Rp 3,3 Jt Kembali UMP Sulut 2021 Ditetapkan Pjs Gub Fatoni Peringkat 3 Indonesia

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) yang akan mulai berlaku di wilayahnya awal 2021 sebesar Rp 3.310.723 per bulan atau sama seperti tahun 2020.

Besaran UMP Sulut 2021 menduduki posisi ketiga tertinggi di seluruh Indonesia, setelah Provinsi DKI Jakarta yang UMP-nya ditetapkan sebesar Rp 4.416.186 dan Provinsi Papua sebesar Rp 3.516.700. Pengumuman ini dikeluarkan di Manado, Rabu (04/11/2020).

Kondisi perekonomian di masa pandemi Covid-19 menjadi alasan tidak naiknya standar upah buruh di Sulut. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Pjs Gubernur Sulut Nomor 330 Tahun 2020 tanggal 31 Oktober 2020 tentang UMP Tahun 2021.

Penetapan UMP juga mempertimbangkan rekomendasi dewan pengupahan provinsi sesuai dengan pasal 45 ayat 3 peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Selain itu, berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/11/HK.04/X/2020 tanggal 26 Oktober 2020 tentang penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19 yang menyampaikan bahwa agar dilakukan penyesuaian penetapan nilai UMP tahun 2021 sama dengan nilai UMP tahun 2020 dan penetapan UMP setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan dan Surat Menteri Ketenagakerjaan dimaksud, bahwa UMP Sulut Tahun 2021 adalah sebesar Rp. 3.310.723.

Penetapan ini dapat ditinjau kembali dengan menyesuaikan kondisi perekonomian tahun 2021. Bagi sektor yang tidak terdampak, dapat dinaikkan dan ditetapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Turut hadir pada pengumuman UMP Sulut Tahun 2021 antara lain Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Forkopimda Sulawesi Utara, Danrem, Polda, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Daerah Sulut Erny Tumundo, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sulut dan Ketua Dewan Pengupahan Sulut Ronny Maramis, anggota Dewan Pengupahan Sulut, serta media elektronik, media cetak dan media online.

(*/Mild70)




Walikota Tatong Bara Akui Di Tangan OD-SK Adalah Masa Keemasan Sulut

(foto:ist)

Kotamobagu, detiKawanua.com -Integritas dan kapabilitas pasangan calon petahana Sulut, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, dinilai duet pemimpin yang akan mampu membawa Sulawesi Utara pada masa keemasan.

“Saat ini tidak ada sosok pemimpin yang sekuat ini dari Sulawesi Utara di republik ini. Ini zaman keemasan Sulut. Kalau kita abaikan yang rugi Sulut sendiri,” ungkap Tatong Bara terkait sosok dan kepemimpinan Olly Dondokambey bersama Steven Kandouw.

Politisi PAN yang kini menjabat Walikota Kotamobagu ini juga melihat, pembawaan Olly yang low profile namun sangat perhatian dengan keluhan masyarakat, merupakan keuntungan bagi Sulut.

“Pak Olly itu pemimpin sederhana, low profile namun responsif. Beliau ingin mendengar setiap keluhan. Meski
hemat dalam bicara, namun panetrasi dan implementasinya sangat baik. Beliau tidak neko-neko. Tidak bicara banyak, tapi setiap diminta selalu, ada,” tukas Tatong saat diwawancarai media.

Dia menambahkan, apa yang dilakukan Olly bersama Steven dalam periode pertama memimpin, sudah sangat jelas kemajuan yang dicapai. “Itu terlihat dari pembangunan Sulut, pertumbuhan ekonomi, dan infrastruktur. Kemajuan Sulut luar biasa Hal itu kita rasakan dan lihat dari kacamata di pemerintahan, sebagai politisi bahkan di kalangan akademisi.”

Keunggulan Olly lanjut Tatong, yakni kedekatan dengan pemimpin elit di pusat. Terlebih lagi, PDIP adalah partai pemenang dan penguasa di republik ini.

“Kedekatan Pak Olly dgn petinggi pusat ini harus diambil dan dimanfaatkan Sulut dalam pembangunan. Karena itu biarlah Pak Olly (bersama Steven) memimpin kedua kalinya,” katanya.

