Kunker di Minsel, Gubernur Sulut Olly Dondokambey Bantu Fasilitas Pertanian di Tatapaan Sampai Modoinding

Minsel, detiKawanua.com – Sektor pertanian menjadi salahsatu primadona sekaligus penopang utama kebutuhan rakyat, karena sektor ini bersentuhan langsung dengan Usaha Mokro Kecil Menengah ( UMKM ) mendongkrak perekonomian rakyat kecil apalagi sejak Covid 19 melanda bangsa ini secara umum dan lebih khusus Sulawesi Utara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengutamakan kebutuhan rakyta kecil dari sektor pertanian dan inilah maksud dari Kunjungan Kerja Gubernur Sulut Olly Dondokambey, datang langsung melihat para petani dan salurkan bantuan, Rabu (19/08)

Luar biasa bagi masyarakat Desa Bajo Kecamatan Tatapaan Minahasa Selatan (Minsel), mendapat kunjungan dari orang nomor satu di Sulut Olly Dondokambey, SE.

Gubernur OD mengaku bahagia bisa berbaur langsung bersama para petani. Pun dalam kesempatan itu menyerahkan bantuan secara simbolis Bibit Jagung, I Unit Tracktor (Alsintan) serta program Jaminan Asuransi Premi bagi Petani dan Peternak.

Kesempatan tersebut Olly bersama petani dan rombongan melakukan Panen Perdana Buah Semangka Amara FI. ( Non biji ) Dimana para petani pun merasa program dari pemerintah tersebut sangat membantu dan bermanfaat bagi mereka.

Mewakili petani asal Minsel, Kaharudin menyampaikan aspirasi para petani setempat. Mereka mengaku bersyukur mendapat kunjungan langsung orang nomor satu di Sulut itu.

“Bukan gampang mendatangkan seorang gubernur apalagi hadir di lokasi kebun begini, karenanya kami sangat berterima kasih kepada pak gubernur,” tegasnya.

Lebih jauh dikatakan, petani dan pertanian sesungguhnya merupakan ujung tombak bagi daerah.

“Gubernur merupakan orang luar biasa sangat peduli dengan petani. Ini merupakan bentuk perhatian dari Pemprov Sulut, terbukti sangat antosiasi dengan masyarakat dan petani,” tambah Udin.

Gubernur menambahkan petani maupun peternak tercover asuransi premi (Jasindo) akan ditanggung jika gagal panen atau ternak sapinya mati, dalam artian jika terjadi bencana kerugian petani dan peternak akan dibayarkan.

Tahap pertama ini baru tanaman padi dicover asuransi, selanjutnya jagung. Bantuan premi asuransi ini diberikan ke petani di Sulut. Sedikitnya 3.000 hektare (ha) lahan pertanian padi di Sulut sudah tercover asuransi pertanian.

Program asuransi premi asuransinya ditanggung pemerintah, dan khusus petani akan mencover di 10 kabupaten kota dan bagi peternak nanti di 4 kabupaten kota.

Manajer Cabang Asuransi Jasindo, Saut Taridahasiolan mengatakan, bantuan premi ini ditalangi 80 persen oleh Kementerian Pertanian dan sisa 20 persen ditanggung Pemprov Sulut.

“Preminya per hektare lahan Rp 180 ribu untuk 1 musim tanam,” terangnya.
Diketahui khusus Minsel, sebanyak 95 hektare lahan yang terkover asuransi yang terdiri dari 102 petani pemilik lahan.

Selain itu, ada juga asuransi peternak sapi sedikitnya 1.000 ekor sapi peternak di Sulut sudah tercover asuransi.”Kalau premi asuransi peternak itu preminya Rp 200.000 per ekor,” tambah Saut.

Adapun kegiatan Kunker Gubernur Sulut di Minsel yaitu Panen Perdana Buah Semangka di Desa Bajo kecamatan Tatapaan ,lanjut penyerahan bantuan Alat Pertanian di Kelurahan Kawangkoan Bawah berakhir di Kecamatan Modoinding Minsel dalam gerekan Mari Torang bakobong bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.

( Vandytrisno /wal** )




Dampingi Gubernur, FDW ajak Maksimalkan Potensi Pertanian dengan Gerakan “Mari Jo Bakobong”

 

Minahasa, detiKawanua.com – Bukan Pengajak kalau dia sendiri tak bisa menjadi teladan mungkin hal ini yang dapat disematkan bagi Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH dengan gerakan ‘Mari jo Bakobong” untuk ketahanan pangan daerah karena beliau dikenal sebagai Keluarga Petani dan mampu dalam dirinya untuk mengajak masyarakat Minsel memanfaatkan lahan telantar agar dapat menghasilkan.

