Bahas Peluang Kerjasama, PT Garuda Indonesia Temui Gubernur Olly

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menerima kunjungan audiensi dari PT Garuda Indonesia cabang Manado di ruang kerjanya, Rabu (3/2/2021).

Pada kesempatan itu, pihak Garuda Indonesia meminta dukungan dari Gubernur Olly terkait kargo ekspor dari Manado ke daerah Narita Jepang selain komoditas ikan tuna yang telah berjalan sebelumnya bisa ditambah dengan produk pertanian lainnya dari Sulut.

Begitu juga dengan peluang kerjasama pengembangan rute-rute ekspor lainnya dari Manado dimana Garuda Indonesia menawarkan penerbangan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Sementara itu, terkait dengan kenyamanan pelayanan penerbangan bagi masyarakat yang memakai jasa Garuda Indonesia, maskapai milik pemerintah itu mengharapkan agar Bandara Sam Ratulangi bisa menampung pesawat berkapasitas lebih besar yaitu Airbus A330-300.

Menanggapi hal tersebut, Olly siap mendukung rencana dari Garuda Indonesia termasuk juga mengharapkan jika kedepan penerbangan dari Sulut ke Cina dibuka kembali dapat dilayani oleh Garuda Indonesia.

Nampak hadir dalam audiensi tersebut GM PT Garuda Indonesia Manado Vonny P beserta jajarannya.

(*/mild70)




Lumiu Terus Upayakan Jaga Kualitas Export Ikan Tuna

Tahuna, detiKawanua.com – Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Tahuna terus berupaya dan menjaga serta meningkatkan kualitas dan jumlah komoditi export khusunya Ikan tuna yang berasal dari Kepulauan Sangihe. 

Kepala Kantor SKIPM Tahuna Geric B. Lumiu ketika ditemui media ini di ruang kerjanya mengatakan dirinya sedang berusaha melakukan lobi bersama dinas terkait untuk memanfaatkan hasil tangkapan nelayan sangihe khususnya ikan tuna untuk great lokal.

“Untuk export tuna saat ini justru pasar meminta gret A, dan ini sudah kita lakukan di kabupaten sangihe, yang menjadi fokus kita sekarang ini selain mencari negara tujuan baru untuk export tuna, juga mencari tujuan export ikan tuna untuk great B, C dan D yang kita tau komoditi ini banyak di nelayan kita,” kata Lumiu.

Untuk kegiatan ini kami sudah melakukan pertemuan dengan pihak pengusaha dan Dinas terkait guna menindak lanjuti program ini tinggal bagaimana kedepannya.

“Kami sudah melakukan pertemuan lintas sektor, karena kegiatan export ini melibatkan dinas perhubungan, Bea dan Cukai serta Imigrasi dan Pemerintah Setempat, dan sekarang terkendala dengan aturan kementrian perhubungan yaitu terkait ukuran besaran kapal untuk bisa melayani lintas negara,” Jelasnya.

“Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait pengurangan ukuran besaran kapal dari 100GT menjadi 30 GT, karena pasar di Negara Philipina sudah siap untuk Memebeli komoditi dari kepulauan Sangihe,” ujarnya.

Lumiu menambakan, kalau untuk pasar pihak pengusaha Philipina sudah siap membeli tanpa batasan jumlah, “untuk harga dipastikan lebih baik dari harga kota Bitung dan Manado, sekarang tinggal bagaiman kita mendapat rekomendasi kapal nelayan kita sendiri dapat melintas ke negara tetangga untuk memasarkan hasil tangkapan mereka,” kuncinya. (Js)




Bakal Salurkan DID, DisperindagKop Boltim Lakukan Kembali Verifikasi Pelaku UMKM

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (DisperindagKop) bakal menyalurkan bantuan stimulan bagi para pelaku usaha.

Tahun ini, kita salurkan bantuan melalui Dana Insentif Daerah (DID) untuk pelaku-pelaku usaha seperti, pedagang usaha kecil hingga usaha pertukangan. Mereka mendapat bantuan stimulan namun bukan dalam perorangan, melainkan dalam bentuk kelompok yang terdiri dari 5 sampai 6 orang. Nah program DID tersebut, adalah salah-satu bentuk perhatian pemerintah kepada pelaku usaha kecil yang nantinya akan menambah penghasilan mereka.

