Cikal Bakal Berdirinya KONI Minsel, Ini Kata Letkol JH Maramis

Minsel, detiKawanua.com – Wacana Pembenahan struktur dan Pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) santer terdengar di dunia Olahraga Minsel hal ini mendapat tanggapan beragam bahkan isu melebar sampai ke persoalan Pembentukan awal Organisasi besar yang merupakan induk dari Cabang Olahraga (Cabor) yang sudah tergabung dalam KONI Minsel.

Cikal bakal berdirinya KONI pun dianggap perlu dibicarakan dan harus diluruskan selama cerita dan kronologis Pembentukan KONI masih simpang siur dan diduga sengaja digoreng.

Adapun sosok yang terlupakan perannya dalam Pembentukan KONI Minsel ternyata seorang Figur Militer warga Amurang asli, dia adalah Letkol Jeffry H Maramis MTh.

Dengan lantang Figur Kekar yang juga Suami dari Ibu Novi Polii bersuah dengan media ini di Rumah Kopi Topas Amurang pekan lalu, beliau pun bercerita. Sekitar tahun 2012, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Minahasa Selatan secara resmi dibentuk. kehadiran KONI Minsel berawal dari Pembicaraan hangat antara Letkol Jeffry H Maramis, M.Th dengan Sekretaris Umum KONI Provinsi Sulawesi Utara Prof H Rogi yang diundang oleh dirinya yang biasa disapa Pak Maramis di Rumah Kopi Topas Amurang disaksikan oleh beberapa sahabat, coba tanya Mariano Kani beliau ada waktu itu.

Mariano Kani ST, MSi pun bercerita sepak terjang seorang Letkol Jefry Maramis kalah itu dalam membentuk KONI Minsel.

‘’Saya ingat persis kalah itu Letkol Jeffry H Maramis, M.Th mengundang Sekum KONI Sulut Prof H Rogi dan membicarakan soal pembentukan KONI Minsel. Pasalnya, waktu itu cabang olahraga (Cabor) beberapa sudah terbentuk. Namun, KONI yang adalah induk dari beberapa cabor justru belum ada,” ucap Mariano.

“Saya dengar pembicaraan antara pak Maramis dan Prof Rogi, ” silahkan bentuk KONI di Minsel dan koordinasi dengan Bupati Minsel Christiany E Paruntu, kata Prof Rogi waktu itu pertemuan di Topas Amurang ,jelas Mariano Kani, ST Msi yang juga saat ini menduduki jabatan Sekretaris PolPP dan Damkar Minsel.

Lanjut Kani pasca pertemuan tersebut , Maramis langsung koordinasi dengan bupati CEP dan meminta KDP untuk membentuk struktur dan komposisi KONI di Minsel lengkap . Maka setelah KONI Minsel terbentuk ternyata pak Maramis tak dimasukan ke dalam struktur KONI.

Sementara itu, Willem Mononimbar dan Johny Tumbuan dan almarhum Berty Setligh yang juga saksi ketika berada di Kios Topas ketika pak Jeffry H Maramis dan Prof H Rogi kalah membicarakan soal pembentukan KONI Minsel membenarkan moment pertemuan tersebut.

“Benar, kecuali Alm. Berty Setligh yang tidak ada lagi. Sementara, saya dan Johny Tumbuan serta Mariano Kani masih ada dan mendengar langsung pembicaraan waktu itu. Dan Prof Rogi mendukung KONI Minsel dibentuk serta dipimpin dari TNI,’’ jelas Mononimbar dan dibenarkan Tumbuan.

Sekarang, tahun 2021 ketua KONI Minsel James Arthur Kojongian (JAK) tersandung kasus dirinya dengan anak dibawa umur juga kejadian dugaan Kekerasaan dalam Rumah Tangga (KDRT) juga KONI Minsel sekitar Juni/Juli 2021 kepengurusan akan berakhir maka dengan demikian KONI Minsel harus menggelar Musda. Namun, belakang ini para pimpinan Cabor di Minsel menghendaki segera dilaksanakan Musdalub dalam rangka pemilihan Ketua umum dan Ketua harian.

