Gelar Doa Bersama, Sebelum Bangun Jalan TMMD

Kendal, detiKawanua.com – Menjelang pembukaan TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kodim 0715/Kendal dan warga menggelar doa bersama.

Selamatan dan Do’a bersama digelar di titik nol lokasi jalan yang akan di Rabat beton nanti, “Kyai Kasturi(52) beliau lah Juru Kunci Makam Jungsemi dan tak lain juga sesepuh Desa Sendang Kulon,yang akan memimpin, doa dan selamatan dimulainya Pra TMMD, ”ungkap Kasdim 0715/Kendal, Mayor Inf. Sukamto.

Dikemukakan, kegiatan doa bersama dan selamatan tersebut sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta nguri-uri budaya leluhur Jawa. Harapannya, kegiatan TMMD Reguler ke-109 di Desa Sendang kulon bisa berjalan lancar, aman tanpa ada suatu halangan apapun.

”Saya yakin dengan antusias warga yang demikian tinggi, semua pekerjaan TMMD yang sudah dicanangkan akan selesai tepat waktu. Terpenting, semangat warga untuk ikut kerja bakti di lokasi TMMD terus dipertahankan dan ditingkatkan,” tandas Mayor Inf. Sukamto. (Pendim 0715/Kendal)




Pembangunan Jalan TMMD Diharapkan Tidak “Langgar” Tanah Warga

Kendal, detiKawanua.com – Pasiter Kodim 0715/Kendal/Korem 073/ Makutarama, Kpt Inf. Budi Cahyo Kurdianto, wanti-wanti kepada para personil yang terjun di pembangunan jalan, salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, untuk tidak “melanggar”, tanah milik warga.

”Untuk itu, di pekerjaan awal pembangunan jalan di Desa Sendang Kulon yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal, kelebaran jalan diukur dengan cermat,” tandas Kapten Inf. Budi Cahyo Kurdianto.

Hal itu dimaksudkan, lanjutnya, jalan yang akan dibangun dengan konstruksi rabat beton itu dimana merupakan jalan fasilitas umum, diharapkan jangan sampai makan tanah milik warga.

Adalah Babinsa Sendang Kulon, Serda Rossi, yang memimpin pengukuran jalan TMMD tersebut dengan dibantu warga masyarakat. Menurutnya, mulai titik nol hingga titik akhir pembangunan jalan itu tidak ada yang sampai memakan tanah milik warga pribadi.

”Alhamdulilah, dengan pengukuran cermat dan dibantu warga dengan melibatkan perangkat desa sendang kulon, nantinya tidak muncul persoalan tentang kelebaran jalan. yang jelas jalan yang akan dibangun melalui TMMD itu adalah fasilitas umum dan diharapkan untuk memperlancar aktivitas seluruh warga,” papar Babinsa Serda Rossi. (Pendim 0715/Kendal)




Semakin Meningkat, Semangat Gotong Royong Warga dan TNI di Lokasi TMMD

Kendal, detiKawanua.com – Cukup menggembirakan, sejak digelar Pra TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, semangat gotong royong antara warga dan TNI anggota Satgas TMMD terus meningkat.

Melihat itu semua Danramil Cepiring, Kapten Cpl Esti mengaku cukup senang, dan diharapkan ke depan utamanya saat TMMD sudah dibuka tanggal 22 September 2020 mendatang, semangat gotong royong antara warga dan TNI akan terus meningkat.

”Harapannya, dengan semakin meningkatnya gotong royong antara TNI dan warga itu, nantinya semua pekerjaan fisik yang sudah diprogramkan TMMD bisa selesai sebelum TMMD usai. Disamping itu, dengan semakin meningkatnya gotong royong itu akan meningkatkan manunggalnya TNI dan warga,” papar Kapten Cpl. Esti.

Hal senada dikemukakan Kasdim 0715/Kendal, Mayor Inf. Sukamto. Pihaknya menyatakan cukup puas dengan meningkatnya gotong royong antara TNI dan warga masyarakat Desa Sendang Kulon, mereka saling bahu membahu dan gotong royong untuk menyelesaikan pekerjaan TMMD.

“Mudah-mudahan dengan semangat yang luar biasa itu, seluruh program TMMD Reguler Ke – 109 dari Kodim Kendal di Desa Sedang Kulon dapat selesai tepat pada waktunya,” tandas Kasdim 0715/Kendal, Mayor Inf. Sukamto. (Pendim 0715/Kendal)




Warga Berinisiatif Mencari Sumber Air Untuk Dukung Proyek TMMD

Kendal, detiKawanua.com – Luar biasa yang dilakukan oleh warga Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dalam mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal, di desanya.

