Sinergitas TNI dan Warga Terus Meningkat di Pra TMMD

 

Kendal, detiKawanua.com – Sinergitas TNI dari jajaran Kodim 0715/Kendal/Korem 073/ Makutarama, dengan warga di Pra
TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal, di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terus meningkat.

Diketahui, kegiatan Pra TMMD di Desa Sendang Kulon tersebut sebagai langkah awal dalam pelaksanaan TMMD dan dalam rangka untuk mengejar target proyek fisik yang sudah diprogramkan. Hal itu disebabkan, besar kemungkinan karena terbatasnya waktu pelaksanaan, jika dilaksanakan berdasarkan alokasi waktu yang ditentukan bisa saja sasaran TMMD belum selesai.

Danramil 05/Cepiring, Kapten Cpl. Esti mengatakan, di Pra TMMD itu, sinergitas antara anggota TNI dan masyarakat setempat terus meningkat. Tampak di beberapa sasaran fisik yang sudah mulai disentuh, terlihat kerjasama TNI dan masyarakat, saling bahu membahu.

”Dengan meningkatnya sinergitas TNI dan warga itu diharapkan semua pekerjaan yang sudah dicanangkan di TMMD bisa selesai tepat pada waktunya,” beber Danramil Kapten Cpl. Esti

Terpisah, Babinsa Desa Sendang Kulon, Serda Rossi bertekad akan selalu memberi motivasi pada warga di desa binaannya untuk selalu kompak dalam kegiatan TMMD. ”Ayo kita sukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Terus jaga kesolidan sehingga semua pekerjaan akan bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” beber Serda Rossi. (Pendim 0715/Kendal)




Bukti Komitmen Selama 4 Tahun GMIM Pemerintah Sinergi Membangun Sulut

(foto:ist)

Bitung, detiKawanua.com – “Tentunya kita bersyukur kepada Tuhan karena hari ini perkenanNya dan tuntunanNya kita sehingga kita bisa bersama-sama di tempat ini dalam rangka ibadah syukur pentahbisan peresmian pastori Jemaat GMIM Getsemani Madidir Wilayah Bitung 9 sekaligus pelantikan Ketua Komisi Pelayanan Wanita Kaum ibu.”

Hal ini diungkapkan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat menghadiri peresmian pastori jemaat dan peneguhan pelayan khusus GMIM Getsemani Madidir di Gedung Gereja GMIM Getsemani Madidir Kota Bitung, Sabtu (12/09/2020).

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengucapkan selamat kepada seluruh Jemaat GMIM Getsemani Madidir, atas selesai dan diresmikannya Pastori.

Olly juga mengapresiasi sinergitas Pemprov Sulut bersama GMIM dalam pembangunan Sulut selama ini.

“Karena kita bisa bersama–sama dalam kegiatan-kegiatan yang selalu diselenggarakan oleh GMIM, kami selalu terundang tentunya ini semua kerjasama pemerintah dan GMIM yang terus berjalan bersama sama, selama pemerintahan kami empat tahun yang lalu komitmen ini kita berjalan terus sehingga manfaat bagi pemerintah begitu besar dalam penyelenggaraan,” ujar Olly.

Lanjut Olly, kemajuan pembangunan di Sulut tak terlepas dari dukungan GMIM. Menurutnya hal itu bukan tiba-tiba tapi telah melewati kerjasama yang berlangsung lama.

“Kesuksesan Pemprov Sulut baik dalam pertumbuhan ekonominya peningkatan Sumber Daya Manusia termasuk pengentasan kemiskinan karena ujung tombak dari program Pemerintah termasuk juga ada di tangan anggota jemaat GMIM, dan itu sudah terbukti sampai hari ini kita terus berjalan bersama – sama,” ungkap Olly.

“Banyak program yang bisa kita berjalan bersama – sama termasuk program yang sementara ini manfaat kita dapat, seluruh Pelsus dan Pendeta hampir 32 ribu orang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi ikut asuransi tenaga kerja semua mendapatkannya akibat dampak pandemi Covid sebesar Rp 600 ribu per bulan sampai dengan Desember,” sambungnya.

Usai sambutan, Gubernur Olly memberikan bantuan dana sebesar Rp 25 juta untuk panitia dan seluruh jemaat yang ada di wilayah bitung sembilan. (*/mild70)




Jelang TMMD, TNI Kodim Kendal Terus Lakukan Persiapan

Kendal, detiKawanua.com – Jelang pelaksanaan TMMD Reguler ke -109 Kodim 0715/Kendal, di Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dimana rencananya akan dibuka tanggal 22 September 2020 mendatang, sejumlah TNI dari Kodim setempat terus melakukan persiapan.