‘’Ya, sekarang muncul nama-nama. Diantaranya, Sandra Rondonuwu STh SH, Franky Jirro Lelengboto, ST,  Drs Samuel Pattylima dan nama lainnya dijagokan untuk pimpin KONI Minsel. Namun, tidak melihat cikal bakal kehadiran KONI Minsel waktu tahun 2012 kala itu. Sungguh, para cabor tak melihat dan menyadari siapa sebenarnya orang yang menghadirkan KONI Minsel. Artinya, siapa sangka nama putra Amurang asli Letkol Jeffry H Maramis, MTh ( JHM ) untuk masuk dalam jajaran tersebut,’’ Sebut Kani dan Tumbuan.

Pemerhati Olahraga berharap nama-nama yang muncul bukan untuk cari untung tapi harus mampu membesarkan KONI Minsel. dan nama JHM bisa lebih baik dari mereka. ‘’Kunci utama, mari kita besarkan KONI Minsel demi merapatkan cabang olahraga yang kita cintai untuk Minsel perubahan,’ tutup Mariano Kani.

( Vandytrisno/**)




Sulut Berduka, Merah Putih Setengah Tiang Hormati Alm Gubernur ke-12 SHS

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Demi menghormati kepergian Duta Besar RI untuk Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau, Sinyo Harry Sarundajang (SHS) yang juga Gubernur Sulawesi Utara ke-12 periode 2005 – 2015 (Dua periode), pemerintah dan masyarakat di Sulut diminta memasang bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung selama tujuh hari mulai Sabtu (13/2/2021) hingga selesainya pemakaman pada Jumat (19/2/2021).

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor : 001.2/21.738/Sekr yang ditandatangani Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Sulut Edwin Silangen tertanggal 13 Februari 2021 dan ditujukan kepada bupati dan walikota se Sulut.

“Ini sebagai bentuk penghormatan serta tanda berkabung atas meninggalnya Duta Besar Indonesia untuk Filipina sekaligus Gubernur Sulawesi Utara periode 2005-2010 dan 2010-2015, Almarhum Bapak Sinyo Harry Sarundajang,” ujar Plh Gubernur Sulut dalam SE tersebut.
“Maka dimintakan kepada seluruh pemerintah di kabupaten kota untuk dapat mengibarkan bendera merah putih setengah tiang di depan instansi atau kantor maupun rumah tinggal di wilayah masing-masing,” lanjut Silangen.

Adapun SE ini tembusannya turut disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Diketahui, SHS dikabarkan meninggal dunia dalam usia 76 Tahun 25 Hari di Rumah Sakit Siloam Jakarta pada Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 01.30 Wita.
Menurut informasi, jenazah SHS akan diterbangkan dari Jakarta ke Manado pada hari Senin (15/2/2021) untuk disemayamkan di rumah keluarga Sarundajang Laoh Tambuwun di Kelurahan Winangun, Kota Manado.
Berikut riwayat karir almarhum Sinyo Harry Sarundajang:
Pj Sekretaris Wilayah Daerah Minahasa Tahun 1978
Kepala Biro Penyelenggaraan Pemilu Sulut Tahun 1981
Sekretaris Daerah Minahasa Tahun 1983
Walikota Bitung Tahun 1986
Pjs Walikota Bitung pada 1990
Staf ahli Mendagri bidang strategis Tahun 2000
Irjen Depdagri 2001
Pjs Gubernur Maluku 2002
Pjs Gubernur Maluku Utara 2002
Gubernur Sulut 2005 – 2015 (2 periode)
Dubes RI untuk Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau 2018 – 2021.

(*/mild70)




Menanti Pelantikan OD-SK, Kobarkan Semangat Menuju Sulut Semakin Hebat

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – GUBERNUR Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey dan wakil Gubernur Steven OE Kandouw, seperti yang direncanakan akan dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo bersama-sama kepala daerah terpilih lainnya di Istana Negara, pada 15 pebruari 2021.

