Awas! Ada CCTV Mini Di Toilet Sekda

Tahuna, detiKawanua.com – oknum misterius menyelipkan kamera CCTV Mini, dinding yang berhadapan langsung dengan kloset jongkok ditoilet Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kejadian bermula, ketika salah satu pegawai perempuan di Bagian Hukum Setda Sangihe hendak ke toilet, untuk buang air. Usai buang air, ia melihat benda mencurigakan yang terselip dalam lubang tempat pipa air.

” Kita penasaran dengan benda itu,, kata salah satu pegawai yang tak dipublis namanya dalam pemberitaan ini saya langsung mengambil benda tersebut dan ternyata memang kamera. Kemudian langsung saya tunjukan pada teman-teman,  kami pun segera melaporkan kepada Sekda, dan diarahkan untuk melapor ke Kabag Hukum Setda Sangihe,” jelasnya.

Hal itupun diakui Kabag Hukum Setda Sangihe Timpuan Gaghana. Dikatakannya, saat kamera ditemukan, sebenarnya dirinya tidak berada ditempat. Namun setelah ada laporan dari para pegawai, dirinya langsung datang dan memfasilitasi laporan ke Polres Tahuna, sekaligus menyerahkan kamera yang telah diamankan.

“Namun, dalam pemeriksaan di Polres, kamera tersebut tidak ada memorinya. Mungkin hanya orang iseng,” kata Gaghana.

Senada, Pjs. Sekda Sangihe Harry Wolf menyatakan, setalah kejadian tersebut pihaknya langsung menggelar rapat terbatas, dan melaporkan hal ini kepihak berwajib agar dapat diungkap siapa pelaku dibalik kasus tersebut. Bahkan, dirinya menilai, kasus ini sebagai pelanggaran etika.

“Tindakan tersebut sudah mengusik ketenangan para pegawai, apalagi pegawai yang perempuan. Bahkan, mungkin berpengaruh pada mental mereka. Makanya, hal ini wajib dilaporkan,” tegas Wolf, sembari menyebutkan jika terkait laporan di Polres Sangihe, sudah difasilitasi langsung oleh Kabag Hukum, pada hari Jumat (28/08/20).

Tidak hanya itu, dirinya juga menyebutkan bahwa dengan adanya kejadian ini, Setda Sangihe bakal menerapkan semacam warning system, agar tidak sampai terjadi kecolongan yang sama.

“Sistem itu, akan kami berlakukan disemua gedung, dan dalam waktu dekat ini, akan segera dilakukan pemeriksaan,” kunci Sekda.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Sangihe Iptu Jesli Hinonaung, ketika dikonfirmasi, Minggu (31/08/2020), mengaku jika laporan terkait ditemukannya CCTV, belum masuk di meja satuan reskrim Polres Sangihe.

“Saya memang sempat mendengar terkait ditemukannya CCTV mini disalah satu toilet sekda. Tapi, berkas laporannya belum masuk ke Satreskrim. Namun, secepatnya kami dari pihak polres Sangihe  akan berusaha mencari berkasnya, untuk melihat seperti apa kasus tersebut,” kunci Hinonaung. (Js)




JS Siap “Pulang Kampung” Untuk PERUBAHAN Menangkan FDW – PYR

Minsel, detiKawanua.com – Menjelang ditetapkannya para calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan (Minsel) yang nantinya akan ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minsel, terlihat salah satu Pasangan Calon (Paslon) Franky D. Wongkar dan Petra Y Rembang yang dikenal dengan FDW- PYR terus melakukan upaya konsolidasi pemenangan.

Dari hasil pantauan, FDW-PYR bertemu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Jemes Sumendap (JS) yang juga sebagai Bupati Mitra di Kediaman Bupati Kobong Lamet, Senin (31/8/20)

Dari informasi yang didapat pada pertemuan tersebut, FDW-PYR menuai dukungan penuh dari Bupati JS yang siap bekerja untuk memenangkan FDW-PYR dalam pilkada Minsel 2020.