Mengetahui bahwa bersamaan dengan TMMD terjadi kelangkaan air akibat musim kemarau, beberapa warga berinisiatif untuk mencari sumber air di beberapa titik yang lokasinya tidak jauh dari sasaran fisik TMMD.

”Kami tidak ada yang perintah, hanya yakin untuk mendukung pekerjaan TMMD, terutama di pengecoran jalan yang panjangnya mencapai 1,2 Km akan membutuhkan banyak air, sementara di bulan September ini di desa kami sudah sulit air. Untuk itu kami berinisiatif untuk mencari sumber pair,” ujar Parman (47) salah satu warga Desa Sendang Kulon.

Menurutnya,bersamaan pelaksanaan TMMD, justru di pemukiman penduduk juga sulit air karena musim kemarau. Untuk itu upaya mencari mata air itu dimaksudkan nantinya selama pelaksanaan TMMD, bisa mengambil air dari tempat mata air, diangkut dengan kendaraan, dan dituangkan dalam tandon sejumlah drum.

Terpisah Babinsa Sendang Kulon, Serda Rossi, mengatakan, ternyata membangun jalan dekat dengan pemukiman penduduk tidak jaminan ketersediaan air mumpuni. ”Sudan sekitar sebulan ini di pemukiman penduduk (Desa Sendang Kulon -red) air juga minim. Untuk itu satu-satunya jalan untuk mencukupi air saat pengecoran jalan perlu membikin sumur di dekat lokasi TMMD,” jelasnya.

Dikatakan, soal ketersediaan air itu pihaknya yakin bisa teratasi. Caranya dengan membikinkan sumur dan di sedot pakai pompa air. Sementara itu di lokasi pembangunan jalan nantinya akan ditempatkan sejumlah drum untuk penampungan. (Pendim 0715/Kendal)




”Luar Biasa Antusias Warga di TMMD Kodim Kendal”

Kendal, detiKawanua.com – Danramil Cepiring, Kodim 0715/Kendal, Kpt. Cpl Esti apresiasi dengan antusias warga desa sasaran TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal, Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Yakni, begitu digelar Pra TMMD, banyak warga yang ikut terjun ke lapangan, berbaur dengan TNI untuk memulai pekerjaan besar.

”Luar biasa antusias warga Sendang Kulon di TMMD, terbukti sejak Pra digelar, mereka, utamanya para laki-laki, tua muda langsung sengkut ikut membantu pekerjaan yang ada di lapangan. Harapannya, setelah TMMD dibuka nanti, yakni tanggal 22 September 2020 jumlah warga yang terlibat di semua kegiatan TMMD akan terus meningkat,” beber Danramil Kapten Cpl. Esti.

Sudarno (54) salah satu warga Desa Sendang Kulon mengatakan, meski untuk ikut kerja fisik di pembangunan TMMD sangat melelahkan dan sangat menguras tenaga, warga sepakat akan terus membantu TNI yang tengah membangun Sendaglor.

”Tak ada kata menyerah, kami dan warga Sendang Kulon lainnya sepakat akan terus terlibat di semua kegiatan hingga berakhirnya TMMD. Dengan cara ini kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Tentara yang telah membangun desa kami,” ujar Sudarno.

Sementara itu terpisah, Kepala Desa Sendang Kulon, H. Abdul Haris menyatakan, merupakan anugerah bagi warganya, kali ini di akhir tahun 2020, desanya dijadikan sebagai sasaran TMMD Kodim Kendal. DImana dalam pelaksanaanya TNI akan melakukan banyak pembangunan di desanya. (Pendim 0715/Kendal)




Terus Kebut Pengecoran Jalan di Pra TMMD Kodim Kendal

Kendal, detiKawanua.com – Memasuki Pra, jajaran TNI Kodim 0715/Kendal/Korem 073/ Makutarama dengan dibantu warga desa sasaran, Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mulai sentuh sejumlah proyek fisik yang dipogramkan. Utamanya di sasaran fisik pengecoran jalan menjadi perhatian utama.

”Untuk sasaran fisik utama langsung kita sentuh di gelaran Pra TMMD. Pasalnya sasaran fisik utama berupa pembangunan jalan ini volumenya cukup panjang dan diperkirakan membutuhkan konsentrasi personil dalam jumlah banyak,” jelas Pasiter Kodim Kendal, Kpt. Inf. Budi Cahyo Kurdianto.

Dijelaskan, untuk sasaran fisik pengecoran jalan panjangnya mencapai 1,2 Km dan lebar 3 Meter dengan ketebalan 15 Cm. Mengingat minimnya waktu pelaksanaan TMMD, yakni hanya 30 hari, sehingga sejal s Pra TMMD langsung dikebut pengerjaannya.

