Pemkab Minahasa Diminta Menunda Aktivitas Perkebunan Rombek

Minahasa, detiKawanua.com – Adanya keputusan pemerintah tetap terkait pengelolaan perkebunan dan pertanian di Perkebunan Rombe Marawas. Warga masyarakat Kelurahan Marawaspun Sepakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk menunda seluruh aktivitas, apapun jenisnya di Perkebunan.

Tokoh Pemuda Marawas Brigita Tumiir meminta pemerintah selayaknya menyelesaikan segala bentuk permasalahan. Sehingga hal-hal yang berpotensi membuat kericuhan di Perkebunan Marawas. Lebih lagi jatuhnya korban susulan bisa terhindari.

“Pemerintah jangan cepat mengambil keputusan, mencabut larangan beraktivitas di perkebunan Rombe Marawas. Sebelum adanya kesepakatan bersama, antar masyarakat dan seluruh pihak yang terkait di lahan perkebunan tersebut,” seru Tumiir baru baru ini.

“Sekali lagi, atas nama tokoh pemuda yang ada di Kelurahan Marawas. Meminta kepada pemerintah, untuk mengkaji dan memfasilitasi untuk pelaksanaan musyawarah seluruh pihak terkait. Agar, jalannya aktivitas di Perkebunan Marawas, bisa kembali dibuka seperti biasa,” tukasnya lagi.

Lanjut Tumiir, sesuai hasil pertemuan di Benteng Moraya. Keinginan masyarakat agar penyelesaian sengketa diutamakan, setelahnya baru bisa di buka untuk aktivitas perkebunan dan pertanian,” ujar Tumiir, yang juga diamini sejumlah Tokoh Pemuda Kelurahan Marawas

Hal senada juga disampaikan Carolin Mingkit Warga Marawas, yang meminta agar pemerintah jangan dulu mencabut larangan beraktivitas di lokasi tersebut sebelum ada keputusan final dari pemerintah.

“Saya meminta pemerintah, jangan mengambil keputusan yang tergesa-gesa. Semua pihak harus dilibatkan untuk kesepakatan bersama,” ucap Carolin, sembari berharap masyarakat supaya tenang dan jangan terpacing untuk melakukan hal anarkis dalam persoalan ini.

Tak beralasan memang, diketahui belakangan di area yang disengketakan ada beberapa warga dari kelurahan sekitar. Mulai mencoba masuk di area perkebunan tersebut. Sontak, menuai keberatan warga, yang menganggap masalah di sana belum selesai.

“Kami saja masyarakat, yang punya hak mengelola di lokasi tersebut, masih enggan beraktivitas lebih di Perkebunan Rombe Marawas. Tapi yang disesalkan, ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mencoba menggarap diam-diam. Pemerintah jangan kase biar kwa tu bagitu, jangan sampe ada masalah lagi kong mo ada korban laeng lagi,” timpal Made Tumiir Warga Marawas.

Terpisah, ketika dikonfirmasi, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala menyebut, seluruh keinginan dan aspirasi Masyarakat Marawas akan menjadi masukan, guna pembahasan menuju solusi bersama.

“Karena itu, perlu ditegaskan di sini, selaku representasi pemerintah. Saya meminta kepada seluruh pihak, untuk menghentikan sementara semua aktivitas di Perkebunan Rombe Marawas. Sampai tercapainya kesepakatan bersama,” kata Mangala.

Untuk diketahui, sengketa dan masalah di area Perkebunan Rombe Marawas, tak kunjung mencapai titik terang dalam arti masih berproses di Pemkab Minahasa. (Baim)




Percantik Kota Tondano PemKab Minahasa Tanam Pohon Tabebuya

Minahasa, detiKawanua.com – Guna mempercantik ibukota Kabupaten Minahasa, Pemkab Minahasa mulai menanam pohon Tabebuya, sejenis pohon SAKURA di Jepang di dalam Kota Tondano.

Gerakan menanam pohon Tabebuya ini diawali dengan Apel Kerja Pemkab Minahasa yang dipimpin Bupati Minahasa Royke Octavianus Roring melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Wenny Talumewo MSi bertempat di Halaman Kantor Bupati, Sabtu (22/08).

Dalam arahan Bupati Minahasa yang dibacakan Talumewo mengapresiasi kehadiran ASN dan THL lingkup Pemkab Minahasa.

Ia mengatakan bahwa pohon Tabebuya merupakan sejenis pohon SAKURA di Jepang yang sudah dibudidayakan beberapa kabupaten/kota.

“Pemkab Minahasa bekerjasama dengan Minahasa Kinatouanku membudidayakan tanaman Tabebuya dengan menanamnya di Kota Tondano. Pohon Tabebuya mempunyai ketahanan hidup yang sangat tinggi dan mampu beradaptasi dalam rentang kondisi yang cukup luas,” terang Talumewo.

Selain memperindah penataan Kota Tondano, pohon ini juga mampu membersihkan udara dari polusi yang berbahaya.