Pelantikan di era kebiasaan baru ini, berbeda karena tidak dilaksanakan seperti biasanya, semuanya serba terbatas. Tetapi kita tetap bersukacita diiringi dengan berbagai harapan ketika dilantik.

Semangat Olly dan Steven tetap berkobar mewujudkan visi dan misi dalam tugas kepemimpinan periode 2021 – 2026.

Komitmen memajukan Sulut semakin hebat, tentu imbalannya harus dibarengi dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas.

Dengan demikian Program Prioritas dapat berjalan optimal, ekonomi semakin kuat, kesejahteraan rakyat terwujud

Dan ada tuntutan urgent yang harus dilaksanakan, yakni memusnahkan pandemi Covid-19, yang hingga saat ini masih merong-rong kehidupan kita.

Balik ke belakang Olly dan Steven sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, di mana kinerja paripurna ditampilkan di segala bidang. Baik pembangunan fisik maupun non fisik, yang sukses, maju dan tak tertandingi. Inilah yang menjadikan Sulut hebat.

Dan kelanjutan ke depan di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, di pundaknyalah yang akan membawa Sulut semakin Hebat

Tentu ini yang diidam-idamkan kita semua, yang pasti ketika berjalan dalam keyakinan, tidak ada yang mustahil. Asalkan di sana kita satukan tekad, kerja bersama-sama, jalan berdekat-dekat, hidup dan beramah-ramah, bersehati sekerja.

Pasti kuk di pundak ‘kan terasa ringan, seperti kata pepatah kuno “berat sama di pikul, ringan sama dijinjing”.

Dengan dilantiknya maka ada janji yang di ungkapkan secara lantang, sebagai tanda gubernur dan wagub siap menjalankan tugas.

Olly dan Steven adalah putra terbaik di daerah ini, representasi dalam tampilan kepemimpinan yang sangat kompak, satu Komando, tak berlawanan arah. Bahkan telah mampu mengantar Sulut menjadi garda terdepan hingga semakin dikenal dunia.

Syukuri atas anugrah Ilahi yang tak terbahasakan ini, dan topangan serta dukungan masyarakat tentu sangatlah
diperlukan.

Gubernur Olly dan Wagub Steven tentu menyadari bahwa, perjalanan masih panjang. Memulai tahun kepemimpinan ini, masih ada lima tahun untuk menunggu karya bakti di Sulawesi Utara.

Tanah ini tempat berlabuh. Di sini tempat berteduh, pada keindahan pantai dalam beragam destinasi dan rindangnya pepohonan, ciptaan hasrat kebersamaan yaitu Sulawesi Utara, Bumi Nyiur Melambai yang kita cintai bersama.

Marilah kita bergandengan tangan , merangkul masa depan yang lebih baik, agar dengan kesungguhan komitmen, Sulawesi Utara kembali menjadi kebanggaan Indonesia,

Yang selalu dikawal oleh Allah Bapa di surga, pencipta khalik langit dan bumi, karena kita meyakini, mengimani kalau bukan Tuhan yang mengawal kota, maka sia-sialah pengawal berjaga- jaga.

Gubernur Olly dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, kiranya kepemimpinan adalah teladan, termeterai di setiap langkah pengabdian membangun Sulawesi Utara. Amien

Kini, tantangan yang terberat yang harus dihadapi adalah upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dalam proses ini, dibutuhkan kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat.

Tetaplah disiplin dengan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Saya siap di VAKSIN !! dan Anda ??

Cat : Dra. Ivonne R.J Kawatu

(*)




Pentingnya Jalin Kerjasama Dengan Media, Ini Kata Bupati Gaghana

Tahuna, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui bagian Humas dan protokoler melaksanakan kegiatan Kerjasama Kemitraan Information Dengan Media cetak, online, elektronik, jumat (12/2/21) bertempat di Aula kantor camat Tamako. Kegiatan dibuka oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME.