Diketahui bahwa Kabupaten Mitra merupakan pemekaran dari kabupaten Minsel yang sekarang berkembang pesat baik dari pembangunan maupun tata kelolah pemerintahan yang transparan dan berbasis Informasi Teknologi (IT). Hal itu terjadi dikarenakan adanya sang pemimpin yang bebas korupsi dan memiliki revolusi mental yang kuat.

JS sang Bupati fenomenal 2 Periode, kader handal PDI Perjuangan, diketahui pada pertarungan politik Mitra waktu lalu melawan katak kosong, asal Minsela ini, dikenal dengan keberaniannya dalam program pemerintahan yang pro rakyat bertekat untuk bergotong royong melakukan Perubahan untuk Minsel bersama FDW-PYR yang nantinya akan dituangkan pada visi misi dan program untuk rakyat seperti insentif untuk Pekerja Keagamaan, Dana Duka, Meningkatkan Mutu Pendidikan, Ekonomi dan Kesehatan.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun soal JS pulang kampung (Pulkam) , ia akan fokus untuk turun langsung di pelosok Desa yang ada di Kabupaten Minsel dengan melakukan konsolidasi agar FDW PYR untuk Perubahan dan ODSK Lanjutkan demi menang besar di Minahasa Selatan.

Dirinya optimis ketokohan dan kapasitas FDW PYR selaku kader terbaik PDIP dan Tokoh Agama yang mumpuni mampu membawa Perubahan di Minsel seperti yang sudah dirintisnya di Kabupaten Mitra sejak tahun 2013 lalu sampai sekarang ini.
( Vandytrisno/**)




SK Dukungan DPP PERINDO Untuk Pasangan FDW-PYR di Pilkada MINSEL 2020

Minsel, detiKawanua.com – Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) Partai Perindo akhirnya resmi memberikan dukungan kepada pasangan Franky Donny Wongkar SH dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR) dalam Pilkada Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara (Sulut).

Surat Keputusan Dukungan ini diberikan lansung oleh Sekjen DPP Perindo Ahmad Rofiq untuk pasangan FDW – PYR di Kantor DPP, Menteng, Jakarta Senin (31/8/2020)

Sekjen DPP Perindo Ahmad Rofiq menyatakan, pihaknya sangat berbahagia karena ikut bergabung dan berpartisipasi menjadi bagian dari koalisi pengusung FDW-PYR. Dia berharap kerja sama itu bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan Minsel.

“Tentu dengan bergabungnya Perindo menjadi energi tambahan. Ya, kami tentu berharap ada kemajauan di Minsel karena ini kampung halaman calon bupati,” ujar Rofiq yang juga di dampingi Ketua DPD Perindo Sulut Hendrik Kawilarang Luntungan dan Ketua Bappilu Perindo Minsel Meyvo Rumengan

Sekjen Rofiq berharap Komitmen dan program-program yang diperjuangkan Perindo selama ini bisa seperti UMKM , Pertanian , Perkebunan , bisa diimplementasikan di bawah kepemimpinan FDW-PYR, juga kerja sama itu tetap berlanjut dan simultan dengan kepentingan rakyat

Sementara Calon Bupati Minsel FDW berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan Pengurus DPP Perindo, khususnya Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan jajarannya

Dia pun berjanji menjadikan partai yang telah memberi dukungan termasuk Perindo sebagai partai pengusung.
Menurut FDW, PDIP sebagai pengusung utama dirinya bersama Calon Wakil Bupati, PYR cukup terbuka terhadap koalisi di Minsel.

“Kami ingin menjadikan partai yang mendukung kami, sebagai partai pengusung. Meski PDIP sudah cukup, tapi ini komitmen kami menjadikan semua partai jadi pengusung,” katanya.

Dia juga mengatakan, ada sejumlah aspek dan keahlian yang dimiliki Perindo dan dapat dikerjasamakan. Aspek itu meliputi visi misi yang selama ini diperjuangkan oleh Perindo. “Kita miliki misi kebangsaan yang sama, platform-platform yang sama, saya pikir itu poin penting,” ujarnya.

Sementara itu ketua Bappilu Partai Perindo Minsel Meyvo Rumengan usai menerima SK tersebut mengatakan, untuk pemberian SK kepada Calon FDW-PYR akan dia serahkan pada Rabu (2/9/2020) besok.

