Untuk Sulut OD-SK Didoakan Majelis GPDI Sulut

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) terus berusaha mendukung pembangunan keumatan seluruh kepercayaan dan agama di Sulut.Hal ini membuat hampir semua pemimpin dan tokoh agama memberikan dukunga moral lewat topangan doa.

Seperti yang dilakukan oleh ketua Majelis Daerah GPDI Sulut Gembala Ivon Awuy bersama Gembala Wempie Jhonson Kumendong bersama para petinggi dan gembala GPDI Sulut lainya, Jumat (6/11/2020) di kediaman pribadi Olly Dondokambey di Kolongan Minahasa Utara.

“Tugas moral kami adalah mendoakan siapa saja calon pemimpin Sulut yang berkenan kami doakan, termasuk Pak Olly Dondokambey dan Pak Steven Kandouw”ujar Ivon Awuy usai mendoakan dan memberi tumpangan
Pengutusan kepada Olly Dondokambey bersama Steven Kandouw.

Awuy menuturkan terlepas dalam konteks politik, selama memimpin Sulut selama lima tahun silam, Olly-Steven telah menempatkan para tokoh agama khususnya di kalangan GPDI sebagai partner pemerintahan dalam mendorong pembangunan moral dan sarana peribadatan interdenominasi gereja dan semua agama di Sulut.

“Saya atas nama para Gembala dan jemaat GPDI se-Sulut berterima kasih atas atensi selama ini dan akan mendoakan semua rencana dan usaha serta turut mendukung Pilkada serentak di Sulut 9 Desember 2020 akan lancar sesuai rencana,”kata orang nomor satu di Majelis Daerah GPDI Sulut.

Sementara itu, calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey menuturkan sejak memimpin Sulut pada periode pertama, salah satu prioritas pembangunan dengan alokasi dana APBD yang cukup signifikan adalah pembangunan mental  dan moral masyarakat salah satu diantaranya adalah bantuan pembangunan rumah tempat beribadah, bantuan bagi ormas dan kegiatan keagamaan semua agama yang ada.

“Fakta yang ada, selama kami memimpin Sulut pada periode lima tahun lalu, hampir semua golongan agama di Sulut tersentuh dengan perhatian bantuan dana yang besar.”tandas ketua MPH-PGI itu sambil berterima kasih kepada petinggi Majelis Daerah GPDI serta tetap meminta doa dan dukungan kepada tokoh agama se-Sulut dalam menghadapi seluruh tahapan Pilgub Sulut yang akan puncak pada 9 Desember 2020 mendatang.

(**/Rils)




Kesalahan Sebelumnya Menata Kas Daerah Minut, Siltap Telat Dibayarkan

(foto:ist),

Minut, detiKawanua.com -Pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat desa yang sebelumnya mengalami keterlambatan disebabkan miss manajemen kas.

Demikian diungkapkan Pjs Bupati Clay JH Dondokambey SSTP MAP, kepada wartawan, Sabtu (7/11/2010).

“Siltap itu kan wajib dari pemerintah untuk membayar, yang kita lakukan adalah menata kas agar supaya siltap tersebut dapat terbayarkan dan memenuhi kebutuhan setiap bulannya,” tukasnya.

Pjs Bupati Clay mengungkapkan yang terjadi kemarin itu adalah miss manajemen kas.

“Karena terserap semua ke anggaran covid seolah-olah bahwa siltap tidak dibayarkan, padahal yang terjadi adalah kesalahan menata kas daerah,” terangnya.

Ditambahkannya, perlahan-lahan pihaknya akan membenahi itu supaya bisa mengakomodir semua kebutuhan.

“Sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) pemerintah semua perangkat daerah, termasuk pembayaran siltap perangkat desa, jadi Siltap yang sudah terbayarkan itu Agustus dan September dan yang belum Oktober, November, dan Desember,” kuncinya.

(**/Rils)




Selalu Setia Dampingi OD-SK, Ibu Rita Devi : Doa Kami Tidak Pernah Putus Pada Kalian

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut nomor urut 3, Olly Dondokambey SE dan Drs Steven Kandouw, tampil Berkelas dan meyakinkan dalam acara Debat Calon yang dihelat KPU Sulut, Kamis (05/11/2020) di Makatete Hils.

