Miliki Struktur Kepengurusan Baru, PD Pasar Mitra Siap Tingkatkan Kinerja

Mitra, https://detiKawanua.com – Gebrakan demi gebrakan meningkatkan seluruh sektor yang ada dikabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), terus dilakukan Bupati James Sumendap SH, salah satunya penyegaran dalam tubuh Perusahaan Daerah (PD) Pasar Mitra, yang terjadi perombakan personalia, senin (31/8/2020).

Sesuai SK Bupati yang dibacakan Kepala Bagian Hukum Pemkab Mitra, Arce kalalo disaat pelantikan di sport Hall Pemkab Mitra, Jhonly Giok CS dipercayakan menahkodai PD Pasar Mitra menggantikan Dirk Tolu Cs yang sudah di percayakan bupati menjabat jabatan lainnya di Pemkab Mitra.


Erick kalensang salah satu direktur yang dipercayakan menahkodai jajaran PD Pasar Mitra, saat bersua dengan media ini mengatakan pihaknya sudah berkomitmen untuk meningkatkan kinerja yang ada salah satunya pemanfaatan salah satu ikon yang dimiliki kabupaten Mitra yakni Plaza Ratahan.
“ kita akan berinovasi bagaimana cara membuat plaza Ratahan untuk menarik pengunjung, karena tanpa pengunjung tentunya plaza tidak akan jalan,” ungkap kalensang yang saat ini dipercayakan menjabat Direktur Pemasaran PD Pasar Mitra.


Selain Kalensang yang dipercayakan sebagai Direktur Pemasaran, Bupati JS Juga mempercayakan Junus Timpal sebagai Direktur Keuangan dan Johanes Munaiseche Direktur Umum mendampingi Direktur Utama Jhonly Giok.




Dimasa Pandemi, Mentan Limpo ‘Angkat Topi’ Terobosan Pemprov Sulut Akan Pertanian

(foto:ist)

Minut, detiKawanua.com – Kunjungan kerja singkat Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu (30/08/2020), telah mendatangi dua daerah yakni, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan Kota Bitung.

Adapun di Minut tepatnya di Desa Tontalete, oleh Mentan Limpo bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang dihadiri Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov), Edwin Silangen itu telah melakukan kegiatan Tanam (Kelapa Genja)/Panen Kedelai serta penyerahan sejumlah bantuan alat pertanian, perkebunan, KUR serta alat pertanian.

Seperti halnya dikatakan Limpo, selaku bagian dari pemerintah pusat terus memperkuat sektor pertanian di tengah dampak pandemi Covid19 sekarang ini agar pangan tidak bergantung pada import melainkan menjadi terdepan dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Diketahui pula menteri yang telah dua kali menlakukan kunjungan kerja Provinsi Sulut pada tahun 2020 ini (pertama pada tanggal 21 April dan sekarang, 30 Agustus), terkesan memberikan perhatian khusus bagi Provinsi Sulut di sektor pertanian.

Tak hanya itu, Mentan Limpo juga mengapresiasikan dan memuji akan potensi lahan dan keindahan alam Bumi Nyiur Melambai, terutama dalam pengembangan kemajuan pertanian yang digalakkan Pemprov Sulut (Program Marijo Ba Kobong) dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, yang dimana untuk dimasa pandemi Covid19, pertanian merupakan satu hal yang sangat penting bagi masyarakat terlebih khusus petani.

“Bersyukur kepada Tuhan atas angugerah alam di Sulut yang lahannya begitu subur. Pertanian adalah sesuatu yang sangat menjanjikan, dimana petani bukanlah hal memalukan dan petani bukan miskin, pemikiran seperti itu salah! sekarang semua terbalik petani merupakan terkemuka bahkan pertanianlah diutamakan, pertanian tidak akan pernah berhenti. Disaat pandemi Covid, bahkan di negara besar sekalipun seperti Amerika dan Jepang dimasa pandemi banyak kembali ke sektor pertanian,” terang Mentan Limpo.