“Rencananya, Rabu SK dukungan akan kita berikan kepada Calon FDW-PYR, untuk tempatnya, nanti kita infokan kembali,” tutupnya.
( Vandytrisno/** )




Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Stefanus BAN Liow : PANCASILA Ideologi Pengikat

Minsel, detiKawanua.com – Tokoh masyarakat memiliki posisi penting dan strategis sekaligus menjadi teladan untuk mengatakan kepada seluruh elemen masyarakat bahwa Pancasila sebagai ideologi yang dapat mengikat bangsa Indonesia yang demikian besar dan majemuk. Pancasila adalah konsensus nasional yang dapat diterima semua paham golongan dan kelompok masyarakat di Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara yang mempersatukan bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan Anggota Badan Sosialisasi MPR RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP saat berTetap Muka dengan Pemerintah dan Tokoh Masyarakat juga perangkat desa Rumoong Bawah dan kelurahan Rumoong bawah, yang berada di Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (30/08) berhadapan dengan ratusan peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Rumoong Bawah yang tak lain merupakan kampung halaman sang Senator muda juga aset daerah dan bangsa indonesia.

Dalam kesempatan diskusi/tanya jawab setidaknya ada beberapa peserta yang memberikan pendapat, diantaranya Rolly Rorimpandey, Maikel Rumagit, Hengky Rumengan (Tokoh Pejuang pembentukan Kabupaten Minsel) dan Karel Lakoy (Mantan Anggota DPRD Kabupaten Minsel).

Sementara itu, dalam sambutannya, Lurah Rumoong bawah Donny Rumengan, SH didampingi Hukum Tua Desa Rumoong bawah Maxi Lumantow mengatakan dengan kegiatan Sosialisasi MPR RI ini, maka tokoh masyarakat dan perangkat dapat disegarkan kembali komitmen dalam menjunjung nilai-nilai luhur ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Vandytrisno)




11,1 Miliar Bangun Jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng

Tahuna, detiKawanua.com – Ditengah terpaan isu bahwa Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) yang menyepelekan warga Sangihe, akhirnya terbantahkan dengan sendirinya. Pasalnya ODSK konsisten terhadap janji untuk membangun infrasyruktur Sangihe. Ditengah penarikan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait dengan Covid 19, ODSK mampu merebut kembali angaran untuk pembangunan pemeliharaan berkala ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng dan anggaran mencapai Rp 11.1 M di Tahun Anggaran 2020.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulut Ir Adolf H Tamengkel melalui Kepala Seksi   Sistem Informasi Jasa Kontruksi dan Kebijakan Teknis Jalan Provinsi Adelbert Budy Jacobus ST, membenarkan bakal dibangunnya ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng.

“Proses lelang pekerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng sudah selesai. Jadi alokasi anggaran untuk pekerjaan ini memcapai Sekira Rp 11.130.688.532,20”, ungkap Jacobus.

Lebih lanjut Jacobus menyatakan bahwa proses untuk pekerjaan masih menunggu tahapan penyelesaian berkas usai proses lelang yang sudah ada pemenang. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat pekerjaan ini akan segera mulai dikerjakan sehingga masyarakat di wilayah Sangihe Selatan sudah dapat menikmati infrastruktur yang memadai”, jelasnya lagi.

Bahkan Jacobus menyatakan bahwa saat ini Gubernur juga telah melakukan loby ke pemerintah pusat untuk kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng.

“Dalam waktu dekat dipastikan akan ada ketambahan alokasi anggaran untuk pekerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng. Sudah disetujui pusat tinggal menunggu realisasi. Kita topang dalam doa bersama agar upaya dan perjuangan ODSK untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur di Sangihe secepatnya terealisasi”, imbuh Jacobus. (Js)




Soal Dapodik, Yusri Tegaskan Semua Kepsek Wajib Mampu Pahami

Boltim, detiKawanua.com – Untuk aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) harus dipahami oleh semua Kepala-kepala Sekolah (Kepsek).

Hal itu, seperti ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Yusri Damopolii, seluruh Kepsek harus paham tentang aplikasi tentang Dapodik, dan harus mampu dari semua aspek.