Salahs atunya, anggota Kodim 0715 / Kendal menyiapkan sarana dan prasarana, salahs atunya sarana tempat tinggal yang akan ditempati pasukan selama TMMD berlangsung. Seperti yang dilakukan
Komandan Koramil 05 / Cepiring, Kapten Cpl. Esti.

Pihaknya memerintahkan anggotanya untuk berkoordinasi dengan Kepala sekolah SDN 1 Sendang Kulon, Sri Utami Spd untuk meminjam ruangan kelas yang akan dijadikan tempat singgah (home base) tim Satgas selama pelaksanaan TMMD berlangsung.

Sri Utami mengemukakan, kebetulan sekali karena proses belajar mengajar masih dengan cara daring maka ruang kelas bisa digunakan untuk ditempati pak Tentara. Menurutnya, karena proses belajar mengajar selama pandemi Covid 19 secara daring ruang kelas jarang dibersihkan.

”untuk itu jika mau ditempati pak Tentara akan jadi ada yang membersihkan. Justru kami akan senang sekali,” papar Sri Utami Spd.

Terpisah, H Abdul Haris, Kepala Desa Sendang Kulon, mengemukakan, apa yang dilakukan TNI di desanya sangat luar biasa. Tidak hanya sekedar membangun fisik, melainkan juga membangun mental warga desa, terutama untuk membangkitkan semangat kebersamaan yang diimplementasikan dengan pelaksanaan gotong-royong. (Pendim 0715/Kendal)




Kebut Pekerjaan TMMD, TNI Datangkan Sejumlah Molen

Kendal, detiKawanua.com – Untuk kebut salah satu pekerjaan fisik di TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal, di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yakni pengecoran jalan sepanjang 1,2 Km, TNI datangkan sejumlah mesin molen.

Sperti dikemukakan Serda Makyum, salah satu anggota satgas TMMD Kodim Kendal, untuk tahap Pra TMMD, sedikitnya telah didatangkan 3 mesin molen untuk menunjang pekerjaan awal pengecoran jalan. Ke depan tidak menutup kemungkinan jumlah itu akan ditambah lagi, disesuaikan dengan kebutuhan .

”Untuk sementara didatangkan 3 mesin molen untuk menunjang pengecoran jalan yang merupakan salah salah satu sasaran fisik TMMD di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung. Namun demikian ke depan, tidak menutup kemungkinan akan didatangkan sejumlah mesin molen lagi,” ungkap Serda Makyum.

Dijelaskan, untuk sasaran fisik yang saat ini sudah dilaksanakan personil TNI dan warga setempat, yaitu melakukan pengecoran jalan, diharapkan akan memperlancar aktivitas warga dimana jalan tersebut merupakan penghubung dua dusun yang ada di Sendang Kulon, yakni Dusun Kacangan Lor dengan Dusun Pening. (Pendim 0715/Kendal)




Meski Air Minim Tak Halangi Semangat TNI dan Warga di TMMD Sendang Kulon

Kendal, detiKawanua.com – Menjelang pembukaan TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal, di Dusun Kacangan lor Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, anggota Kodim 0715/Kendal beserta warga melakukan bubrak jalur air menuju lokasi TMMD.

Bubrak air tersebut dilakukan oleh TNI anggota Kodim 0715/Kendal dengan warga, dalam upaya mendapatkan sumber air sehingga penampungan dari irigasi bendungan yang diatas bisa mengalir ke bawah.

”Harapannya air bisa nyampai ke lokasi pengerjaan proyek TMMD, sehingga tidak akan muncul kendala dan pekerjaan bisa segera selesai,” ungkap salah satu anggota Kodim 0715/Kendal, Koptu Juwarso (39).

Menurutnya, TNI anggota Kodim 0715/Kendal dan warga Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, sangat antusias dalam menyambut kegiatan TMMD Reguler ke-109. Harapannya, ke depan, setelah TMMD usai dan jalan menjadi bagus akan bisa memperlancar dan meningkatkan perekonomian khususnya warga Desa Sendang Kulon. (Pendim 0715/Kendal)




Dandim Imam Targetkan Dwi Sukses di TMMD Sendang Kulon

Kendal, detiKawanua.com – Ini target dari Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto S.T di pelaksanaan TMMD Reguler ke-109 di 0715/Kendal, dengan sasaran Desa Sendang kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Yakni, inginkan targetkan dwi sukses di gelaran TMMD yang akan dibuka tanggal 22 September 2020 mendatang.