“Mari kita bersama-sama mendukung program penanaman pohon Tabebuya ini, agar Kota Tondano terlihat lebih indah,” ajaknya.

Usai Apel Kerja dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh seluruh peserta apel di beberapa titik lokasi yang sudah dibagikan.

Hadir saat apel kerja, jajaran Pemkab Minahasa diantaranya Bagian Umum Setdakab Minahasa, Kecamatan se-Tondano Raya, Polisi Pamong Praja dan Damkar. (Baim)




Dimasa Pandemi, Pemprov Sulut Dipimpin OD-SK Terus Fokus Membangun Sulut

(foto:ist)

Manado, detiKawanua.com -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw (ODSK), pada masa pandemi ini tetap fokus dalam menggenjot sarana dan prasarana infrastruktur di Bumi Nyiur Melambai.

Disadari bahwa ketika Covid-19 datang, ada sejumlah program kegiatan yang tersendat tidak berjalan sesuai agenda program kerja yang ditetapkan. Akan tetapi bukan berarti terhenti dan tidak berjalan sebagaimana adanya.

 

 

Hal itu terlihat dari sejumlah program pembangunan infrastruktur di daerah seperti; ruas jalan provinsi JKP1 sepanjang 926,737 km sesuai dengan SK Gubernur Nomor 135 Tahun 2018, telah mencapai kemantapan sebesar 79% pada akhir tahun 2019, dan ditargetkan mencapai 89% kemantapan jalan pada akhir tahun 2020, sesuai dengan target RPJMD.

Begitu juga dengan ruas jalan Bandara – Likupang yang ditetapkan dengan SK Gubernur Nomor 74 Tahun 2018 dan direvisi dengan SK Nomor 150 Tahun 2020 tentang Penetapan Lokasi Jalan Bandara Likupang.

Ini merupakan upaya pemerintah untuk memperpendek jarak dan mempersingkat waktu tempuh dari Kota Manado ke KSPN KEK Pariwisata Likupang dengan lebar 2 x 7 meter, 4 lajur, 2 jalur, yang saat ini masih dalam penanganan Pembebasan Lahan, Perencanaan dan Pelaksanaan Fisik, yang ditargetkan dan rencana bisa dioperasikan pada tahun 2021.

 

Juga ada Jalan Lingkar Marinsow-Pulisan-Pante Pal, yang merupakan jalan lingkar KEK Likupang, yang sudah selesai perencanaannya dan saat ini sedang dalam proses pelaksanaan fisik bekerja sama dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Utara, yang ditargetkan terkoneksi dan bisa digunakan pada tahun 2021.

Pemprov Sulut bekerja sama dengan BPJN Sulawesi Utara sedang dalam persiapan pembangunan Manado Outer Ring Road III, pembebasan lahannya hampir rampung, ditargetkan tahun 2021 mulai pelaksanaan fisik.

Begitu pula, ada Pembangunan Jalan Akses Pariwisata Bukit Tetempangan yang sementara dilaksanakan, ditargetkan akhir tahun 2020 jalan ini bisa terkoneksi dengan Bukit Tetempangan.
Pemprov juga mengkhususkan
Penanganan Eceng Gondok.

Setelah sekian puluh tahun perkembangan tanaman Eceng Gondok menjadi mimpi buruk yang tak kunjung selesai bagi warga Minahasa terutama pemanfaatan potensi Danau Tondano.

Gubernur Olly Dondokambey mengatakan, prosesnya sudah dimulai dan titik terangnya sudah kelihatan.

“Yang dimulai dari proses pendangkalan Danau Tondano, menurunnya debit air Danau Tondano, terancamnya perikanan darat yang menggunakan Danau Tondano sebagai tempat usaha, sampai pada ancaman terhadap potensi wisata Danau Tondano, kini mulai kelihatan titik terangnya,” terangnya.

“Penanganan eceng gondok mulai dilakukan secara mekanik oleh Pemprov Sulut, melalui Tim PUPR Daerah Provinsi. dengan menggunakan mesin penghancur,” tambahnya.

Khusus pembangunan jalan Kolongan Kuwil Sawangan sepanjang 10 km merupakan jalan pintas dari jalan Nasional Manado-Bitung ke Jalan Provinsi Tondano-Kembes Manado, sebagai jalan alternatif yang sangat dibutuhkan untuk jalur angkutan hasil-hasil pertanian, jasa perdagangan dan lain-lain yang memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam pergerakkan roda perekonomian.

Di dalam ruas ini juga ada pembangunan beberapa buah jembatan permanen sesuai dengan standar Bina Marga tahun 2018.