Sebagai pemimpin di daerah, Tatong juga mengakui, ketika ODSK memimpin di tingkat provinsi, akses daerah dibuka untuk pusat. “Pak Olly sangat ingin mendengar dan mau menjembantani kami dengan para petinggi di tingkat kementrian dan lainnya,” katanya.

Itulah sebabnya, kata Tatong, dia terus menggelorakan hal ini di kota Kotamobagu. “Tidak ada masa sebaik ini untuk Sulut,” tukas Tatong.

Ketika ditanyai perbandingan dengan paslon lainnya, Tatong mengatakan para calon yang maju adalah incumbent (sementara menjabat kepala daerah), sehingga masyarakat bisa melihat track record (rekam jejak) mereka. “Kita bisa buka profile masing-masing,” katanya. ODSK sendiri, memiliki keunggulan dari berbagai aspek baik kepribadian, integritas, dan kapasitas.

Tatong malah memberi kredit poin kepemimpinan OD bersama SK, yang
dinilainya sangat aspiratif, moderatif dan concern (peduli) dengan Sulut.

Ditanyai kans ODSK memenangkan Pilkada 9 Desember mendatang, Tatong tanpa ragu menyatakan sangat optimis.

“Pada periode pertama saja rekam jejaknya belum seperti ini (menang), padahal waktu itu masih baru. Apalagi sekarang,” katanya.

(*/Rils)




KPK Turun Kawal Pemprov Sulut Tertibkan Sejumlah Hal Ini

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Tim Korsupgah (Koordinasi dan Supervisi Pencegahan) Wilayah III KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) RI mendampingi Pemprov Sulut melakukan Penertiban Aset Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana serta Dokumen (P3D) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Hal itu terlihat dari Rapat Koordinasi terhadap Aset Bermasalah dan P3D antara Pemprov Sulut yang dipimpin Sekdaprov Edwin Silangen dan Tim Korsupgah Wilayah 3 KPK RI di Ruang F.J. Tumbelaka Kantor Gubernur, Rabu (4/11/2020).

Sekdaprov Silangen mengapresiasi pertemuan ini sebagai bentuk perhatian KPK RI kepada Pemprov Sulut untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas lewat pendampingan Tim Korsupgah Wilayah 3 KPK RI yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu.

“Kita juga berterima kasih karena dari evaluasi yang dilakukan oleh Tim Korsupgah Wilayah 3 KPK RI, indikator pencapaian pencegahannya Provinsi Sulut bisa menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten/kota lainnya,” kata Silangen.

“Mudah-mudahan kedepan makin lebih profesional dan berkualitas apa yang kita selenggarakan yang menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintahan dan akuntabilitas, transparansi pemerintahan ditengah kebutuhan masyarakat di Provinsi Sulut secara khusus dan Indonesia,” sambungnya.

Terkait aset bermasalah dan penertiban aset P3D, Silangen menjelaskan bahwa Pemprov Sulut selalu meminta arahan dari KPK agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita bersyukur khusus untuk penanganan aset sebagaimana arahan dari KPK RI bahwa Pemprov Sulut harus menyediakan database aset kemudian mengelola aset Pemprov Sulut, melakukan rekonsiliasi dan penertiban serta pemulihan aset,” ungkapnya.

Pengelolaan aset di Provinsi Sulut, kata Silangen sudah menggunakan sistem aplikasi penatausahaan aset dengan menyesuaikan pada regulasi aset yang ada.

Diketahui, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2018 tentang pemerintah daerah ada kewenangan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat yang dialihkan ke pemerintah provinsi yaitu kewenangan di bidang pendidikan Sekolah Menengah atas kemudian penanganan kewenangan bidang kehutanan, perikanan dan kelautan, perhubungan dan pertambangan.

Kendati demikian, masih ada pemerintah kabupaten/kota yang belum menyerahkan sepenuhnya aset-aset sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada pemerintah provinsi.

“Pemerintah provinsi sangat mengharapkan dapat diberikan petunjuk-petunjuk lebih lanjut yang strategis dalam kaitan penanganan aset ini, personel, pembiayaan, sarana dan prasarana serta dokumen,” lanjutnya.

