Ketua FKUB Sulut Pdt Rumopa: Jangan Ubah Demokrasi Jadi Demonstrasi

(foto:ist)

Minut, detiKawanua.com -Pelaksanaan Pembinaan Pelayan Khusus GMIM Program Sinode GMIM di GMIM Baitani Watudambo pada Sabtu (22/08/2020), menurut Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sulut Pdt Lucky Rumopa MTh, bahwa kegiatan internal GMIM di Minut yang merupakan pembekalan majelis program bidang APP termasuk bidang kerjasama tersebut, sebaiknya tidak dicampuri pihak-pihak luar.

“Pihak-pihak luar orang-orang jangan ikut menggoreng kegiatan-kegiatan Gerejawi, sebab menurut saya pertemuan yang dihadiri. orang-orang yang dikenal memberi diri untuk dicalonkan itu sah-sah saja karena mereka warga GMIM,” jelas Pdt Rumopa Senin (24/08/2020) malam.

“Jangan ubah demokrasi jadi demonstrasi,” tandasnya.

Lanjut Pdt Rumopa, soal adanya spanduk yang berada di depan atau dekat mimbar itu biasa karena ada acara khusus.

“Karena ada acara khusus itu biasa ada itu, dan protes karena ada wajah gambar calon sebaiknya tidak perlu dibesar-besarkan. Kenapa harus dibesar-besarkan begitu mendalam?” Ungkapnya.

“Karena menurut hemat saya kenapa juga kita harus panas dengan peristiwa itu, kenapa ada yang  bukan warga GMIM yang bagi-bagi uang dalam gereja, tidak ada yang seheboh-heboh, teriak-teriak seperti itu,” jelas Pendeta yang masih aktif melayani di Gereja GMIM Baitel Batusaiki Manado ini.

“Menurut saya masih batas wajar, karena itu masih kegiatan internal gereja yang menggunakan gedung gereja untuk melakukan pembakalan-pembekalan pada majelis-majelis gereja dan klan-klan khusus, kebetuialn juga orang yang memberi diri memberi sumbang adalah orang GMIM, menurut saya  masih tidak menjadi persolaan masih sah-sah saja dan wajar-wajar,” urai Pdt Rumopa lagi.

Terkait adanya uang transport, menurutnya lagi itu hal yang biasa.

“Karena gereja juga sering memberi uang transport atau uang pengganti transportasi. Dan itu biasa, ada juga dapat ada juga tidak, tidak jadi masalah, karena bukan kewajiban. Kalau kebetulan yang memberi adalah calon itu sah-sah saja, masih syukur dia masih peduli, kalau tidak peduli dinilai tidak peduli, yang mengherankan ada bukan warga GMIM yang bagi-bagi duit di gereja GMIM tidak ada yg dikomplain, itu yang menjadi titik soal,” tegas  Pdt Rumopa.

Pun juga ikut dipertanyakan soal adanya suara-suara terkait hubungan tertentu.

“Lalu ada yg menggoreng-menggoreng anak ini, anak itu, padahal anak bupati saja ikut Pilkada tidak  dibesar-besarkan,” tuturnya lagi.

Untuk itu Pdt Rumopa mengatakan bahwa semua biarlah jemaat GMIM yang menilai.

“Biarlah jemaat yang menilai mana yang terbaik yang akan memimpin Minahasa Utara yang lebih kuat dan sejahtera ke depan,” ungkapnya.

“Dan saya harus  memberikan catatan penting! Bahwa hal ini digoreng-goreng karena warga GMIM paling mayoritas, wajar kalau warga GMIM mendukung warga GMIM, dan itu tidak menjadi masalah,” tegasnya.

Pdt Rumopa sendiri mengimbau semua pihak untuk terus menjaga toleransi antar umat beragama, keamanan dan ketertiban.

“Agar khususnya pelaksanaan seluruh Pilkada di Sulut dapat berlangsung dengan baik dan sukses, dan umumnya untuk kemajuan daerah kita lebih baik ke depan,” pungkasnya. (Rls/*)




HUT ke – 68 Ibunda Jacko, Keluarga Besar Koloay Lengkey Sukacita Bersama

Minsel, detiKawanua.com – Syukuran Keluarga besar Koloay Lengkey dengan Ibadah bersama atas berkat Tuhan dengan ketambahan usia setahun bagi ibu Jeanne Lengkey yang ke – 68 Tahun istri dari Bapak Pemekaran Minsel Sinyo Albert Koloay yang juga salah satu tokoh yang menjadi penentu bagi otonomisasi dan Perkembangan Minsel.