Pembangunan jembatan dan pembangunan kembali beberapa jembatan yang sudah tidak layak bahkan membahayakan pengguna jalan, berlokasi di beberapa ruas jalan provinsi, dari ruas jalan Togid-Kokapoy-Kakenturan (Kabupaten Bolmong Timur), ruas jalan Pinogaluman–Dumoga (Kabupaten Bolmong), ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng (Kabupaten Kep. Sangihe), ruas jalan Lirung-Kalongan-Balang (Kabupaten Kepulauan Talaud), ruas jalan SH Sarundajang (Kota Bitung), ruas jalan Tondano-Remboken-Kakas (Kabupaten Minahasa), ruas jalan Remboken Kawangkoan (Kabupaten Minahasa), ruas jalan Pontodon-Insil-Palelon (Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolmong, Kabupaten Minsel), ruas jalan Ratahan-Amurang (Kabupaten Mitra, Kabupaten Minsel), ruas jalan Pontak-Kalaid-Lobu (Kabupaten Mitra, Kabupaten Minsel), dan ruas jalan lainnya.

Demikian juga untuk pembangunan bangunan irigasi dan bangunan pelengkap lainnya, serta pemeliharaan jalan inspeksi dan saluran di Sembilan Daerah Irigasi yang tersebar di kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Menurut Kadis PUPR Sulut Adolf Tamengkel beberapa proyek prestisius segera akan digenjot.

“Sementara dalam tahap review Basic Design oleh BPJN Sulut, yaitu Jembatan Bitung Lembeh, dengan anggaran ± 1 triliun rupiah. Sudah selesai perencanaan Jalan Fly Over Boulevard II, yang akan menghubungkan jalan Ring Road II dengan Jalan Boulevard,” tandas Kadis Tamengkel.

“Begitu pula dengan rencana pembangunan jalan tol Aermadidi-Amurang yang terus diupayakan Pemprov Sulut dengan Pemerintah Pusat,” jelasnya lagi.

Dan yang paling membanggakan ketika Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang menjadi salah satu dari lima KSPN Super Prioritas Nasional, yang sementara digenjot dan dikeroyok pengembangannya oleh beberapa stakeholder, dimunculkan dalam Pidato kenegaraan dengan lima daerah lainnya, di dalamnya ada Sulut.

Presiden Joko Widodo berucap dalam Pidato Presiden RI tentang penyampaian RUU APBN tahun 2021, “Pembangunan pariwisata tahun 2021 dianggarkan sekitar 14,4 triliun yang diarahkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di sekitar pariwisata di lima pengembangan pariwisata salah satunya pengembangan pariwisata destinasi di kawasan Likupang Sulawesi Utara”.

Tentu yang mendengar terkesima apalagi masyarakat Bumi Nyiur Melambai, pasti bangga dan mempertanyakan apa yang menjadi kiat Gubernur Sulawesi Utara sehingga KEK Likupang diperbincangkan dan masuk dalam APBN 2021.

Gubernur Olly dengan kerendahan mengatakan, “Ini adalah kerja keras dan kerja cerdas kita semua, yang selalu mau bekerjasama. Karena tanpa dukungan tokoh masyarakat/pemuka agama, akademisi, stockholder/pelaku usaha, Pers dan pemerintah setempat, Desa dan kecamatan, terlebih khusus masyarakat di sekitar lokasi, pasti tidak akan berlangsung secepat ini”.

Dasar inilah sehingga memacu Pemprov, Gubernur Olly Dondokambey selalu dan selalu mengkomunikasikan setiap perkembangan kepada pemerintah pusat, bahkan tak segan menyampaikan langsung kepada Presiden RI.

Sehingga dengan demikian menjadi perhatian khusus Joko Widodo, bahkan sudah beberapa kali meninjau dan mengecek langsung lokasi yang ada sampai dimana kesiapan pembangunan KEK ini.

“Saya bersyukur dan bangga mempunyai masyarakat Sulut yang peduli dan mau bekerjasama, bahu membahu, khususnya dalam membangun sarana prasarana infrastruktur, di Sulut pada umumnya dan di area likupang khususnya. Dan semuanya ini tentu seutuhnya untuk kehidupan kesejahteraan masyarakat sulut,” ungkapnya.

Terkait infrastuktur, banyak yang sudah dilaksanakan dengan target perencanaan yang terukur dan sesuai agenda program kerja yang semuanya akan dituntaskan pada tahun 2021.

“Ini semua dilakukan untuk masyarakat Sulut, karena ketika pembangunan jalan dibuat untuk memperpendek jarak dan mempersingkat waktu tempuh, juga target untuk terkoneksi, ada jalan alternatif, jembatan-jembatan penghubung, termasuk memulihkan eceng gondok di danau tondano dengan mesin penghancur ponton pengangkut dan long arm untuk menjangkau akar eceng gondok sampai pada kedalaman danau.

Maka di sanalah pergerakan roda perekonomian akan berjalan lancar, dan ujung-ujungnya semuanya demi kesejahteraan masyarakat Sulut,” pungkas Gubernur Olly. (Rls/*)




Genjot Sektor Pertanian, Bupati ROR Ajak Masyarakat Menanam

Minahasa, detiKawanua.com – Menghadapi dampak pandemi Covid-19 sekaligus menjaga ketersediaan pangan, Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring, MSi (ROR) mengajak masyarakat untuk memaksimalkan potensi pertanian dan perkebunan yang ada di Kabupaten Minahasa.