“Bagi kepala daerah saya berpesan bahwa, kalau mau lihat hidup rakyatnya baik, maka perbaiki pertaniannya. Dimasa pandemi Covid sekarang ini tidak ada yang lock (lockdown), dalam pertanian sekarang ini kurang lebih sudah mengucurkan 222 Triliun,” ungkapnya seraya kembali berpesan, kepada para kepala dinas pertanian untuk benahi sektor pertanian daerah.

“Provinsi Sulut ini baik sekali untuk sektor pertanian nanti di backup. Nanti tanam kedelainya juga lebih banyak, harganya dibantu. Dari laporan kedelai ini bagus banget dibanding impor, saya harapkan untuk harga bisa bisa 10.000 untuk kedelai. Yang pasti bagi saya, dan saya tau pak Presiden Jokowi sangat pro rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Olly yang disampaikan Sekprov Silangen mengucapkan rasa terima kasih atas kedatangan menteri ke Sulawesi Utara untuk kedua kalinya.

“Kita sangat bersyukur dan berbangga kembali dikunjungi oleh pak Menteri yang sudah kedua kalinya. Ini bukti merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat bagi Sulawesi Utara terlebih bagi masyarakat, ditengah-tengah kesibukan dalam mengurusi 34 provinsi dimasa pandemi sekarang pun pak menteri masih bisa datang,” ucap Sekprov dengan menambahkan bahwa kondisi Sulut saat ini masih kondusif disektor pertanian terlebih Pemprov Sulut melalui Gubernur (Olly Dondokambey) yang terus menggalakkan kegiatan ‘Marijo Ba Kobong’.

Diketahui, untuk lahan di Sulut terdapat kurang lebih 6600 hektar berpotensi untuk diolah. Adapun hadir pada kesempatan itu, Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Santos G. Matondang, jajaran Forkopimda Sulut dan jajaran Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian Peternakan Sulut, Novly Wowiling, Kepala Dinas Perkebunan, Refly Ngantung, Bupati Minut, serta para masyarakat penerima bantuan dari Kementan dan Pemprov Sulut. (mild70)




Pilrek Unima Sudah Sesuai Aturan

Rektor Unima 2016-2020 Prof Dr. Paula Runtuwene didampingi Mantan Rektor Unima 2008-2016 Prof Dr. Philo Tuerah Bersama Rektor Terpilih Unima 2020-2024 Prof Dr. Deitje Katuuk.

Minahasa, detiKawanua.com – Pemilihan Rektor Unima beberapa waktu lalu yang dimenangkan oleh Prof Deitje Katuuk sudah sah dan sesuai aturan serta tata tertib pemilihan.

Dalam proses pemilihan waktu mulai sampai selesai tidak ada komplen dari anggota senat serta pihak Kementrian Pendidikan, itu mengartikan bahwa semua proses yang dijalankan oleh panitia sudah sesuai aturan Pilrek. Dan jika ada pihak yang menggoyang, atas dasar apa sehingga harus menunda pelantikan Rektor terpilih Prof Deitje Katuuk.

“Semua mekanisme dijalankan sesuai aturan, jadi kenapa harus ada penundaan pelantikan seperti yang dikatakan oleh Anggota DPD-RI Maya Rumantir,” ujar salah satu Alumni Unima Cristian Denis, Minggu (30/08).

Selain itu, Pilrek Unima bukan prematur, karena dari penjaringan sampai pemilihan sudah menjalankan aturan yang sesuai tatib pemilihan.

“Jadi pernyataan Maya Rumatir itu, tidak beralasan juga tidak tepat. Jika dikatakan politis, atas dasar apa perkataan politis,” lanjut Cristian Denis.

Menurut Alumni Unima yang juga dikenal aktifis kampus ini, dirinya sangat menyesalkan apa yang dikatakan Senator dapil Sulut tersebut, hanya karena mendengar sepihak berusaha untuk menghalangi proses yang sudah dilakukan oleh Panitia Pemilihan Rektor Unima,” terangnya.

Lanjut Christian, semua yang dilaporkan ke Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan sudah di lalui tahapannya melalui fit n Proper test bahkan sudah diperiksa oleh BPK RI, bahkan mungkin melibatkan unsur Intelegen negara dalam mencari rekam jejak semua calon rektor jadi apalagi yang masih kurang, dan kami melihat panitia Pilrek sudah sangat optimal melaksanakan Pemilihan ini, ungkap Christian.

