Dihadiri Forkopimda, Toga dan Penyelengara Pilkada, Polres Minsel Gelar “Kampanye Pakai Masker”

Minsel, detiKawanua.com – Polres Minahasa Selatan menggelar acara ‘Kampanye Pakai Masker’, Kamis (10/09/2020), yang dihadiri oleh jajaran TNI Kodim 1302 Minahasa, Forkopimda (Forum Koordinasi pimpinan Daerah), tokoh agama, KPU dan Bawaslu serta jajaran dinas Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Kampanye ‘Pakai Masker’ dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Minsel, sebagai upaya edukasi yang memfokuskan pada sosialisasi mengajak masyarakat untuk membiasakan diri memakai masker khususnya saat beraktivitas di tempat umum.

“Pemerintah dan jajaran TNI/Polri serentak melaksanakan acara kampanye pakai masker secara massif untuk mengajak masyarakat membudayakan suatu kebiasaan baru yaitu memakai masker, kapanpun dan dimanapun khususnya saat berada di tempat umum,” ujar Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon, SIK.

Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan baliho ‘Mari jo Pake Masker’ (Ayo Pakai Masker), oleh seluruh hadirin dan undangan kegiatan kampanye serta penampilan senam gembira oleh personel Polres Minsel yang diikuti oleh jajaran Forkopimda.

“Mari terus kita gelorakan gerakan pakai masker ini untuk mencegah angka penularan Covid-19 atau Virus Corona, terlebih khusus di Kabupaten Minahasa Selatan yang sementara dalam tahapan Pilkada ini. Ingat 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” tambah Kapolres.

Diakhir kegiatan, Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon, SIK, bersama Dandim 1302 Minahasa, Ketua KPU dan Bawaslu Minsel membagikan masker secara simbolis kepada peserta apel kampanye.
“Selain di Polres, kami juga telah mengarahkan Polsek jajaran untuk melaksanakan kegiatan pembagian masker gratis untuk masyarakat. Total ada 1000 masker TNI/Polri,” pungkas Kapolres.
(Vandytrisno/hpom)




Pembangunan Drainase 2 Poros Jalan Provinsi di Sangihe Berbandrol Rp 884,266 Juta

Tahuna, detiKawanua.com – Perhatian Pemprov Sulut melalui Nakhoda Gubernur Olly Dondokambey fan Wakil Gubernur Steven Kandouw kepada masyarakat Sangihe terus diberikan.

Setelah dimulainya mobilisasi peralatan ke lokasi proyek pekerjaan ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng dengan anggaran mencapai Rp 11,130 Miliar, kini dua ruas jalan provinsi yakni Lenganeng-Raku-Naha dan ruas jalan Pintareng-Manalu pekerjaan pembangunan drainase segera dilakukan dengan total anggaran mencapai Rp 884,266 juta.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulut Ir Adolf H Tamengkel melalui Kepala Seksi   Sistem Informasi Jasa Kontruksi dan Kebijakan Teknis Jalan Provinsi Adelbert Budy Jacobus ST.

“Proses tender sudah selesai. Dimana untuk pembangunan drainase ruas jalan Lenganeng-Raku-Naha dimenangkan oleh CV Porodisa Indah, sedangkan pembangunan drainase ruas jalan Pintareng-Manalu akan dikerjakan oleh  CV Moria selaku pemenang tender”, ungkap Jacobus.

Budy sapaan akrab Jacobus menyatakan untuk pekerjaan pembangunan drainase ruas jalan Lenganeng-Raku-Naha anggarannya sesuai penawaran perusahaan pemenang adalah Rp 685.165.535,21. Sedangkan ruas jalan Pintareng-Naha untuk pembangunan drainase sesuai hasil tender adalah Rp 199.100.494,01.