Pasangan incumbent yang diketahui sukses memajukan Sulut ini terlihat tenang dan santai namun lugas, terukur dan berkelas dalam menjawab pertanyaan lawan dan memaparkan setiap program yang telah terbukti pro rakyat dan kemajuan pembangunan daerah.

Namun, apa sebenarnya rahasia dari penampilan prima Olly – Steven? Ternyata, dua sosok Srikandi Cantik yang selalu setia mendampingi kedua pemimpin ini dalam susah dan senang ataupun sedih dan bahagia menjadi vitamin dan penyemangat bagi kedua pemimpin daerah ini dalam setiap moment.

Ya, Rita Maya dan Kartika Devi selalu menjadi kekuatan ekstra bagi Olly dan Steven dalam menjalankan amanah rakyat. Kedua wanita tangguh belahan jiwa ini selalu menjadi Tiang Doa bagi Olly-Steven dan keluarga. “Doa kami tidak pernah putus untuk kalian. Jadilah teladan. Tuhan memberkati,” ucap Rita dan Devi dalam doa mereka.

Olly-Steven pun sangat bersyukur kepada Tuhan. “Terima kasih kepada istri tercinta yang selalu setia mendampingi dan mendoakan,” ungkap Olly dan Steven.

Seperti pepatah yang mengatakan “Dibalik Pria Hebat Ada Doa Tulus Wanita yang Mengiringi. Dibalik Pria Sukses Ada Wanita Hebat”.

(*/rils)




Setelah 2 Tahun, Kini Stunting Kembali Viral di Debat Pilgub Sulut

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Istilah stunting (persoalan gizi buruk) yang pernah viral di debat Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) pada 12 Mei 2018 silam, kini terulang di debat Pilgub Sulut 2020, Kamis (05/11/2020).

Pada debat Pilgub Sumut 2018 lalu, Cagub bernama Edy Rahmayadi kelabakan ketika ditanyai soal stunting oleh cagub lain, Djarot Syaiful Hidayat.
Edy saat itu langsung mengakui bahwa dia tidak tahu apa arti dan makna stunting.

“Saya baru tahu [tentang] stunting,” katanya. Ketidaktahuan Edy sontak jadi viral lewat media sosial.

Kini kasus yang sama terjadi lagi ketika debat Pilgub Sulut. Ini bermula ketika Cagub Sulut, Christania Eugenia Paruntu (CEP) diberikan kesempatan bertanya ke kedua paslon lainnya. CEP mengangkat persoalan stunting tersebut.

“Ini pertanyaan berkaitan dengan kesehatan masyarakat, yang saat ini sedang ngetop-ngetopnya kita bahas. Bagaimana aspek penanganan persoalan stunting, kita berbicara gizi buruk. Startegi apa dalam penanganan slow growth faltering (perlambatan pertumbuhan). Apa kira yang akan ibu lakukan,” tukas CEP mengarahkan pertanyaan tersebut ke Cagub nomor urut 2, Vonnie Aneke Panambunan (VAP).

Menariknya, VAP bukannya menyimak dulu pertanyaan tersebut, terutama soal ancar-ancar yang disebutkan CEP bahwa stunting ada kaitan dengan gizi buruk, melainkan langsung menjawab cepat dengan menyatakan bahwa dia tidak tahu arti stunting.

“Kita nda mangarti tu stunting, kita cuma tahu kalau kita jadi gubernur torang berdoa untuk (menangani) tu covid. Torang kase makan tu masyarakat, jaga jarak, cuci tangan, pakai masker. Kase vitamin kong dorang jadi sehat . Bagitu kalu kita mo jadi gubernur!,” kata VAP dalam dialek Manado.

Ketidaktahuan VAP disertai gaya bicaranya tersebut, sontak menjadi viral di media sosial. Cuplikan video terkait jawabannya tentang stunting beredar di tengah masyarakat dengan berbagai respons dan argumen.

Seperti diketahui, stunting sendiri adalah suatu kondisi kekurangan gizi kronis pada anak, yang sudah bermula sejak dalam kandungan hingga masa awal anak lahir dan biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun. Stunting ditunjukkan dengan tinggi badan seseorang yang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi orang-orang seusianya.