Hal itu disampiakan Bupati Royke O Roring saat meninjau perkebunan rakyat dan jalan pertanian di wilayah Sonder dan Kawangkoan Utara, Jumat (21/08).

Bupati ROR didampingi Kadis PU Teddy Lumintang, Camat Kawangkoan Utara Fabian, Camat Sonder Denny Mangundap dan beberapa hukum tua menerobos Wawona, Lengkoan, Kasuratan sampai ke perkebunan Leilem.

“Luar biasa potensi pertanian dan perkebunan yang ada di Minahasa,” ungkap ROR, disela-sela berbincang dengan petani yang ada di sekitar perkebunan.

Diketahui pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan dapat membantu ketahanan pangan masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, pembangunan sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Minahasa telah mencanangkan Gerakan Percepatan Olah Tanah, di Kompleks Perkebunan Tahawe, Desa Parepei, Kecamatan Remboken dan Desa Paslaten Kecamatan Kakas beberapa waktu lalu.

Bupati ROR mengungkapkan, Pemkab Minahasa menyediakan 65 hektar lahan yang siap tanam yang tersebar di beberapa desa guna membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat disektor pertanian dan perkebunan.

“Semoga Program Pergerakan percepatan oleh tanah dari Provinsi sulawesi utara yang bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Minahasa dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat Minahasa di tengah pandemi Covid 19,” pungkasnya. (Baim)




Hadiri Musyawarah di Minsel, Olly : Target 75 persen dan Sapu Bersih Untuk Pilkada Sulut

Minsel, detiKawanua.com – Sangat Spesial kegiatan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kabupaten Minahasa Selatan dalam Musyawara Anak Cabang ( MAC ) untuk menentukan pemimpin yang rindu berjuang untuk Rakyat kecil.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Stefanus Lumowa SE menyatakan bahwa sesuai target kemenangan Ketua DPD Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK) di Pilkada Sulut untuk Franky Donny Wongkar SH dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR) di Minsel mencapai 75 persen.

“Target 75 persen sudah melalui hitungan yang kami lakukan dengan matang. Setidaknya ada 3 unsur penting dalam perhitungan target kemenangan yang kami lakukan,” ungkapnya, saat ditemui sejumlah awak media kamis (20/8/2020) usai mengukuhkan pengurus DPC dan Ranting PDI-P se- Minsel.

“Yah Pilkada Sulut untuk 7 Kabupaten kota dan Sulut kita target sapu bersih apalagi Gubernur kita target 75 Persen dan Partai- partai lain sementara mengikuti langkah kita untuk bergabung dalam kemenangan rakyat,” ucap Olly.

Ketua DPC PDIP Minsel, Steven Lumowa menyatakan mulai dari sistim kerja pemenangan, orang yang bekerja dalam pemenangan, dan ketiga adalah komitmem dari orang-orang, baik pengurus maupun simpatisan partai dalam merebut kemenangan ODSK di Pilkada Sulut dan FDW-PYR di Pilkada Minsel.

“Dengan terbentuknya kepengurusan partai di semua tingkatan mulai dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC), 17 Pengurus Anak Cabang (PAC), 167 Pengurus Ranting yang tersebar di Kelurahan dan Desa serta Pengurus Anak Ranting yang tersebar di Minsel. Maka hitungan target ini, bukanlah sesuatu yang mustahil kita dapatkan,” tukas.

Dia juga menyampaikan, jumlah pengurus saja dari tingkatan Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan/Desa mencapai sekira ribuan orang. “Kalau berkomitmen bersama-sama, maka hitungan target yang kita siapkan akan mampu dipenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulut yang juga Calon Bupati dari PDI-P Franky Donny Wongkar SH (FDW), ketika mendampinggi Ketua DPD PDI-P Sulut Olly Dondokambey SE (OD) dan Wakil Ketua DPD PDI-P Sulut Steven Kandouw (SK) menyatakan bahwa, saat ini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minsel telah menyelesaikan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Kabupaten Minsel atau pembentukan PAC periode 2019-2024.

“Pengurus PAC dan ranting sudah di bentuk, saatnya kita solid bekerja,” tandasnya. (Vandytrisno/dv)




Peresmian Gedung DPC PDIP Minsel, Olly: Inilah Rumah Perjuangan Rakyat

 

Minsel, detiKawanua.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, menghadiri sekaligus Meresmikan Gedung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)

Didasari dengan Ibadah Syukur sekaligus Pentabisan Gedung DPC PDIP yang diselesaikan dengan Swadaya para Pimpinan dan Kader PDIP Kabupaten Minsel.

Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Olga Pangkey STh dengan dasar Firman Tuhan, Mazmur 67 “Nyanyian syukur karena semua berkat Allah”, diaplikasikan sebagai respon pengakuan iman dari umat Tuhan sebagai rasa trima kasih kita karena semua berkat Allah diakui dengan kemurahan Tuhan sehingga Kantor DPC PDIP Minsel boleh selesai dengan baik.

Ketua DPD PDIP Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dalam sambutannya mengatakan sarana dan prasarana ini penting sebagai Gedung yang Representatif bagi Kepengurusan DPC Minsel juga dapat menjadi Rumah Perjuangan Rakyat kedepan.

“Memang saya lihat ini belum selesai tapi apresiasi bagi pengurus DPC PDIP Minsel yang dengan Daya upaya mengadakan dan membangun Kantor DPC PDIP Minsel dan ini harus dijadikan Rumah Perjuangan Rakyat Kabupaten Minsel,” imbuh Olly.

Lanjutnya Harus dilanjutkan pembangunan ini dengan Gotong Royong baik Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Minsel baik halaman dan Pagar Kantor ini.

“Hal ini saya perlu apresiasi untuk Rumah perjuangan rakyat , maka dengan memanjatkan pujian syukur kepada Tuhan saya resmikan Gedung Kantor DPC PDIP Minsel , Atas nama dewan pimpinan Pusat dan Daerah mengucapkan selamat dan sukses selalu Amin,” papar Olly.

Hadir dalam Peresmian dan Pentabisan Gedung Kantor DPC PDIP Minsel yang juga akan menjadi Rumah Perjuangan Rakyat yaitu Wakil Ketua DPD PDIP Sulut Drs. Steven Kandow, Sekretaris DPD, Franky Donny Wongkar SH, Anggota DPRD Sulut Sandra Rondonuwu , Ketua DPC PDIP Minsel Steven Lumowa dan Para Anggota DPRD Minsel dan Pengurus DPC Minsel lainnya dan kader menyaksikan acara tersebut.
(Vandytrisno)




Dipimpin OD, Musrancab PDI Perjuangan Minsel-Bitung Solid Bersatu Hadapi Pilkada 2020

(foto:ist)

Minsel-Bitung, detiKawanua.com -Dipimpin langsung Ketua DPD PDI-Perjuangan Sulut Olly Dondokambey SE dilakukan dua agenda kegiatan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Kamis (20/08/2020).

Adalah melakukan peresmian Kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Minsel serta membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC setempat.

Menariknya pada kesempatan tersebut Ketua Olly yang didampingi Ketua Bapilu Drs Steven Kandouw yang merupakan duet yang diusung DPP sebagai Cagub-Cawagub di Pilgub Sulut 2020 dan Sekretaris Franky Wongkar SH juga Cabup di Pilbup Minsel, mengusung target menang di  kabupaten yang merupakan markas Christiany Eugenia Paruntu (CEP) tersebut.

Pada kesempatan ini Ketua Olly menegaskan untuk mewujudkan target menang konsolidasi yang sudah dilakukan merupakan modal besar.

“Dengan konsolidasi ini kita sudah siap menghadapi Pilkada, untuk menjalankan mesin partai harus solid dan loyal pada putusan partai,” tandas Ketua Olly.

Ketua Bapilu Steven Kandouw memberi arahan bagi kader yang hadir. Kandouw menginstruksikan untuk memenangkan paslon Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR).

“Kalau masyarakat ingin ada perubahan, maka mau tidak mau FDW-PYR harus dimenangkan. Mari kita dan semua kader mengawal kemenangan ini. Saya tahu semua PAC, ranting dan anak ranting memiliki kader-kader yang berkualitas. Jadi tetap kita solid dan rapatkan barisan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Minsel Stevanus Lumowa mengatakan, agenda musyawarah anak cabang se-Minsel telah terlaksana dengan baik dan sukses.

“Peserta yang hadir dalam musyawarah tersebut adalah pengurus di 17 PAC se-Kabupaten Minsel dan juga pengurus ranting. Kita pastikan konsolidasi partai telah dilakukan sampai ke tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan. Juga sudah menyasar sampai ke jaga dan lingkungan. Kita pastikan 9 Desember mendatang, FDW-PYR bakal dimenangkan dan itu akan terjadi karena solidnya semua kader,” kuncinya.

Adapun CEP yang masih menjabat Bupati Minsel adalah Ketua Partai Golkar Sulut yang disebut-sebut akan maju bertarung di Pilgub Sulut.

Pun adik CEP, yaitu Michaela Elsiana Paruntu (MEP), diusung partai berlambang Pohon Beringin itu sebagai Cabup di Pilbup Minsel.

MUSYANCAB Dan KONSOLIDASI PDIP SULUT BERLANJUT KE BITUNG BERSAMA OLLY STEVEN

Pada Jumat (21/08/2020) ini, dipimpin langsung Ketua DPD PDI-Perjuangan Sulut Olly Dondokambey SE bersama Ketua Bapilu Drs Steven OE Kandouw membuka pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se-Kota Bitung yang berlansung di Keluarga Mantiri-Tangkudung, Kelurahan Manembo-nembo Bawah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.

