Pohon “Warisan” Sang Jendral di Lokasi TMMD

Purwodadi, detiKawanua.com – Ada berkah yang ditinggalkan sang Jendral bagi warga Desa Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Yakni sebuah tanaman mangga yang ditanaman di seputaran Pos Kamling di Dusun Gadon, desa setempat.

Menurut Kades Tambakselo, Sareh Joko Prasetyo, tuah tanaman itu, adalah sejumlah tanaman Mangga yang ditanam oleh Letjen TNI Mochamad Effendi, dari Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Irjenad), saat melakukan kunjungan kerja di pelaksanaan TMMD Reguler ke -108/Kodim 0717/Purwodadi, di desanya.

Pihaknya berjanji akan merawat tanaman itu dan diharapkan bisa tumbuh menjadi besar, dan kelak akan menjadi kenang-kenangan tersendiri dari Sang Jendral di Desa Tambakselo.

”Akan kita rawat sebaik-baiknya tanaman Mangga yang ditanam oleh Sang Jendral di desa kami. Mudah-mudahan pohon itu akan membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Tambakselo,” papar Kades Sareh Joko Prasetyo. (Pendim Purwodadi)




Sejumlah Kenangan Dari Irjenad Untuk TMMD Tambakselo

Purwodadi, detiKawanua.com – Sejumlah kenangan ditinggalkan saat Tim Wasev dari Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Irjenad), Letjen TNI Mochamad Effendi, SE, MM, melakukan kunjungan kerja di pelaksanaan TMMD Reguler ke -108/Kodim 0717/Purwodadi, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Salah satunya adalah kenang-kenangan berupa alat pengeras suara dan amplifier untuk Mushola Al – Ikhlas di Dukuh Gadon, Desa Tambakselo. Ini akan menjadi kenangan tersendiri bagi warga di sekitar Mushola khususnya dan umumnya basi seluruh warga desa setempat.

Alat pengeras suara dan amplifier itu diserahkan langsung, oleh Irjenad Letjen TNI Mochamad Effendi, SE, MM kepada pengurus Mushola Al Ikhlas, Muhlisin.

Diketahui, mushola tersebut juga direhab di gelaran TMMD Reguler ke -108/Kodim 0717/Purwodadi. Dimanas H -2 menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD di Desa Tambakselo tersebut. (Pendim Purwodadi)




Minta Pohon Yang Ditanam di Lokasi TMMD Dirawat

Purwodadi, detiKawanua.com – Dandim 0717/Purwodadi, Letnan Kolonel Inf. Asman Mokoginta minta semua pohon buah yang ditanam di lokasi TMMD Reguler ke -108/Kodim 0717/Purwodadi, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dirawat dengan baik.

”Jika dirawat dengan baik nantinya selain bisa dipakai sebagai pohon pelindung, sekaligus saat berbuah silahkan dimanfaatkan oleh warga,” pesa Dandim Asman yang sebagai Dansatgas TMMD Reguler ke -108/Kodim 0717/Purwodadi.

Diketahui, bersamaan dengan kunjungan Tim Wasev dari Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Irjenad), Letjen TNI Mochamad Effendi, SE, MM, dilakukan penanaman sejumlah pohon buah oleh sejumlah tamu undangan yang hadir. Termasuk Letjen TNI Mochamad Effendi, SE, MM, dan Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni SH MM, juga melakukan penanaman pohon buah.

Terpisah Kepala Desa Tambakselo, Sareh Joko Prasetyo, menyatakan akan menjaga amanah dari jajaran Kodim Purwodadi berupa tanaman buah yang ditanam di desanya. ”Akan kami rawat dengan baik, mudah-mudahan hidup hingga besar. Semua pohon itu merupakan kenang-kenangan yang sangat berarti dari Kodim Purwodadi di Tambakselo,” ujarnya. (Pendim Purwodadi)

=================================




Akan Kehilangan Pelanggan Dari Kalangan Tentara

Purwodadi, detiKawanua.com – Bagi Riana (19), penjual bakso keliling yang asli Dusun Wonorejo, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, berakhirnya TMMD Reguler ke -108 Kodim 0717/Purwodadi, akan berkurang rezekinya.

”Yang jelas saya akan kehilangan pelanggan bakso dari kalangan Tentara, karena mereka akan pergi meninggalkan Desa Tambakselo lantaran TMMD sudah selesai,” ungkap Riana.

Dituturkan, sejak adanya TMMD di desanya, usaha bakso kelilingnya menjadi tambah lancar, Dagangannya menjadi laris manis, karena sering diburu para Tentara.