“berbagai sektor itu penting taoi Sektor pertanian dan perkebunan terbukti tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19,” imbuh Wongkar saat mendampingi kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan rombongan di Kabupaten Minsel pada Rabu (19/8/2020) siang tadi.

FDW yang juga Calon Bupati Minsel terus mendorong gerakan Mari jo Bakobong melalui penanaman kentang dan panen semangka serta menyalurkan bantuan kepada kelompok tani di Minsel.

“Saya atas nama Pemerintah mengimbau seluruh petani tetap bakobong dan batanang. Karena ini pekerjaan sangat mulia sehingga Pak Gubernur memberikan perlindungan asuransi kepada petani. Ini ikhtiar untuk melindungi petani, imbuh FDW
” Kalau ajak bertani harus tau bertani apalagi saya latar belakang keluarga Petani maka ini bukan sekedar basa basi tapi harus merasakan bertani “. Ketus FDW

Menurutnya, selain mengajak warga untuk tetap menanam, Pemprov Sulut juga terus menyalurkan bantuan kepada para petani.

“Hingga kini sudah ratusan miliar bantuan kepada petani di daerah ini. Bapak Gubernur Olly tidak pernah membeda-bedakan, selalu objektif dalam memberikan bantuan. Saya berharap kepada petani untuk memanfaatkan secara benar bantuan yang diberikan karena tidak semua mendapat bantuan seperti ini,” ucapnya.
(Vandytrisno/dw)




Peduli Lingkungan, Millenial BMI Manado Dan DLH Sulut Bersihkan Pesisir Pantai

(foto:ist)

Manado, detiKawanua.com – Bentuk kepedulian akan kebersihan lingkungan terutama di wilayah pesisir pantai merupakan suatu keharusan bagi semua masyarakat, sebagaimana hal tersebut dibuktikan oleh para kaum millenial (anak muda) dari DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Manado yang merupakan salah satu organisasi sayap pada partai PDI Perjuangan (PDIP), yang pada Kamis (20/08/2020) pagi telah melaksanakan aksi bersih-bersih sampah di kawasan pantai tepatnya di Kelurahan Malalayang Satu Timur.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 631 kilogram sampah campuran dan 116 sampah daur ulang berhasil dibersihakn dikumpulkan dari pesisir pantai.

Aksi bersih-bersih pesisir pantai yang berjalan sesuai protokol kesehatan (memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan membatasi jumlah peserta kegiatan) itu juga, merupakan bagian rangkaikan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 75 Tahun yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Daerah Sulut.

Dimana, selain muda-mudi BMI Manado dan DLH, juga terlihat ada warga setempat yang turut serta dan mendapat edukasi singkat tentang pengelolaan sampah yang disampaikan langsung Kepala DLH Daerah Sulut, Ir Marly Gumalag dengan menyampaikan bahwa, setiap orang di dunia menghasilkan 0,7 kilogram sampah per harinya.

“Bayangkan dengan jumlah penduduk di Kota Manado yang hampir 500 ribu jiwa, yang bisa menghasilkan 350 ton sampah per hari dan itu bukan angka yang kecil. Oleh karena itu, kebiasaan untuk melakukan bersih-bersih itu adalah hal yang penting. Apalagi di alam seperti ini, yang nantinya akan dinikmati anak-cucu kita nanti. Tentu perlu kita jaga kebersihannya,” ungkap Gumalag.

Disamping itu, Gumalag juga mengapresiasi kegiatan positif yang dlaksanakan DPC BMI Manado, dengan menegaskan untuk segala kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup pasti disupport dan dibantu dengan materi pembelajaran tentang lingkungan hidup.

“Kita sangat mensupport, siapa saja, organisasi apa saja silahkan, pemerintah pasti hadir. Apa lagi ini sebagai anak-anak muda, saya mengapresiasi. Semoga ini berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sekitar juga,” lanjutnya.

Terpisah itu, dikatakan Ir Jean Sumilat yang merupakan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Malalayang, turut mendampingi dan mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Dimana dirinya juga berpesan kepada DPC BMI Manado agar peduli terhadap lingkungan sekitar yang dimulai dari hal kecil seperti bersih-bersih sampah yang telah dilakukan.

“Gerakan ini juga untuk mengundang program pemerintah, dalam hal ini menjaga lingkungan sekitar pesisir pantai demi kenyamanan masyarakat sekitar juga,” pesan Sumilat yang juga sebagai Anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi PDIP.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Natanael Pepah SE didampingi Sekretaris Renaldo Bawimbang, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ambil bagian pada kegiatan tersebut, terlebih DLH Daerah Sulut.