“Saya sampaikan kepada kepala-kepala sekolah, harus memahami aplikasi Dapodik serta peran dari operator. Ini pekerjaan tidak susah, jika kepala sekolah memahami,” tegas Yusri, kepada sejumlah awak media pada Senin (31/08)

Jika aplikasi Dapodik masa waktunya habis, lanjut Yusri katakan, maka otomatis sudah tidak bisa mengirim data. “Nah kalau sudah selesai masa waktu dari aplikasi Dapodik itu, sudah tidak adalagi data yang masuk di aplikasi. Sehingga, bagaimana caranya harus selesai,” ujarnya.

Yusri berharap, agar tidak ada alasan terkait jaringan karena dari semua indikator.

“Itu tidak menjadi penghalang. Dan kalau tidak paham terkait masalah Dapodik, tidak menutup kemungkinan tahun 2021 mendatang, sekolah bakal jadi gagal sebab tidak ada dana yang masuk. Termasuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” tandas Yusri siang tadi.

(Fidh)




APBD-P ‘Darurat Covid19’ Resmi Diteken Pemprov Sulut Dan DPRD Di Sidang Paripurna

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, pada Senin (31/08/2020) siang tadi telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Perubahan T.A. 2020, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan/MoU (Memorandum of Understanding) antara Gubernur Olly Dondokambey dan Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, dalam sidang paripurna yang bertempat di Aula DPRD Sulut.

Adapun KUA PPAS Perubahan T.A. 2020 yang telah disepakati tersebut, terbilang anggarannya difokuskan pada darurat Covid 19.

Pasalnya substansi KUA PPAS Perubahan T.A. 2020 mencakup kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah, yaitu kerangkanya telah disesuaikan dengan arah kebijakan nasional atas dampak pandemi Covid-19.

Dampak tersebut meliputi pengurangan target Pendapatan Asli Daerah 2020, Refocusing penggunaan Belanja Daerah pada Belanja Tidak Terduga untuk penanganan Covid-19, Pemanfaatan saldo anggaran lebih, Perubahan metode pelaksanaan kegiatan dan target kinerja pembangunan daerah aras dampak pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapresiasi seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas penyelenggaraan rapat paripurna sekaligus menandatangani nota kesepakatan terhadap KUA PPAS Perubahan T.A. 2020.

“Saya kira hal inilah yang harus kita lanjutkan terus, mari kita terus jaga harmonisasi kemitraan yang saling membangun antara eksekutif dan legislatif dan sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menangani permasalahan kehidupan berbangsa serta dalam memajukan dan mensejahterahkan rakyat di Provinsi Sulut,” kata Olly.

Menurut Olly, dengan upaya dan kerja bersama tentunya Pemprov dan DPRD mampu menunjukkan trend positif dalam pencapaian target Rencana Kerja 2020 serta mampu menghadapi masa sulit sekarang.

“Dengan tetap konsisten dan berkomitmen tinggi melaksanakan prioritas pembangunan daerah dalam penanganan pandemi Covid-19 , yaitu Penanganan Kesehatan; Penyediaan Jaring Pengaman Sosial dan; Penanganan Dampak Ekonomi yang difokuskan pada bidang pertanian dan peternakan, perkebunan, kelautan dan perikanan, ketahanan pangan, koperasi dan UMKM serta perindustrian dan perdagangan,” ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly optimis sinergitas Pemprov dan DPRD Sulut semakin memantapkan pencapaian visi pembangunan daerah, khususnya terhadap pemantapan eksistensi Sulut sebagai salah satu pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia serta memantapkan pencapaian sasaran pembangunan Sulut di tahun 2020.

“Karena itulah, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Sulut selaku mitra kerja konstruktif Pemerintah Provinsi Sulut yang hingga kini senantiasa menunjukkan kolaborasi positif untuk terus menunjang tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Sulut,” imbuhnya.

Adapun rapat paripurna tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat Pemprov Sulut. (mld70/*)




Yasti Sebut 3 Hal Ini Nilai Plus Olly Steven Pimpin Sulut

(foto:ist)

Minut, detiKawanua.com – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut pada Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020 nanti, masih tiga bulan kedepan, namun tensi politik terus bergejolak.

