Mesin Molen Jadi Andalan Satgas TMMD

Kendal, detiKawanua.com – Warga dan Satgas TMMD ke -109 tetap semangat melanjutkan pengecoran jalan,

di bantu dengan mesin molen guna mempercepat pengecoran jalan yang menghubungkan dukuh kacangan lor menuju dukuh pening Desa Sendang Kulon.

Serma Mulyono, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim 0715/Kendal mengatakan mengatakan dengan adanya mesin molen satgas bersama warga sangat terbantu untuk proses pengerjaan pengecoran jalan.

“Dengan adanya mesin molen, pekerjaan anggota satgas bersama warga bisa cepat terselesaikan,”Ucap Serma Mulyono.

H.Abdul Haris Lurah Sendang Kulon sangat bangga dalam pengerjaan pengecoran jalan,karena keakraban warga Desa Sendang Kulon dengan Anggota Satgas TMMD ke -109 Kodim 0715/Kendal sangat terlihat,mereka berbaur bahu membahu mengerjakan pengecoran jalan,guna memperlancar aktivitas kegiatan sehari hari bagi warga khususnya warga Desa Sendang Kulon.

“Dengan adanya sarana yang baik,maka harapannya dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat karena jalan ini merupakan jalur perekonomian warga.”Pungkas Pak Lurah Desa Sendang Kulon. (Pendim 0715/Kendal)




“TMMD Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat”

Kendal, detiKawanua.com – Sejarah telah membuktikan, bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan roh dari sistem pertahanan rakyat semesta. Peristiwa Palagan Ambarawa merupakan salah satu bukti, dimana kemanunggalan TNI-Rakyat yang begitu kokoh kuat mampu menghalau tentara sekutu yang ingin menguasai kembali bumi pertiwi.

Kemanunggalan TNI- Rakyat terus dilakukan sebagai bentuk kerja sama yang solid dalam membangun desa lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Kerja keras yang sepekan ini sudah dilaksanakan baik Satgas maupun warga Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal sudah mulai menampakkan hasilnya dalam pengerjaan pengecoran jalan yang menghubungkan Dusun Kacangan Lor dengan Dusun Pening.

” Kami puas progres pengerjaan pengecoran sudah mencapai 30 persen, semoga kebersamaan ini terus ditingkatkan agar sasaran fisik utama TMMD selesai 100 persen sesuai waktu yang ditargetkan”, ungkap Hikayat, koordinator lapangan Pemerintah Desa Sendang Kulon.

Kepala Desa Sendang Kulon Abdul Haris mengaku, bersyukur atas hasil yang sudah dicapai dan pembangunan yang sudah jadi kualitasnya cukup bagus.

“kami bersyukur hasil yang sudah dicapai sampai saat ini kualitasnya bagus,semoga pengerjaannya cepat selesai dan warga bisa menikmati hasil pembangunan tersebut “, aku Abdul Haris. (Pendim 0715/Kendal)




Dengan Adanya TMMD Diharapkan Percepat Pembangunan Daerah

Kendal, detiKawanua.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 109 Kodim 0715/Kendal melalui Pra TMMD yang sudah dimulai sepekan yang lalu di Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. Dengan adanya TMMD diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat desa tersebut.

Dispermasdes melalui Chairul Anwar mengatakan, dengan TMMD masyarakat akan mampu mandiri dan juga meningkatkan jiwa kerjasama dan gotong royong, karena mereka diajak ikut serta berperan dalam pengerjaan pembangunan pengecoran jalan.

“Dengan adanya TMMD ini masyarakat bisa mandiri dan bisa menambah jiwa kerja sama dalam gotong royong “, kata Chairil Anwar.

Di kesempatan yang sama Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto S.T mengungkapkan, dengan TMMD merupakan program yang bertujuan mempercepat proses pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama di Desa Sendang Kulon.

“TMM adalah salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu mempercepat pembangunan yang ada di desa, agar kesejahteraan masyarakat bisa bertambah,” ungkap Letkol Inf Iman Widhiarto S.T.