“Mutual Chek Awal (MCA) sudah dilakukan pada Selasa (08/09/2020) jadi pekerjaan dipastikan akan segera dilaksanakan. Sebab kedua perusahaan pemenang tender sudah menyatakan bahwa action akan dilakukan dengan droping material untuk pembangunan drainase dimaksud”, imbuh Jacobus sambil berharap upaya Pemprov Sulut mendapat dukungan dari masyarakat untuk kemajuan pembangunan. (Js(




Dua Kendaraan Roda Empat Terlibat Laka Lantas

Tahuna, detiKawanua.com – (10/9/20) Kecelakan lalu lintas kembali terjadi di simpang tiga SMU 1 Tahuna

Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan roda empat dan menyeret satu kendaraan roda dua

Diungkap oleh Kanit Laka Ipda Meldi.Roring kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut terjadi sekitar 09:00 bermula ketika salah satu kendaraan jenis Toyota Avanza melaju dengan kecepatan tinggi

“Kecelakaan tersebut berawal ketika kendaraan jenis Toyota Avanza bernomor Polisi DB 1511 plat merah, dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali sehingga menabrak kendaraan yang terpakir milik salah satu anggota polres Sangihe dengan jenis kendaraan Suzuki Ertiga bernomor DB 1597 DE ,” ungkap Roring

Lebih lanjut Roring  mengatakan”, kendaraan tersebut juga menyeret kendaraan roda dua yang terpakir dibelakang kendaraan DB 1597 DE, menurut pengemudi dikatakannya bawah saat ia membelokan kendaraan itu sudah pada jalur masuk ke SMU 1.

Sampai berita ini diturunkan belum dapat dipastikan berapa kerugian yang dialami dari kedua kendaraan terlibat laka lantas, untuk saat ini anggota polisi polres Sangihe sementara melakukan identifikasi kecelakaan. (Js)




Kemendagri Terima 15 Nama ‘Calon Pengganti’ Kepala Daerah Pilkada di Sulut

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Menindak lanjuti permintaan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera memasukkan nama-nama para calon Penjabat Sementara (Pjs) untuk mengisi kursi kosong kepala daerah di 5 kabupaten kota di Sulut, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut pun telah mengirimkan 15 nama pejabat eselon II nya dan dipastikan sudah ‘berlabuh’ di Kemendagri pada Rabu (09/09/2020).

“Tadi (Rabu,red) yang terakhir (dikirim) nama-nama pejabat untuk (Pjs) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan semua sudah semua terkirim,” ungkap Wakil Gubernur Steven Kandouw ketika di wawancarai wartawan di Kantor Gubernur.

Pun walaupun begitu, Kandouw enggan membeberkan siapa-siapa 15 nama pejabat yang telah diusulkan tersebut kepada wartawan.

Terpisah itu, saat dikonfirmasikan kepada pejabat di instansi yang berkompeten yakni Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sulut, Jemmy Kumendong pun hanya mengatakan bahwa untuk SK (surat keputusan Pjs yang telah disetujui) akan dikeluarkan sebelum penetapan cuti resmi kepala daerah yang mengikuti pilkada.

“Cutinya dimulai 26 September dan berakhir pada 05 Desember 2020 atau masa kerja sekitar 71 hari. Pastinya sebelum cuti SK-nya sudah dikeluarkan Kemendagri,” terang Kumendong yang juga enggan membeberkan 15 nama pejabat yang telah diusulkan ke Kemendagri.

Disatu sisi lainnya juga dari informasi sejumlah sumber resmi yang dirangkum wartawan, potensi besar bagi para pejabat yang kemungkinan direkrut itu dengan sejumlah pertimbangan seperti, kemampuan birokrasi pemerintahan dan asal daerah, sehingga menjadi pertimbangan pemberitaan sejumlah nama-nama dibawah ini ada yang masuk:

MINUT:

1.Sandra Moniaga (Kadis Ketahanan Pangan).

2. Refly Ngantung (Kadis Perkebunan).

3.Novly Wowiling (Kadis Pertanian).

BITUNG:

1.Edyson Humiang (Asisten I).

2.Jimmy Ringkuangan (Karo Pengadaan Barang dan Jasa).

3.Jimmy Kumendong (Karo Pemerintahan).

MINSEL:

1. Mecky Onibala (Inspektur).

2. Roy Mewoh (Kapala BPMD).

3. Ferry Sangian.  (Staf Ahli).

BOLTIM:

1.Christian Talumepa (Kadis Infokom).

2.Praseno Hadi (Asisten II)

3.Chres Sondakh (Karo Orpeg).

BOLSEL:

1. Bahagia Mokoagow (Kadiscapil).

2.Abdulah Mokoginta (Karo Pembangunan).