Salah satu anak tercinta Jackyn Koloay SH (Jacko) menyatakan syukur suka cita karena mami tercinta boleh ketambahan usia dan ini luar biasa Tuhan bagi keluarga kami, orang tua papa dan mama terus berada dalam keadaan sehat kuat didalam Tuhan.

“Saya bersyukur sebagai anak karena ketambahan usia mami saya dan hadiah yang diberikan oleh papi yaitu mobil Alpart DB 1 KL, ini berkat Tuhan dan satu hal yang saya syukuri Keluarga Kakak beradik saudara bersaudara dalam Tuhan hadir di sini itu satu kebanggaan saya selaku anak,” ucap Jacko sapaan Srikandi Minsel Anggota Dewan Minsel.

Yang berhari Ulang Tahun ibu Jeanne Lengkey menyatakan Bangga bisa menginjak umur 68 Tahun ini adalah berkat Tuhan , kemurahan Tuhan buat dirinya dan bersyukur suami dan anak-anak berada dalam berkat Tuhan.

“Saya bangga sebagai ibu , satu hadiah saya yang tak bisa terhingga yaitu anak-anak dalam keadaan yang baik dan sehat dalam Tuhan bahkan berkat terindah semua keluarga saudara-bersaudara berkumpul bersama dalam syukur ini , trima kasih suamiku yang spesial memberikan mobil sebagai hadiah HUT-68 puji Tuhan, anak-anak juga terus memberikan suport. Tak mampu kata-kata ini berkata Terima kasih Tuhan,” ucap Ibu dari Tokoh pemekaran Minsel.

Dari pantauan media ini Acara makan dan Lantunan lagu terus dinyanyikan dengan suka cita keluarga, saudara, teman , dan sahabat ,handai toulan
(Vandytrisno)




80 Kapitalaung Sudah Diperiksa Proses Dugaan MarkUp Internet Desa TA 2019

Tahuna, detiKawanua.com – Meski sampai saat ini terkesan didiamkan, namun pengusutan tuntas dugaan korupsi pengadaan internet desa Tahun Anggaran 2019 di 101 Kampung Kabupaten Sangihe terus digulirkan. Kapolres Sangihe AKBP Budhi Tony Susetyo SIK ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa proses penyelidikan kasus tersebut terus dilakukan.

“Kasus tersebut sedang falam proses penyelidikan dan hingga saat ini langkah-langkah yang diambil mulai dari pengumpulan dokumem 101 APBDesa yang mengadakan internet, mengumpulkan dokumen pengadaan internet desa, melakukan interogasi kepada 80 kepala kampung/ Kapitalaung dan ketua MTK masing-masing desa,” ungkap Susetyo.

Lebih lanjut Kapolres yang terkenal humanis ini mengatakan untuk langkah selanjutnya, akan ada tindaklanjut.

“Mulai dari akan dilakukannya pemeriksaan dokumen dan direktur PT. Solusindo Computama selaku pihak yg mengadakan internet yang beralamat di Bandung, melakukan pemeriksaan Ahli LKPP di Jakarta terkait prosedur pengadaan barang di desa di Jakarta, melakukan pemeriksaan pihak Kementrian Desa di Jakarta, mencari perbandingan harga sesuai spesifikasi internet serta lakukan ekspos di BPKP perwakilan Sulut uuntuk menentukan adanya kerugian negara atau tidak,” imbuh Kapolres sambil berharap masyarakat Sangihe juga berperan aktif untuk penuntasan kasus ini.

Seperti diketahui, pengadaan internet desa di 101 Kampung di Sangihe Tahun Anggaran 2019 dengan bandrol sekira Rp 6.060 miliar diduga telah terjadi markup hingga kasus suap terhadap pejabat di lingkup Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah Sangihe hingga Kapitalaung untuk memuluskan pengadaan internet desa yang belakangan menjadi viral dengan nominal setiap unit internet desa di bandrol Rp 60 juta. (Js)




Air Gratis Tidak Terialisasi, Ini Penjelasan Direktur PDAM 

Tahuna, detiKawanua.com – Pihak PDAM Kabupaten Kepulauan Sangihe mengaku belum ada pembicaraan yang sudah ril antara pemerintah terkait usulan pemerintah daerah agar menggratiskan pembayaran rekening air PDAM selama lebih kurang tiga bulan, terkait pandemi Covid-19. Hal tersebut dikatakan Dirut PDAM Novi TTamp.