(**/Rils)




Pemkab-Dekab Minahasa Paripurna Peringatan Hut Minahasa ke-592

Minahasa, detiKawanua.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Minahasa yang ke-592 tahun 2020 Pemerintah Kabuapaten (Pemkab) Minahasa Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat Paripurna, Kamis (05/11), bertempat di Aula Benteng Moraya Tondano.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Glady Kandou Wakil Ketua Oktesi Runtuh dan Deni Kalangi dihadiri Langaung Pejabat Sementara Gubernur Sulawesi Utara Dr Agus Fatoni, Bupati Minahasa DR Ir Royke Octavian Roring MSi bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi berkomitmen, mewujudkan cita-cita membangun Minahasa sebagaimana Visi dan Misi ROR-RD yakni, “Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan sejahtera”.

“Berbagai capaian pembangunan sudah mulai dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat Minahasa. Geliat ekonomi Minahasa makin menunjukkan trend yang  baik, dimana klim investasi daerah makin baik. Kinerja ekonomi daerah ini tentu memberikan kontribusi penurunan angka kemiskinan dan angka pengangguran dalam tiga tahun,” kata ROR dalam sambutannya.

Lanjut kata Bupati, pengembangan sektor-sektor ekonomi daerah seperti pariwisata, pertanian, perikanan, kelautan dan koperasi, akan terus dimaksimalkan dalam memacu kinerja ekonomi daerah, yang tentunya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Di bidang pemerintahan, fungsi pelayanan publik dirasakan makin baik dengan wadah R3D Call Center, yang menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai keluhan masyarakat dan respon cepat untuk menjawab keluhan tersebut,” ungkapnya.

Sinergitas pemerintahan daerah makin efektif dan kinerja keuangan daerah juga makin baik kata ROR. Menurutnya, Minahasa dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan sampai saat ini sudah 6 kali memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian secara berturut-turut.

“Pelaksanaan program menyentuh kepentingan masyarakat Minahasa seperti bantuan seragam sekolah bagi anak kelas 1 SD dan 7 SLTP, Program bantuan dana duka, BPJS Ketenagakerjaan yang makin meluas dengan dukungan ASN melalui ASN Care, bantuan keluarga yang terkena bencana, Bantuan tas ramah lingkungan bagi setiap keluarga di Minahasa serta mengcover rakyat Minahasa melalui BPJS Kesehatan telah diaktualisasikan,” tukasnya.

Di bidang kemasyarakatan, dimana kondisi stabilitas daerah Minahasa makin kondusif, sehingga stigma-stigma Minahasa masa lalu tinggal menjadi bagian dari perjalanan sejarah Minahasa. Dirinya yakin, dengan dukungan dari Forkopimda dan tokoh-tokoh agama serta tokoh masyarakat, serta dengan topangan dari seluruh rakyat, akan mampu mewujudkan Minahasa aman dan damai.

“Perjuangan memutus mata rantai COVID-19, mengobati yang sakit dan mencegah kematian, sudah di lakukan. Untuk itu, ROR RD atas nama Pemerintah Minahasa dan rakyat Minahasa menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada dokter dan perawat serta seluruh petugas kesehatan, kepada tokoh masyarakat, para relawan awak media, aparat TNI dan POLRI serta para ASN di Tanah Toar Lumimuut, yang tanpa lelah memberikan tenaga dan pikiran dan kepada semua pihak yang ikut membantu penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak COVID-19,” ujarnya.

“Saya mohon topangan, dukungan, sinergitas, baik pimpinan dan anggota DPRD Minahasa, Forkopimda Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten, Instansi Vertikal, Perbankan, Dunia Usaha, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Partai Politik, LSM, Insan Pers, serta semua pihak yang senantiasa mengalirkan dukungan dalam berbagai berbagai bentuk, untuk membangun Minahasa tercinta ini. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas semua bentuk sinergitas yang senantiasa diaktualisasikan sampai saat ini untuk Minahasa makin berkembang dan makin maju, serta makin Hebat kedepan,” pungkasnya.