3. Hanny Wajong (Karo Perekonomian).

Adapun sesuai aturan yang berlaku, Pemprov Sulut harus mengusulkan 3 nama untuk 1 daerah, dan untuk keputusan finalnya (1 orang) itu nantinya di pihak Kemendagri. Sementara itu, walaupun terdapat 7 kabupaten kota di Sulut yang melakukan pilkada serentak, namun dipastikan hanya ada 5 kepala daerahnya yang akan kembali maju bertarung yakni, Kabupaten Minut, Bitung, Minsel, Boltim dan Bolsel. Sedangkan untuk Kota Tomohon dan Manado kepala daerahnya tidak akan maju bertarung atau menyelesaikan masa jabatannya hingga akhir periode.

Sementara itu, untuk pasangan calon (Paslon) incumbent Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw yang menjadi salah satu kontestan di Pilgub 2020 ini, penentuan Pjs-nya merupakan kewenangan dari Kemendagri. (*/mild)




Saat Penetapan, KPU Minsel Ingatkan Paslon Ikuti Protokol Kesehatan

Minsel, detiKawanua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan sesuai Jadwal akan menggelar penetapan pasangan calon pada pilkada Minsel 9 Desember mendatang tepatnya bulan ini.

Kepada media ini, Selasa (9/8/2020 ) Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga mengharapkan para bakal pasangan calon untuk tidak membawa massa pada tahapan penetapan calon dan pemberian nomor urut Yang bakal digelar pada 23 dan 24 September mendatang.

“Harapan kami setiap paslon mengikuti Protokol kesehatan . Jangan membawa massa. Apalagi arak-arakan yang berpotensi membuat kerumunan orang,” ucap Sambuaga.

Kata Sambuaga dengan tahapan kampanye dan debat kandidat nanti harus mengikuti Protokol Kesehatan tidak boleh lebih dari 50 orang.

KPU akan terus mengimbau agar semua bakal pasangan calon hanya membawa pendukung sesuai jumlah yang telah ditentukan oleh Peraturan KPU (PKPU).

“Kami mohon kerjasamanya. Ikuti prosedur yang sudah ditentukan dalam PKPU. Dalam PKPU 10 Tahun 2020 sepertinya ada yang berubah terkait jumlah massa yang tadinya debat kandidat hanya boleh dihadiri 30 orang saja sekarang menjadi maksimal 50 orang kemudian pada tahapan kampanye yang tadinya hanya boleh 50 orang sekarang berubah menjadi 100 orang,” ungkapnya.

Dengan masih adanya rapat umum, menurut dia, potensi arak-arakan massa bisa saja terjadi. Namun, nanti itu yang menilai Bawaslu apakah bakal calon tersebut melanggar aturan dan akan dikenakan sanksi atau tidak. (Vandytrisno/**)




Guna Kebersihan Lingkungan, Kepala DLH Boltim Turun Lapangan

Boltim, detiKawanua.com – Untuk selalu menjaga kebersihan lingkung agar tetap bersih dan nyaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kerap melakukan pemantauan disetiap waktu sekaligus pembersihan sampah disepanjang ruas jalan.

Hal itu seperti diungkapkan, Kepala DLH Boltim, Sjukri Tawil bahwa kita memang punya program dan tujuan untuk bagaimana agar daerah kita ini selalu bersih dalam artian lingkungan.

“Kemarin kita lakukan pembersihan sampah disepanjang jalan desa Purworedjo hingga desa Mooat. Itu selalu kami lakukan setiap kami melihat ada sampah berserakan diruas jalan. Dan sepanjang jalan arah ke ibukota Boltim (Tutuyan),” terangnya.

Lanjut Sjukri jelaskan, mulai dari desa Buyat sampai Kotabunan ada 1 kelompok kebersihan, yang menangani sampah diruas jalan trans. Itu kita action mulai bulan kemarin. Sedangka dari desa Togid sampai desa Motongkad juga ada 1 kelompok. Dalam 1 kelompok terdapat 4 sampai 5 orang.

“Untuk dalam Ibukotadi Tutuyan, dan lingkungan perkantoran Pemda Boltim sampai jalan dua jalur, itu ada 15 orang membersihan setiap hari,” bebernya.

Untuk penanganan sampah didesa dan lorong-lorong desa, kata Sjukri, itu sudah menjadi tanggungjawab pihak pemerintah desa, sesuai dengan maklumat Pak Bupati Boltim pada tahun kemarin, terkait penanganan sampah dimasing-masing desa.