Kemudian tambah Christian, para anggota senat yang terhormat seharusnya mempraktekkan keterhormatan tersebut dengan menerima apapun hasil pemilihan yang ada sebagai upaya memperbaiki Unima kearah yang lebih baik bukan dengan cara-cara yang tidak elegan seperti ini. Juga semua yang dipersoalkan dalam Pilrek sudah di berita acara kan oleh panitia hingga peralihan dari sistem daring ke luring melalui forum senat dan disetujui bersama. maka proses dilanjutkan dengan mekanisme luring, kalo proses berlanjut sudah dipastikan ada yang menang dan ada kalah

“Mari torang belajar menerima kenyataan demi menjaga Marwah Intelektualitas yang berintegritas di kampus Unima,” pungkasnya.

Sebelumnya, anggota DPD RI Komisi 3 yang membidangi pendidikan Maya Rumantir mengutarakan dimana terkait hasil pemilihan dan meminta penundaan pelantikan yang rencananya sudah harus dilaksanakan pada tanggal 2 September nanti merupakan hal yang prematur dan terkesan sangat politis. (Baim)




Jawab Kerinduan Keluarga, Kaban Kesbangpol Sulut Steven Liow Nostalgia di Malola

Minsel, detiKawanua.com – Bertemu dengan orang tua dan om tante , saudara bersaudara adalah dambaan setiap anak ,kemanakan, apalagi Kedatangan figur berdarah Malola yang juga bagian dari MAMAKU (Makasili, Malola, Kumelembuai) Sabtu ( 29/08) kemarin, telah dinanti Keluarga besar di Desa Malola Raya, bersuah dengan para sesepuh dan tokoh Masyarakat kampung menjadi dambaan Sosok yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

Bicara blak-blakan terkait sejarah dirinya dan sejauh perkenalan sikap dan prinsip hidup seorang Steven Liow yang hadir dalam keluarga besar Liow Rondonuwu Bertemu sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Liow selalu dalam komunikasinya dengan masyarakat selalu menekan soal saling menghormati dan menghargai adalah satu hal terpenting yang harus dijaga pada masa ini agar keamanan dan kerukunan antar warga selalu terjalin apalagi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2020 mendatang.

“Marilah jaga kedamaian dengan saling menghormati dan menghargai jangan hanya karena perbedaan pilihan akhirnya sudah saling serang antara satu dengan lainnya. Jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing,” kata Liow.

Namun demikian dirinya berharap sebagai warga negara yang baik masih kita tunjukan sikap pilihan di tanggal 9 Desember Nanti dengan menggunakan hak politik sebagai masyarakat dalam menentukan masa depan daerah sendiri harus tetap dijalankan artinya bertanggung jawablah atas pilihan kita.

“Sebagai masyarakat juga ikut andil dalam membentuk suatu pemerintahan yang devinitis dan tanggung jawab ini ada ditangan rakyat dan tentu dengan cara yang santun dan beradab bukan cara yang tidak terpuji karena memilih pemimpin harus dari hati maka pasti akan mendapat pemimpin yang merakyat dan memiliki hati untuk membangun daerah,” imbuh Liow.

Dalam kesempatan tatap muka ini para tokoh masyarakat Malola berkenan bicara soal sosok Steven Liow mulai menceritakan sejarah Steven kecil dan akhirnya boleh menjadi Pejabat esolon dua di Provinsi Sulawesi Utara, para tokoh masyarakat yaitu Frans Liow, Elyas Pangkey Dosen Unima, Eddy Liow, Harry Saroinsong dan mantan hukum tua Malola dan sejumlah Tokoh Masyarakat lainnya.

Pertemuan ini dilakukan di Rumah Tokoh Masyarakat Malalo Raya Noldy Liow yang juga sekaligus inisiator pertemuan yang bersejarah dalam pemahaman dan pencerahan untuk Minsel lebih baik dan lebih maju lagi kedepan yang juga merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Utara.
(Vandytrisno)




Wabup RD Dampingi Gubernur Dondokambey Ibadah Pengucapan GMIM Betel Kembuan

Minahasa, detiKawanua.com – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD) dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (OD) dalam ibadah pengucapan syukur di GMIM Betel Kembuan, Minggu (30/8).