Turut hadir dalam rakor ini Ketua Tim Korsupgah Wilayah 3 KPK RI Dwi Aprilia Linda, Kaban BKAD Jeffry Korengkeng, Kadis Perhubungan Lynda Wantania, Kadis ESDM Fransiskus Maindoka dan Kadis Kehutanan Rainier Dondokambey.

(*/Mild70)




Cuman CEP-SSL Mampu Jadikan Sulut Bangkit, Salasa : Program Keduanya Jelas Pro Rakyat

Tahuna, detiKawanua.com – Kehadiran pasangan nomor urut 1, CEP-SSL dalam kampanye perdana di Sangihe 30 Oktober hingga 2 November 2020 lalu semakin menyakinkan pemilih akan keberpihakan keduanya terhadap masyarakat. Baik itu orasi yang disampaikan CEP maupun SSL dalam setiap kampanye dialogis di beberapa wilayah Sangihe selalu merinci setiap program unggulan yang jelas pro rakyat untuk Sulut Bangkit.

Salah satu tokoh masyarakat Sangihe asal Tabukan Utara Mikden Salasa angkat suara dan menyatakan hanya CEP-SSL yang mampu menjadikan Sulut Bangkit. “Program pasangan CEP-SSL sangat jelas dan punya keberpihakan kepada masyarakat. 9 program unggulan CEP-SSL benar-benar pro rakyat”, ungkap Salasa.

Ia juga menambahkan dengan pengalaman CEP-SSL yang sudah menjadi Bupati selama kurang lebih 10 tahun baik di Minahasa Selatan maupun Boltim, saya melihat kemampuan keduanya ketika menjadi top esekutif di dua Kabupaten tersebut akan menjadi pengalaman berharga diterapkan dalam membangun untuk Sulut Bangkit.

“Keduanya sukses menjadi Bupati selama dua periode. Dan sukses ini menjadi kunci dan landasan utama ketika mereka terpilih nanti untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut maka semua program unggulan ini akan mampu dilakukan sesuai kemampuan keuangan yang dimiliki Sulut dalam APBD sekira Rp 4,5 Triliun”, jelasnya kembali.

Tampilnya Eyang sapaan akrab SSL lanjut Salasa dalam setiap kesempatan berkampanye secara dialogis menjadikan duet CEP-SSL ini semakin disukai masyarakat.

“Eyang adalah singa podium yang mampu dan sukses membawahkan setiap detail dan program unggulan CEP-SSL yang mudah dipahami masyarakat dan tanpa kesan muluk-muluk. Berani terbuka tanpa janji akan mengelontorkan uang untuk meraup suara tetapi lebih menekankan akan memenuhi janji ketika terpilih mampu menarik simpati masyarakat”, ujarnya kembali sambil mengajak seluruh masyarakat Sangihe kalau ingin Sangihe Bangkit bersama Sulut Bangkit, pilihannya cuma satu yaitu pasangan CEP-SSL. (Js)




Curi 39 HP, AJ Dibekuk Polres Sangihe

Tahuna, detiKawanua.com – Sat Reskrim Polres Sangihe berhasil menangkap pelaku pencurian 39 Handphone di Toko Bintang Seluler yang berada di Kelurahan Sawang Bendar Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kronologi kejadian pada Tanggal 15 Oktober 2020, pelaku berinisial AJ alias Abal asal Desa Raku Kecamatan Tabukan Utara dengan membawa linggis merusak gembok pintu depan toko. Setelah berhasil merusak pintu toko, pelaku pun mengambil Handphone berbagai macam merk yang ada di toko tersebut sebanyak 39 Handphone.

Kepada media ini pelaku Abal mengaku bahwa dirinya nekat mencuri Handphone di Toko Bintang Seluler karena terdesak karena tak punya uang untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

“Saya ga punya uang karena saya ga punya pekerjaan. Kalau handphonenya berhasil dijual uangnya mau saya buat buka usaha berjualan. Tapi baru satu HP yang saya terjual, dijual teman saya harganya Rp 2.000.000, dikasih ke saya uangnya Rp 1.850.000. Dia semua yang jual, uangnya belum dikasih ke saya, dan semua barangnya (HP) dia yang simpan dan dibawa lari. Nah uang yang dikasih ke saya itu buat beli makan, rokok dan beli minuman (alkohol) sama teman-teman,” katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Jesli Hinonaung mengatakan pelaku berhasil diamankan berkat bantuan CCTV yang terpasang di toko tersebut.