“Intinya lingkungan hidup adalah tanggungjawab kita bersama. Jangan sembarangan membuang sampah. Mari kita selalu menjaga kebersihan, terutama lingkungan kita. Lebih khusus kabupaten Boltim yang sama kita cintai ini,” imbua Sjukri (9/09) siang tadi.

(Fidh)




Kepala BKPSDM Boltim : Pelaksanaan SKB CPNS, Minggu 13 September

Kepala BKPSDM Boltim, Rеzhа Mаmоntо.

Boltim, detiKawanua.com – Pelaksanaan jadwal ujian Seleksi Kоmреtеnѕі Bidang (SKB) bеrbаѕіѕ Cоmрutеr Assisted Tes (CAT) раdа ѕеlеkѕі реnеrіmааn calon Pegawai Nеgеrі Sіріl (PNS) Tаhun 2019 lalu, Pemerintah Kаbuраtеn (Pеmkаb) Bоlааng Mоngоndоw Tіmur (Bоltіm), mеlаluі Badan Kереgаwаіаn Sumbеr Dауа Mаnuѕіа (BKPDM) resmi mengumumkan jаdwаl реlаkѕаnааn.

Kepada awak media ini, Kepala BKPSDM Boltim, Rеzhа Mаmоntо menjelaskan, untuk pеlаkѕаnааn SKB раdа ѕеlеkѕі penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Bоltіm tahun 2019 kemarin, аkаn dilaksanakan раdа tаnggаl 13 September 2020.

“Lokasi atau tempat реlаkѕаnааn dі kantor Regional IX BKN Mаnаdо. Alаmаt, Jln AA. Mаrаmіѕ Nо.KM. 8, Pаnіkі Bawah Kесаmаtаn Mapanget Kоtа Manado Sulаwеѕі Uаtаrа (Sulut). Pеѕеrtа уаng bеrhаk mеngіkutі SKB, аdаlаh peserta уаng tеlаh dinyatakan lulus Sеlеkѕі Kоmреtеnѕі Dаѕаr (SKD),” jelas Rezha saat ditemui dikantornya, Rabu (9/09)

Dirinya juga mengatakan, karena mаѕіh dаlаm ѕіtuаѕі pаndеmі cоvid-19 maka, ada bеbеrара hаl уаng реrlu dіраtuhі оlеh реѕеrtа terkait dеngаn реlаkѕаnааn SKB tеrѕеbut.

“Nah, pelаkѕаnааn SKB CPNS tеrѕеbut, kami akan laksanakan dеngаn protokol kеѕеhаtаn уаng berpedoman раdа ѕurаt еdаrаn Kераlа Bаdаn Kереgаwаіаn Nеgаrа Nоmоr: 17/SE/VII/2020 tаnggаl 02 Julі 2020 tentang prosedur реnуеlеnggаrа seleksi dеngаn mеtоdе Cоmрutеr Aѕѕіѕtеd Cеѕt Badan Kереgаwаіаn Nеgаrа (CAT BKN) dеngаn protokol kеѕеhаtаn pencegahan dan pengendalian cоvіd-19,” ungkapnya.

Selain itu, kata Rezha, yang perlu dі реrhаtіkаn оlеh реѕеrtа pada wаktu pelaksanaan yakni, pеѕеrtа ѕеlеkѕі dіаnjurkаn untuk mеlаkukаn іѕоlаѕі mаndіrі mulаі 14 hаrі sebelum реlаkѕаnааn ѕеlеkѕі, реѕеrtа tidak diperkenankan mampir ke tempat lаіn selain ke tempat ѕеlеkѕі, wаjіb mеnggunаkаn mаѕkеr mеdіѕ 3 lауаr yang mеnutuрі hіdung dan mulut hіnggа dagu.