Sebelum ibadah, gubernur meresmikan gedung Pastori tiga dan empat, Taman Kanak-kanak dan penggunaan lonceng gereja GMIM Betel Kembuan. Ibadah dipimpin Ketua BPMS GMIM DR Hein Arina.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey menypaikan, terselenggaranya ibadah dan rangkaian acara saat ini perlu dimaknai sebagai bukti nyata cinta kasih Tuhan bagi segenap komponen jemaat GMIM Betel Kembuan serta momentum bagi kita untuk bersyukur dan berterima kasih atas tuntunan kasih Tuhan dalam penyelesaian gedung atau bangunan yang hari ini ditahbiskan dan boleh diresmikan.

“Saat ini pula merupakan kesempatan bagi kita untuk menyatukan persepsi dan menyamakan pemahaman terhadap penyesuaian pelaksanaan peribadatan di tengah kondisi pandemi covid-19, dalam acara yang melibatkan banyak orang sebaiknya dilakukan rapid test terlebih dahulu agar tidak menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19,” sebut OD.

Disampaikannya, kiranya program kerja pelayanan GMIM Betel Kembuan semakin menyentuh kebutuhan pertumbuhan iman jemaat dan sesuai kehendak Tuhan.

Sementara, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa serta selaku pribadi dan keluarga mengucapkan selamat berpengucapan syukur kepada jemaat GMIM Betel Kembuan dan selamat atas pentahbisan dan peresmian gedung baru Pastori serta Taman Kanak-kanak maupun penggunaan lonceng gereja.

“Kiranya sukacita yang dirasakan jemaat akan semakin mendorong pertumbuhan dan kedewasaan iman, sekaligus kapasitas dan kualitas pelayanan yang dijalankan ditengah masyarakat,” sebutnya.

Turut hadir dalam kegiatan diantaranya, Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Sulut Asiano Gemmy Kawatu, Sekretaris DPRD Provinsi Sulut Glady Kawatu, Karo Umum Pemprov Sulut Clay Dondokambey, Sekretraris Daerah Kabupaten Minahasa Frits Muntu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Minahasa Janny Moniung, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Minahasa Ria Suwarno, Kasatpol PP Kabupaten Minahasa Meidy Rengkuan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Minahasa Maya Marina Kainde, Camat Tondano Utara Ivone Wilar, Ketua Panitia Pembangunan Pastori & TK GMIM Betel Kembuan Stevanus Vreeke Runtu, Ketua BPMJ GMIM Betel Kembuan Pdt Ronald Bolang, para pendeta se-wilayah Tondano Raya, pelsus dan jemaat. (Baim)




Bersama Pemprov Sulut Di BALITPALMA Mentan Limpo Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Sulut ke 7 Negara Ini

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Utara melepas ekspor komoditas pertanian yakni rempah pala biji, cengkeh, kelapa parut, minyak kelapa, santan kelapa dan bunga pala sebanyak 3.766 ton ke Jerman, Cina, India, Singapura, Vietnam, Jepang dan Turki. Pelepasan ekspor ini bertujuan juga untuk inspeksi langsung kesiapan ekspor tersebut.

“Semua komoditas ini telah melewati serangkaian tindakan karantina pertanian untuk memenuhi persyaratan negara tujuan,” tegas Mentan Limpo saat melepas ekspor sekaligus inspeksi dan penyerahan sertifikat kesehatan karantina pertanian di Komplek Kantor Badan Penelitian Tanaman Palma (BALITPALMA), Minahasa Utara, Minggu (30/8).

Limpo juga mengungkapkan komoditas unggulan ekspor asal Sulut senilai Rp. 62,1 milyar ini telah dipastikan sehat dan aman. Sekaligus pula memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari (SPS Measures) sesuai aturan dari 7 negara tujuan tersebut. Menurutnya, kebijakan hambatan tarif tidak lagi populer di perdagangan global saat ini dan berganti dengan kebijakan hambatan teknis dalam perdagangan atau technical barrier to trade (TBT, red), yakni hambatan yang diakibatkan oleh hal-hal teknis seperti kualitas produk, pengepakan, penandaan, dan persyaratan keamanan pangan.