“Menurut keterangan dari pemilik toko telah kehilangan 39 HP dari berbagai macam merk. Setelah menerima laporan dari korban, kemudian kami melakukan penyelidikan dengan mencari saksi dan memeriksa CCTV yang ada disekitar TKP. Setelah membuka CCTV kami menemukan ada gambar lelaki yang masuk ke Toko Bintang Seluler dengan cara mencungkil gembok dengan linggis. Lalu dia masuk, mengambil HP yang ada didalam toko yang ditaruh di dalam dos,” jelas Kasat.

Berbekal CCTV tersebut, Satuan Reskrim Polres Sangihe melakukan pengembangan dengan mengidentifikasi bahwa terduga tersangka adalah AJ alias Abal.

“Setelah kami mengidentifikasi bahwa pelaku adalah AJ alias Abal asal Desa Raku Kecamatan Tabukan Utara. Tersangka berhasil kami amankan dirumahnya, dan sempat hendak melarikan diri. Namun karena telah dikepung yang bersangkutan berhasil diamankan. Selanjutnya kami lakukan interogasi dan menanyakan keberadaan ke-39 HP tersebut. Pertama kami temukan dua HP yang ada ditangan tersangka, lalu yang lainnya dia berikan kepada temannya untuk dijual. Dan sampai saat ini HP yang sudah ada itu 11 HP,  sisanya masih dalam pengembangan,” lanjutnya.

Disinggung apakah tersangka merupakan residivis, kasat membenarkannya. Bahkan saat interogasi diakui tersangka dirinya telah melakukan aksi pencurian motor di kota dan kabupaten lain di Provinsi Sulawesi Utara.

“Sekedar informasi, tersangka ini selain dia melakukan pencurian di Sangihe, juga melakukan pencurian di daerah lain. Seperti di daerah Bolaang Mongondow sebanyak tiga kendaraan bermotor, dan juga di Kota Bitung. Dan kami telah melakukan koordinasi dengan Reskrim di sana,” katanya.

Tak menutup kemungkinan jika kasus pencurian HP tersebut bakal ada tersangka lainnya. Namun Kasat mengungkapkan bahwa kasus ini masih dalam pengembangan.

“Kasus masih dalam tahap pengembangan, dan masih kami kembangkan lagi bila mana ada tersangka lainnya akan kami sampaikan. Untuk kerugian sendiri diperkirakan sebesar Rp 130.000.000. Tersangka sendiri kita ancam dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3e, ke 5e KUHP subs pasal 362  KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kuncinya. (Js)




Helmut Hontong Serakan Rp. 528.000.000 Program “PERKASA” OD-SK, Kepada 13 Ahli Waris

Tahuna, detiKawanua.com –  Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE menyerahkan  Santunan Jaminan Kematian untuk 13 orang ahli waris, Pekerja Sosial Keagamaan yang ada di Sangihe, Selasa, 03/11/20.

Wakil Bupati ketika di hubungi sejumlah media  mengatakan, ini merupakan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kepada masyarakat Sangihe terlebih para pekerja sosial keagamaan.
“Setiap majelis yang meninggal ketika melakukan pekerjaan ataupun karena sakit akan menerimah santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, dan di Sangihe ada 13 Keluarga yang akan menerima santunan Kematian,” jelas Hontong.

Hontong berharap kiranya keluarga dapat memanfaatkan dana ini sebaik mungkin.

Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, UPTD Sangihe Stenly Ticoalu mengatakan ini merupakan keberpihakan Pemerintah melalui pak Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey, SE dalam memberikan jaminan keselamatan kerja bagi para Pekerja Sosial Keagamaan (Islam, Kristen, khatolik, Hindu, Budha, Konghucu) yang ada di Sulawesi Utara.