Sementara, pada Rapat Paripurna Hari Jadi Minahasa ini juga, dilakukan pemberian gelar adat pada Dua Tokoh yang oleh Majelis Kebudayaan Minahasa di pandang layak untuk memperoleh Gelar teesebut yaitu DR Jan Maringka SH MH sebagai Tonaas Wangko Gumi’iroth Um Banua dan DR Ir  Ellen Joan Kumaat MSc DEA, sebagai Tonaas Papendangan Um Banua. Gelar adat ini merupakan penghargaan dan penghormatan masyarakat Minahasa atas dedikasi dan pengabdian yang sudah disumbangsihkan bagi bangsa dan negara di berbagai bidang. (Adve)




Terpilih Aklamasi THL Siap Kibarkan Kembali Kejayaan Golkar Mitra

mitra,https://detiKawanua.com – Tonny Hendrik Lasut (THL),terpilih kembali menahkodai Golkar mitra periode 2020-2025  dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Partai Golkar Mitra, Kamis 5 November 2020 di Ratatotok.

secara aklamasinya THL,  setelah perwakilan peserta Musda melalui Meldy Untu, membacakan pernyataan sikap 12 Pengurus Kecamatan (PK) dan organisasi sayap Partai, dimana secara bulat memilih kembali THL sebagai nahkoda partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Melalui agenda Musda ke-IV ini, 12 Pengurus Kecamatan dan organisasi sayap Partai Golkar Kabupaten Minahasa Tenggara, solid mencalonkan, mendukung dan memilih Tonny Hendrik Lasut sebagai Ketua Partai Golkar Kabupaten Minahasa Tenggara masa bakti 2020-2025,” tegas Meldy Untu.

Bukan tanpa alasan, dipaparkan Untu, dukungan yang solid dari seluruh PK dan organisasi sayap partai untuk mempercayakan kembali THL menahkodai Golkar Mitra, karena beliau dinilai sangat mampu membesarkan Partai Golkar Mitra.

“Dari awalnya hanya 4 kursi di DPRD Mitra, saat kepemimpinan beliau Partai Golkar berhasil menambah 1 kursi di DPRD Mitra sehingga menjadi 5 kursi untuk periode 2019-2024,” ungkap Untu sembari menyebutkan, meski saat itu ada banyak tekanan, namun THL mampu membuktikan dengan perolehan 5 kursi di DPRD Mitra.

Sementara itu, THL saat diwawancara wartawan  usai pelaksanaan Musda mengatakan, kepercayaan kepada dirinya untuk kembali memimpin Golkar Mitra merupakan tugas yang baru dan akan dijalankannya dengan penuh tanggung jawab. Apalagi dalam rangka membesarkan Partai Golkar.

“Target saya Partai Golkar semakin berkibar di Minahasa Tenggara dan  merebut kembali kejayaan. Sebab di periode yang lalu saya dan teman-teman mampu membesarkan Partai Golkar dengan perolehan tambahan satu kursi di DPRD Mitra,” papar THL sembari menekankan target besar dirinya dan Partai Golkar untuk merebut top eksekutif di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Disinggung soal target pada Pilkada Sulut 9 Desember 2020, THL mengatakan akan memaksimalkan seluruh kekuatan mesin partai untuk meraup dukungan suara rakyat Mitra sebesar 40 persen. “Target kami 40 persen untuk Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar (CEP-SSL). Ini sesuai dengan target yang diberikan Bapilu Sulut kepada Partai Golkar,” tukas THL.

Hadir sekaligus membuka Musda ke-IV Partai Golkar Mitra, Ketua DPD Partai Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu diwakili Sekretaris Raski Mokodompit, Ketua OKK Ferryando Lamaluta, Wasek Elly Luntungan yang juga dipercayakan sebagai pimpinan sidang Musda.




KPK Imbau Wapu Pajak di Manado Kooperatif Terkait Alat Rekam Pajak Online

Manado, detikawanua.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada wajib pungut (wapu) pajak di Kota Manado kooperatif dalam pemasangan alat rekam pajak online.

Demikian disampaikan oleh Kepala Koordinator Wilayah III, Aida Ratna Zulaiha dalam rapat sosialisasi pemasangan alat rekam pajak kepada 50 pelaku usaha di bidang hotel, restoran, hiburan dan parkir di Kota Manado. Sosialisasi dilakukan di Hotel Swissbel, Kamis, 5 November 2020.

“Pemasangan alat rekam pajak dilakukan untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas pembayaran pajak oleh wapu. KPK mengimbau agar wapu kooperatif,” kata Aida.

Lebih lanjut Aida menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada wapu agar bersedia dilakukan pemasangan alat rekam pajak.

Pada prinsipnya, tambah Aida, pemasangan alat rekam pajak tidak membebani biaya bagi wapu ataupun mengurangi keuntungan pelaku usaha. Sebab, sebagai wapu para pelaku usaha wajib menyetorkan pajak yang telah dipungut dari konsumen yang menikmati jasa mereka, kepada pemerintah daerah.