“Jіkа dіреrlukаn, реnggunааn реlіndung wаjаh (fасеѕhіеld) bersama mаѕkеr ѕаngаt dіrеkоmеndаѕіkаn sebagai реlіndung tаmbаhаn, tetap mеmреrhаtіkаn jаrаk minimal 1 mеtеr dеngаn оrаng lаіn, menjaga kеbеrѕіhаn tangan dеngаn mencuci tangan раkаі ѕаbun dengan аіr mеngаlіr аtаu mеnggunаkаn hаndѕаnіtіzеr, membawa alat tulіѕ рrіbаdі, реѕеrtа seleksi dеngаn hаѕіl pengukuran suhu 37,3C dіbеrіkаn tаndа khuѕuѕ dan mеngіkutі ujіаn di tеmраt terpisah (ruangan khusus-red) dan dіаwаѕі dengan реtugаѕ уаng wаjіb mеmаkаі masker dаn pelindung wаjаh. Pеѕеrtа ѕеlеkѕі yang bеrаѕаl dari wіlауаh yang berbeda, dengan lоkаѕі ujіаn mеngіkutі kеtеntuаn рrоtоkоl реrjаlаnаn yang dіtеtарkаn оlеh pemerintah, pеngаntаr dаn/аtаu оrаng peserta dіlаrаng mаѕuk dan mеnunggu dі dаlаm area ѕеlеkѕі untuk mеnghіndаrі kеrumunаn, Akuntаbіlіtаѕ nіlаі hаѕіl seleksi CAT ѕесаrа livescoring tеtар ditanyangkan dі lоkаѕі ѕеlеkѕі dan dapat dіѕаkѕіkаn secara live oleh masyarakat mеlаluі оnlіnе streaming,” tandas Rezha.

Lanjutnya, adа рrоѕеdur реnуеlеnggаrа ѕеlеkѕі perlu di реrhаtіkаn оlеh реѕеrtа, dantaranya, pеѕеrtа seleksi wаjіb hаdіr paling lаmbаt 120 mеnіt ѕеbеlum seleksi dіmulаі, peserta уаng tеrlаmbаt tіdаk dіреrkеnаnkаn mengikuti ujіаn dаn dianggap gugur.

“Peserta уаng suhu tubuhnуа 37,3C lаngѕung ke bagian rеgіѕtrаѕі untuk diperiksa kеlеngkараn уаng dipersyaratan ѕереrtі KTP аѕlі/ѕurаt atau kаrtu keluarga yang dі lеgаlіѕіr реjаbаt уаng bеrwеnаng. Dаn kаrtu pеѕеrtа seleksi Pаnѕеl Instansi dаlаm memeriksa kеlеngkараn dоkumеn peserta ѕеlеkѕі tаnра kоntаk fisik,” tegasnya, siang tadi.

Terinformasi tempat pelaksanaan, lоkаѕі ujіаn реѕеrtа SKB CPNS Boltim ada dі Emраt wіlауаh рrоvіnѕі. Mаѕіng-mаѕіng, dі UPT BKN Gorontalo di іkutі оlеh 2 реѕеrtа SKB, UPT BKN Sorong dі іkutі оlеh 1 peserta, Dі Kantor Rеgіоnаl BKN Mаkаѕѕаr di іkutі оlеh 1 реѕеrtа dan di Kantor Rеgіоnаl BKN Manado Sulut di іkutі оlеh 174 peserta. (Fidh)




Bersama Wagub dan Forkopimda, Kapolda Sulut: Syarat Utama Pilkada Protokol Covid19

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Kapolda Sulut, Irjen Pol. Panca Putra Simajuntak menegaskan, salah satu syarat utama dalam proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 nanti adalah penerapan protokol kesehatan Covid19. Demikian ditegaskan Jendral Bintang Dua itu kepada sejumlah wartawan, usai mengikuti rapat bersama Forkopimda dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw di kantor Gubernur, Rabu (9/9/2020).

“Setelah mengikuti vidcon dan mendapatkan arahan dari Menteri Polhukam dan para Menteri berkaitan dengan bagaimana kita menyelenggarakan pelaksanaan pilkada tahun 2020, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid 19 yang menjadi syarat utama berlangsungnya pelaksanaan pilkada sehingga pilkada bisa berlangsung dengan sehat dan demokratis,” ungkapnya yang menjelaskan bahwa sehat dan demokratis itu adalah agar semua kegiatan tetap dalam penerapan protokol kesehatan Covid19 yang ada.

“Seperti memperhatikan 3 M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Dan itu harus diperhatikan,” jelasnya.

Panca juga menyebutkan bahwa dalam rapat bersama Menkopolhukam dan sejumlah menteri itu, terdapat penyampaian untuk mengecek sejauh mana kesiapan pelaksanaan pilkada di masing-masing kab/kota dan provinsi yang akan menggelar pilkada serentak tahun 2020 ini.