“Ini program Perkasa yang sudah ada sejak 1 mei 2018, dimana semua Pekerja Sosial Keagamaan yang bekerja diwilayah Provinsi Sulawesi Utara telah diikutsertakan dalam dua program perlindungan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” jelasnya.

Ticoalu juga menambakan bahwa penyerahan untuk 9 (sembilan) orang ahli waris di 3 (tiga) kecamatan, di serahkan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, dan akan dilanjutkan esok hari di Kantor UPTD Badan Pendapatan Provinsi Sulawesi Utara untuk sisanya.

Rincian daftar penerima Santunan Kematian, Kantor Resort GMIST Tabukan Tengah pukul 11.00 wita kepada ahli waris :

1. Meyke Teleng – Gereja Masehi Protestan Umum Rp.42.000.000
2. Alfonsius Lahindo – Jemaat Zoar Bungalawang Rp.42.000.000
3. Lista Salatang – Jemaat Horeb Bowongkali Rp.42.000.000
4. Marwia Makapunggo – Jemaat Hermon Mandoi Rp.42.000.000.

Penyerahan santunan kematian “PERKASA” oleh Bapak Wakil Bupati Kepulauan Sangihe di Resort GMIST Manganitu kepada ahli waris :
1. Yonatal Dapaherang – Jemaat Liunsamala Kalaembatu Rp.42.000.000
2. Oskar Tarontong – Jemaat Senggighilang Bahoi Rp.42.000.000
3. Lazarus Takasihaeng – Jemaat Ararat Nahepese Rp.42.000.000
4. Onice Mananohas – Jemaat Zaitun Paghulu Rp.42.000.000

Resort GMIST Tamako kepada ahli waris :
1. Petrus Makapato – Jemaat Bethel Dagho Rp. 24.000.000
2. Salam Doa Matulende – Jemaat Imanuel Batunderang Rp. 42.000.000. (Js)




Banjir Dukungan di BMR, Olly Dondokambey: Pembangunan Makin Merata

(foto:ist)

Bolmut, detiKawanua.com -Dukungan kuat dari para tokoh masyarakat dan agama memberi kekuatan dan semangat bagi Olly Dondokambey dan Steven Kandouw untuk memimpin Sulawesi Utara menjadi tambah hebat kedepan.

Banyak kegiatan sosial dan keagamaan bersama masyarakat dilakukan Olly Dondokambey selama ini di Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang khususnya pada Selasa (03/11/2020) di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Salah satunya adalah acara Syukuran Khitanan Masal dan Peresmian Barisan Relawan (Bara OD).

Acara itu di laksanakan di kediaman Drs. H Hamdan Datunsolang MM.

Kali ini Olly datang bersama Cawagub Steven Kandouw, Anggota DPRD Sulut Rocky Wowor,
Wakil Bupati Bolmut H Amin Lasena, juga hadir Hamdi Paputungan selaku Tokoh Masyarakat Bolmong.

Sekitar ratusan orang anggota masyarakat hadir di syukuran khitanan atau sunatan massal
bersama Bara OD, sekaligus pertemuan tatap muka dengan masyarakat Bolmut.

“Bertemu dengan masyarakat Bolaang Mongondouw Utara membuat kami sangat bahagia.
Saya sangat mengingat Pak Hamdan, setelah kami menang di 2015 dan dilantik,
kami berkunjung di sini,” ujar Olly dalam acara tersebut.

Olly pun menyebut tagline ‘Torang Samua Ciptaan Tuhan’ lahir setelah mendapat masukan dari masyarakat Bolmut.

Bahkan itu sudah menjadi tagline persatuan bagi
masyarakat Provinsi Sulut bahwa Kita Semua Bersaudara dan Torang Samua Ciptaan Tuhan.

“Kebetulan saat itu di acara safari Ramadan ada usul dari para Imam, pak jangan cuma
Torang Samua Basudara, karena torang samua ini ciptaan Tuhan. Kita paham betul bahwa apa yang menjadi ciptaan Tuhan benar-benar harus kita rawat. Baik sesama antar-umat Manusia maupun dengan alam dan sekitarnya,” jelas Olly dalam
syukuran sunatan masal itu.

Olly mengatakan, potensi Bolmut sangat besar dan menjadi salah satu penyangga
utama pembangunan Sulawesi Utara, khususnya pada sektor pertanian. Apalagi 80 persen
warga Bolmut adalah Petani.

