2 Kali Divaksin Covid-19, Bupati Gaghana Merasa Tambah Sehat dan Kuat

Tahuna, detiKawanua.com – Bupati Jabes E Gaghana SE ME tidak merasakan efek samping setelah menjalani vaksinasi Covid-19. Gaghana malah merasa tambah sehat dan kuat setelah disuntik vaksin buatan Sinovac untuk kedua kalinya.

“Setelah divaksin pertama pekan lalulalu saya tidak meresakan efek samping sakit apa pun. Justru setelah disuntik yang kedua kali ini saya malah tambah sehat dan kuat,” kata Jeg sapaan akrab (15/2/21).

Tak hanya merasa sehat dan kuat, Jeg semakin percaya diri dan optimistis vaksin yang masuk ke tubuhnya itu akan melindungi dari serangan Covid-19.

Selain Gaghana vaksinasi tahap satu dengan penyuntikan kedua juga diikuti pejabat dan tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Kebijakan memvaksinasi pejabat dan tokoh publik sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat agar tidak takut divaksin Covid-19.

Apalagi Gaghana sudah membuktikan vaksin itu aman dan tidak memiliki efek samping buruk bagi kesehatan tubuh.

Untuk itu masyarakat diminta tidak was-was dan cemas untuk divaksin Covid-19.. Bupati Gaghana menjelaskan bahwa Vaksin Sinovac aman dan benar-benar layak diberikan kepada masyarakat. Karena Vaksin tersebut telah mendapatkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency use authorization untuk Vaksin Covid-19 Sinovac dari BPOM RI pada Tanggal 11 Januari 2021. Selain itu, Vaksin Sinovac yang diproduksi oleh Sinovac Life Science co LTD dan PT. Bio Farma Persero juga telah mendapatkan Sertifikat Halal dari Kementerian Agama pada Tanggal 13 Januari 2021 kemarin.




Nader Baradja, Saya Tidak Menghina Helmud Hontong di Ruang Publik

Tahuna, detiKawanua.com – Kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh terdakwa Nader Baradja masih terus berproses di Pengadilan Negeri Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Persidangan yang melibatkan Baradja yang notebenennya merupakan salah satu staf khusus Bupati Kepulauan Sangihe itu sudah memasuki persidangan ke empat yaitu sidang tuntutan.

“Sekitar minggu depan atau dua minggu lagi diagendakan sidang tuntutan. Kalau sudah tuntutan kita lihat nanti apakah terdakwa ada agendanya seperti pembelaan. Yang pasti minggu depan agendanya tuntutan,” ungkap Yunardi, SH., MH, selaku Kajari Kepulauan Sangihe belum lama ini.

Kajari juga menjelaskan terkait pasal yang disangkakan kepada terdakwa Nader Baradja, yaitu Pasal 310 dan Pasal 311. “untuk pasal 310 ancamannya 9 bulan penjara, sedangkan pasal 311
ancamannya 11 tahun penjara. Nanti itu akan dilihat oleh JPU-nya
berdasarkan fakta- fakta pesidangan yang ada, dituntutan nanti akan
dibuktikan oleh JPU-nya pasal yang mana akan dipakai,” kata Kajari.

Helmud Hontong sebagai korban atas kasus tersebut mengatakan dirinya menghormati segenap proses persidangan yang sudah berjalan. Dirinyapun secara pribadi telah memaafkan penghinaan yang ditujukan kepadanya, namun demikian dirinya tetap menghotmati proses hukum yang sudah berjalan.

“Saya menghormati proses persidangan, setiap agenda sidang saya terus
ikuti. Kalau soal memaafkan, jauh hari sebelumnya yang bersangkutan sudah saya maafkan, namun bukan berarti kasus ini saya tarik. Proses hukum terus berjalan sampai ada putusan pengadilan
buktinya sekarang ini sudah persidangan yang ke empat kali,” kata Hontong kepada awak media.