Kini, terhitung mulai Rabu (29/07/2020), pelaksanaan TMMD di Tambakselo sudah selesai, dan para Tentara anggota Satgas TMMD akan kembali ke kesatuannya masing-masing . Riana pun tetap harus semangat mencari rezeki dengan dagangan baksonya. (Pendim Purwodadi)




Ketat Protokol Kesehatan Hingga Akhir TMMD

Purwodadi, detiKawanua.com – Penerapan patuh dengan protokol kesehatan di pelaksanaan TMMD Reguler ke -108/Kodim 0717/Purwodadi, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ketat hingga di penghujung.

Salah satu buktinya saat ada kunjungan Tim Wasev dari Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Irjenad), Letjen TNI Mochamad Effendi, SE, MM, Senin (27/07/20), semua tamu undangan selain wajib bermasker, juga harus jalani serangkaian pemeriksaan.

Utamanya pemeriksaan suhu badan , dan itu tidak tebang pilih, seorang Kapolres Grobogan, AKBP Yuri Leonard Siahaan SIK ,M. H dan sejumlah tamu undangan pejabat, saat tiba di Poskotis TMMD mengikuti protokol kesehatan.

Dikemukakan Babinsa Tambakselo, Serda Suparman, penerapan protokol kesehatan tersebut sudah dijalankan sejak hari pertama pelaksanaan TMMD, Bahkan semua pasukan anggota Satgas saat tiba kali pertama di lokasi TMMD harus menjalani rapid test.

”Dalam semua kegiatan, saya sendiri yang aktif melakukan patroli. Jika mendapati anggota Satgas atau warga yang ikut kegiatan tidak memakai masker, langsung kita peringatan dan berikan masker,” jelas Babinsa Serda Suparman. (Pendim Purwodadi)




Pemkab Minahasa Apresiasi Pelaksanaan TMMD

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits Muntu, S. Sos, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kabupaten Minahasa. di ruang kerjanya, Selasa 28 Juli 2020.

Sekda menyampaikan, Atas nama Bupati Minahasa dan Wakil Bupati Minahasa mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi tingginya kepada Kodim 1302 Minahasa yang telah melaksanakan program TMMD di kabupaten minahasa.

”Dimana Pemkab Minahasa sangat mendukung terlaksananya kegiatan TMMD karena program ini memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat, motivasinya untuk untuk masyarakat sangat luar biasa,” ungkap Muntu dihadapan Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo, S.Sos, M.Si

Menurut Muntu, program TMMD yang dilaksanakan di Desa Tempang Tiga Kecamatan Langowan Utara dan Desa Totolan Kecamatan Kakas merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program program pemerintah baik pusat maupun daerah, terutama dalam penanganan dan pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah pedesaan.

“Dengan adanya program TMMD ini sangat terasa sekali manfaatnya oleh masyarakat, dengan kemanunggalan TNI, pemerintah dan Masyarakat Minahasa menjadi salah satu jalan bagi terwujudnya kesejahteraan dan ketahanan wilayah di tanah Toar Lumimuut,” kata Sekda yang didampingi Asisten I Denny Mangala, Asisten III Vicky Tanor, sambil berharap kegiatan TMMD ini dapat dilakukan setiap tahun. (Baim)




Bentuk Kepercayaan Pemerintah Pusat Ke Gubernur Olly Selalu ‘Kabulkan’ Kepentingan Membangun Sulut

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Tak disangka-sangka, untuk kesekian banyak kalinya oleh Pemerintah Pusat mewujudkan upaya/usaha, lobi Gubernur Olly Dondokambey demi memajukan daerah dan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) diberbagai sektor. Salah satunya pada sekarang ini bukti nyata Provinsi Sulut menerima dana sebesar 1 triliun rupiah yang penggunaannya jelas untuk penguatan perekonomian di Sulut yang dimana kepastian anggaran tersebut pun langsung diungkapkan sendiri Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani ke Gubernur Olly.

Hal itu pun menjadi bukti nyata kapasitas, kemampuan lobi dan sinergitas dari sosok Olly Dondokambey sebagai Gubernur Sulut tak diragukan lagi.

“Barusan SMS dengan ibu menteri keuangan. Menteri siapkan bantuan penguatan ekonomi untuk Sulawesi Utara sebesar Rp1 triliun,” beber gubernur pada saat kegiatan penyerahan bantuan bibit dan jagung manis di Kota Tomohon, Senin kemarin.

Dimana perihal pesan singkat elektronik (SMS) tersebut diungkapkan Olly, bahwa Menkeu Sri Mulyani berpesan kepada dirinya (gubernur) sebagai dukungan pemerintah pusat dalam memacu pertumbuhan perekonomian Sulut agar bisa mencapai 6 persen hingga tahun 2021 mendatang.