Turut hadir dalam kegiatan, Ketua DPC BMI Manado, Marchellino Ratu, para pengurus dan sejumlah anggota serta masyarakat sekitar lokasi pesisir pantai di kompleks Lorong Orang Sanger (LOS). (**)




Pilrek Unima, De’kat Unggul Raih Kursi Rektor

Minahasa, detiKawanua.com – Perhelatan Pemilihan Rektor Unima Periode 2020-2025 dilakukan siang tadi bertempat di Auditorium Universitas Negeri Manado (Unima), meski dua kali dilakukan dikarenakan gagalnya proses Pemilihan E-Voot, Prof. DR Deitje Adolfien Katuuk, MPd unggul telak meraih Kursi Rektor menyingkirkan 2 kandidat lainnya setelah pemilihan secara manual baik dari suara senat maupun dari suara kementerian.

Dari hasil pemilihan tersebut Katuuk mengalahkan dua rival calon rektor lainnya, Prof Dr Revolson Mege 32 suara dan Prof Dr Rudi Repi 9 suara. Total suara dalam pemilihan tersebut sebanyak 92,3, sudah ditambah dengan suara menteri Pendidikan dan Kebudayaan 32,3 suara.

Prof Dei sapaan akrab usai pemilihan mengungkapkan bersyukur atas kepercayaan yang sudah diberikan para anggota senat dan menteri.

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena sudah terselenggara pemilihan ini dengan baik dan kita akan menunggu proses selanjutnya. Berterima kasih juga kepada para anggota senat dan kementerian yang sudah memilih,” sebutnya.

Sementara itu, Rektor Unima Prof Dr Julyeta Runtuwene berharap rektor terpilih bisa menjalankan amanah sesuai dengan visi. “Banyak selamat kepada yang sudah terpilih, harapan kedepan kiranya dapat memajukan Unima ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Adapun dalam pemilihan rektor ini. Awalnya dilakukan dengan menggunakan e-voting, namun karena terdapat kesalahan sistem maka dilanjutkan dengan pemilihan secara langsung atau manual. (Baim)




Muntuh Pimpin Forum Komunikasi BPJS Kesehatan

Minahasa, detiKawanua.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits R.Muntu S.Sos, Memimpin Pertemuan Forum Komunikasi BPJS Kesehatan Dengan Pemangku Kepentingan Utama Kab. Minahasa Tahap II Tahun 2020 di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa. Rabu (19/08).

Dalam rapat ini membahas tentang Verifikasi dan validasi anggota keluarga Data Terpadu Kesejahteraan Sosial(DTKS), Penggangaran iuran Pemerintah Daerah pada perubahan APBD, kelanjutan integrasi PD-Pemda (Jamkesda) tahun 2021 sesuai dengan peraturan Presiden no 64 dan PMK 78 tahun 2020, dukungan SK perangkat desa dan BNBA, masih terdapat badan usaha yang belum patuh untuk daftar, pemutakhiran data badan usaha dinas tenaga kerja dan BPJS Kesehatan sehingga mendapatkan data badan usaha yang terupdate, penggangaran iuaran JKN bagi Tenaga Honorer tahun 2021.

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits Muntu, menyampaikan dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan sinkronisasi data antara BPJS, Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil, Dinas Sosial Dan Dinas Tenaga Kerja.

“akan dilakukan sinkronisasi data untuk mendapatkan Data akurat dalam rangka penganggaran kedepan,” kata Muntu.

Hadir Kepala BPJS cabang Tondano  APT Erfan Chandra Nugraha, S.Farm, Asisten pemerintahan dan kesra DR. Denny Mangala M.SI, Asisten administrasi umum DR. Vicky Tanor. S.Pi, M.Si, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Drs. Hanes Donald  E. Wagey MBA, Inspektur Kab. Minahasa Ir. Alva Montong, Kadis Kesehatan dr.Maya Rambitan M.Kes, Kadis sosial Drs.Jhon Kapoh, Kepala Dinas Tenaga Kerja Arodi Tangkere MAP, kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Jeferi Tangkulung SH,MAP. (Baim)




Gubernur Olly Hadir Bersama Petani Minsel, Kaharudin: Pak Olly Sosok Gubernur Peduli Petani

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Gebrakan ‘Marijo Ba Kobong’ pada Rabu (19/08/2020) pagi tadi yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, menyusuri Desa Bajo Kecamatan Tatapaan Minahasa Selatan (Minsel).