“Dan kepada masyarakat, KPK mengharapkan agar mendukung program ini. Setiap transaksi agar dimintakan struk pembelian kepada pelaku usaha,” ujar Aida.

Di tengah masa pandemi ini Kota Manado mengalami penurunan penerimaan pajak asli daerah (PAD). Kondisi ini juga dialami di hampir semua daerah di Indonesia.

Pemasangan alat rekam pajak ini diharapkan dapat mempertahankan arus pemasukan bagi daerah dari sektor pajak dan retribusi daerah.

Hadir dalam sosialisasi Walikota Manado Vicky Lumentut didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Bapenda Kota Manado beserta Jajaran. Pihaknya mendukung dan mengapresiasi pendampingan yang dilakukan oleh KPK untuk mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah dengan pemasangan alat rekam pajak.

Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk mengantisipasi kendala dalam implementasinya. Beberapa persoalan yang potensial muncul di antaranya terkait koneksi jaringan.

Untuk itu, Bapenda diharapkan memiliki kerja sama dengan penyedia jasa telekomunikasi, sehingga diharapkan tidak akan terjadi kendala yang berarti.

Melalui alat rekam pajak online ini, beberapa manfaat juga dapat dirasakan kedua belah pihak, baik pemda maupun pelaku usaha. Di antaranya, pelaporan pajak daerah diharapkan dapat dilakukan secara paperless. Pelaku usaha tidak perlu menyampaikan laporan kepada Bapenda.

Dengan alat rekam pajak juga akan memastikan semua transaksi tercatat dan mempermudah laporan keuangan.

Dalam diskusi muncul beberapa gagasan untuk mendorong implementasi program ini. KPK juga mengimbau agar pemda menerapkan sistem reward and punishment. Adanya reward dan punishment bentuknya seperti apa, KPK menyerahkan kepada pihak pemda.

“Pesan kami, reward tidak terlalu merugikan pelaku usaha, tetapi justru menguntungkan pelaku usaha,” tegas Aida.

Selain itu, juga ditemukan dalam satu usaha dapat terdiri dari beberapa bentuk usaha. Misalnya hotel yang juga memiliki restoran, tempat hiburan, dan parkir, maka mekanisme pemasangan alat akan disesuikan dengan tergantung sistem _cash register_ pelaku usaha, dapat dipasang hanya satu alat atau lebih dari satu alat.

Merespon semua, Walikota Manado Vicky menyatakan harapannya bahwa pelaporan pajak tentunya dapat dilakukan secara online. Bapenda tinggal melakukan penetapan pajak. Pembayaran pun juga dilakukan secara non tunai.

“Pelaporan pajak justru akan lebih mudah dan penghitungan pajak tentunya sudah dapat dilakukan secara otomatis. Terkait dengan jaringan, Bapenda akan memudahkan agar terkoneksi dengan baik.

Reward dapat dilakukan dengan pemberian penghargaan atau hadiah kepada wapu yang patuh atau kriteria lainnya, atau undian untuk masyarakat yang membayar pajak,” tegasnya.(*)b.A




Harris : Pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Tombolikat Capai 45 Persen

Boltim, detiKawanua.com – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tahun ini melakukan sejumlah pekerjaan jalan maupun peningkatan jalan desa. Diantaranya, peningkatan jalan pantai desa Tombolikat Induk kecamatan Tutuyan.

Kepala Dinas PUPR Boltim, Harris Sumanta saat disambangi diruang kerjanya terkait pekerjaan tersebut mengatakan, saat ini pekerjaan fisiknya sudah 45 persen. Tahun ini, ada tiga paket pekerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 20 miliar. Nah, itu kita gunakan pada infrastruktur peningkatan jalan di desa khususnya di Ibu kota Boltim. Diantaranya, pekerjaan peningkatan jalan pantai Tombolikat.

“Untuk volume pekerjaan jalan pantai di Tombolikat yakni panjang 1100 meter, lebar jalan 7 meter menuju pantai dari titik 0 jalan utama. Kemudian, ada jalan tembus kantor desa Tombolikat Selatan 665 meter. Dan sekitar 425 meter dari titik O jalan raya desa Tombolikat selatan menuju jalan pantai Tombolikat dengan lebar sekira 3,5 meter. Semuanya aspal hotmix dengan ketebalan sekira 4 Cm. Untuk total panjang keseluruhan 2,5 Kilo meter (Km) dengan anggaran sebesar Rp 7,915.834.761 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Waktu pekerjaan 210 hari kalender,” papar, Harris, Kamis (05/11).