Menurut orang nomor satu di jajaran Kodim Kendal itu, disamping sukses-sukses lainya, dua target penting harus terlampaui. Yakni sukses di pelaksanaan dan sukses untuk menjuarai lomba karya jurnalistik TMMD, minimal untuk kategori Dansatgas.

”Untuk sukses pelaksanaan dimaksudkan, apa yang telah diprogramkan baik fisik maupun non fisik harus tuntas sebelum usainya TMMD. Terlebih dari itu, asas manfaat yang dirasakan oleh warga desa sasaran bisa maksimal,” tandas Dandim Iman Widhiarto

Sementara itu, target yang tidak boleh ditawar adalah bisa menjuarai di lomba karya jurnalistik tingkat nasional untuk kategori Dansatgas. Bahkan kalau bisa, mengingat di lomba karya jurnalistik itu ada kategori wartawan perseorangan, ada insan media di wilayah Kabupaten Kendal dan sekitarnya yang ikut lomba dan berhasil menyabet juara.

Diketahui, menjadi tradisi dan telah dilaksanakan puluhan tahun, di setiap pelaksanaan TMMD Reguler, Mabes TNI AD menggelar lomba karya jurnalistik TMMD dengan berbagai kategori. Yakni kategori Dansatgas (antar Dandim) , Kapendam, dan wartawan perseorangan yang pesertanya bebas dari insan media berbagai media.

Untuk kategori wartawan perseorangan dibagi menjadi beberapa kategori, yakni wartawan media cetak/online dan kategori wartawan elektronik/televisi. Bagi yang berhasil meraih juara, pihak TNI AD menyediakan berbagai hadiah dan piagam.

Terkait dengan itu, demikian Letkol Inf Iman Widhiarto S.T , pihaknya akan segera menggelar pertemuan dengan para insan media yang ada di wilayah Kendal dan sekitarnya. Disamping untuk menjalin silaturahmi, sekaligus minta dukungan publikasi dari berbagai media terkait pelaksanaan TMMD di Desa Sendang Kulon.

”Sekaligus kami juga akan mendorong para wartawan baik cetak, online, maupun televisi untuk ambil bagian di lomba karya jurnalistik untuk kategori wartawan perseorangan. Harapannya, selain nanti Kodim bisa menyabet gelar juara, juga ada wartawan dari Kendal yang berhasil meraih juara. Ini tidak lagi sekedar membela panji-panji Kodim Kendal saja, melainkan sudah demi harumnya Kabupaten Kendal secara umum,” pungkas Dandim Imam. (Pendim 0715/Kendal)




TNI Akan Gelar Sejumlah Pembangunan di Sendang Kulon Senilai Rp 800 Juta

Kendal, detiKawanua.com – Dengan anggaran sekitar Rp 800 Juta, TNI dari jajaran Kodim 0715/Kendal merencanakan akan menggelar kegiatan fisik di TMMD Reguler ke-109 di 0715/Kendal,di Desa Sendang kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Dengan dana sebesar itu diharapkan nantinya akan ada over prestasi di TMMD yang akan berlangsung selama 30 hari penuh itu.

Dijelaskan Pasiter Kodim 0715/Kendal, Kapten Inf. Budi Cahyo Kurdianto, di semua kegiatan TMMD, sumber dananya adalah, dari APBD Pemprov Jawa Tengah sebesar Rp 165.000.000, dana dari APBD Kabupaten Kendal Rp 450.000.000.

Selain itu untuk swadaya desa sebesar Rp 35.000.000, dan dari Baznas Kabupaten Kendal sebesar Rp 150.000.000, yang rencananya akan digunakan untuk merehab 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),
Menurut Kapten Budi Cahyo, untuk sasaran rehab RTLH, benar-benar muncul tantangan, menyusul anggaran yang ada hanya Rp 15 juta/rumah.

Tantangannya dengan dana yang minim untuk ukuran merehab sebuah rumah itu tentu diperlukan kerja keras dan inovasi agar hasil perehaban rumah masing-masing warga yang terpilih bisa maksimal. (Pendim 0715/Kendal)




Sejumlah Sasaran Non Fisik Juga Akan Digelar di TMMD Jatiwarno

Kendal, detiKawanua.com – Selain akan melaksanakan pembangun fisik, Jajaran Kodim 0715/Kendal juga telah merencanakan akan menggelar kegiatan non fisik di TMMD Reguler ke-109 di 0715/Kendal,di Desa Sendang kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang secara resmi akan dibuka tanggal 21 September 2020 nanti.