“Saya memberikan apresiasi dan terima kasih atas Kerjasama dalam kegiatan yang telah terjalin dalam menginformasikan tentang setiap kegiatan pemerintahan selama ini. Mari Kita jalin Kerjasama dengan baik, Pemerintah bisa melanjutkan kemajuan dalam menginformasikan, informasi terkait kemajuan dan keberhasilan yang telah tersampaikan pada masyarakat, Pers sebagai corong Pemerintah,” tukasnya.

Sementara itu Sekda Herry Wolf   menyampaikan terima kasih kepada rekan media Masa,  Media online Elektronik yang telah bekerja sama dengan kehumasan dilingkup setda selama beberapa dekade dalam Upaya diseminasi informasi pemerintahan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Dan tentunya menjalin Kemitraan dengan Pers sangat penting , Karena Pemerintah memiliki keterbatasan dalam mendapatakan maupun menyebarkan informasi kepada masyarakat. Maka dengan adanya Pers, informasi dapat tersampaikan dengan cepat. Sekda berharap semoga kerjasama ini dapat terjalin dengan baik senantiasa dalam memajukan Kabupaten Sangihe tercinta ini,” kuncinya. (Js)




RMPG-BMR Sah Terbentuk di Kotomobagu

Kotamobagu, detiKawanua.com – Demi Menyatukan Persatuan dan Kesatuan Persaudaraan orang  maluku yang sudah berdominsili ditanah rantau, Kini telah Membentuk dan mendirikan Suatu Organisasi Kemasyarakatan yang bernama “Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya Cabang Kotamobagu yang disingkat RMPG-BMR Cabang Kotamobagu.

Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya ini, telah didirikan di Kota Kotamobagu pada Rapat Musyawarah Wilayah, hari Minggu, 7 Februari 2021 pekan kemarin.

Pada Agenda Rapat Musyawarah tersebut, telah membahas beberapa agenda rapat diantaranya, memilih dan mengaklamasi Ketua Umum Victor Nanlessy, Sekertaris Umum Tri Putra S. Saleh dan Bendahara Umum Marlina Darise.

“Pada hasil Rapat Musyawarah pekan kemarin, semua anggota rukun telah menetapkan dan mengesahkan pendirian Rukun serta Pengurus, sesuai Surat Keputusan Susunan Pengurus Nomor 01/SK-BMR/II/2021,” terang Ketua terpilih Victor Nanlessy.

Ketua terpilih menambahkan, bahwa setelah dibentuk dan didirikan RMPG-BMR Cabang Kotamobagu, langkah selanjutnnya Akan mengurus Legalitas Pendirian Rukun.

“Usai terbentuk, kami pengurus akan mengurus legalitas rukun ke Notaris dan akan Mendaftarkan Ke Pemerintah Kotamobagu melalui Kesbangpol Kotamobagu untuk Mendapatkan SKT nya. selanjutnya, Pengurus terpilih akan eksen menjalankan program-program kerja Rukun,” ungkapnya.

Diketahui, Hadir dalam Rapat Musyawarah Pendirian dan Pembentukan pengurus Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya Cabang Kotamobagu Yakni, Dewan Pendiri Rukun M. Jasim Lessy, Manis Odar, S. Pd, Taufik Anis, SE serta Seluruh Anggota Rukun. (*)




KPU Mitra Evaluasi Regulasi Tahapan Pilkada Sulut Tahun 2020

 

Mitra,https://detiKawanua.com – Regulasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) , Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Evaluasi Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

” Evaluasi terkait regulasi disepanjang tahapan turut menjadi pembahasan dan tujuan rapat kali ini untuk menggali masukan demi pilkada lebih baiknya kedepan,” ungkap Kordiv hukum dan Pengawasan KPU Mitra, Otnie Tamod saat membuka rapat Evaluasi Pilgub Sulut Tahun 2020 di D’Talaga Resto, (12/2/2021).

Dr Goinpeace Tumbel selaku salah satu narsum mengatakan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan merupakan kunci sukses sehingga sosialisasi merupakan kunci utama.