“Ada program DID, diberikan ke kelompok pelaku UMKM seperti pertukangan, pedagang kecil semisal para pembuat kue, pembuat keripik, penjual gorengan, pedagang ikan dalam skala kecil. Akan tetapi, sebelumnya kita lakukan verifikasi data penerima per kelompok. Sehingga bantuannya akan tepat sasaran,” jelas Kepala DisperindagKop UKM Norma Linggama, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (3/02).

Lanjut Norma katakan, pendataan kelompok kita lakukan sampai ke desa dimana masing-masing kelompok tersebut, yang sudah masuk di Dinas.

“Total anggaran program DID sekitar Rp 1 miliar. Olehnya, kita harus teliti lakukan verifikasi kembali pelaku usaha. Sebab, data sekitar 3 tahun lalu pelaku UMKM ada sekira 3 ribuan makanya kita lakukan pemutakhiran data. Juga ada bantuan, penambahan kebutuhan rumah kemasan para pelaku UMKM senilai Rp 1 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK). Tujuannya, membantu pelaku supaya usaha mereka bisa jalan, guna menunjang pendapatan mereka demi peningkatan kesejahteraan,” ungkapnya.

Berkaitan adanya bantuan DID tersebut, kita kembali lakukan pengembangan pasar serta pengoptimalannya dalam upaya ajakan dan motivasi kepada para pedagang usaha kecil untuk, mari gunakan pasar yang telah disediakan pemerintah.

“Tentunya, disamping ajakan dan motovasi, pasar juga kita lakukan penertiban, pembinaan pengawasan untuk pemanfaatannya. Karena dipasar banyak pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya. Disinilah titik temu antara berkembangnya usaha kecil hingga bisa menopang ekonomi palaku UMKM. Jumlah pasar di Boltim, yakni pasar Buyat, pasar Kotabunan, pasar Pondabo Tutuyan, Pasar Iyok Nuangan, pasar Lanud, dan pasar Modayag. Semuanya sudah beroperasi. Tetapi lebih dioptimalkan lagi, antara lain pasar Pondabo Tutuyan,” bebernya.

Dia menambahkan, jumlah koperasi aktif di Boltim, ada 23 koperasi diantaranya koperasi Nomontang, koperasi Serasi Buyat, koperasi Ambang Jaya Modayag, koperasi Darnela Molobong, koperasi Saruntawaya Bungkudai Baru, koperasi Karunia Tombolikat induk, koperasi Laga Nuangan, koperasi Wanita Atoga.

“Awal tahun ini, ketambahan 3 kopersasi yang sudah mendapat rekomendasi koperasi Suka Maju Bersama desa Paret, karya dana Mooat desa Guaan, dan Koperasi Anugerah Indah desa Bongkudai Baru” terang Norma, siang tadi.

(Fidh)




Hadiri Panggilan BK, MEP : Apapun Hasilnya Kita Doakan Saja

Sulut, detiKawanua.com – Pasca Vidio Viral melibatkan Wakil Ketua DPRD Sulut, James Arthur Kojongian (JAK) yang seret istri terus berproses di Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut. Kali ini giliran Michaela E Paruntu (MEP) yang dimintai klarifikasi yang tidak lain adalah istri JAK sendiri.

JAK yang sudah dimintai keterangan terlebih dahulu pada Senin (01/02) kemarin, kini giliran MEP yang dimintai keterangan di Ruangan BK lantai III DPRD Sulut, Rabu (03/02).

Berdasarkan pantauan detikawanua.com, Klarifikasi MEP diruangan BK dilakukan secara tertutup sejak pukul 15.42 s.d 16.50 WITA.

Usai Klarifikasi, MEP Mengatakan kedatangannya dalam rangka memberikan klarifikasi atas undangan BK, kemudian hasilnya diserahkan sepenuhnya kepada BK.

“Apapun hasil akhirnya kita berdoa saja,” singkat MEP saat didampingi JAK sembari langsung berpamitan ke awak media.

