Diketahui kecamatan tompaso tengah mempersiapkan Lapangan upacara yang baru saja diefektifkan, dan Camat Umboh selaku Camat yang akan menjadi perdana menempati lokasi lapangan sebagai inspektur upacara peringatan hari kemerdekaan RI tahun 2020. (Baim)




Kini Terbanyak Sembuh 15 Pasien Covid19 Asal Manado

Sulut, detiKawanua.com – Pasien Covid19 yang sembuh di Provinsi Sulawesi Utara pada Senin (6/7/2020) lebih banyak daripada kasus positif corona. Sebagaimana pengumuman Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Sulut, bahwa perbandingan terlihat sebanyak 18 pasien dinyatakan sembuh, 10 kasus baru Covid19 dan 2 orang meninggal dunia.

Adapun ke 18 pasien yang dinayatakan sembuh itu telah melalui dua kali pemeriksaan hasil swab negatif dengan perincian pasien 332 ; 357 ; 359; 363; 368; 371; 405; 429 ; 444 ; 453 ; 449 ; 711; 712 ; 716 ; 721 dari Kota Manado dan pasien 299 ; 920 ; 924 dari Kabupaten Minahasa.

Adapun 10 kasus baru Covid19 berasal dari Manado sebanyak 4 Kasus, Kota Bitung : 3 Kasus, Kabupaten Minahasa Utara : 1 Kasus, Minahasa : 1 Kasus dan Minahasa Selatan : 1 Kasus.

Hingga kini, akumulasi kasus terkonfirmasi positif di Sulut sebanyak 1218 orang, kasus sembuh 317 orang, kasus meninggal 92 orang dan kasus aktif  809 orang.

Meningkatnya jumlah pasien sembuh menandakan upaya dan kerja keras Pemprov Sulut dalam menangani pandemi Covid19 membuahkan hasil.

Untuk itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Pemprov Sulut Jemmy Kumendong selaku Bagian Kehumasan GTC-19 mengajak seluruh masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun.

“Kami mengajak kita semua untuk tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan untuk mencegah Covid19. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menolong kita,” kata Kumendong.

(Rils/mild70)