“Bantuan (dana 1 Triliun) tersebut akan disalurkan melalui Bank SulutGo. Dengan bunga murah supaya menggerakan ekonomi, yang juga untuk petani nanti kita bantu,” ujarnya yang bersyukur bahwa dana dari Menkeu RI tersebut bisa turun di Provinsi Sulut yang terpilih satu-satunya provinsi diluar Pulau Jawa.

“Selain Sulut anggaran itu hanya didapat di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur. Itu karena kami berteman dan Menteri percaya pak gub bisa,” kata gubernur yang seketika langsung disambut tepuk tangan dari masyarakat dan segenap pemerintah setempat yang hadir saat itu.

Diketahui hadir pula mendampingi gubernur saat itu, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Kepala Dinas Pertanian Peternakan Daerah Sulut, Novly Wowiling beserta sejumlah pejabat lainnya. (tim/mld70)




BPMD Bakal Berikan Materi Penguatan Pengembangan BUMDes

Boltim, detiKawanua.com – Memasuki semester dua, untuk pelaksanaan program desa akan melakukan inovasi pemberdayaan Badan Usaha Desa (BUMDes) oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (BPMD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam waktu dekat ini.

Terkait pemberdayaan BUMDes tersebut, Kepala BPMD Boltim, Uyun Kunaefi Pangalima membenarkan, pada semester dua ini, pihaknya dalam waktu dekat berencana melakukan penguatan dalam bentuk materi kepada pelaku BUMDes. “Iya kita akan berikan materi dari sisi pengetahuan personil dan pengawasan pengunaan soal dana BUMDes kepada 81 desa yang ada di Boltim, pada sarana sekolah BUMDes” ungkap Uyun, kepada media ini, Selasa (28/07).

Mulai pekan depan, lanjut dikatakannya, bertempat di kantor setiap kecamatan kita jadikan wadah untuk sekolah BUMDes atau tempat pemberian materi. Jadi desa diwilayah masing-masing kecamatan nantinya, diberikan materi penguatan BUMDes, strategi perencanaan, pengembangan sampai pemasaran.

“Nantinya, materi diberikan akan mendorong memotivasi sampai berinovasi guna pengembangan BUMDes, sehingga perencanaan pengembangan serta pemasaran akan barjalan dengan baik sesuai petunjuk pada materi pengembangan. Minggu depan kita upayakan program ini sudah jalan,” sebut Uyun, siang tadi.

Guna BUMDes didirikan, untuk meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan ekonomi desa serta inisiatif pemerintah desa tersebut.

“Strategi pengembangan BUMDes, tidak semata didasarkan pada aspek target pertumbuhan ekonomi, akan tetapi yang lebih penting adalah menciptakan aktifitas ekonomi yang kondusif di tingkat desa, paling tidak memecahkan kendala pengembangan usaha desa guna mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. Sehingga, dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” papar Uyun.

dalam upaya pengembangan BUMDes, diperlukan suatu pemahaman yang terukur dan mendalam (diagnosis) untuk mengetahui apa sebenarnya permasalahan yang dihadapi oleh setiap usaha BUMDes di masyarakat. Pembinaan tidak mungkin berhasil tanpa adanya pemahaman yang utuh. Pengembangan BUMDes membutuhkan pembinaan secara pemberian materi yang berkelanjutan guna mencapai sasaran. Selain itu, pengembangan usaha BUMDes idealnya juga bertumpu pada potensi dan kondisi lokal serta lebih berorientasi pada proses yang partisipatif.

Dirinya menambahkan, salah-satu tolak ukur keberhasilan Kepala desa (Sangadi-red) adalah pembinaan kemasyarakatan yang didalamnya yakni pengembangan BUMDes. Sangadi harus memotivasi, bekerja keras untuk bagaimana ikut sert dalam mengembangkan BUMDes.

“Karena ini salah-satu sasaran pengembangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ini harus diseriusi, dalam melaksanakan tugas pemerintahan selaku Sangadi mengenai pembinaan kemasyarakatan,” tandas Uyun, diruang kerjanya

(Fidh)




Pemuda FKUB Temu Pemuda Lintas Agama di Kecamatan Tabukan Tengah

Tahuna, detiKawanua.com –  Temu Toko Pemuda lintas agama terus dilaksanakan dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk kali ini pelaksanaan temu pemuda lintas agama dilaksanakan di Kecamatan Tabukan Tengah ini adalah program prioritas di Pemuda FKUB yang di laksanakan di (pananualeng) yang dihadiri lebih kurang 30 orang yang mewakili seluruh unsur pemuda.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Camat Tabukan Tengah, sementara itu Ketua Pemuda FKUB Hengky Natingkase dalam penyampaiannya, “Giat Temu pemuda lintas Agama ini akan terus dilaksanakan hingga selesai hal ini sangat penting dilaksanakan karena persatuan itu akan mengalakan perbedaan untuk itu saya mengajak bagi seluruh toko pemuda lintas agama, mari kita bergandengan tangan menyatukan presepsi untuk kemajuan dan persatuan di kabupaten kepulauan Sangihe,” ungkap Natingkase.