Pada kesempatan ini Ketua Olly mengobarkan target menang Banteng Moncong Putih di Kota Bitung, yang saat ini justru dipimpin Walikota Max Lomban, Ketua DPD Nasdem Sulut serta Cawali di Pilwako 2020 ini.

Olly mengatakan bahwa Musancab sangat penting dilaksanakan dalam rangka untuk mengisi dan melakukan penyegaran kembali struktur partai di tingkat Kecamatan.

“Untuk seluruh Pengurus Partai PDI Perjuangan, kedepan harus memiliki semangat juang tinggi bagi partai, harus memiliki loyalitas terhadap partai serta punya semangat tinggi untuk membesarkan partai di Kota Bitung,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Olly juga menyampaikan bahwa dirinya berharap seluruh pengurus partai tetap solid dan tetap bekerja untuk partai.

“Saya yakin ketika kalian memiliki semangat juang yang tinggi, Pilkada 2020 nanti kita pasti menjadi partai pemenang dan khusus di Kota Bitung kita wajib memenangkan pasangan Maurits Mantiri dan Hengky Honandar,” tandasnya lagi.

Hal yang sama juga di sampaikan Maurits Mantiri dalam sambutan mengatakan bahwa dirinya juga memiliki harapan yang sama, dimana seluruh pengurus partai harus semakin solid dan tetap disiplin.

“Disiplin merupakan modal utama dalam menghadapi tantangan kedepan di Pilkada serentak 2020 nanti. Untuk itu seluruh pengurus partai harus melakukan sesuatu yang baik untuk mendapatkan simpati dari masyarakat agar PDI Perjuangan bisa memperoleh peningkatan suara dari periode sebelumnya. Tetap solid untuk menang”. Kata Mantiri.

Dalam Musancab juga dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji kepada 8 Ketua dan anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ada di delapan kecamatan se-Kota Bitung.

Di ketahui kegiatan tersebut ikut hadir Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Maurits Mantiri, Pengurus Ranting, Anak Cabang, Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Bitung Fraksi PDI Perjuangan serta Anggota DPRD Provinsi Sulut, Hengky Honandar dan Fabian Kaloh. (mld70/*)




Support Pemprov Sulut Di Perkebunan Kelapa, Gubernur Olly Serahkan Bantuan Ini Di Minsel

(foto:ist)

Minsel, detiKawanua.com – Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi semua pihak yang menyatakan tekad untuk bersama-sama dalam pengembangan tanaman kelapa di daerah Sulut. Adapun support gubernur itu disampaikan saat menghadiri acara penyerahan bantuan sarana produksi, penanaman kelapa serta pengukuhan korporasi petani pengolah kelapa dan pemasar kelapa di Desa Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (19/08/2020).

Penyerahan bantuan dan penanaman kelapa merupakan upaya Pemprov Sulut mengembangkan tanaman perkebunan kelapa, dan korporasi petani pengolah dan pemasar kelapa yang turut dikukuhkan adalah upaya untuk memangkas mata rantai perdagangan komoditas itu sehingga petani bisa mendapat harga yang lebih baik.

Adapun bantuan sarana produksi yang diserahkan Pemprov melalui Dinas Perkebunan Daerah Sulut kepada kelompok tani di Minsel yaitu bibit Kelapa Genjah Pandan Wangi 600 cikal, bibit kelapa genjah 2000 cikal, bibit kelapa dalam 72.000 cikal, bibit pala 36.000 batang, bibit cengkeh 9.750 batang, pupuk NPK 18.600 kg, pupuk organik 54.750 kg, knapsack 240 unit, herbisida 503 liter, pestisida (APH) 150 liter, mesin potong rumput 30 buah, rumah pengering kelapa 1 unit dan pengolahan minyak kelapa 2 unit.

Diketahui, khusus di sektor pengembangan tanaman tahunan, utamanya kelapa, Pemprov Sulut menerapkan program peningkatan berkelanjutan, seperti : peremajaan kelapa serta pemberdayaan dan penguatan kelembagaan petani kelapa, melalui pelatihan strategi pengembangan kelembagaan petani kelapa, pelatihan manajemen kemitraan budidaya, pelatihan kepemimpinan dan komunikasi, pelatihan administrasi pembukuan dan program tabungan, pelatihan pengembangan ekonomi rumah tangga, pelatihan penumbuhan kebersamaan petani kelapa, fasilitasi pembentukan lembaga ekonomi masyarakat petani kelapa, dan fasilitasi pengembangan kelembagaan petani kelapa.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Wakil Bupati Minsel Franky Wongkar, Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut, Refly Ngantung beserta sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Sulut. (mld70/*)




Akhirnya PBB Siap Menangkan Joune Kevin Di Pilkada Minut

(foto:ist)

Minut, detiKawanua.com – Komitmen Partai Bulan Bintang (PBB) untuk mendukung Pasangan Calon (Paslon) Joune Ganda dan Kevin William Lotulung (JG-KWL) untuk Pilkada Minut tahun 2020 berjalan panjang dan dramatis.