“Oleh karenanya pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari atau SPS Measure pada produk pertanian yang diperdagangkan menjadi sangat penting. Barantan selaku otoritas karantina memiliki peran strategis untuk menjamin kesehatan dan keamanan produk pertanian tanah air mampu bersaing,” jelasnya.

Lebih lanjut Mentan menyebutkan selain protokol, Barantan juga mendorong proses integrasi layanan digital berupa layanan sertifikat digital atau e-Cert ke berbagai negara. Sertifkat dikirim secara elektronik dahulu, setelah disetujui barang dikirim sehingga pasti diterimanya tidak ada lagi penolakan atau re-ekspor.

“Saat ini baru empat negara, Australia, New Zealand, Vietnam dan Belanda. Saya minta kalau bisa seluruh negara, ini targetnya,” tegasnya.

*Penguatan Sistem Perkarantinaan*

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil menuturkan upaya penguatan sistem perkarantinaan terus dilakukan sejalan dengan pemberlakukan Undang-undang perkarantinaan yang baru. Aturan baru ini merespon perkembangan perdagangan dunia agar selain menjaga kelestarian SDA.

“Barantan Kementerian Pertanian juga dituntut untuk mampu berperan stratagis selaku fasilitator pertanian di perdagangan internasional,” ujarnya.

Ali Jamil menambahkan secara substansi hukum atau legal substance, tugas Barantan tidak lagi hanya menyangkut HPHK dan OPTK saja. Namun demikian memiliki tugas pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan serta pakan asal produk pertanian.

“Dan tentunya merespon kebijakan TBT dalam perdagangan dunia, kami juga turun ke lapangan langsung. Memberikan pendampingan pemenuhan persyaratan teknis SPS bagi pelaku usaha, layanan periksa di gudang pemilik atau inline inspection, membuka akses informasi dengan klinik ekspor dan yang utama adalah memperkuat sistem perkarantinaan di border agar produk pertanian ekspor kita diterima dan mampu bersaing di pasar global,” tutur Ali Jamil.

Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksyidayan Saragih mengungkapkan berdasarkan data BPS Sulut yang dirilis (18/8) menyebutkan semester 1-2020 pertumbuhan ekspor pertanian Sulut mencapai 17,82% (y o y). Produk pertanian Sulut laris di 46 negara tujuan dengan 25 ragam komoditas pada masa pandemi.

“Selain jumlah yang berlimpah, kualitas yang baik dan telah memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari sebagai berpersyaratan teknis, sehingga laris,” beber Donni.(rls/*)




Gubernur Olly Didoakan Dua Jemaat Gereja Ini, Keteladanan Dalam Kepemimpinan

(foto:ist)

Minut-minahasa, detiKawanua.com – Pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan, kalimat tersebut pun digaungkan Gubernur Olly Dondokambey ketika berada di dua kegiatan di dua kabupaten yakni di Minahasa Utara (Minut) saat ibadah bersama Jemaat GMIM Imanuel Wori dan di Kabupaten Minahasa saat menghadiri ibadah peresmian pastori GMIM Betel Kembuan, di hari yang sama Minggu (30/08/2020) kemarin.

“Saya bersyukur karena kita pemimpin harus diingatkan terus apa yang diajarkan Tuhan kepada kita, tentunya pemimpin itu bukan cuma baik jadi pemimpin itu benar-benar harus jadi teladan. Jadi memang seorang pemimpin harus menampilkan bagaimana bisa berbuat baik kepada semua orang dan bisa menyelesaikan masalah jangan bawa-bawa masalah,” kata Olly dihadapan jemaat GMIM Imanuel Wori.

Disamping itu dirinya juga mengajak masyarakat untuk selalu mendoakan para pemimpin di Sulut agar pembangunan daerah berjalan optimal.