Dikatakannya, PDAM sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tentunya akan mengikuti kebijakan dari pemerintah daerah  Termasuk soal usulan agar PDAM menggratiskan rekening, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Yang pasti sampai saat ini kami belum ada pembicaraan yang bisa dikatakan sudah final antara pemerintah daerah dan PDAM dikarenakan ada satu lain hal,” ujarnya.

Diungkapnya lagi keputusan mengenai hal ini sepenuhnya ada di tangan pemerintah daerah. Karena menggratiskan rekening PDAM bagi masyarakat berpenghasilan rendah, bukan gratis. Namun yang sebenarnya adalah tagihan rekening masyarakat dibayar oleh pemkab, sebagai kompensasi atas wabah Covid-19 ini.

“Jadi pada intinya tergantung kemampuan anggaran pemerintah daerah, apakah mampu atau tidak untuk mengaver anggaran ini,” ujar Tampi

Lebih lanjut Tampi mengatakan, ini sama dengan kebijakan pemerintah pusat yang menggratiskan rekening listrik bagi sebagian masyarakat. Menurutnya, yang terjadi sebenarnya adalah tagihan rekening masyarakat untuk sementara ditanggung pemerintah, terkait wabah Covid-19 ini.

Menurut Tampi kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang terdampak Covid-19. Tampi mengaku sampai saat ini hal tersebut belum terealisasi. “Maka dari itu penagihan perbulan tetap dilaksanakan disetiap wilayah,” kunci Tampi. (Js)




Bupati Minahasa Resmikan GMAHK Jemaat Ranotongkor

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Dr. Ir Royke Octavian Roring, M.Si Menghadiri ibadah dalam rangka Pengorganisasian, Pentahbisan dan Peresmian Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Ranotongkor, Kecamatan Tombariri Timur dengan mengunakan protokol kesehatan covid 19. Minggu (23/08).

Acara tersebut sebelumnya diawali dengan pembukaan selubung papan nama dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Minahasa Dr. Ir Royke Octavian Roring, M.Si dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin Ketua GMAHK Daerah Konferensi Manado dan Provinsi Maluku Utara, Pdt. Ronald A. Rantung, M.Min.

Di awal sambutan, Bupati menyapaikan ucapan syukur kepada Tuhan atas kasih dan tuntunanya sehingga saat ini boleh beribadah bersama dengan Jemaat Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh Ranotongkor.

”Saat ini program BPJS ketenagakerjaan untuk pekerja keagamaan merupakan program sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE. Program ini juga meliputi perangkat desa dan pegawai honorer,” ungkap Bupati.

Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Minahasa telah menerbitkan Peraturan Bupati No 34 Tahun 2020 yang merupakan tindak lanjut dari inpres No 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

”Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, Pribadi serta Keluarga Roring – Lumanauw dan Wakil Bupati Dr. Robby Dondokambey, S.Si, Keluarga Dondokambey – Lengkong serta seluruh perangkat mengucapkan terima kasih kepada Jemaat Pioneer GMAHK Ranotongkor serta keluraga Mamanua – Wewengkang yang telah menjadi saluran berkat bagi kita semua,” tutup Bupati

Mendampingi Bupati dalam kegiatan ini, Asisten Bidang Administrasi Setdakab Minahasa, Dr. Vicky Tanor, S.Pi, M.Si dan Staf Khusus Bidang Komunikasi, Ir. Adi Palit, Kepala Dinas Sosial Drs Jhon Kapoh,M.Si. Kabag Prokopim Maya M Kainde, SH, MAP, Camat Tombariri Timur Herlyana Rori, SE. (Baim)




Bupati Roring Resmikan Gedung SD Katolik Sonder

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi, Minggu (23/08) meresmikan secara langsung Gedung SD Katolik di Persekolahan SD Katolik Desa Tounelet serta pemberkatan lahan Pekuburan Umat Katolik “Pax Aeterna” area perkebunan Lalek Desa Talikuran Kecamatan Sonder.