(Enda)




DPD Demokrat Sulut Tetap Solid Dukung Kepemimpinan AHY

Sulut, detiakawanua.com– Isu kudeta yang menghunjam partai Demokrat dibawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sama sekali tak menggoyahkan partai berlambang Mercy yang didirikan mantan Presiden RI ke-6, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Terbukti dukungan terhadap kepemimpinan AHY mengalir dari daerah-daerah termasuk DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Utara (DPD PD Sulut).

Plt Ketua DPD PD Sulut, Mor Dominus Bastiaan, secara tegas mengatakan Partai Demokrat se-Sulut tetap solid mendukung kepemimpinan AHY dan SBY.

“Saya Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara Mor Dominus Bastiaan dan seluruh Pengurus DPC, hingga PAC se-Sulawesi Utara menyatakan dan menegaskan tetap solid dan bulat mendukung Kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Bapak Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY),” tegas Mor, Rabu (03/02) saat di hubungi lewat via pesan WhatsApp.

Menurut Mor, isu kudeta sudah disikapi langsung oleh Ketua Umum dan pengurus DPP.

“Ketua Umum kami dan pengurus DPP sudah mengambil sikap terhadap isu itu. Yang utama disini, kami pengurus DPD Provinsi Sulawesi Utara pun mengambil sikap tegas tetap solid dan bulat mendukung kepemimpinan Ketua Umum AHY dan founding father kami bapak Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dan yang penting sekarang, kami tetap bekerja keras, memperjuangkan harapan rakyat Indonesia dan rakyat Sulawesi Utara,” pungkas Mor.

Senada yang disampaikan oleh Mor Bastiaan, Plt.Sekertaris DPD PD Sulut Billy Lombok, mengatakan tetap mendukung AHY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

“Demokrat Sulawesi Utara tetap solid dan sepakat mendukung sesuai hasil kongres yang sudah kita ikuti bersama,” kata Lombok, saat di wawancarai di Kantor DPRD Sulawesi Utara.

Lombok juga menegaskan, DPD Demokrat akan menseriusi bila ada oknum-oknum di daerah yang berusaha mengganggu internal DPP Partai Demokrat.

“Demokrat Sulawesi Utara akan Memberikan peringatan serius terhadap oknum-oknum yang mengganggu hasil kongres dan termasuk mengganggu ketua Umum AHY serta seluruh jajaran DPP, karena itu sangat mengganggu program yang dilancarkan oleh DPP Demokrat dalam rangka menjawab berbagai harapan-harapan masyarakat yang ditaruhkan atas Demokrat,” tegas Lombok, yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara.

Diketahui, belakangan ini isu Kudeta dilakukan oleh kelompok tertentu untuk mengambil paksa kepemimpinan AHY dari Kursi Ketua Umum Partai Demokrat melalui jalur Konferensi Luar Biasa (KLB).

Upaya Kudeta melalui KLB di kabarkan untuk kepentingan Pencapresan 2024 yang dilakukan oleh senior-senior Partai Demokrat bahkan sempat menyeret nama orang-orang terdekat Presiden RI.

Namun sayangnya, isu ini terbukti sama sekali tak menggoyahkan Partai Demokrat dibawah kepemimpinan AHY dan SBY. Bahkan membuat Partai Demokrat semakin kuat dan solid memperjuangkan harapan rakyat Indonesia.

(*/Enda)




Di Pastikan PT Nucla Tenindo Jaya Rekrut Karyawan Lokal, Pangandaheng : Ini Bukti Bupati Gaghana Siapkan Lahan Pekerjaan

Tahuna, detiKawanua.com – PT Nucla Tenindo Jaya (NTJ), Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa dan produk turunannya dan saat ini membuka pabrik di Kampung Kalasuge Kecamatan Tabukan Utara, mulai melakukan perekrutan tenaga kerja lokal. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Daerah Sangihe Drs Dokta Pangandaheng ME kepada awak media, Selasa (02/02/20).

Menurut Pangandaheng kehadiran PT NTJ di Kabupaten Sangihe sendiri merupakan upaya dan komitmen Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME dalam upaya penyediaan lahan pekerjaan bagi pencari kerja lokal Sangihe.