“Saya kira marilah kita bersama–sama selalu berdoa agar supaya pemimpin-pemimpin di Sulut tentunya juga saya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur berjalan terus seperti apa yang Tuhan ajarkan bagi kita semua sehingga harapan masyarakat boleh torang selesaikan terus, baik di bidang pembangunan, pendidikan, kesehatan torang baku kase klar samua,” ujar gubernur.

“Memang Pemprov Sulut didalam empat tahun terakhir ini kita bangun rumah sakit , bangun SMA, bangun infrastruktur dan banyak lagi yang kita buat. Saya kira banyak hal yang kita bisa buat bersama – sama dan banyak hal yang bisa kita berbuat kalo toh memang hal ini menjadi kehendak dari Tuhan bagi kita semua,” sambungnya.

Diketahui usai pelaksanaan ibadah, Gubernur Olly telah menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 50 juta untuk GMIM Imanuel Wori, bantuan Rp 1 juta untuk setiap kolom serta bantuan untuk para lansia di GMIM Imanuel Wori.

Selain itu, Olly juga menyebut bahwa para pelayan khusus dan pendeta perserta program Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan (Perkasa) dari Pemprov Sulut mendapatkan subsidi Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah pusat.

“Kalo rakyat senang, pasti torang senang .Karena memang Pemerintah harus bantu masyarakat. Pemerintah hadir di tengah jemaat supaya samua dapa. Pelsus lagi so dapa, Rp 600 ribu tiap bulan sampe bulan desember, Pendeta leh dapa,” pungkas gubernur.

Adapun pelaksanaan ibadah tersebut turut dihadiri para pejabat di lingkup Pemprov Sulut. (mld70/*)




Mantan Kumtua Pondos Siap All Out Menangkan OD-SK dan FDW-PYR

Minsel, detiKawanua.com – Bakal calon Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandow Provinsi Sulawesi Utara dan bakal Calon Bupati Franky D Wongkar dan Wakil Bupati Petra Y. Rembang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang akrab disapa OD-SK & FDW-PYR terus mendapat dukungan dari masyarakat Minsel.

Dukungan tersebut terlihat saat acara Konsolidasi dan Sosialisasi Pengurus Komunitas OD-SK dan FDW-PYR di Desa Pondos, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Mantan Hukum Tua Syarel Ampow diacara tersebut langsung menyatakan diri untuk mendukung penuh kepada OD-SK dan FDW-PYR.

“Demi Minsel tercinta saya ingin adanya perubahan, dan perubahan itu hanya ada pada calon dari partai PDI Perjuangan yakni OD-SK dan FDW-PYR, saya mengajak mari kita semua untuk bersatu merahkan Desa Pondos,” tandasnya.

Ampow juga mengatakan dirinya sangat tertarik bergabung dikarenakan adanya visi dan misi yang jelas dari calon tersebut sehingga bisa menjadikan Kabupaten Minsel Yang hebat dan terdepan.

“Saya yakin OD-SK dan FDW-PYR akan menang dan saya yakin juga Minsel bisa jadi sama dengan Kabupaten Mitra karena dengan begitu banyakya program-program unggul yang pro rakyat salah satunya santunan kepada lansia, kedukaan, dan kepada tokoh-tokoh agama,” pungkas Ampow.

Acara yang diakhiri dengan foto bersama yang mengikuti protokol kesehatan, dihadiri Calon Wakil Bupati Petra Y. Rembang, Ketua BPMJ GMIM Pondos Ronald Gagola, Tokoh Masyarakat, Simpatisan dan Pendukung OD-SK dan FDW-PYR. (Vandytrisno/mc)




RWK Bakal Panggil Semua Lurah Terkait Dana Kelurahan

Minsel, detiKawanua.com – Tak ada kata Koalisi partai politik terkait Tugas dan Fungsi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) artinya tak ada kaitan antara Tugas dan Fungsi DPR dengan Dukungan Partai ke Pasangan calon sesuai SK DPP. namun ini lebih pada Tupoksi yang melekat yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Royke Kaloh SE, kepada media ini Roy sapaannya menyatakan akan memanggil seluruh Lurah dan Camat se-Minsel. Pemanggilan tersebut terkait dengan pengelolaan dana kelurahan untuk kegiatan fisik berupa peningkatan sarana dan prasarana kelurahan.