Sementara itu Nader Baradja ketika dimintai keterangan belum lama ini pasrah terhadap proses persidangan yang melekatkan dirinya sebagai terdakwa. “Biarkan dia berproses sesuai dengan pandangan Hakim. Pokoknya keterangan-keterangan yang disampaikan tinggal dinilai oleh mereka,” kata dia.

Soal menghina atau tidak, Baradja mengatakan dirinya tak melakukan penghinaan di forum terbuka atau di ruang publik. Dirinya justru mempertanyakan siapa yang merekam dan menyebarkan rekaman pembicaraannya.

“Kita kan bacerita of the record dua orang. Kalaupun cerita itu tersebar di mana-mana, tapi yang menyebarkan itu siapa? Sapa yang berekam. Tapi menurut kita, kita kan tidak melakukan penghinaan di forum terbuka atau di ruang publik Itukan cuma cerita dua orang,” ungkap dia.

Nader meminta perkara yang melibatkan dirinya agar tidak menjadi polemik di berbagai media. “Nanti biarlah, hakim yang menilai. Ini barang sudah sampai di pengadilan, jadi ini barang sudah tidak boleh berpolemik,” kuncinya. (Js)




Kadis Kesehatan Mitra Sukses Divaksinasi Kedua

Mitra,https://detiKawanua.com – kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Dr Helny Ratuliu, Senin (15/2/2021),Sukses menerima Vaksinasi Sinovak Tahap kedua di RSUD Mitra Sehat.

Ratuliu saat ditemui awak media usai divaksin mengatakan, hari ini sesuai jadwal ada 176 orang yang akan Divaksinasi kedua,baik forkompimda maupun nakes yang telah divaksin pertama di saat louncing vaksin perdana di Mitra.

” Hari ini selain dilaksanakan di RSUD Mitra Sehat juga serentak seluruh Puskesmas dan RSUP Ratatotok melakukan Vaksinasi,” ungkap Ratuliu.

Dirinya tak lupa meyakinkan masyarakat umum dimana vaksinasi covid 19 sangatlah aman dan masyarakat tak perlu takut untuk divaksin.

” Mari kita sukseskan program vaksinasi ini juga selain melindungi diri sendiri juga melindungi orang disekitar kita sehingga penyebaran covid bisa di cegah,” terangnya.

Sesuai informasi yang diterima untuk tahap kedua vaksinasi akan menyasar bagi TNI Polri serta pelayan publik.




Dilantik Presiden Jokowi, Ucapan Syukur Olly-Steven Sebagai Gubernur dan Wagub Sulut Pilihan Rakyat Periode 2021-2026

Jakarta, detiKawanua.com – Presiden RI Joko Widodo secara langsung melantik Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur, Drs Steven O.E Kandouw (OD-SK) Periode 2021-2026 di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/2/2021) pagi tadi.

Rasa syukur diungkap Wagub Kandouw atas proses pelantikan telah dilalui. Ia mengucapkan syukur kepada Tuhan dan terima kasih ke masyarakat Sulut sudah memberi kepercayaan kembali mendampingi Gubernur Olly Dondokambey di periode kedua.

‘Terima Kasih atas masyarakat Sulawesi Utara yang saya cintai atas kepercyaan untuk mengemban tanggung jawab sebagai Wakil Gubernur Sulut periode yang ke-2 ini. penyertaan Tuhan di periode pertama saya dan pak gubernur juga akan tetap demikian di periode kami yang ke-2,’ seperti yang dikutip dari unggahan fanpage facebook milik Wagub Kandouw.

Tak lupa, Mantan Ketua DPRD Sulut itu juga menyertakan salam dalam bahasa Minahasa ‘Pakatuan wo Pakalewiran’. Adapun, OD-SK dilantik bersama Gubernur dan Wagub Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang dan Yansen Tipa Padan dengan mengenakan pakaian putih lengkap yang prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah janji sebagai kepala daerah didampingi rohaniawan dengan meletakkan tangan kiri di atas kitab suci, kemudian mengangkat tangan kanan mengacungkan jari telunjuk dan tengah ke atas sambil mengucap sumpah janji yang Dibacakan Presiden Joko Widodo dan diikuti oleh Gubernur dan Wagub.