Namun, kata Harris, pekerjaan jalan tersebut diberikan kompensasi waktu batas keterlambatan pekerjaan terkait adanya kesiapan lahan. Sebab, ada beberapa titik yang memang butuh negosiasi dengan pemilik lahan. Misalnya ada sejumlah lahan atau kintal rumah warga, bahkan pagar SMP 1 Tutuyan di Tombolikat yang masuk dalam ukuran lebar jalan, itu kita kembali lakukan negosisi walaupun, sebelumnya sudah dilakukan. Tetapi dinilai belum dapat kesepakatan. Kita akan temui warga pemilik dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim dalam waktu dekat terkait pagar SMP dimaksud.

“Kita optimis, pekerjaannya berakhir pada Desembaer 2020 akan selesai. Untuk pekerjaan jalan yang masuk dari Tombolikat Selatan ke jalan pantai, kita upayakan kembali melakukan nego ke pemilik lahan serta pihak Dikbud Boltim. Semoga tidak ada kendala agar dapat terwujud pembangunan wajah ibukota Boltim,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dikbud Boltim, Yusri Damopolii mengatakan, bahwa soal pagar SMP tak ada masalah.

“Pagar SMP adalah aset pemerintah, dan pekerjaan jalan tersebut juga aset pemerintah. Jadi nantinya, pihak Dikbud Boltim akan bangun kembali pagar sekolah dengan panjang sekitar 50 meter setelah pekerjaan jalan selesai. Beberapa waktu lalu kita sudah ada koordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Boltim yang sebelumya. Soal pagar tak ada persoalan,” jelas Yusri, kepada media ini Kamis siang tadi.

(Fidh)




Siap Menangkan AA-RS Didoakan Penatua Remaja dan Pemuda GMIM

(foto:ist)

Manado, detiKawanua.com – Penatua Pemuda dan Remaja Sinode GMIM di Kota Manado yang tergabung dalam Militan Ungu Muda, Barisan Obor Muda (BOM) dan Sinar Kasih, Kamis (5/11) sore melaksanakan konsolidasi untuk memenangkan pasangan calon Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang (AA-RS) serta Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Konsolidasi yang dihadiri langsung AA-RS didampingi Ketua Team Pemenangan Roland Roeroe, Wasek DPD PDI-P Novie Lumowa, Ketua DPC Gerindra Manado Mona Kloer, Sekretaris Team Tonny Rawung, Ketua Bidang Relawan Zeth Natan, Ketua Media Center Steven Rondonuwu, Ketua Bidang Logistik Jefry Salilo bersama team lainnya.

Selain konsolidasi, team Militan Ungu Muda yang diprakarsai Penatua Pemuda dan Remaja GMIM menumpangkan tangan menyatukan hati dan mendoakan Calon Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Pnt. dr. Richard Sualang.

Pnt Riedel Monginsidi, mewakili pimpinan Militan Ungu Muda dalam sambutannya mengatakan bahwa dukungan Militan Ungu Muda ini sebagai bentuk harapan untuk Manado yang lebih baik kepada AARS.

“Kenapa kami Militan Ungu Muda memberikan dukungan kepada Bapak Andrei Angouw dan Richard Sualang? Karena kami yakin pasangan calon Andrei Angouw dan Richard Sualang pasangan paling tepat untuk memimpin Kota Manado, karena Manado butuh pemimpin yang baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan dan menjawab permasalahan Kota Manado,” ucapnya.

Diapun menyebut saat ini pihaknya telah merekrut sekitar 68 pimpinan pemuda dan remaja GMIM yang ada di Manado, dengan target perolehan suara sekitar 2000 orang. “Saat ini data pada kami setengahnya telah tergabung, dan kami yakin jelang tanggal 9 target kami pasti tercapai,” ujar Penatua Remaja GMIM Sion Malalayang ini.