“Sasaran TMMD kali ini pengerasan jalan yang menghubungkan Dusun Kacangan Lor dengan Dusun Pening yang berada di pesisir pantai, sehingga kedepannya diharapkan bisa memunculkan obyek wisata yang dapat meningkatkan perekonomian warganya “, imbuh Dandim. (Pendim 0715/Kendal)




Satgas dan Warga Berlomba Menghaluskan Jalan Beton

Kendal, detiKawanua.com – Walaupun hari ini hari minggu, warga dan Satgas TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/ Kendal tetap melakukan aktivitas melanjutkan pekerjaan pengecoran jalan di Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal.

Aksi gotong royong tetap terlihat walaupun di hari libur ataupun tanggal merah namun demikian tidak menyurutkan semangat untuk bekerja pengerjaan pengerasan jalan yang menghubungkan Dusun Kacangan Lor dengan Dusun Pening Desa Sendang kulon.

Salah satu anggota Satgas TMMD Serda Juwanto disela meratakan adukan cor meneriakkan, hari libur tetap lembur tanpa kendur.

“Demi NKRI dan demi rakyat Sendang Kulon, Walaupun hari libur tetap lembur tanpa kendur !!!,” teriak Serda Juwanto memberikan motivasi kepada dirinya dan warga.

Mukhaeri (40) medengar teriakan Serda Juwanto, itu juga ikut memberikan komentar.”Luar biasa Bapak TNI ini”, kata Mukhaeri. (Pendim 0715/Kendal)




Mahir Mencampur Adukan, Satgas Dapat Pujian

Kendal, detiKawanua.com – Anggota yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler Ke 109 Kodim 0715/Kendal, memang harus memiliki keahlian dalam bidang apapun, selain perang juga harus memiliki skill lainnya diluar itu. Salah satu contoh anggota yang tergabung dalam Satgas TMMD Serda Abu Hanifah Ia adalah salah anggota Satgas TMMD 107 yang ternyata handal mengaduk campuran semen ke mesin molen.

Tuntutan pekerjaan yang setiap harinya bersinggungan langsung dengan masyarakat, membuatnya harus serba bisa melakukan banyak hal pekerjaan yang biasa dilakukan oleh masyarakat pada umumnya. Termasuk ilmu pertukangan.

” Saya kebetulan tahu takaran untuk mencampur adonan cor ataupun ilmu merakit besi sebagai tulang cor-coran. Kebetulan saya ditugaskan menjadi bagian Satgas TMMD, Sehingga ilmu ini bisa saya aplikasikan di lapangan bersama warga yang juga mempunyai keahlian seperti saya, sehingga bisa mempercepat pekerjaan,” kata Serda Abu Hanifah.

Adonan cor tersebut akan digunakan untuk merabat beton jalan desa sepanjang 1,2 kilo meter lebar 3 meter dan tebal 12 centimeter di Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah.

Ditengah pekerjaan pencampuran adukan cor salah satu warga, Kusnadi (47) yang membantu mengatakan, TNI ternyata tak hanya bisa perang saja, namun ternyata juga jago dalam mencampur adukan.

“Ternyata TNI serba bisa ya, tidak cuma perang tapi pekerjaan seperti mencampur komposisi adukan cor juga mahir dan tahu perbandingan, antara material, semen dan air, sungguh luar biasa ,” kata Kusnadi. (Pendim 0715/Kendal)




Gaghana Sebut Pertanian Keluarga Penyangga Ketahanan Pangan Masyarakat

Tahuna, detiKawanua.com – Sektor pertanian terbukti mampu bertahan dari dampak pandemi Covid-19. Hal ini terlihat baru ini yang menunjukkan bahwa sumbangan sektor pertanian terhadap produk lokal mengalami kenaikan di tengah terjadinya kontraksi perekonomian. Namun ancaman terjadinya krisis pangan diKabupaten Kepulauan Sangihe tentu harus terus diwaspadai mengingat hingga saat ini pandemi masih terus berlangsung.