“Hadirnya PT NTJ di Sangihe berkat lobby dan perjuangan Bupati Gaghana untuk menjawab kebutuhan lahan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal Sangihe yang saat ini banyak belum mendapatkan lahan pekerjaan”, jelas Pangandaheng.

Disinggung mulainya PT NTJ merekrut karyawan, Pangandaheng menyebutkan bahwa akan ada 300 orang karyawan lokal Sangihe yang akan diakomodir dalam waktu dekat.

“Sedangkan untuk 20 orang karyawan diakomodir lebih awal. Dan 20 orang karyawan ini sendiri batas waktu pemasukan berkasnya pada Selasa (02/02/2020) pukul 15.00 wita. Dan pelamar sudah membludak. Soal teknisnya akan dikembalikan ke perusahaan dalam hal ini PT NTJ siapa saja yang akan lolos dalam selekai. Sedangkan sisanya 280 orang akan menyusul dalam waktu dekat untuk diakomodir”, ungkap Pangandaheng lagi.

Disisi lain Pangandaheng berharap agar PT TNJ untuk penerimaan kembali 280 karyawan, agar komit dengan pencari kerja lokal sesuai dengan jumlah persentase rekrutmen karyawan yang telah disampaikan.

“Mudah-mudahan 280 rekrutmen pekerja lokal akan segera dilakukan dalam waktu dekat”, kunci Pangandaheng sambil menyatakan bahwa sebagai instansi teknis Disnaker Sangihe akan mengawal rekrutmen tenaga kerja PT NTJ ini. (Js)




Di Bolmut, Tahap Pertama Vaksinasi Covid-19 Mulai Dilakukan

Bolmut, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut, mulai melakukan vaksinasi covid-19 untuk tahap pertama pada Senin (1/2/2021).

Bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tomoagu, unsur Forkopimda mengawali pencanangan program nasional tersebut, di wilayah Kabupaten Bolmut dengan orang pertama, kepala Kejaksaan Negeri Boroko, Moch Rizal wisnu wardhana SH, M.Hum

Bupati Kabupaten Bolmut, Drs. Hi. Depri Pontoh, menegaskan bahwa upaya ini dilakukan pemerintah untuk melindungi keselamatan rakyat dari ancaman virus corona.

Bupati meyakini, dengan target awal jajaran pejabat daerah mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemberian vaksin tersebut, sebab selain aman karena telah melewati uji klinis yang ketat, dan dijamin oleh BPOM. Ini juga telah mendapat label halal dari MUI.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dr. Jusnan C. Mokoginta MARS mengungkap, untuk tahap kedua disasar kepada tenaga medis yang dijadwalkan pada Selasa (2/2/2021) diseluruh PKM “Selanjutnya, secara bertahap sesuai jumlah dosis yang telah disediakan,” terang Jusnan.

Agenda tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, Sekda DR. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, para Asisten, Pimpinan SKPD dan OPD.

(Fares)




Dua SMP Dapat DAK, Sri Rahayu Tegaskan Gunakan Sesuai Aturan

Boltim, detiKawanua.com – Tahun 2021 ini, sejumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan terkait dengan pembangunan sarana prasarana.

Melalui Kepala Bidang (Kabid) SMP Sri Rahayu Potabuga S.Pd mengatakan, untuk sarana-prasarana SMP tahun ini akan direalisasikan guna penunjang kegiatan belajar-mengajar disekolah. Hal ini, sebelumnya telah diusulkan oleh pihak sekolah pada tahun 2020 kemarin ke Dikbud Boltim selanjutnya usulannya ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan Data pokok pendidikan (Dapodik) masing-masing sekolah.

“Setelah usulan tersebut diverifikasi maka, ada sejumlah sekolah mendapatkan DAK guna pembangunan sarana-prasarana. Usulan tersebut dari tahun 2020 kemarin,” jelas Sri pada, Selasa (2/02).

Lanjut dikatakan Sri, ada 2 sekolah mendapat DAK ditahun ini yakni, SMPN 1 Modayag pembangunan ruang laboratorium komputer beserta perabot dan alat penunjang lainnya sekitar Rp 643 juta. Sedangkan, SMPN 2 Nuangan pembangunan ruang tata usaha beserta perabotnya senilai Rp 589 juta beserta pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan peralatannya Rp 292 juta.