Sementara itu, Calon Walikota Manado Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota Pnt. Richard Sualang sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang sangat luar biasa diberikan oleh Militan Ungu Muda, ini menjadi tanggung jawab buat saya Andrei Angouw dan Bapak Richard Sualang, apabila amanah dan amanat dari Masyarakat buat kami AA-RS tentunya semua Visi, Misi dan Program kerja yang telah kita tawarkan buat masyarakat Manado akan kita realisasikan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat kota Manado,” ucap Mantan Ketua DPRD Sulut itu.

Dalam kegiatan ini hadir Pnt Sem Wuisan, Pnt Alon Lumansik, Pnt Bonie Politon, Pnt Mega Polakitan, Pnt Arter Tulung, Pnt Aditya Korah, Pnt Lian Langi, Pnt Riedel Sumampow, Sym Devis Pinontoan serta sejumlah Pnt Am dan pembina Remaja Pemuda GMIM.

(**/Rils)




Berkelas dan Meyakinkan, Closing Statmen ODSK di Debat Kandidat Cagub Cawagub Sulut KPU

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com

Tampil Debat Meyakinkan,
Closing Statemen ODSK Berkelas !

Debat publik pertama Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2020 yang dihelat KPU Sulut di Makatete Hills, Kamis (05/11), memperlihatkan keunggulan calon petahana Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK), terutama dalam penguasaan materi debat.

Debat yang dipandu moderator Reidy Sumual, mengangkat topik bahasan “Kesehatan Masyarakat , Pencegahan Bencana Alam, Pengembangan Wilayah, Infrastruktur Daerah dan Penanganan COVID 19.”

Materi yang banyak bermuara terkait kebijakan di masa pandemi, dibeber ODSK dengan lancar. Apalagi sebagai petahana, kebijakan yang dilakukan ODSK sudah terlaksana dengan baik dan mendapat pengakuan terkaitnpenanganan Covid-19 di Sulut.

“Kami bukan baru rencana. Sejak Maret kami sudah lakukan, dan Sulut termasuk yang tercepat dalam antisipasi penanganan Covid-19 dengan memasifkan 3 T yakni testing (spesimen), tracing (penelusuran), dan treatment (perawatan),” ungkap Olly bahwa bersama Steven, pihaknya bukan lagi sekadar berjanji tapi sudah melakukan. dengan melakukan refocusing anggaran secara akuntabilitas.

Pertanyaan-pertanyaan paslon 1 (CEP-SSL) dan 2 (VAP-HR) dijawab ODSK dengan lugas dan komprehensif. Bahkan jawaban ODSK kerap tegas dan sangat meyakinkan. Seperti halnya pertanyaan paslon nomor 2, yang mempertanyakan soal kelanjutan hubport.

“Penetapan Bitung dengan hubportnya sudah menjadi komitmen Olly-Steven. Tahun depan jalan itu !,” tegas Olly singkat namun sangat meyakinkan. Di sisi lain, pertanyaan ODSK ke paslon lainnya menyangkut konsep pengembangan wilayah dan transformasi digital, tudak bisa dijawab dengan komphrehensif.

Bahkan soal transformasi digital yang ditanyajan, seakan dilupakan, sehingga durasi waktu yang dimiliki duanpaslon habis.

Dari lima segmen debat, ODSK dibilai unggul jauh ribandingkan paslon lainnya. Bahkan di sesi penutup atau closing statemen yang diwakili Cawagub Steven Kandouw, pernyataan duet petahana terlihat berkelas.

“Ada kata bujak mengatakan If you want to change the world, start off by making your bed. Kalau Anda ingin mengubah dunia, mulailah dari membenahi tempat tidur Anda,,” kata Kandouw.

Dia juga mengangkat ayat Alkitab yang terdapat Lukas 16:10. Orang yang jujur pada hal-hal kecil, akan jujur pads hal-hal besar. Pemimpin Sulut harus memberi keteladanan,” ungkap Kandouw penuh makna.

Sedangkan di kalimat penutup akhir, Kandouw mengajak pemilih agar mencoblos nomor 3 Olly-Steven di Pilkada 9 Desember nanti.

“Kalau kita di Sulut mau ada perubahan pembangunan (lebih hebat ke depan), penciptaan lapangan pekerjaan, pengurangan kemiskinan, mari sama-sama coblos nomor 3 Olly-Steven,” katanya sembari mengucapkan terima kasih kepada KPU Sulut dan Bawaslu serta masyarakat Sulut.

(*/Rils)