”Apresiasi untuk warga Desa Sendang Kulon yang terlibat aktif sejak Pra TMMD, sehingga kami optimis, meski muncul banyak kendala semua sasaran fisik yang sudah diprogramkan akan bisa selesai. Kendala utamanya yaitu, minimnya air untuk menunjang semua pelaksanaan TMMD,” tambah Kapten Budi Cahyo. (Pendim 0715/Kendal)




Ketersediaan Air, Kendala Utama “TMMD Sendang Kulon”

Kendal, detiKawanua.com – Jajaran Kodim 0715/Kendal/Korem 073/ Makutarama hadapi pendala besar saat menggelar TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Yakni ketersediaan air untuk menunjang sejumlah pekerjaan fisik.

Danramil Cepiring, Kpt. Cpl Esti akui jika untuk tuntaskan sejumlah pekerjaan fisik di TMMD Sendang Kulon itu air akan menjadi kendala utama untuk menunjang pekerjaan fisik.

”Habis bagaimanalagi ini puncak musim kemarau, sehingga air akan menjadi kendala utama untuk menyelesaikan pekerjaan fisik,” paparnya.

Namun demikian, lanjutnya, tak ada kata menyerah, TNI dan warga akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan fisik yang sudah diprogramkan di TMMD. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan potensi mata air yang ada di sekitar lokasi TMMD, meski jumlahnya tidak akan besar.

Sebagaimana diketahui, di TMMD Sendang Kulon, yang rencananya secara resmi akan dibuka tanggal 22 September 2020 mendatang, jajaran Kodim Kendal akan melakukan sejumlah pembangunan fisik. Diantaranya, pengecoran jalan, rehab Rumah Tidak layak Huni (RTLH) dan rehab total sebuah Pos Kamling yang ada di desa sasaran.

Dijelaskan Pasiter Kodim Kendal, Kpt. Inf. Budi Cahyo Kurdianto, untuk pengecoran jalan targetnya dengan panjang 1.200 Meter, lebar 3 meter sementara untuk ketebalannya mencapai 15 Cm.

”Untuk sasaran pengecoran jalan ini yang akan membutuhkan air cukup banyak,” jelasnya.

Selain itu, di TMMD Sendang Kulon itu TNI juga akan merehab 10 unit RTLH milik warga dan rehab sebuah Pos Kamling.

”Kami berharap, peran serta warga desa sasaran bisa maksimal sehingga seluruh proyek fisik yang sudah dicanangkan akan bisa tuntas sebelum TMMD selesai,” harap Pasiter Kpt. Inf. Budi Cahyo Kurdianto. (Pendim 0715/Kendal)




Arus Dukungan Baru ke Olly Steven Menguat Dari Sektor UMKM

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Arus dukungan pada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Olly Dondokambey–Steven Kandouw, dari partai PDIP bersama Gerindra, PKB, PPP, Perindo dan PSI, makin deras. Terbaru, dukungan datang dari DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) Sulut.

Para pengusaha yang bergerak di bidang UMKM ini, Sabtu 12 September 2020 siang mendatangi langsung Sekretariat Tim Kampanye (TK) Olly-Steven untuk menyatakan dukungan.

Di hadapan Ketua dan Wakil Sekretaris TK Olly – Steven, Marhanny Pua dan Novie Lumowa, rombongan yang diketuai Tammy Gerrits menjelaskan alasan mereka memberikan dukungan tersebut.

“Kami mau mendukung pemimpin yang sudah berpengalaman. Olly Steven telah membuktikan keberhasilan mereka membawa daerah ini selama hampir 5 tahun memimpin, banyak yang dirasakan masyarakat baik itu pembangunan infrastruktur, perekonomian meningkat, lapangan kerja terbuka hingga angka kemiskinan menurun,” paparnya.

Bukan itu saja, ia menyebut toleransi antar umat beragama di daerah ini sangat terpelihara di masa kepemimpinan Olly Steven. Hal itu yang membuat JPKPN Sulut merasa harus mendukung kembali pasangan ini.

“Komitmen kami bukan hanya mendukung Olly-Steven, tapi semua calon kepala daerah PDIP yang akang bertarung di kabupaten kota,” tambah Tammy yang saat itu didampingi Ishak Canong, selaku Plt Sekretaris dan Harris Vandersloot, Marcelino Turang, Meike Wowor serta sejumlah pengurus lainnya.

Marhanny Pua dan Novie Lumowa, dari TK Olly-Steven menyatakan terima kasih atas dukungan tersebut. Bahkan mau mempercayakan kembali Olly – Steven memimpin Sulut kedua kalinya.

“Tentunya ini kian memberi motivasi serta semangat bagi kami untuk bekerja. Mewakili pak Olly dan pak Steven serta semua tim kampanye kami menyampaikan terima kasih untuk dukungan ini, semoga kita bisa bekerja sama untuk kemenangan pak Olly dan pak Steven,” tegas Pua dan Lumowa. (**)




Bersyukur Bersama Jemaat Ikhtus Gubernur Olly Juga Bantu Panitia

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com –  Gubernur Olly Dondokambey menghadiri ibadah syukur HUT ke-10 Wilayah Bitung di GMIM Ikthus Batu Putih Atas, Kota Bitung, Sabtu (12/9/2020).