Pasa kesempatan tersebut, Bupati Royke Roring sekaligus menghadiri misa di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Sonder yang dirangkaikan dengan serah terima pelayanan Pater Gerardus Knaofmone OCD kepada Pater Agus Pera OCD.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Bupati Royke Roring menyampaikan atas nama Gubernur Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa dan seluruh rakyat Minahasa mengucap syukur kepada Tuhan yang maha esa oleh karena tuntunanya dapat menyaksikan berkat Tuhan lewat peresmian dan pemberkatan gedung laboratorium komputer, ruang kelas 5 dan kelas 6 dari salah satu sekolah yang juga sudah menjadi aset selama 125 tahun.

Tentunya aset tersebut sudah memberi kontribusi besar dalam perkembangan sumber daya manusia di Minahasa maupun di Sulawesi Utara.

“Untuk itu atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada gereja dan seluruh umat yang telah mengupayakan sehingga pendidikan dan pelaksanaan pembelajaran tetap berlangsung seturut dengan bimbingan Tuhan. Dan tentunya kedepan selalu diberkati dan menjadi berkat bagi kita warga Kabupaten Minahasa khusunya Kecamatan Sonder,” ungkap Roeing yang diikuti dengan pengguntingan pita.

Sesudah itu Bupati Minahasa mengikuti Misa di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Sonder yang dipimpin langsung oleh Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Usai misa Bupati Royke Roring mendapatkan berkat khusus dari Uskup Rolly Untu.

Bupati Royke Roring menyampaikan atas nama pemerintah dan seluruh warga Minahasa mengucapkan terima kasih kepada Pater Gerardus Knaofmone OCD yang telah melayani selama kurang lebih 3 tahun di Paroki Hati Kudus Yesus Sonder dan telah mensupport berbagai kegiatan yang ada di gereja maupun di pemerintah.

Selanjutnya diucapkan selamat datang kepada pastor yang baru Pater Agus Pera OCD kiranya dapat melaksanakan tugas pelayanan sesuai dengan tugas tanggung jawab pelayanan yang ada di Paroki Hati Kudus Yesus Sonder.

Bupati juga mengingatkan bagaimana kita menjalani tatananan hidup yang baru dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan, tidak berkerumunan, selalu memakai masker dan menjaga jarak, serta selalu mensosialisasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan COVID-19.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Uskup Manado Mgr Rolly Untu MSC dan Bupati Minahasa DR Ir Royke Octavian Roring MSi.

Turut hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara Kadis Perindag Drs Edwin Kindangen MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minahasa Ir Wenny Talumewo, MSi, Kadis Pendidikan Kabupaten Minahasa, Drs Riviva Maringka MSi, Staf khusus bidang komunikasi Ir Adi Palit, Kabag Prokopim Maya Kainde SH MAP, Kabag Umum Lona Wattie SSTP, Kabag Kesra Dra Meita Aguw, Camat Sonder Deny Mangundap, Kepala SD Katolik Syane Pua SAg. (Baim)




Usut Kematian Jurnalis Mamuju, AMSI Bentuk Tim Pencari Fakta

Jakarta, detiKawanua – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) membentuk tim pencari fakta atas kematian Demas Laira (28), seorang wartawan sulawesion.com Biro Mamuju, yang merupakan anggota AMSI Wilayah Sulawesi Utara.

Wens Manggut, Ketua Umum AMSI menyatakan pembentukan tim pencari fakta ini untuk menggali lebih jauh penyebab kematian Demas Laira.

Tim ini akan dipimpin oleh Anhar, Ketua AMSI Wilayah Sulawesi Barat bersama Agust Hari Ketua AMSI Sulawesi Utara, Erwin Bahar Ketua AMSI Sulawesi Selatan serta Supardi Bado Pemimpin Redaksi media sulawesion.com.

Tim ini dibackup anggota AMSI Sulawesi Barat dan juga organisasi dan individu lain yang mau bergabung dan disupervisi Upi Asmaradhana.

Tim pencari fakta ini akan mulai diterjunkan pada Minggu (23/08/20), dan akan langsung mengumpulkan dan memverifikasi informasi serta akan terus mencermati perkembangan penanganan kasus kematian Demas Laira.