Kegiatan bersama para petani dan Dinas Pertanian Peternakan Daerah Sulut bekerjasama Kementerian Pertanian RI dan pihak Asuransi Jasindo itu dihadiri langsung Gubernur Olly Dondokambey.

Pada kesempatan itu, gubernur yang disambut bahagia oleh para petani setempat pun telah menyerahkan bantuan secara simbolis Bibit Jagung, I Unit Tracktor serta program Jaminan Asuransi Premi bagi Petani dan Peternak.

Tak hanya itu saja, Olly juga bersama petani dan rombongannya telah memanen Buah Semangka Amara FI, dimana para petani pun merasa program dari pemerintah tersebut sangat membantu dan bermanfaat bagi mereka.

Kaharudin yang mewakili aspirasi para petani setempat dalam sambutannya pun mengungkapkan rasa syukur atas kedatangan gubernur saat itu.

“Tidak gampang untuk mendatangkan seorang gubernur apalagi hadir dilokasi kebun begini, oleh karenanya kami sangat berterima kasih kepada pak gubernur,” ungkapnya.

Lajut ia mengatakan, petani dan pertanian sesungguhnya merupakan ujung tombak bagi daerah.

“Dan oleh pak gubernur merupakan orang yang luar biasa sangat peduli dengan para petani. Dimana ini juga merupakan bentuk perhatian dari Pemprov Sulut yang terbukti sangat antosiasi dengan masyarakat dan petani,” tambah Udin sapaan akrabnya dengan menambahkan, bahwa sosok gubernur juga sangat mengetahui keadaan pertanian dan perkebunan

Adapun Gubernur Olly disela-sela kegiatan mengatakan, Gubernur Olly mengatakan bahwa petani maupun peternak yang tercover asuransi premi (Jasindo) akan ditanggung jika gagal panen atau ternak sapinya mati, dalam artian jika terjadi bencana kerugian pada petani dan peternak akan dibayarkan.

“Tahap pertama ini baru tanaman padi yang dicover asuransi, selanjutnya jagung.
Bantuan premi asuransi ini diberikan ke petani di Sulut. Sedikitnya 3.000 hektare (ha) lahan pertanian padi di Sulut sudah tercover asuransi pertanian,” sebut gubernur.

Dikatahui program asuransi premi asuransinya ditanggung oleh pemerintah, dan khusus petani akan mencover di 10 kabupaten kota dan bagi peternak nanti di 4 kabupaten kota.

Sementara itu melalui Manajer Cabang Asuransi Jasindo, Saut Taridahasiolan mengatakan, bantuan premi ini ditalangi 80 persen oleh Kementerian Pertanian dan sisa 20 persen ditanggung Pemprov Sulut.

“Preminya per hektare lahan Rp 180 ribu untuk 1 musim tanam,” terangnya.

Diketahui khusus Minsel, sebanyak 95 hektare lahan yang terkover asuransi yang terdiri dari 102 petani pemilik lahan.
Selain itu, ada juga asuransi peternak sapi sedikitnya 1.000 ekor sapi peternak di Sulut sudah tercover asuransi.

“Kalau premi asuransi peternak itu preminya Rp 200.000 per ekor,” tambah Saut.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekertaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen, Kepala Dinas Pertanian Peternakan, Novly Wowiling, Anggota DPRD Sulut Sandra Rondonuwu beserta jajaran Asuransi Jasindo. (mld70)




Seleksi KPID Sulut Periode 2021-2023 Dibuka, Ini Persyaratannya

Sulut, detiKawanua.com – Seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Periode 2021-2023 resmi di buka mulai hari ini 19 Agustus s.d 19 September 2020.

Ketua Tim Seleksi, Stevanua Vreke Runtu (SVR) mengatakan, tim seleksi KPID Sulut bekerja sesuai aturan dan kami akan bekerja secara profesional. Dan hal ini dilakukan sebagai tugas dan kepercayaan yang diberikan kepada tim seleksi KPID Sulut.

“Kami dari tim seleksi akan melakukan seleksi administrasi, tertulis, wawancara, dan psikotes,” kata SVR.

Tugas Timsel melakukan seleksi melengkapi tiga kali kebutuhan dari anggota KPID, anggota KPID Sulawesi Utara yaitu berjumlah 7 orang. Jadi tugas kita menseleksi sampai 21 orang dengan syarat-syarat teknis dan syarat administrasi,  dan persyaratan pun akan diumumkan dalam formulir Pengumuman besok,” tegas SVR Selasa (18/08). (Adv)




Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-75, Rocky Wowor Kunjungi Rumah Panggung Mendur Bersaudara

Sulut, detiKawanuamcom – Ketua fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut mengunjungi rumah panggung Frans Soemarto Mendur dan Alex Impurung Mendur di Kawangkoan, Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan Rocky Wowor usai mengikuti upacara bendera bersama pemerintah provinsi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75, Senin (17/8).