Terkait hal tersebut Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME mmengataka, bahwa ketahanan pangan harus dibangun melalui kemandirian dan kedaulatan pangan, yang mampu memproduksi pangan dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Hal ini seringkali disampaikan oleh Bupati Jabes E Gaghana SE ME saat menghadiri penanaman perdana maupun saat panen. “Artinya apa, kita harus menjamin bahwa setiap individu harus hidup sehat aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kita harus bangun ketahanan pangan kita berdasarkan kemandirian dan kedaulatan pangan,” ungkapnya saat menghadiri pencanangan pertanian keluarga Tahun 2020 didesa Gunung Tab-Teng.

Lanjutnya, pendekatan pertanian keluarga penting untuk dilakukan agar setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. “Pertanian keluarga akan memicu masyarakat untuk mandiri dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangannya, bahkan dapat menambah pendapatan sehingga ini bisa berkelanjutan,” ujar Gaghana.

Selain itu Gaghana memberikan apresiasi kepada Kelompok Tani Sumombo yang telah berupaya hingga lahan tersebut siap untuk digunakan penanaman perdana, “terimakasih pula kepada pemerintah pusat yang terus memberikan seport bagi warga masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kunci Gaghana. (Js)




DPRD Sepakati PAD Pemprov sulut di APBDP Rp 3,5 M Berikut Rinciannya

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Usulan kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD Perubahan (APBD-P) Pemprov Sulut sebesar Rp.3.500.000.000,- disetujui DPRD Sulut melalui Rapat Paripurna dalam rangka pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2020, Senin (21/09/2020).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan dihadiri Gubernur Olly Dondokambey SE ini, turut mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi di DPRD Sulut. Seluruhnya menerima Ranperda Provinsi Sulut tentang perubahan APBD T.A 2020 ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).

Gubernur Olly mengapresiasi DPRD Sulut atas diterimanya Ranperda tersebut, setelah dengan penuh semangat dan komitmen tinggi, melakukan pembahasan dan pengkajian secara kritis, cermat, teliti, obyektif dan komprehensif terhadap usul Ranperda Perubahan APBD Provinsi Sulut T.A. 2020.

“Saya mengucapkan terima kasih, apresiasi atas penyelenggaraan Rapat Paripurna ini, serta memberikan persetujuan terhadap Ranperda Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020,” kata Gubernur Olly.

Gubernur Olly juga mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulut untuk bersama-sama dengan segenap komponen pembangunan di daerah memperkuat sinergitas dan jalinan koordinasi, saling mendukung, sambil mengawasi jalannya berbagai program dan kegiatan yang telah ditetapkan, sehingga tujuan dan harapan untuk mempercepat dan mendorong realisasi pembangunan dapat berjalan dan terlaksana dengan baik, demi Sulawesi Utara yang maju dan sejahtera.

Diketahui, ada beberapa hal yang disepakati dalam perubahan APBD Sulut T.A. 2020, antara lain sebagai berikut:

1) Terdapat selisih pada Pendapatan dan Belanja, dimana Pendapatan Daerah mengalami kenaikan, yang disebabkan oleh target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bertambah, serta penyesuaian atas pendapatan yang bersumber dari Dana Penyesuaian yaitu Dana Insentif Daerah (DID), dengan rincian:

1. Kenaikan target PAD sebesar Rp.3.500.000.000,-

2. Transfer dana DID Tambahan Periode Kedua sebesar Rp.12.392.857.000,-

DID Tambahan Periode Kedua ini berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan RI
Nomor 114/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan DID Tambahan Periode Kedua TA 2020, dimana alokasi DID Tambahan dimaksud diperuntukkan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi di daerah serta penanganan Covid-19 bidang kesehatan.