Karena itulah, program pemerintahan Olly Dondokambey-Steven Kandouw fokus pada sektor pertanian.

“Kami konsisten akan terus mengasuransikan para petani. Begitu juga lahan pekerjaan petani.
Target kami menghasilkan 3000 hektar lahan sawah.
Tetapi untuk yang mendaftar,” papar Olly.

Sejauh ini, jelas Olly, sudah 1500 petani yang mendaftar. Karena itu, jika ada dari petani Bolmut mempunyai sawah dan gagal panen atau
terkena banjir, maka biaya pangan, bibit, dan upah itu dapat diganti Pemerintah.

“Target kita juga Kementerian Pertanian ada 100 ribu Petani, tapi baru 35 ribu yang mendaftar. Kalau petani musti petani, kalau nelayan musti juga nelayan.
Karena program pemerintah ini mengasuransikan biaya dan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Jadi harus sesuai dengan identitas,” paparnya.

Olly juga menekankan, tujuan dari semua yang diperjuangkan ini adalah adanya manfaat bagi masyarakat.

Bahkan dalam setiap negosiasi investasi ataupun kerjasama pemerintahan, yang ditanyakan
pertama adalah seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat Sulut.

“Inilah tugas kita. Maka kalau kita bersatu, kita solid, maka manfaatnya akan besar. Jika kita bekerja bersama-sama pasti hasilnya besar. Tapi kalau sendiri-sendiri hasilnya mampet,” papar Olly.

Ia juga merasa bahagia karena pembangunan di Bolmut sangat lancar. Jalan-jalan terbangun dan fasilitas sudah bisa dimanfaatkan, maka masyarakat tentu senang. Dan itulah tugas pemimpin melayani masyarakat.

“Tugas kami adalah bagaimana membuat masyarakat senang.
Karena manfaat ini sangat baik bagi kita, karena kalau masyarakat senang, otomatis gubernur juga senang,” tegasnya.

Olly juga menyinggung terkait Kawasan Industri Mongondow yang akan segera terlaksana. Ini menandakan bahwa pembangunan di Sulawesi Utara itu merata.

Jika ada provokasi di media sosial bahwa pembangunan hanya fokus pada satu
tempat, kata Olly, itu karena mereka tidak bisa melakukan sama seperti Olly-Steven.

“Ini yang paling penting, karena jika kita melakukan dengan benar pasti akan berjalan. Karena ada kabar mereka mengeluh saya hanya membangun Likupang, Bitung padahal dengan
susah payah kami berusaha untuk pembangunan di Bolaang Mongondow Utara ini.

Karena jika pariwisata jadi, pasti bisa sampai di sini dan semua daerah di Sulawesi Utara,” tegas Olly.

(*/Rils)




Olly Steven Sosok Pemimpin Teladan Warga PPP Bolmut Full Power Siap Menangkan

(foto:ist)

Bolmut, detiKawanua.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Utara (Sulut), Drs H Depri Pontoh, intruksikan seluruh kader partai berlambang Ka’bah ini agar full power menangkan Olly Dondokambey dan Steven Kandow (OD-SK) di Pilkada 2020.

Hal ini dikatakan Depri saat pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting se Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Pontoh juga menyambut dan menyampaikan selamat datang kepada Olly Dondokambey dan Steven Kandow, sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2020.

Depri yang juga Bupati Bolmut dua periode itu mengatakan, bahwa tentunya kehadiran OD-SK merupakan kebanggaan keluarga besar PPP se Sulut, sehingga dia menyatakan tetap solid mendukung dan memenangkan pasangan OD-SK pada pemilihan kepala daerah 9 Desember nanti.

“Masyarakat Sulut, telah merasakan sendiri hasil pembangunan oleh OD-SK kurun waktu 4 tahun terakhir, begitu spektakuler dengan melesat dan berkembang pesat di semua sektor,” ungkap Depri Pontoh.

Disisi lain ia mengungkapkan dalam sudut pandang sebagai kepala daerah, kepemimpinan dua figur Olly dan Steven, sudah teruji dan menjadi teladan baginya dalam memimpin Bolmut. Sehingga, di berbagai pertemuan selalu disampaikan bahwa Olly dan Steven adalah sosok pemimpin teladan di Sulut.