Menurut Wowor, Kakak-beradik Mendur ini merupakan wartawan yang berjasa dalam mengabadikan peristiwa bersejarah bangsa Indonesia, yaitu Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

“75 tahun yang lalu, Republik Indonesia diproklamirkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta. Ada banyak tokoh penting dibalik proklamasi kemerdekaan selain Bung Karno dan Bung Hatta. Termasuk,  2 wartawan asal Manado yakni Frans Sumarto Mendur dan Alexius Impurung Mendur,” kata Wowor.

Dikatakannya, berkat jasa mendur bersaudara, generasi saat ini menyaksikan foto-foto momen proklamasi  di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, pada 17 Agustus 1945 silam.

“Diantaranya foto saat Soekarno membacakan naskah proklamasi dan Mohammad Hatta berdiri di sisi kiri,” tandas Wowor yang digadang-gadang pengganti ketua DPRD Sulut Andrei Angouw.(***)




Pemkab Minahasa Serap Aspirasi Petani Kelelondey

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Royke Octavian Roring (ROR) menerima perwakilan para Petani Kelelondey Langowan yang menyampaikan aspirasinya kepada Bupati di Rumah Dinas (Rudis) Bupati, Selasa (18/08)

Sebelumnya, para pendemo petani Kelelondey ini sambangi gedung DPRD Minahasa, guna menyampaikan aspirasi masyarakat petani yang berada di desa Raringis dan sekitarnya.

Selanjutnya, mereka mampir di Rudis Bupati. Dimana perwakilan Petani ketika diemui Bupati, mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dapat membantu untuk penyelesaian persoalan Sengketa lahan pertanian yang di sengketakan antara TNI dan Petani kecamatan Langowan barat tersebut.

Dikatakan perwakilan petani Kelelondey, bahwa Kelelondey merupakan sumber mata pencarian masyarakat yang sebagian besar adalah petani. Karena itu, lahan kelelondey merupakan tumpuan ekonomi masyarakat setempat, terutama untuk membiayai pendidikan anak-anak para petani.

“Kami atas nama petani menyampaikan permohonan kepada Pemkab Minahasa, untuk dapat membantu menyelesaikan sengketa tanah di wilayahnya tersebut,” kata mereka.

Menyikapi aspirasi warga masyarakat Minahasa khususnya di wilayah Kelelondey. Sehingga Bupati ROR, menyambut baik kedatangan para petani lahan Kelelondey tersebut. Bahkan, memperhatikam dan merespon apa yang menjadi permintaan para petani ini.

“Kami akan secepatnya menindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada, dan sudah ditugaskan Tim Pemkab untuk mencari data dan informasi serta menyiapkan dokumen yang akan disampaikan kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara,” kata ROR seraya menambahkan bakal bersama-sama rakyat Kelelondey untuk menyampaikan aspirasi ini, semoga harapan masyarakat akan benar-benar terwujud,”tambahnya.

Turut hadir mendampingi Bupati, Asisten Bidang Pemerintah Dan Kesra Dr.Denny Mangala.M.Si, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir.Wenny Talumewo, Kadis Perikanan dan Kelautan Lendy Aruperes, Kabag Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Maya Kainde,SH.MAP, Kepala Bagian Umum Lona Wattie, S.STP, Camat Langowan Barat Ir. Sisca Maseo. (Baim)




Lobi Gubernur Olly, PJU-TS Bakal Terangi 300 Titik Di Sulut

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Atas upaya dan lobi Gubernur Olly Dondokambey ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), 300 titik di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bakal mendapatkan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum-Tenaga Surya (PJU-TS).

Adapun 300 titik untuk PJU-TS tersebut akan diaplikasikan di daerah perkotaan hingga kabupaten yang mencakup kawasan jalan utama, kawasan perumahan, kawasan industri, serta fasilitas umum lainnya.

Dimana PJU-TS dimaksud merupakan salah satu inovasi yang diwujudkan sebagai pengganti PJU listrik sebagai sumber penerangan.

Demikian hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas ESDM Daerah Sulut, Fransiskus Maindoka, Selasa (18/8/2020) di Kantor ESDM Daerah Sulut. (mld70/*)