“Tugas utama tim ini akan melakukan pencarian fakta secara langsung dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat,” kata Wens yang merupakan COO KapanLagi Youniverse.

Sebelumnya, Demas Laira (28) ditemukan meninggal dunia di Dusun Salubijau, Jalan Poros Mamuju-Palu, Provinsi Sulawesi Barat, pada Kamis (20/8/2020) dengan beberapa luka tusuk pada tubuhnya.

Kematian Demas Laira dinilai banyak kejanggalan, diduga bahwa kasus pembunuhan tersebut berkaitan dengan pemberitaan yang sebelumnya dibuat oleh Demas.

“Tim ini akan bekerja mulai Minggu, 23 Agustus, Mohon dukungan semua pihak. Kita akan berkoordinasi dengan semua pihak termasuk aparat kepolisian untuk mengungkap pembunuhan ini apa berkaitan dengan pemberitaan atau tidak,” kata Anhar Ketua Tim Pencari Fakta Pembunuhan Jurnalis Demas Laira.

Menurut Anhar, saat ini Pemred SulawesiOn, Suparadi Badio sedang menuju Mamuju Tengah, rumah korban. Selain mengumpulkan data-data awal juga memberikan dukungan kepada keluarga almarhum.

Tim ini juga terus mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas penyebab kematian Demas, memburu para pelaku serta mengungkap tuntas motif pembunuhan tersebut.

Selain pengumpulan fakta di lapangan, tim ini juga akan membuka posko aduan bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait korban.

Posko ini untuk menampung informasi. Posko terletak di kantor AMSI Wilayah Sulbar di jl. Soekarno-Hatta (cafe Almira) depan SMA 2 Mamuju, Sulbar. Atau dapat melalui whatsapp di no 085379453003 (Ketua AMSI Sulbar).(*)irz

****

Narahubung
Upi Asmaradhana
+62 811-460-791
Anhar
+6285379453003
Nurudin Lazuardi
+62 812-8002-990
Supardi Bado
085240535881




MTQ Punya Tujuan Mulia Dari Alqur’an, Dibuka Gubernur Olly Di IAIN

(foto:ist)

Manado, detiKawanua.com -Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII Tingkat Provinsi Sulut Tahun 2020 dengan tema “Dengan MTQ Provinsi Kita Wujudkan SDM yang Unggul, Profesional dan Qur’ani Untuk Mewujudkan Sulawesi Utara yang Lebih Hebat” oleh Gubernur Olly Dondokambey, pada Sabtu (22/8/2020) yang dilaksanakan di IAIN Manado, yang tetap berlangsung sesuai protokol kesehatan Covid19, ditandai dengan penabuhan rebana (alat musik kasidah)

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan MTQ tidak hanya dimaknai sebagai peneguhan Syiar Islam, namun selebihnya diharapkan menjadi barometer untuk mengukur kegiatan pembelajaran Al-Qur’an.

“MTQ adalah sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang juga dimana MTQ memiliki tujuan mulia agar seluruh umat Islam dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. MTQ juga merupakan media silaturahmi untuk menjalin dan memperkokoh persaudaraan, keakraban serta kekeluargaan umat di Sulawesi Utara,” terang Olly seraya mengajak masyarakat Sulut untuk tetap menjaga harmonisasi sosial dengan sesama dan antar umat beragama dalam bingkai ‘Torang Samua Ciptaan Tuhan’.

“Serta senantiasa mendukung berbagai kebijakan dan program Pemprov Sulut dalam rangka mewujudkan Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya,” harap Gubernur.

“Mari kita semua bersinergi dalam penanganan pandemi Covid-19 ini. Mari tetap kita menggunakan masker, jaga jarak aman, gunakan masker, dan cuci tangan, supaya kita semua terhindar dari penyakit tersebut,” tambah gubernur.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Sulut Hi Herson Mayulu (H2M) dalam pengantarnya, pemahaman dan penghayatan yang benar dan utuh terhadap a
Al-Qur’an akan membawa cara pandang, nilai-nilai, dan cara hidup yang luhur dalam membangun masyarakat, bangsa, dan negara.