Dijelaskan Pasiter Kodim 0715/Kendal, Kpt Inf. Budi Cahyo Kurdianto, ada sejumlah sasaran non fisik yang akan digelar di TMMD Sendang Kulon, yakni berupa bakti sosial dan sosialisasi. Untuk bakti sosialnya, diantaranya pelayanan pengobatan gratis, donor darah, bantuan peralatan sekolah untuk 35 anak dan bantuan beras kepada masyarakat miskin, diperkirakan mencapai 50 orang.

Dijelaskan, sejumlah sosialisasi atau penyuluhan yang akan digelar di TMMD Sendang Kulon, penyuluhan tentang bela negara, Wasbang dan cinta tanah air. Penyuluhan bidang hukum, Kamtibmas, Pam Swakarsa dan Narkoba.

Selain itu juga akan diberikan penyuluhan kepada warga Sendang Kulon, tentang hukum, Kamtibmas, Pam swakarsa, kesehatan lingkungan, penyuluhan tentang KB untuk peningkatan kualitas hidup perempuan, penanggulangan narkoba, penyuluhan untuk pencegahan Covid -19, pemberian bantuan alat pencegahan Covid. (Pendim 0715/Kendal)




Ini Sasaran Fisik TMMD Reguler Kodim Kendal di Sendang Kulon

Kendal, detiKawanua.com – Ini sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal,di Desa Sendang kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang secara resmi akan dibuka tanggal 21 September 2020 nanti.

Dikemukakan Pasiter Kodim 0715/Kendal, Kpt Inf. Budi Cahyo Kurdianto, bahwa sasaran fisik TMMD Reguler di Desa Sendang Kulon, tidak banyak. Masing-masing, pembangunan jalan jalan cor sepanjang 1.200 Meter, lebar 3 Meter dan tebalnya 0,15 Meter.

”Jalan ini akan memperlancar aktivitas warga, dan merupakan jalan pertanian yang asas manfaatnya bagi warga desa sasaran sangat besar sekali. Sasaran fisik ini sudah mulai dikerjakan sejak Pra TMMD,” jelas Pasiter. Budi Cahyo.

Selanjutnya, di TMMD Sendang Kulon, TNI juga akan merehab sebuah Pos Kamling. dan merehab 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

”Harapannya keterlibatan warga di semua kegiatan fisik itu bisa maksimal, baik mulai dari Pra maupun saat pelaksanaan TMMD kelak. Dengan cara itu nantinya semua kegiatan fisik TMMD yang sudah direncanakan bisa rampung sebelum TMMD usai,” harap Pasiter Kodim 0715/Kendal, Kpt Inf. Budi Cahyo Kurdianto. (Pendim 0715/Kendal)




Pasca TMMD, Diharapkan Kesejahteraan Warga Sendang Kulon Meningkat

Kendal, detiKawanua.com – Pasiter Kodim 0715/Kendal, Kpt Inf. Budi Cahyo Kurdianto, menandaskan, penentuan Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, sebagai sasaran TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal bukan tanpa alasan.

”Semua sudah melalui survey yang matang, dan diharapkan pasca TMMD nanti, kesejahteraan warga Desa Sendang Kulon akan meningkat, sehubungan infrastruktur yang ada sudah dibangun dan aktivitas mereka akan menjadi lancar.

Diketahui, sebagian besar mata pencaharian warga Desa Sonokulon adalah petani dan pedagang. Penentuan pembangunan jalan di TMMD, demikian Kapten Budi Cahyo, bertujuan untuk memperpendek waktu tempuh, memperlancar arus transportasi pedesaan.

Selain itu juga untuk transportasi pedesaan dalam rangka untuk meningkatkan pemasaran hasil pertanian. ”Sekaligus dengan adanya TMMD diharapkan untuk meningkatkan semangat gotong royong masyarakat desa sasaran,” harap Pasiter.

Sekedar gambaran, Desa Sendang Kulon luar wilayahnya sekitar 333.250 Km, jumlah penduduk 10.666 jiwa. Petani 2.451 orang, buruh tani 70 orang, buruh bangunan 60 orang, pedagang 120 orang. Pegawai negeri 50 orang, pensiunan 40 orang. (Pendim 0715/Kendal)