“Hingga saat ini saya mengamati pasangan ODSK masih sangat jauh integritas dan popularitasnya dibanding pasangan calon lainnya,” kata sosok politisi Yasty Soeprojo Mokoagow kepada media, Senin (31/8/2020) di Kolongan Minahasa Utara (Minut)

Menurut Bupati Bolmong itu juga, ada tiga hal pokok yang penting dan strategis dan menjadi nilai tambah lebih yang dimiliki dan telah dibuktikan oleh Olly Dondokambey selama memimpin Sulut pada periode pertama, yakni;

Pertama Kompetensi, sebagai politikus yang telah malang melintang pada kanca perpolitikan lokal dan nasional, Olly Dondokambey telah menunjukkan kelasnya sebagai seorang Gubernur dengan tingkat integritas yang tidak perlu diragukan lagi.

“Saya pribadi telah lama mengetahui sepak terjang pak Olly, jadi sekali lagi saya tegaskan integritas Pak Olly sebagai pemimpin tertinggi di Sulut tidak perlu dipertanyakan apalagi di ragukan.”katanya.

Nilai tambah kedua, soal jaringan ke pemerintah pusat yang sangat luas mulai dari Presiden hingga kementrian serta lembaga negara seperti DPR RI serta lembaga strategis lainnya.

“Sangadi saja tau Pak Olly memiliki jajingan luas, apalagi saya Bupati.Dulu saya sama-sama Pak Olly di DPR RI, jadi gimana power dan kemampuan membangun relasi dan komunikasi dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya itu tidak perlu diragukan lagi”katanya.

Hal yang ketiga dan paling mendasar adalah kecintaan dan ketulusan Olly Dondokambey yang didukung sepenuhnya oleh Steven Kandouw dalam membangun Sulut. Sejak memimpin Sulut pada periode pertama, ODSK telah menunjukkan kecintaannya pada daerah ini secara merata, adil dan penuh kasih.

“Pak Olly dan pak Steven telah menjadikan Sulut menjadi salah satu daerah yang di perhitungkan di Indonesia dalam berbagai aspek, khusus pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan potensi daerah serta pembangunan infrastruktur.”tandas salah seorang kepala daerah perempuan di Sulut sambil menegaskan untuk wilayah Bolmong dia menjamin kemenangan 1000 persen bagi ODSK pada Pilgub 2020 mendatang. (tim)




Miliki Struktur Kepengurusan Baru, PD Pasar Mitra Siap Tingkatkan Kinerja

Mitra, https://detiKawanua.com – Gebrakan demi gebrakan meningkatkan seluruh sektor yang ada dikabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), terus dilakukan Bupati James Sumendap SH, salah satunya penyegaran dalam tubuh Perusahaan Daerah (PD) Pasar Mitra, yang terjadi perombakan personalia, senin (31/8/2020).

Sesuai SK Bupati yang dibacakan Kepala Bagian Hukum Pemkab Mitra, Arce kalalo disaat pelantikan di sport Hall Pemkab Mitra, Jhonly Giok CS dipercayakan menahkodai PD Pasar Mitra menggantikan Dirk Tolu Cs yang sudah di percayakan bupati menjabat jabatan lainnya di Pemkab Mitra.


Erick kalensang salah satu direktur yang dipercayakan menahkodai jajaran PD Pasar Mitra, saat bersua dengan media ini mengatakan pihaknya sudah berkomitmen untuk meningkatkan kinerja yang ada salah satunya pemanfaatan salah satu ikon yang dimiliki kabupaten Mitra yakni Plaza Ratahan.
“ kita akan berinovasi bagaimana cara membuat plaza Ratahan untuk menarik pengunjung, karena tanpa pengunjung tentunya plaza tidak akan jalan,” ungkap kalensang yang saat ini dipercayakan menjabat Direktur Pemasaran PD Pasar Mitra.


Selain Kalensang yang dipercayakan sebagai Direktur Pemasaran, Bupati JS Juga mempercayakan Junus Timpal sebagai Direktur Keuangan dan Johanes Munaiseche Direktur Umum mendampingi Direktur Utama Jhonly Giok.