” Masyarakat dapat diposisikan sebagai aktor dan implementator sehingga keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan sangat diperlukan,” ucap Tumbel.

Hal senada di sampaikan Dr Ivan Kaunang dimana diperlukan adanya perpaduan antara kesadaran, Budaya serta hukum dalam mensukseskan Pilkada.

” Jika semua dapat disatukan tentunya pilkada dalam moment apapun bisa terlewati dan hal ini mulai ada di masyarakat dibuktikan dengan tingginya presentasi pemilih di pilkada Sulut” terang Kaunang.

Sementara Narasumber lainnya yakni Markus Wantania lebih menekankan terkait regulasi yang harus lebih dipahami oleh setiap penyelenggara.

” Setiap penyelenggara terlebih penyelenggara teknis harus mampu membedah dan memahami setiap regulasi jangan sampai terjebak dan menyalahi aturan,” pungkas Wantania.

Bahkan dalam kegiatan rapat Evaluasi divisi Hukum dan Pengawasan tidak tanggung – tanggung menghadirkan tiga narasumber yang berkecimpung di dunia hukum maupun pemerhati Pilkada.




Edwin Silangen Berpeluang Sementara Pimpin Pemprov Sulut

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pasangan terpilih Pilkada serentak tahun 2020 yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK), dipastikan segera dilantik pada bulan Februari ini. Hal ini disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setdaprov Sulut, Jemmy Kumendong, Kamis (11/2/2021).

“Untuk gubernur dan wakil gubernur terpilih, dokumen persyaratan kelengkapan administratif telah disampaikan ke Presiden melalui Mendagri. Karena akhir masa jabatan OD-SK tanggal 12 Februari. Sampai saat ini dari informasi yang kami terima dari pihak Sekneg bahwa pelantikan OD-SK, sesuai rencana tanggal 15 Februari. Berarti ada kekosongan dan biasanya Mendagri menunjuk Sekdaprov Sulut (Edwin Silangen) sebagai Pelaksana Harian (PLH) Gubernur sampai dengan pelantikan,” ungkap Karo Pemerintahan OTDA Setdaprov Sulut itu.

Diketahui masa jabatan pasangan OD-SK pada periode pertama, akan berakhir pada tanggal 12 Februari besok. Namun pelantikan periode kedua sesuai rencana akan dilakukan pada 15 Februari.

(*/mild70)




Bersama Inspektorat, FDW Kunjungi Sekolah Penerimah DAK

Minsel, detiKawanua.com – Wakil Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH (FDW) melakukan kunjungan kebeberapa Sekolah di Minahasa Selatan sehubungan dengan Pengawasan Pengolahan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ada di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dibeberapa sekolah Dasar (SD) lainnya.

Hal ini dilakukan FDW bersama Inspektorat Minsel dengan tujuan agar ada pengawasan dan evaluasi Kinerja dan capaian Pemerintah kabupaten Minsel terkait Realisasi anggaran DAK 2020 dan Penyerapan anggaran di Sekolah.

“Tentu kunjungan ini semata untuk pengawasan dan evaluasi capaian Kinerja Pemerintah dan juga sebagai upaya peningkatan Pembangunan di Dunia Pendidikan agar serapan anggaran secara maksimal dan target realisasi tercapai dengan baik,” ucap Wongkar.

Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky D Wongkar SH yang juga sebagai Bupati terpilih berharap sekolah sebagai institusi pendidikan dapat benar – benar menjadi wadah menimbah ilmu untuk peserta didik yang bisa membawa perubahan bagi generasi masa depan Bangsa, menjadi lebih baik dan hebat di masa depan.

“Pendidikan disetiap Jenjang itu sangat Penting saat ini apalagi Pendidikan anak usia dini menjadi fokus pemerintah saat ini Maka kompetensi para guru/tenaga pendidik sangat diperlukan juga,” tegasnya.

Terkait hal itu, beliau juga berpesan, penggunaan DAK menjadi sangat krusial dalam rangka memaksimalkan progres pembelajaran di lingkungan sekolah.