Sedangkan bertambahnya PAD, diperuntukkan pada belanja:

– Hibah sebesar Rp.2.850.000.000,-

– Hibah kepada Polda sebesar Rp.2.350.000.000,-
– Hibah kepada KPID sebesar Rp.250.000.000,-
– Hibah kepada KONI untuk Pordasi sebesar Rp.250.000.000,-

Kemudian, Belanja langsung pada OPD,
Dinas Perkebunan sebesar Rp.400.000.000,- dalam rangka menunjang kegiatan teknis Perangkat Daerah, Satpol PP sebesar Rp.250.000.000,- dalam rangka menunjang kegiatan sehubungan dengan operasi Yustisi yang melibatkan unsur Kepolisian.

2) Selanjutnya ada beberapa Perangkat Daerah yang mengalami pergeseran pada Belanja Langsung, dimana hal itu untuk menunjang pelaksanaan program dan kegiatan, mencapai output maupun outcome dalam rangka mendukung visi misi Pemerintah Daerah.

Adapun rapat paripurna turut dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Gubernur Drs Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen SE MS dan para pejabat Pemprov Sulut.

(mild70/*)




28,31 M Pemprov Sulut Kucurkan Mudahkan Para Siswa Di Tengah Pandemi

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Haruslah diakui bahwa pembelajaran secara daring melalui internet selama pandemi Covid-19, tak selamanya bisa diikuti siswa, terutama mereka yang kurang mampu.

Agar tak lagi terkendala, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan bantuan tablet (Gadjet) dan sarana pendukung akses rumah belajar senilai Rp 28,31 miliar kepada siswa-siswa di Sulut.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Olly Dondokambey SE di sela-sela kegiatan Rakorev Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Manado, Senin (21/09/2020).

“Pemprov Sulut memberikan bantuan gadget dan pulsa untuk siswa, bahkan berbagai upaya seperti perbaikan jaringan internet juga dilakukan, agar tidak ada keterlambatan dalam kegiatan belajar mengajar,” kata Gubernur Olly.

Gubernur Olly menyebut bahwa Pemprov Sulut tengah menyiapkan program belajar tatap muka dengan menerapkan protokol Covid-19 di daerah kepulauan.

Nantinya siswa belajar tatap muka di sekolah selama dua minggu,  kemudian belajar online di rumah dalam waktu dua minggu juga.

“Kita akan coba di daerah kepulauan dulu. Jika berhasil, proses belajar tatap muka tersebut akan kita lanjutkan ke seluruh kabupaten dan kota di Sulut,” ungkapnya.

Orang Nomor Satu di Bumi Nyiur Melambai ini menerangkan bahwa pemerintah pusat tengah melakukan uji coba vaksin Covid-19, sebelum diproduksi massal pada awal 2021. Ia berharap setelah vaksin tersedia, aktivitas seperti biasa dapat berlangsung kembali.

Sebelumnya, Kadisdikda Sulut dr Grace Punuh MKes mengatakan bahwa kegiatan PJJ di Sulut diikuti 126 SMA, 180 SMK dan 130 SLB.

Dia menyebut total nilai bantuan yang dikucurkan pemerintah untuk menunjang program belajar siswa baik lewat daring maupun luring di Sulut, mencapai Rp125.813.865.170 dengan rincian sebagai berikut :

– Pengadaan peralatan/media pendidikan untuk SMA dan SMK senilai Rp89.059.865.170.

– Program Indonesia Pintar senilai Rp8.441.000.000

– Pengadaan tablet/gadget dan sarana pendukung akses rumah belajar senilai Rp28.313.000.000 dan bantuan kartu Kuota Telkomsel sebanyak 70.000 kartu untuk siswa SMA, SMK dan SLB se-Sulut serta provider lainnya.

Aksi sejuta masker oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulut

Sementara itu, masih di tempat yang sama, Ketua TP-PKK Sulut Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan dan Wakil Ketua TP-PKK Kartika Devi Kandouw-Tanos menyerahkan bantuan masker untuk siswa melalui Gerakan Sejuta Masker kepada masyarakat Sulut.

Adapun rangkaian kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Ketua DWP Sulut Ny Dra Ivonne Silangen-Lombok dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.