Dimasa Pandemi, Mentan Limpo ‘Angkat Topi’ Terobosan Pemprov Sulut Akan Pertanian

(foto:ist)

Minut, detiKawanua.com – Kunjungan kerja singkat Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu (30/08/2020), telah mendatangi dua daerah yakni, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan Kota Bitung.

Adapun di Minut tepatnya di Desa Tontalete, oleh Mentan Limpo bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang dihadiri Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov), Edwin Silangen itu telah melakukan kegiatan Tanam (Kelapa Genja)/Panen Kedelai serta penyerahan sejumlah bantuan alat pertanian, perkebunan, KUR serta alat pertanian.

Seperti halnya dikatakan Limpo, selaku bagian dari pemerintah pusat terus memperkuat sektor pertanian di tengah dampak pandemi Covid19 sekarang ini agar pangan tidak bergantung pada import melainkan menjadi terdepan dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Diketahui pula menteri yang telah dua kali menlakukan kunjungan kerja Provinsi Sulut pada tahun 2020 ini (pertama pada tanggal 21 April dan sekarang, 30 Agustus), terkesan memberikan perhatian khusus bagi Provinsi Sulut di sektor pertanian.

Tak hanya itu, Mentan Limpo juga mengapresiasikan dan memuji akan potensi lahan dan keindahan alam Bumi Nyiur Melambai, terutama dalam pengembangan kemajuan pertanian yang digalakkan Pemprov Sulut (Program Marijo Ba Kobong) dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, yang dimana untuk dimasa pandemi Covid19, pertanian merupakan satu hal yang sangat penting bagi masyarakat terlebih khusus petani.

“Bersyukur kepada Tuhan atas angugerah alam di Sulut yang lahannya begitu subur. Pertanian adalah sesuatu yang sangat menjanjikan, dimana petani bukanlah hal memalukan dan petani bukan miskin, pemikiran seperti itu salah! sekarang semua terbalik petani merupakan terkemuka bahkan pertanianlah diutamakan, pertanian tidak akan pernah berhenti. Disaat pandemi Covid, bahkan di negara besar sekalipun seperti Amerika dan Jepang dimasa pandemi banyak kembali ke sektor pertanian,” terang Mentan Limpo.

“Bagi kepala daerah saya berpesan bahwa, kalau mau lihat hidup rakyatnya baik, maka perbaiki pertaniannya. Dimasa pandemi Covid sekarang ini tidak ada yang lock (lockdown), dalam pertanian sekarang ini kurang lebih sudah mengucurkan 222 Triliun,” ungkapnya seraya kembali berpesan, kepada para kepala dinas pertanian untuk benahi sektor pertanian daerah.

“Provinsi Sulut ini baik sekali untuk sektor pertanian nanti di backup. Nanti tanam kedelainya juga lebih banyak, harganya dibantu. Dari laporan kedelai ini bagus banget dibanding impor, saya harapkan untuk harga bisa bisa 10.000 untuk kedelai. Yang pasti bagi saya, dan saya tau pak Presiden Jokowi sangat pro rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Olly yang disampaikan Sekprov Silangen mengucapkan rasa terima kasih atas kedatangan menteri ke Sulawesi Utara untuk kedua kalinya.

“Kita sangat bersyukur dan berbangga kembali dikunjungi oleh pak Menteri yang sudah kedua kalinya. Ini bukti merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat bagi Sulawesi Utara terlebih bagi masyarakat, ditengah-tengah kesibukan dalam mengurusi 34 provinsi dimasa pandemi sekarang pun pak menteri masih bisa datang,” ucap Sekprov dengan menambahkan bahwa kondisi Sulut saat ini masih kondusif disektor pertanian terlebih Pemprov Sulut melalui Gubernur (Olly Dondokambey) yang terus menggalakkan kegiatan ‘Marijo Ba Kobong’.

Diketahui, untuk lahan di Sulut terdapat kurang lebih 6600 hektar berpotensi untuk diolah. Adapun hadir pada kesempatan itu, Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Santos G. Matondang, jajaran Forkopimda Sulut dan jajaran Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian Peternakan Sulut, Novly Wowiling, Kepala Dinas Perkebunan, Refly Ngantung, Bupati Minut, serta para masyarakat penerima bantuan dari Kementan dan Pemprov Sulut. (mild70)