“Generasi Qurani tidak terbentuk dengan sendirinya, tapi harus diupayakan melalui langkah-langkah konkrit dan pembinaan yang terus menerus. MTQ ini salah satunya, karena visi LPTQ ke depan diharapkan mengarah pada upaya melahirkan Generasi Qurani melalui pengembangan Tilawah dan pendidikan al-Qur’an berbasis keluarga dan masjid,” terang Mayulu.

“Meski di tengah pandemi Covid-19, semangat kita tidak boleh padam dalam menjalankan program-program LPTQ untuk perkembangan kehidupan umat, berbangsa, dan bernegara, terutama mensukseskan program-program Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw,” tambahnya.

“Terima kasih kepada Gubernur Sulut atas bantuan, petunjuk, suportnya dalam rangka suksesnya MTQ ke-28 Tingkat Provinsi Sulut Tahun 2020,” tandas mantan Bupati Bolsel itu.

Untuk diketahui, MTQ kali (berdasarkan laporan Ketua Panitia Hi Adnan Mandiri) diikuti oleh 366 peserta beserta official dari perwakilan kabupaten/kota yang ada di Sulut. Adapun para pemenang dari beberapa kategori yang diperlombakan, akan menjadi utusan Provinsi Sulut untuk mengikuti MTQ Nasional di Kota Padang, Sumatera Barat pada 12-21 November 2020 mendatang.

Turut hadir dalam pembukaan ini, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Forkompida Sulut, Asisten II Pemprov Sulut Praseno Hadi, Kakanwil Kemenag Sulut Hi Abdul Rasyid, Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur, Anggota DPRD Sulut (di antatanya Amir Liputo dan Ayub Ali Albugis), Ketua SI Sulut Hi Machmud Turuis, Ketua Muhammadiyah Sulut Hi Nasruddin Yusuf, Ketua NU Sulut Hi Ulyas Taha, Ketua PHBI Sulut Hi Syahrul Poli, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, dan Tokoh Agama Islam Sulut (KH Rizali M Noor dan KH Abdurrahman Latukau), Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Sulut (antara lain Wakil Bupati Bolsel Dedi Abdul Hamid, Wabup Bolmut Amin Lasena, Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar), Rektor IAIN Manado Delmus Puneri Salim, Pengurus LPTQ Provinsi Sulut dan LPTQ kabupaten/kota se-Sulut, beserta para undangan. (mld70/*)




Kali Ini Di Bunaken, Gubernur Olly Buktikan Komitmen Pemerintah

(foto:ist)

Manado, detiKawanua.com -Gubernur Olly Dondokambey SE mengungkapkan bahwa, bantuan rumah swadaya bagi masyarakat sekitar obyek wisata sangatlah penting. Sebagaimana hal tersebut sebelumnya juga telah dilakukan dalam rangka mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Manado-Likupang, juga sekaligus menjadi bukti besarnya perhatian pemerintah pusat akan sektor pariwisata di Sulut.

Adapun kali ini, Sabtu (22/08/2020) bantuan rumah swadaya pariwisata yang sama juga telah serahkan bagi masyarakat di Kelurahan Bunaken Kecamatan Bunaken Kepulauan Kota Manado, yang pada kesempatan itu juga oleh gubernur telah menceritakan kembali pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo di Sulut beberapa waktu lalu untuk mengusulkan kepada presiden soal pembangunan Homestaydi Kawasan Pariwisata.

“Jadi begini Pak Presiden, di Kementerian PUPR ada Dirjen Perumahan, bagaimana sekali-sekali buat program bantu daerah pariwisata dengan program homestay-nya. Ternyata Pak Presiden buat ini program, program ini belum di seluruh Indonesia ada, baru di Sulut ini ada homestay, kalau program bantu rumah-rumah banyak, seluruh Indonesia ada, tapi khusus homestay baru ada di Sulut,” kisahnya.

Gubernur Olly juga memuji komitmen dan perhatian Presiden Jokowi untuk membangun sektor pariwisata Sulut.

“Makanya di Bunaken ini kita bawa Pak Presiden, walaupun dia cuma lihat dari pelabuhan dermaga situ, dia so tau apa tu maksud, dan ini hebat torang pe Pak Presiden ini, apa yang depe bicara pasti dilaksanakan, salah satu ini rumah buat homestay, ini baru 32, target torang ada 300 disini, supaya masyarakat bisa menikmati secara langsung pariwisata kalau ada homestay,” sambungnya.