Total anggaran sekira 1,525 miliar DAK. Untuk sekolah yang belum mendapatkan anggaran pembangunan atau rehab, nantinya  bisa membuat kembali usulan, namun harus sesuai Dapodik. Jumlah SMP di Boltim ada 23 sekolah dan 2 Madrasah Tsanawiyah (MTs).

“Nah, Saya himbau sekolah yang mendapat pembangunan sarana-prasaran supaya dipergunakan dengan semestinya. Sebab semua bangunan dan fasilitas lainnya yang diberikan pemerintah untuk peningkatan, baik mutu serta kualitas pendidikan terutama, di Kabupaten Boltim. Gunakan DAK sesuai aturan,” imbau Sri dengan tegas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Boltim, Yusri Damopolii S.Pd MM menuturkan, kegiatan DAK mengacu pada program pembangunan infrastruktur sarana-prasarana dalam rangka meningkatkan mutu kualitas pendidikan. Adapun jenis kegiatan SMPN penerima bantuan DAK tersebut, yaitu pembangunan ruang laboratorium dan komputer serta ruang tata usaha yang harus dilaksanakan tahun ini.

“Sehingga, apa yang menjadi program dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan akan terealisasi,” terang Yusri.

Yusri mengakui, adanya banyak usulan dari beberapa pihak sekolah soal sarana-prasarana disekolah. Saya sarankan, pihak sekolah agar tahun ini mengajukan usulan ke Dinas sesuai Dapodik.

“Data sekolah, kondisi bagunan, kondisi prasarana harus lengkap dan benar. Sehingga ketika ada verifikasi Dapodik, data yang dikirimkan sekolah sesuai dengan kondisi aktual sekolah. Dengan demikian, kebutuhan infrastruktur dan fasilitas sekolah bakal terealisasi. Didalam pelaksanaan pembangunan maupun rehabilitasi melalui DAK, sekolah wajib berpegang pada peraturan dan perundang-undangan berlaku,” tandasnya.

(Fidh)




Biro Adpim Pemprov Sulut ‘Godok’ Para ASN Menyusun Materi Sambutan Pimpinan

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw pada Selasa (02/02/2021) telah menggelar Kompetensi Penyusunan Materi dan Sambutan Pimpinan di Ruang Computer Assisted Test (CAT) Kantor Gubernur dan dibuka Asisten Administrasi Umum, A. Gammy Kawatu.

Adapun kegiatan yang dimotori Biro Administrasi Pimpinan itu dihadiri Kepala Biro Adpim Dantje Lantang dan peserta perwakilan Perangkat Daerah (PD) lingkup Pemprov Sulut.

Kawatu pada kesempatan itu saat menyampaikan sambutan dari Sekdaprov Sulut Edwin Silangen mengatakan bahwa kompetensi penyusunan materi dan sambutan pimpinan merupakan wujud nyata dari komitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di daerah Provinsi Sulut terlebih khusus kepada Pimpinan dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya agenda ini, dan mari bersama-sama kita optimalkan sebagai wahana peningkatan kapasitas, kualitas dan profesionalisme kerja kedepan,” katanya.

Disamping itu, dirinya juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut, merupakan salah satu upaya yang tepat untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulut seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, dimana seorang ASN dituntut untuk selalu meng-upgrade pengetahuan dan kemampuan agar tidak tertinggal dalam
mengikuti ritme perkembangan zaman.

“Terlebih lagi, saat ini tuntutan masyarakat terhadap kualitas kinerja ASN, sangat besar. Harus dipahami bahwa kegiatan Kompetensi ini, adalah untuk efisiensi dan efektivitas, serta penyeragaman penyusunan sambutan dan materi Pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Karena itu, diharapkan melalui kegiatan ini, kedepannya akan ada kesamaan persepsi terhadap konsep sambutan dan materi Pimpinan, baik itu dalam penulisan, penggunaan ruang atau lembar naskah dinas, spesifikasi informasi, serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar dan lugas,” terang Kawatu.