Betapa tidak, sebelumnya pada tanggal 25 April 2020 lalu oleh Ketua DPC PBB Minut, Harry Ashar kepada wartawan dengan tegas menuturkan bahwa, DPD PBB Minut dan secara pribadi telah menjatuhkan pilihan politik untuk mendukung JG-KWL pada Pilkada Minut 2020.

“Secara de facto sikap DPP PBB telah bulat akan mendukung paslon JG-KWL untuk Pilkada Minut mendatang, namun secara de jure akan dikuatkan dengan Surat Keputusan pihak DPP PBB,” ujar Harry via Handphone.

Menurutnya, keputusan DPP PBB menjatuhkan dukungan kepada pasangan JG-KWL itu atas rekomendasi dirinya (Harry) bersama pengurus DPC PBB Minut yang sangat mengetahui persis sepak terjang dan kemampuan kedua calon pemimpin. “Atas nama pengurus DPC Minut saya mengapresiasi keputusan DPP PBB untuk mendukung JG-KWL pada Pilbup Minut pada Desember mendatang,” katanya.

Dia pun menjelaskan, dalam menentukan pilihan kepada paslon JG-KWL ada tiga parameter penting, yakni yang pertama adalah kemampuan intelektual kedua pemimpin yang sangat mampu berkompetisi dengan pasangan yang bakal maju pada Pilbup Minut. Yang kedua, kemampuan manajerial, dimana kedua tokoh muda ini adalah pengusaha sukses, khususnya Joune Ganda yang telah berhasil membesarkan group bisnisnya. Yang ketiga adalah kondisi moralitas pasangan calon yang sangat jelas terlihat antara lain berjiwa sosial, dapat berkomunikasi dengan baik kepada semua golongan serta keduanya dinilai berjiwa nasionalis yang dipastikan dapat menyatukan semua perbedaan agama, suku dan strata sosial yang saat ini terlihat ada kesenjangan. “Ini tiga prasyarat utama yang dibutuhkan oleh tiga calon pemimpin Minut mendatang, dan saya menilai ketiga prasyarat itu ada dalam diri Pak Joune Ganda dan Kevin Lotulung,” ungkapnya.

Ditambahkannya pula disamping tiga prasayarat di atas, indikator lain memutuskan mendukung penuh JG-KWL, antara keduanya didukung penuh partai besar PDI Perjuangan, keduanya putra daerah, keduanya tokoh muda yang diharapkan membawa perubahan dan mengubah kebiasaan lama di Minut serta yang terpenting keduanya adalah kader dan pekerja partai yang mapan dalam ekonomi dan smart serta santun dalam berpolitik. “Saya tidak bermaksud berlebihan, sosok JG-KWL adalah paslon Bupati dan Wakil Bupati yang paling layak, paling siap dan paling diidamkan oleh masyarakat Minut yang merindukan perubahan,” ujarnya.

Untuk itu lanjutnya, sambil menunggu SK DPP PBB sebagai landasan yuridis dukungan kepada JG-KWL, selain telah melakukan konsolidasi di tingkat ranting PBB se-Kabupaten Minut, dia telah dan terus membangun komunikasi dengan komponen tokoh dan komunitas umat Muslim di Minut untuk menyatukan persepsi terkait sikap politik pada Pilkada Minut mendatang. “Selain internal partai, saat ini telah beberapa komunitas umat Muslim yang sama-sama persepsi dan menyatakan akan mendukung sikap politik DPC PBB yang akan mendukung dan memenangkan paslon JG-KWL sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada ajang pilkada Minut mendatang,” ungkap Harry.

Ketika ditanyakan optimismenya terkait peluang JG-KWL untuk menang pada Pilkada Minut mendatang, secara spontan Harry menuturkan, tanpa mendiskreditkan pasangan lain, dia sangat yakin Paslon JG-KWL pasti akan menang maksimal. “Saya pribadi dan selaku ketua partai memilih paslon JG-KWL bukan asal pilih tapi melalui pertimbangan real di lapangan, dan perlu dicatat saya memilih mendukung kader terbaik PDI-Perjuangan karena yakin keduanya akan menang,” tandas Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Minahasa Utara ini.

Namun dalam perjalanan, komitmen serta sikap satria ketua DPC PBB Minut itu mulai goyah. Ihal itu dibuktikan dengan ‘hijrahnya’ dukungan dari JG-KWL ke Paslon SGR-PDM yang dibuktikan dengan deklarasi sepihak DPC PBB Minut dalam satu konferensi pers.

Fakta pindahnya dukungan ketua DPC PBB yang ‘konon’ atas restu DPP PBB itu sempat membuat publik bertanya-tanya dan berspekulasi terkait ada apa di balik semua ini.