“Penggunaan DAK harus betul- betul efektif dan efisien, sesuai dengan peruntukkannya,” ucapnya

Wongkar berharap seluruh tenaga pendidik dan peserta didik untuk menjaga kesehatan.

“Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19” dalam suasana di lingkungan sekolah dan ditempat lain.

Adapun sekolah yang dikunjungi FDW pada Selasa ( 08/02/2021) pagi, yakni SMP Negeri 1 Tumpaan, TK. Negeri Pembina Amurang, SD Negeri 1 Amurang, SMP Negeri 3 Tenga dan SPNF SKB Minsel.

( Vandytrisno /**)




Komitmen OD-SK Cegah Korupsi Di Pemprov Sulut Dibuktikan KPK Melalui 8 Area Intervensi Ini

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Komitmen Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, dalam hal pencegahan korupsi, patut diacungi jempol. Tercatat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Monitoring Center of Prevention (MCP), memberikan penilaian kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dengan nilai 92,31 % dalam pemenuhan dokumen maupun perbaikan sistem tata kelola pemerintahan.

“Capaian ini merupakan yang terbaik se-Sulawesi Utara dan juga se-nasional karena menduduki peringkat kedua nasional untuk tingkat provinsi,” ungkap Kepala Inspektorat Pemprov Sulut, Meiki Onibala kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).

Hal tersebut, kata Onibala, disampaikan Tim MCP KPK saat bertandang ke Pemprov Sulut, hari ini.

“MCP merupakan kegiatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi dalam upaya melakukan pencegahan atau tindakan preventif atas penyimpangan dan atau perbuatan melawan hukum yang sampai berakibat dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi,” jelasnya.

Adapun, capaian hasil MCP Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara adalah 92,31 % dalam pemenuhan dokumen maupun perbaikan sistem tata kelola pemerintah, dinilai secara independen oleh Tim KPK berdasarkan 8 area intervensi yaitu:

1. Perencanaan dan Penganggaran

2. Pengadaan Barang Jasa

3. Pelayanan Terpadu Satu Pintu

4. APIP

5. Manajemen ASN

6. Optimalisasi Pajak Daerah

7. Manajemen Aset

8. Dana Desa (Untuk Kabupaten/Kota)

“Hasil ini merupakan komitmen dan konsistensi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam upaya pencegahan korupsi, mewujudkan tata kelola pemerintahan Good and Clean Governance,” tutur Onibala.

(*/mild70)




Gaghana Bagun Kerja Sama Dengan PT. Jasa Tirta Energi dan PT. Renewable Energy

Tahuna, detiKawanua.com – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME ( 9 Feb 2021) melaksanakan pertemuan sederhana nan bersahabat dengan Direktur PT. JASA TIRTA ENERGI ibu Ety Sulistiawaty bersama President Director PT. RENEWABLE ENERGY FIRST (REF) Mr. Hans Peter Schoeffauer.

Gaghana menjelaskan dalam persuasi ini kami menindaklanjuti rencana kerja sama di bidang energi terbaru yaitu pembangkit listrik tenaga surya, tenaga bayu, dan energi listrik tenaga mini hybrid. Yang mana sebelumnya kedua perusahaan tersebut telah melakukan survey lokasi di Sangihe yaitu di Ulung Peliang, Kecamatan Tamako.

“Tentu ini hal baik bagi Kabupaten Sangihe yang kita cintai. Melalui kerja sama yang di tawarkan ini, daerah mendapat lebih dari satu macam pembangkit listrik, yaitu menggambungkan beberapa sumber energi yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan”. ujarnya lagi

Ditambahkannya, ini juga nantinya akan memberikan keringanan bagi masyarakat yang kurang mampu karena masyarakat membayar listrik dengan lebih murah. “Ini di upayakan agar segera ada dan beroperasi untuk menjaga pasokan listrik yang andal di masa depan, dalam komitmen bersama untuk membangun Sangihe yang maju,” kunci Gaghana. (Js)