Natingkase menjelaskan, memang sampai sekarang ini belum ada FKUB tingkat kecamatan yang ada hanya ditingkat Kabupaten. Untuk itu saya selaku ketua pemuda FKUB Kabupaten memberikan apresiasi kepada perwakilan toko pemuda yang sudah menghadiri giat sore jelang malam ini.

Giat tersebut mengambil  tema “Merawat dan memupuk kerukunan di kabupaten kepulauan Sangihe”.

Dikesempatan itu pulah Ketua FKUB Kabupaten Kepulauan Sangihe Pdt A. Makassar STH menyampaikan materi tentang kerukunan dalam kearifan lokal, kerukunan itu sudah lama terjadi dan hal ini sudah dilakukan para pendahulu sehingga adat istiadat adalah agama mereka. Hikayat kerukunan adalah satu cerita tentang kekokohan seaorang dan harus diceritakan, kepada generasi penerus. Giat Temu pemuda lintas Agama dihadiri oleh, Kapolsek Tabukan tengah, Iptu Jopy Hehakaya, Camat Tabukan tengah Griff Matantu. (Js)




Tentang Pelaksanaan Sholat Idul Adha, Ini Surat Edaran Bupati Boltim

Boltim, detiKawanua.com – Jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sudah mengeluarkan surat edaran terkait dengan pelaksanaan ibadah sholat Idul Adha.

Hal ini seperti dijelaskan Kepala bagian (Kabag) Kesra Boltim, melalui
Kepala seksi fasilitas keagamaan Nasrun Djola bahwa, tertanggal 24 Juli 2020 surat edaran Bupati tersebut, tertuju kepada seluruh Camat se Kabupaten Boltim, para Kepala desa (Sangadi-red), pengurus BTM, imam, dan pegawai syar’i, mengenai pelaksanaan sholat Id.

“Kami sudah terima surat edaran Bupati Nomor 02/BMT/115/VII/2020 tentang pelaksanaan sholat Idul Adha 10 djulhijjah 1441 Hijrian di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, sesuai hasil rapat kerja Pemda Boltim bersama unsur Pengurus Hari Besar Islam (PHBI), Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi Islam Nadhatul Ulama (NU), organisasi Islam Muhammadiyah, Dewan Mesjid Indonesia (DMI), pemerintah kecamatan Tutuyan, serta pemerintah desa dan pegawai syar’i Tutuyan bersatu,” urainya.

Lanjutnya, sesuai isi surat edaran Bupati, maka pelaksanaan takbir keliling Pemkab Boltim tidak dilaksanakan. Takbiran hanya dipusatkan dimasing-masing mesjid ataupun mushola oleh imam, pegawai syar’i dan pengurus mesjid, dengan syarat harus menjalankan protokol kesehatan pencegahan wabah covid-19.

Pelaksanaan ibadah sholat idul adha dilaksanakan dimasing-masing desa atau mesjid, dengan jamaah warga masyarakat setempat dengan syarat harus menjalankan protokol kesehatan pencegahan wabah covid-19.

“Pelaksanaa sholat idul adha, dilingkup Pemda Boltim, yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati dipusatkan di mesjid Babul Jannah desa Tutuyan III. Waktu pelaksanaan sholat Id, serentak pada jam 07:00 WITA,” terang Nasrun, diruang kerjanya, Selasa (28/07).

Dirinya menambahkan, Camat Tutuyan bersama Sangadi dan perangkat desa Tutuyan III agar, memfasilitasi dan mempersiapkan lokasi sholat Bupati dan Wakil Bupati.

“Juga memastikan kepada seluruh jamaah sholat idul adha, agar memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan wabah covid-19. Setelah pelaksanaa, sholat idul adha agar kiranya tidak saling bersalaman atau kontak fisik,” jelasnya, kepada awak media ini sesuai isi surat edaran Bupati.

Untuk saat ini, Bagian Kesra Boltim, sudah mengantongi data sementara, terkait dengan jumlah hewan qurban.

“Yakni, dari Pemda Boltim oleh SKPD berjumlah 8 ekor sapi, pihak bank sulut 1 ekor sapi, PT ASA 6 ekor sapi, Dewan Mesjid Indonesia 7 ekor sapi dan dari pemerintah provinsi Sulut ada 7 ekor sapi. Ini data sementar yang kita peroleh. Sementara hewan qurban dari berbagai pihak, dan perorangan lainnya belum ada laporan datanya. Ya kemungkinan besok hingga H-1 bakal ada ketambahan jumlah hewan qurban,” papar Nasrun siang tadi.

(Fidh)