Namun ternyata fakta berbicara lain. Fenomena ‘kedekatan sesaat’ Ketua DPC PBB dengan Paslon SGR-PDM hanya seumur jagung. Ironisnya, langkah politik yang diawali dengan dramatis itu, berakhir juga dengan dramatis dan mengejutkan publik.

Pada awal Agustus 2020, pengurus DPP PBB yang turut dihadiri oleh Ketua DPW PBB Sulut Burhanuddin menggelar konferensi pers yang salah satu point penting adalah pihak DPP PBB membatalkan surat dukungan kepada SGR-PDM dengan SK Nomor: SK.PP-078/Pilkada 2020 yang ditandatangani langsung oleh Ketum PBB Prof Dr Yusril Ihza Mahendra dan Sekjen Afriansyah Noor. “Pada prinsipnya, pembatalan dukungan salah satu calon pada Pilkada itu adalah hal biasa, termasuk pembatalan dukungan kepada paslon SGR-PDM,” kata Ketua Bidang Hukum dan Politik sekaligus Ketua Tim Penjaringan Pilkada 2020, Senin 10 Agustus 2020 lalu.

Menurut Firmansyah, saat itu, meski adanya desas desus Ketua DPC Minut tidak menerima SK pembatalan itu, namun pada prinsipnya keputusan pembatalan oleh DPP PBB ini telah melalui kajian mendalam termasuk faktor untung dan rugi serta potensi menang calon yang akan diusung pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. “Yang pasti DPC PBB Minut itu perpanjangan kami di daerah. Saya secara pribadi tidak ingin berpolemik dengan Azhar yang saat ini selaku Ketua DPC PBB Minut. Namun saya hanya berpesan agar Azhar selaku Ketua DPC wajib melaksanakan putusan DPP terkait pencabutan dukungan kepada SGR-PDM,” tandasnya sambil menegaskan, akan ada sanksi tegas jika Ketua DPC PBB Minut tidak melaksanakan keputusan DPP yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekjen.

Atas keputusan meng-cancel dukungan PBB ke SGR-PDM lagi-lagi membuat publik di Minut terkejut, antara percaya dan tidak. Bahkan beredar info, Ketua DPC PBB Minut pada saat itu mengaku belum menerima SK resmi pembatalan dari DPP.

Namun drama singkat bak drama Korea ini akhirnya berakhir ‘sangat indah’ yang ditandai dengan terbitnya ‘Surat Sakti Pamungkas’ DPP PBB kepada Paslon JG-KWL yang awalnya ‘pernah sehidangan’ dengan DPC PBB Minut. SK persetujuan dukungan Nomor SK.PP/079/Pilkada/2020 yang juga ditandatangani oleh Ketum DPP PBB Prof Dr Yusril Izha Mahendra dan Sekjen Ir Afriansyah Noor MSi tertanggal 10 Agustus 2020.

Adapun ‘Surat Cinta Terakhir’ DPP PBB kepada JG-KWL sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Minut ini diserahkan oleh Ketua Umum diwakili oleh Sekjen Ir Afriansyah Noor MSi dan diterima langsung oleh Calon Bupati Joune Ganda, Rabu 19 Agustus 2020, di DPP PBB Jakarta. “Untuk urusan dukungan DPP PBB kepada JG-KWL telah selesai dan final dan mengikat, tunggu akan ada kejutan lainnya pada pekan ini,” ujar Joune berdiplomasi.

Dengan adanya SK persetujuan DPP PBB tersebut di atas, maka secara legistimasi politik DPC PBB kembali mendukung dan bersama JG-KWL akan memenangkan Pilkada Minut 9 Desember 2020 mendatang, di mana komitmen ini telah terbangun awalnya antara Ketua DPC PBB Minut Harry Azhar dengan Joune Ganda dalam satu pertemuan yang dalam suasana akrab dan kekeluargaan. (Rls/*)




Olly Dondokambey Fokus Galakan Infrastruktur Penunjang Destinasi Wisata di Modoinding

Minsel, detiKawanua.com – Setelah menanam kentang,dalam sambutannya Gubernur Sulut Olly Dondolambey menyampaikan kabar baik soal rencana Pemprov Sulut membangun jalan di kawasan Modoinding, sehingga memiliki nilai tambah sebagai destinasi wisata di Minsel.

“Nanti disini torang mo beking jalan hotmix, torang beking disini jalan lingkar ini. Bulan depan torang so mulai beking, supaya boleh jadi taman wisata,” katanya.

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan pada lokasi yang sama ini , Olly berkomitmen akan memberikan bantuan dana Pemprov Sulut untuk rumah ibadah.

“Minggu depan depe doi so dapa asal kase kamari depe surat-surat bilang pa pendeta,” tutup Olly.

Kegiatan gerakan tanam kentang turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Anggota DPRD Sulut Sandra Rondonuwu (Saron) Wakil Bupati Minsel Franky D. Wongkar dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut. Terlihat juga calon Wakil bupati Pdt Petra Yani Rembang MTh (Vandytrisno/wal**)