“Untuk itu, saya Ketua DPW Sulut, kembali menginstruksikan kepada seluruh pengurus, kader, anggota dan simpatisan untuk mendukung, mengamankan, dan berkoordinasi dengan teman-teman partai pengusul dan pendukung untuk menangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut OD-SK,” pinta Ketua DPW PPP Sulut ini.

Depri pun mengajak keluarga besar PPP di Bolmut, untuk satukan barisan, jaga kekompakan mensukseskan dan memantapkan strategi kemenangan pasangan OD-SK, dengan mengerahkan seluruh kekuatan partai terutama jaringan pengurus, kader hingga anggota partai yang tersebar di seluruh wilayah.

“Saya berpesan, berjuanglah secara gigih untuk mencapai tujuan kita, namun tetaplah dilakukan dengan politik yang bersih, politik yang cerdas, dan politik dan santun, mari kita tunjukan etika politik dan aturan main demokrasi yang baik,” tandas Depri.

(*/Rils)




Disdik Mitra Gelar Bimtek Peningkatan Penyelenggaraan PAUD HI

Mitra,https://detiKawanua.com -Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Minahasa Tenggara (Mitra), Selasa (16/11/2020) menggelar Kursus pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD)

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mitra, Djelly Waruis kepada detiKawanua.com, mengatakan, kegiatan kali ini dibuka langsung oleh Sekda Mitra David Lalandos mewakili Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Minahasa Tenggara Ibu Djein Leonora Rende,SE.Ak

” Kegiatan dibuka langsung oleh pak Sekda mewakili Ketua Kwarcab dan kegiatan akan berlangsung selama lima hari,”ungkap Waruis.

Dirinya juga mengatakan kursus kali bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepramukaan di wilayah Kwarcab Minahasa Tenggara, mencetak pembina pramuka yang mahir dan bermutu,
menciptakan generasi muda yang trampil, kreatif, berakhlak mulia serta memiliki mental yg tangguh sehingga dapat menjadi kader pembangunan yg berguna bagi masyarakat ,”ucap Waruis.

Lebih lanjut waruis mengatakan, untuk narasumber kali ini berasal dari Pusdiklatda Gerakan Pramuka Sulut serta korps pelatih Daerah dan diikuti enam orang peserta kwarcab , 12 orang DKC serta 12 orang DKR.

” Narasumber dari propinsi dan peserta ada dari berbagai tingkatan bahkan ada juga utusan setiap kecamatan,” pungkas Waruis




Rakor Bersama KPU Minut, Pjs Bupati Clay: Sudah Mengawal dan Konsisten

(foto:ist)

Minut, detiKawanua.com – Pjs Bupati Minut Clay JH Dondokambey SSTP MAP saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengamanan pemungutan suara dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati Minut Tahun 2020, yang motori Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minut, pada Selasa (3/11/2020) di Ballroom Novotel dan Resorts Manado. Dalam penyampaiannya Pjs Clay berterima kasih dan mengapresiasi KPU Minut karena boleh menggagas dan menggelar kegiatan dimaksud.

“Karena sebagaimana disampaikan tadi bahwa waktu semakin singkat kita akan menggelar tahapan pemilihan pada (9/12/2020) nanti, sebagai bentuk mengawal pemerintahan di Kabupaten Minut tahapan-tahapan sudah kita lakukan bersama dan secara konsisten. Sebisa mungkin tidak ada bias supaya tidak menimbulkan multitafsir di semua stakeholder yang ada, inilah tanda komitmen kita untuk menyukseskan Pilkada serentak,” pungkas Clay.

Ditambahkannya, secara langsung pihaknya juga turun ke masyarakat dalam setiap agenda sosial kemasyarakatan untuk tetap mensosialisasikan tahapan ini baik secara pribadi dan melalui jajaran.