“InsyaAllah untuk wilayah Provinsi Sulut kita siap untuk melaksanakan pilkada bersama dengan para penyelenggara dan  pelaksana peserta kontestan pemilu kada dengan memperhatikan protokol kesehatan,” pungkasnya. (*/mild)




Resmi Dibuka Akhirnya ke 954 CASN Pemprov Sulut Formasi 2019 Ikuti SKB

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Selaku Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pengadaan CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) Pemprov Sulut untuk formasi tahun 2019, Sekertaris Daerah (Sekda) Sulut, Edwin Silangen telah membuka Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di kantor Regional XI BKN Manado, Selasa 8 September 2020.

SKB CPNS dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sebagai informasi, jumlah peserta SKB CPNS Pemprov Sulut sebanyak 954 orang dengan kuota 519 CASN.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen berharap peserta SKB dapat meraih hasil optimal dalam seleksi sehingga dapat meraih cita-cita menjadi ASN untuk mendukung gerak roda pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan, demi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia menuju kesejahteraan masyarakat yang setinggi-tinginya.

“Kiranya kegiatan ini akan dapat diikuti sebaik mungkin oleh Saudara-saudara sekalian, sehingga nantinya hasil terbaik yang diraih,” katanya.

Menurut Silangen, sebagai pemeran utama dalam menyelenggarakan pemerintahan, kehadiran PNS atau ASN dituntut harus memiliki profesionalisme dalam memberikan totalitas pengabdian.

Di samping itu, setiap ASN harus mampu menciptakan berbagai inovasi terobosan-terobosan, ataupun lompatan-lompatan konstruktif dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Silangen juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, terlebih kepada jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut yang telah menyiapkan dan memfasilitasi seleksi dengan baik.

Adapun pembukaan SKB CASN Pemprov Sulut Formasi 2019 turut dihadiri Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setprov Sulut Gammy Kawatu, Kepala BKD Sulut Femmy Suluh dan Kepala Kantor Regional XI BKN Manado Wakiran.(hbm/mild)




Peserta JKN-KIS Akui Manfaat Prinsip Gotong Royong BPJS Kesehatan

Tondano, detiKawanua.com – Menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan harus dirasakan manfaatnya, ini menjadi prinsip dasar Gotong Royong yang dijalankan BPJS Kesehatan sesuai amanat undang – undang.

Hal itu sangat di rasakan oleh masyarakat, sama seperti yang dirasakan oleh Deny Weku (62) asal Tondano Kabupaten Minahasa.

Dirinya sangat antusias untuk menyampaikan pengalamannya menjadi peserta aktif di BPJS Kesehatan.

“Saya senang jadi peserta JKN-KIS, program ini sangat membantu ketika sakit. saya sudah merasakan bagaimana kartu ini membantu anak saya,” aku Deny ditemui media beberapa waktu lalu.

Dia menceritakan pengalaman Waktu anaknya sakit panas dan kejang-kejang ditengah malam ketika semua fasilitas kesehatan sudah tutup dan anaknya langsung di tangani dengan cepat dan baik di UGD RS Samratulangi Tondano hanya dengan memperlihatkan kartu JKN-KIS.

Deni mengatakan bahwa kartu JKN-KIS bukan hanya membuat dia lebih tenang di usianya saat ini, namun juga menjadi lahan pahala karena merasa sudah membatu saudara lain yang sakit dan berobat menggunakan kartu KIS.

“Saya Sudah tua, saya pasti butuh jaminan kesehatan jika nanti kesehatan saya melemah. Walaupun saat ini saya sehat, yah saya tetap senang karena dengan kesehatan ini sama berarti saya membantu orang lain ketika sakit,” tuturnya sambil memperlihatkan kartu KIS dari dalam dompetnya.

Untuk itu dirinyapun mau berbagi pengalaman anaknya saat mendapat pelayanan kesehatan yang baik saat dibutuhkan juga dirasakan orang lain.

“Toh selain saya dan keluarga, orang lain juga bisa ikut tenang untuk berobat,” tambah deni sambil tersenyum

Program JKN-KIS lanjut Deni, sangat membutuhkan kesadaran dan peran dari masyarakat untuk membayar tagihan secara rutin. Masyarakat juga dapat membantu mengawasi berjalannya program dengan menyampaikan keluhan melalui BPJS Kesehatan Care Centre 1500400 dan apilkasi Mobile JKN.

“Orang orang harusnya lebih sadar pentingnya program ini, kalau ada keluhan di RS yah tinggal di laporkan,” tutup deni. (Baim)