“Tentu ini merupakan tugas kmai komisi berdasarkan Laporan dan Evaluasi selama Pengolahan anggaran tersebut kami akan minta data dari setiap kelurahan dan nanti akan dicocokan dengan data yang dilaporkan oleh kecamatan, dan yang pasti seluruh Camat juga akan turut dipanggil, ” ujar Roy, Minggu (30/08).

Lanjut Pemilik Jargon Realistis Wibawa Kerakyatan (RWK) DPRD Komisi 1 Kabupaten Minsel dalam kiat ini juga ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan hasil dari pekerjaan yang dilakukan kelurahan bukan tanpa tujuan tapi justru semua untuk Rakyat

“Saya ingin masyarakat memahami tugas dan fungsi dewan tidak kandas pada yang namanya Koalisi.. no..no.. ini satu hal yang berbeda harapan kami pengerjaan kegiatan fisik dari alokasi dana kelurahan dapat selesai tepat waktu. Dan yang terpenting harus melibatkan masyarakat dalam tiap pembahasan penggunaan dana kelurahan,” papar Ketua Partai Demokrat DPC Minsel

Selain itu menurut Royke dirinya tetap pada komitmen untuk mengawasi setiap Mitra kerja Komisi I dalam setiap Realisasi Anggaran dan Pengolahan Anggaran apakah semangatnya untuk Rakyat atau untuk Kepentingan Pribadi

Karena menurut Kaloh sukses tidaknya dana kelurahan dilihat dari sejauh mana peran serta masyarakat dan peran dalam pengentasan kemiskinan. Selain itu, bisa dilihat jika bersih dari korupsi kolusi dan nepotisme.

“Dalam waktu dekat akan segera dipanggil Camat dan Lurah se-Minsel. Jadi, kami berharap dapat mempersiapkan segala berkas pendukung sebelum mendapat undangan resmi dari Komisi I DPRD Minsel,” tutupnya. (Vandytrisno)




Pertama Kali, Bawaslu Bolsel Gelar Bimtek Sengketa Pilkada Libatkan Panwascam dan LO Partai

Kotamobagu, detiKawanua.com -Dalam rangka pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyelesaian Sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak Tahun 2020, di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jumat (28/08/20) kemarin.

 

Tampil sebagai Pemateri, Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Supriyadi Pangellu SH MH menjelaskan putusan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota bersifat dan mengikat.

“Terhadap putusan Bawaslu tersebut, dapat dilakukan upaya hukum mengajukan gugatan kepada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara,” jelas Pangellu.

Ditambahkannya, bahwa alur sengketa dari Bawaslu sampai tingkat Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara jelas diatur oleh Undang – Undang.

“Dan juga sengketa proses Pilkada dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam Perbawaslu Nomor 2 Tahun 2020. Sedangkan penyelesaian proses sengketa yang dilaksanakan harus memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Rolis Hasan mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan bimtek tentang penyelesaian sengketa dibuat pertama kali dengan mengikutsertakan peserta dari Panwascam dan LO Partai.

“Kegiatan kali ini dilaksanakan melibatkan Panwascam dan LO Partai sebagai peserta dalam Bimtek tersebut,” kata Rolis Hasan.

Dirinya menyebutkan, langkah Bawaslu Bolaang Mongondow Selatan melaksanakan kegiatan adalah untuk memberikan bimbingan secara teknis kepada Panwascam terkait dengan proses penanganan penyelesaian sengketa cepat dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Tahun 2020.

“Melengkapi kegiatan Bimtek ini, kami akan melaksanakan simulasi tentang proses penyelesaian sengketa cepat. Diharapkan dari kegiatan ini Panwascam lebih giat belajar agar tujuan menciptakan Pemilihan kepala daerah yang berkepastian hukum bisa tercapai,” harapnya.

Diketahui, peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah dari Koordinator Divisi HP3S, Koordinator Divisi SDM dan Kepala Sekretariat di 7 Kecamatan se- Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. (As)