“Namun demikian kita akan segera mengeluarkan surat edaran secara resmi dan tertulis yang ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan yang ada di masyarakat, baik unsur Camat, Kepala Desa, Lurah, tapi juga kepada pimpinan organisasi kemasyarakatan termasuk tokoh masyarakat yang kita anggap penting didalamnya tentu tidak mengabaikan unsur keagamaan, yang nanti tentu himbauannya dimintakan untuk disampai-sampaikan dan dibacakan melalui pertemuan-pertemuan atau lewat pengarah suara,” ungkapnya.

“Inti imbauan yang pertama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah, kedua tetap kita mengikuti protokol kesehatan, dan ketiga kita mengimbau juga agar semua bisa menggunakan hak pilihnya,” sambungnya.

Selanjutnya, Clay menerangkan, melalui jajaran yang ada baik Kaban Kesbangpol dan Kasat Pol PP selalu mengimbau dan terus berkoordinasi memantau setiap tahapan ini untuk segera dilaporkan.

“Kita berharap grup-grup koordinasi kita lebih aktif lagi potensi-potensi yang mungkin berbias mungkin bisa diinformasikan atau secara japri kepada kami selaku unsur pimpinan, supaya sebisa mungkin kita tidak memadamkan api tapi baru percikan kita sudah bisa mengantisipasinya,” katanya.

“Semua komponen siap mendukung, siap bekerja dan kami juga terus mengimbau semua perangkat yang ada dalam pemerintahan semua tatanan baik Pemkab, unsur-unsur yang terkait tapi juga unsur pemerintah kecamatan dan desa itu kita dorong terus untuk terlibat aktif dalam tahapan ini, artinya terlibat tidak masuk penyelenggaraan tetapi kita mensupport ketika dibutuhkan terkait persiapan tahapan-tahapannya,” lanjutnya.

Clay pun mengapresiasi jajaran Kepolisian dan TNI yang tidak lelah-lelahnya mengawal Pemkab Minut bahkan mengawal KPU dan Bawaslu dalam setiap tahapan.

“Wujud yang terjadi di lapangan lebih yang diharapkan dan itu yang boleh dilaksanakan oleh TNI dan Polri, selanjutnya KPU juga sudah mengingatkan terkait kesiapan Linmas karena memang data yang diberikan kemarin secara global sementara itu harus ada spesifikasinya, saya sudah meminta pak Kasat untuk menindaklanjuti dan paling lambat hari Kamis kita sudah serahkan datanya, saya juga mengingatkan rekan-rekan Camat berkomunikasi aktif dengan seluruh Kapolsek dan Danramil bahkan Lurah Kepala Desa Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, refocusing anggaran penanganan covid itu juga yang kemudian banyak yang menyerap anggaran pemerintah daerah, tapi pihaknya tetap tidak bisa kehabisan akal.

“Terkait paling krusial itu jaringan listrik dan internet tapi kita tidak patah semangat, kemarin kita sudah melakukan simulasi dan kalau berkenan content atau video sudah disebar lewat kami juga dan kami siap membantu, jadi ini nanti diputar dan dibagikan sampai ke Desa-Desa dan mewajibkan seluruh Kecamatan agar video simulasi ini ditayangkan terus bahkan bisa diviralkan di grup-grup WA, supaya baik penyelenggara, pengawas, kami Pemerintah Kabupaten, baik yang bertugas di PPS dan KPPS bahkan para Linmas, TNI, dan Polri yang membackup, akan tahu tahapan-tahapan dan mereka memposisikan diri seperti apa,” tukasnya.

Kemudian Pjs Bupati menyarankan KPU Minahasa Utara agar dapat menggunakan media sosial sebagai sarana sosialisasi simulasi pemungutan dan penghitungan suara.

“KPU Minahasa Utara agar memviralkan Video atau Infografis berisi tata cara pemungutan suara, biasanya masyarakat lebih tertarik melihat video atau infografis ketimbang pengumuman yang berisi uraian deskripsi yang panjang,” harapnya.

Rapat koordinasi dibuka Ketua KPU Minut Stella Runtu dan dihadiri Komisioner KPU Ilham Syahputra, para anggota KPU Minut, jajaran Pemkab Minut, jajaran Forkopimda, Bakamla, PT PLN (Persero), PT Telkom, Ketua Bawaslu Minut, para Camat dan undangan lainnya.

(**/mld)

(**)