(mild70/*)




Rakor Persiapan Pelaksanaan Pengundian Nomor Urut, Diselenggarakan KPU Boltim

Boltim, detiKawanua.com – Dalam rangka persiapan pelaksanaan pengundian nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Senin (21/09).

Dikatakan, Ketua Divisi Tekhnis KPU Boltim, Kader Bachmid bahwa rakor tersebut, untuk menyamakan persepsi dalam rangka penerapan protokol kesehatan untuk pelaksanan pengundian nomor urut Paslon Bupati dan Wabup. “Hal ini sesuai ketentuan serta aturan yang ada,” jelas Kader.

Dalam pengundian nomor urut, dilakukan dengan protokol kesehatan pencegahan, kata Kader, dan pengendalian covid-19.

“Didalamnya membatasi jumlah peserta yang hadir. Diantaranya, KPU diwilayah kerja, pasangan calon, tim kampanye, saksi atau pengurus partai politik atau gabungan partai politik paling banyak dua orang. Satu orang, tim penghubung Paslon dan Bawaslu maksimal dua orang,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK juga menuturkan, tentang penindakan tegas terhadap pasangan calon, LO dan para pendukung yang tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19. Hal itu menyusul adanya Maklumat Kapolri Nomor: Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan.

“Kami akan beri sanksi tegas, kepada seluruh calon dan pendukung serta semua orang yang tidak patuh akan protokol kesehatan. Apalagi Maklumat dari Kapolri telah keluar,” ujar Kapolres.

Hadir dalam kegiatan tersebut selain Komisioner KPU dan Kapolres Boltim AKBP Irham Halid, juga dihadiri pimpinan Bawaslu Boltim, Perwira Penghubung, partai politik pengusul, LO.

(Fidh)




Gaghana Letakan Batu Dasar Pembangunan Rumah Swadaya di Kecamatan Kendahe

Tahuna, detiKawanua.com – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana (JEG) melakukan Penyerahan Buku Tabungan dan Peletakan Batu Dasar dimulainya Pembangunan Rumah Swadaya dari bantuan stimulan rumah swadaya (BSRS) dana alokasi khusus (DAK) 2020 di Kampung Talawid dan Tariang Lama Kecamatan Kendahe Kabupaten Sangihe Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (19-09-2020).

Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Daerah Kabupaten Sangihe Mandiri Gaghana dalam laporannya menyampaikan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR kembali mengalokasikan BSRS lewat DAK sebanyak 111 unit dengan anggaran Rp 4 miliar lebih yang tersebar di lokasi afirmasi yakni daerah khusus perbatasan dan pulau terluar diantaranya Kecamatan Kendahe, Tabut, Nustab dan Marore.

“Masing-masing mendapatkan 35 juta perunit. Dengan rincian 30 juta untuk bahan bangunan dan 5 juta untuk upah kerja. Kampung Talawid mendapat kuota 15 unit, Tariang Lama 15 unit, Moade 21 unit, Nusa 20 unit Bukide 20 unit dan Matutuang 20 unit,” jelasnya.

Kadis mengakui, Bantuan ini nyaris tak tersalurkan, karena di bulan Maret 2020 dana untuk BSRS ditarik oleh pusat karena situasi pandemi covid-19.

“Tetapi bersyukur, pak bupati berhasil melobi kembali, sehingga pembangunan BSRS untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) segera dimulai dengan jangka waktu hingga Desember 2020,” terang Mandiri.

Sementara itu, bupati mengungkapkan sektor perumahan ini adalah bagian dari pelayanan dasar yang sangat menentukan sebuah kemajuan pembangunan disetiap daerah. Didalamnya ada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menurunkan angka kemiskinan.

“Ini adalah harapan kita. Dengan adanya rumah swadaya yang akan dibangun, sektor ini akan mengurangi jumlah masyarakat miskin dan otomatis IPM akan naik. Juga masyarakat akan mendapatkan rumah yang layak huni,” Cetusnya. (Js)