Pada kesempatan itu, gubernur berharap momentum bersyukur (HUT) kali ini untuk mampu memperkokoh komitmen jemaat, untuk meningkatkan kesaksian dan pelayanan.

“Torang harus bersyukur karena memang syukur itu kita butuhkan dalam kehidupan kita sebagai warga gereja,” kata Olly.

Disamping tersebut pula, orang nomor satu di Sulut itu mengajak jemaat selalu bersama-sama dalam melaksanakan setiap rencana agar terwujud.

“Kita harus bersama-sama selalu dalam kasih dalam Tuhan sehingga apa yang kita rencanakan pasti akan terwujud kalau kita bersama sama, tapi kalau sendiri-sendiri yang kita rencanakan pasti tidak akan terwujud, kecil tapi kalau bersama – sama nilainya akan lebih besar,” ungkap Olly.

Olly juga mengajak jemaat untuk selalu berdoa agar setiap kegiatan yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 dapat berjalan lancar.

“Torang berdoa, torang hadapi supaya kegiatan-kegiatan kita selalu berjalan dengan baik sehingga apa yang kita harapkan betul-betul torang bisa lakukan,” tandas Olly.

“Torang harus berdoa terus, berkat Tuhan bagi Provinsi Sulut sangat banyak dan baik karena torang solid, torang selalu berdoa dan torang selalu mensyukuri apa yang Tuhan berikan pa torang semua. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gubernur Olly juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 25 juta bagi panitia dan seluruh Jemaat di wilayah Bitung Sepuluh.

Adapun ibadah syukur HUT ke-10 Wilayah Bitung Sepuluh turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri dan Ketua BPMW Bitung Sepuluh Pdt. Sonij Imon. (*/mild70)




Diserahkan Gubernur Olly, Selama 3 Bulan 95.517 KPM-PKH Terima BSB

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Sebanyak 95.517 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) yang terdampak Covid19 di Provinsi Sulut, berupa BSB (Bantuan Sosial Beras) selama 3 bulan berturut-turut terhitung mulai periode bulan Agustus, September hingga Oktober tahun 2020 ini yang masing-masing per KPM-nya mendapatkan 15 Kg.

Adapun pemberian BSB pemerintah pusat bertotal 4.298 ton itu di luncurkan Gubernur Olly Dondokambey pada Sabtu (12/09/2020) di lobi kantor Gubernur.

Diungkapkan gubernur, bahwa penyaluran BSB merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Sulut yang terdampak Covid19.

“Saya kira kegiatan hari ini, kita melaksanakan amanat dari Pak Presiden terhadap masyarakat yang ada di Sulut, yang mendapatkan program PKH, baik bantuan tunai maupun berbentuk bantuan beras, kita salurkan terus selama pandemi ini,” kata Gubernur Olly.

“Pemprov sudah menyalurkan pada seluruh masyarakat yang mendapatkan manfaat dari peran pemerintah pusat. Semoga mereka dapat memanfaatkan bantuan pemerintah pusat ini dengan sebaik- baiknya,” tambahnya.

Selain untuk KPM Manado, Gubernur Olly juga menyerahkan secara simbolis BSB sebanyak 418 ton bagi 9.309 KPM di Minahasa Utara bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Wori.

Sebagai informasi, persyaratan untuk mendapatkan BSB tersebut, harus terdaftar dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), karena sejumlah hal ini:

Pertama, peserta PKH merupakan keluarga miskin dan rentan terdampak pandemi Covid-19. Peserta PKH Kemensos harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dimana data tersebut telah dimutakhirkan.

Kedua, dalam keluarga peserta PKH terdapat anak-anak, lanjut usia dan penyandang disabilitas yang perlu mendapatkan perlindungan dan pemenuhan nutrisi.

Ketiga, Program PKH telah memiliki struktur SDM yang baik, sehingga lebih memudahkan dalam proses pendampingan dan pemantauan program bansos besar. Dan terakhir, peserta PKH bukan sasaran program Bantuan Sosial Sembako (BSS) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Adapun tujuan diluncurkannya BSB dimaksud, guna mengurangi beban pengeluaran KPM PKH, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan berupa beras untuk kebutuhan sehari-hari selama pandemi Covid19.

PKH sendiri merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Program ini telah digelar sejak 2007.

Dimana, peluncuran BSB iti turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Kepala Dinas Sosial Rinny Tamuntuan, jajaran Bulog serta para warga penerima bansos. (*/mild70)