Keberadaan homestay dapat meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar tempat wisata.

“Jadi torang dorong pertama torang perbaiki semua rumah-rumah yang ada di Bunaken ini supaya paling tidak ada dua kamar, boleh dorang ja kase sewa kalau boleh datang, turis-turis datang ke Sulut. Minggu lalu kita so tanda tangan ini surat Bunaken boleh dibuka untuk wisatawan, jadi so kirim surat ke Kepala Balai Taman Nasional Bunaken,” ungkap Gubernur Olly.

Ia optimis jika masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan, maka pembukaan kembali kawasan wisata bunaken berjalan lancar.

“Jadi ini manfaat pemerintah provinsi hadir di tengah masyarakat di Bunaken dalam rangka kita mempersiapkan era baru dalam kehidupan pariwisata kita. Kalau masyarakat semua peduli, mau pake masker, mau jaga jarak dan hidup bersih, torang somo buka, ini turis datang ulang kamari,” terang Gubernur Olly.

Selain menyerahkan rumah swadaya pariwisata, Gubernur Olly menyerahkan 600 cikal bibit kelapa genjah pandan wangi kepada warga Bunaken.

“Ini kelapa torang ada kirim dari Thailand lewat Medan baru sampe disini dari Medan so model bagini, 1 biji Rp 250 ribu, ini kelapa kelapa pandan wangi, nimbole beking kopra ini, memang khusus for kelapa muda. Jadi tiap rumah torang berbage satu, nanti paling tidak dia babuah tiga tahun stengah so paling lambat, biasa tiga tahun dia so babuah,” ujarnya.

Gubernur Olly juga menyalurkan berbagai bantuan lainnya untuk masyarakat Bunaken, diantaranya Coolbox dan BBM sebanyak 50 liter untuk setiap nelayan yang terdampak Covid-19 dan bantuan sosial sembako bagi warga terdampak Covid-19.

Adapun rangkaian kegiatan di Bunaken turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen SE MS dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut. (mld70/*)




Bupati Sehan Landjar Resmi Lepas Kafilah MTQ Ke Tingkat Provinsi

Boltim, detiKawanua.com – Secara resmi, Bupati Kabupaten Bolaang Mogondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH melepas kontingen (kafilah) Boltim dalam rangka mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2020 tepat di rumah dinas Bupati Boltim, pada Sabtu (22/08).

Peserta MTQ terdiri dari 38 peserta, 4 pendamping dan pelatih, 9 orang official dari Bagian Kesra Setda Pemda Boltim.

Dalam sambutannya, Bupati ungkapkan rasa bahagia yang sangat dalam karena, dapat hadir dan bertemu bersama anak-anak sekalian generasi-generasi qur’ani yang sebentar nanti akan mengharumkan nama Kabupaten Boltim, pada event MTQ tingkat propinsi Sulut.

“Saya pun memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus LPTQ yang telah bekerja keras sehingga, dapat membina dan mengirimkan kafilah untuk mewakili Kabupaten Boltim,” ujar Bupati.

Ia optimis, lanjut Bupati katakan, kafilah MTQ kabupaten Boltim akan dapat berbicara banyak pada MTQ tingkat provinsi nanti. Walaupun sebenarnya waktu persiapan kita menghadapi MTQ ini sangatlah singkat.

“Perlu saya sampaikan, dan menjadi perhatian untuk kita semua, diharapkan kepada peserta anak-anakku dan para official agar tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dengan jaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan orang. Selalu menjaga stamina, dan kondisi kesehatan serta menjaga pola makan dan istirahat agar nantinya bisa tampil prima. Juga dapat memanfaatkan waktu luang, untuk senantiasa berlatih sesuai cabang lomba yang diikuti,” kata Bupati mengimbau.

Bupati menambahkan, kepada seluruh pendamping dan official agar, selalu menjaga anak-anak peserta. Terutama kedisiplinan untuk tetap patuh pada protokol kesehatan pencegahan covid-19, juga dapat memberikan semangat dan dorongan serta menciptakan hubungan yang harmonis dilandasi saling pengertian diantara peserta, pendamping dan official kafilah.

“Semuanya, demi satu tujuan berjuang untuk tampil maksimal meraih prestasi terbaik,” ucap Eyang sapaan akrab Bupati Boltim.

(Fidh)