Tambah dia, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, penyusunan sambutan atau materi Pimpinan merupakan hal yang rutin dilakukan di instansi pemerintahan. Kendati demikian, masih sering dijumpai, konsep atau susunan yang belum sesuai. Kesalahan dalam membuat naskah sambutan atau materi Pimpinan, bisa menyebabkan terjadinya salah penafsiran, bahkan juga menimbulkan permasalahan, yang berpengaruh pada kinerja dalam sebuah Perangkat Daerah atau Unit Kerja.

“Naskah sambutan ataupun materi yang baik, akan menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam perwujudan pelayanan terhadap Pimpinan. Tentunya hal itu dapat terwujud, jika dibarengi dengan kinerja dan sinergitas,” tandasnya.

“Oleh karena itu, saya mengharapkan seluruh Peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara serius, dengan memberikan fokus perhatian penuh terhadap setiap substansi materi yang akan disampaikan. Disamping itu, dapat turut memanfaatkan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk menyamakan persepsi dan mensinergikan langkah,” lanjutnya.

Lebih jauh, Kawatu menyatakan optimis jika para Peserta memiliki visi yang sama atas pentingnya pelaksanaan agenda ini bagi peningkatan kapasitas kerja kedepan, maka akan optimal menunjang kinerja Pimpinan, dan secara bersama-sama dapat memajukan daerah ini untuk mewujudkan Sulut yang tambah hebat, semakin maju dan sejahtera.

Sementara itu, Karo Adpim Setdaprov Sulut Dantje Lantang dalam laporan kegiatannya menjelaskan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya kompetensi penyusunan materi dan sambutan pimpinan.

“Pelaksanaan kegiatan kompetensi ini adalah untuk mengukur serta menyamakan persepsi terkait penyusunan materi dan sambutan untuk menunjang pelaksanaan tugas-tugas pimpinan dan juga untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas serta keterampilan membuat materi dan menyusun sambutan pimpinan bagi ASN di lingkungan Pemprov Sulut,” jelas Lantang.

(*/mild70)




Proposal PEN Sangihe Capai Rp 309 M, Gaghaube Optimis Terealisasi

Tahuna, detiKawanua.com – Ditengah pandemi Covid 19 yang masih terjadi saat ini, strategi pembangunan terua dilakukan pemerintah pusat. Salah satunya diakomodasi melalui pinjaman bagi Kabupaten/Kota Se-Indonesia melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Untuk Kabupaten Sangihe sendiri menurut Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan (BAPELITBANG) Daerah Sangihe Feliks Gaghaube ketika ditemui sejumlah awak media menyatakan, untuk Kabupaten Sangihe sendiri diusulkan melalui program kerja yang dituangkan dalam proposal mencapai sekira Rp 309 Miliar.

“Dari rencana sekira Rp 311 Miliar setelah mengalami revisi terkait dengan tujuan pinjaman PEN tersebut maka nominal pasti yang diajukan ke Kementrian Keuangan adalah Rp 309 Miliar”, jelas Gaghaube.

Lebih lanjut Gaghaube menyatakan bahwa penyempurnaan proposal tersebut saat ini sudah dikirim ke Kementrian Keuangan untuk mendapatkan persetujuan.

“Saya sangat optimis bahwa proposal dana PEN akan dikucurkan sebab dasar dari pengajuan ini merupakan perintah tertulis dari pemerintah pusat melalu Kementrian Dalam Negeri. Dan sampai saat ini untuk Kabupaten/Kota khususnya di Provinsi Sulut, contohnya Kota Manado sudah terealisasi pinjaman PEN dan akan segera dipergunakan sesuai dengan proposal pengajuan yang dilakukan”, jelasnya kembali.

Disinggung kalau kapan pastinya di Kabupaten Sangihe akan disetujui dan selanjutnya dikucurkan, Gaghaube menyatakan saat ini Pemkab Sangihe dibawah pimpinan Bupati Jabes E Gaghana SE ME akan mendatangi langsung Kementrian Keuangan dalam upaya lobby dan konsultasi.

“Kita berdoa dan berharap, dana PEN Kabupaten Sangihe akan segera terealisasi dan dikucurkan”, imbuhnya sambil menambahkan bahwa prioritas dana PEN arahannya untuk Kesehatan, Pemulihan Ekonomi, dan penguatan jaring pengaman sosial. (Js)