“Demi Tuhan saya berjanji, akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur dan wakil gubernur dengan sebaik -baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh UUD1945 dan serta undang-undang dan peraturannya, dan berbakti kepada masyarakat, Nusa dan bangsa. Semoga Tuhan menolong saya,” ujar ODSK bersamaan mengikuti kalimat diucapkan Jokowi.

Pelantikan di masa pandemi ini berbeda, dimana kehadirannya terbatas hanya di hadiri oleh ketua DPRD, Sekprov Sulut dan juga keluarga inti isteri dan anak.

Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw kembali memimpin Sulawesi Utara di periode kedua.

Diharapkan apa yang sudah di proklamirkan menjadikan Sulut semakin hebat dapat terwujud dan pembangunan nyata memihak kepada masyarakat.

Pasangan petahana memenangkan pemilihan pilkada Sulut pada 2020 lalu dengan perolehan suara 821.503.

Sulut tercatat tidak memiliki tanggungan gugatan pilgub dalam pilkada 2020 lalu. Karenanya, pasangan gubernur dan wakil gubernur Sulut dilantik paling pertama oleh Presiden Jokowi bersama gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara.

Total ada sembilan provinsi yang menggelar pilgub pada 2020 lalu. Selain Sulut dan Kaltara, provinsi lain yang menggelar pemilihan gubernur dan wagub adalah Sumatra Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bengkulu, dan Sulawesi Tengah.Sebelum dilantik, Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw terlebih dahulu mengikuti kirab yang dipimpin langsung Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Kirab itu juga diikuti oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Pelantikan itu berdasarkan Keppres dengan Nomor Nomor 19 / P Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut masa jabatan 2021-2024. Seusai pembacaan Keppres, Jokowi langsung mengambil sumpah jabatan kepada Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

“Demi Tuhan saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturan dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ujar Jokowi yang diikuti oleh Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

Acara diatur secara protokoler dan memberlakukan Prokes Covid-19 yang ketat. Peserta pelantikan wajib swab H-1 / hari minggu WAJIB SWAB di RS. BUNDA, MEDISTRA ATAU SILOAM.

Menuju istana merdeka / istana negara gubernur dan wakik gubernur menggunakan kendaraan Buggy Car dan setelah tiba di halaman istana merdeka, jalan kaki melewati jajar kehormatan paspampres dan Tiba di Ruang Kredensial Istana Merdeka dijemput protokol dan Presiden. Selanjutnya Perkenalan oleh Protokol Istana dan pengambilan Petikan SK Presiden di Meja yang dipersiapkan.

Prosesi kirab Presiden bersama Gubernur dan Wakil Gubernur menuju Istana Negara dikawal jajar kehormatan paspampres. Tiba di Istana Negara, dijemput protokol dan siap tempat yang dipersiapkan bersama Gubernur dan Wagub Kalimantan Utara.

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti tes swab PCR sebelum hari H, memakai masker, menjaga jarak. Undangan yang hadir pun sangat terbatas. (ADVETORIAL Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Utara)




Pilhut Dipastikan Tahun Ini, Lumapow : Teknisnya Menunggu Petunjuk Kemendagri

Minsel, detiKawanua.com – Pelaksanaan Pemilihan Hukumtua ( Pelhut ) di kabupaten Minahasa Selatan ( Minsel ) dipastikan dilkasanakan Tahun ini , pasalnya berkas usulan Pilhut 2021 sudah masuk ditangan Pemerintah daerah dan juga sudah menyurat ke kementrian Dalam Negeri.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Minsel Hendrie Lumapow SH. Senin (15/02/2021) dikatakannya Pilhut 2021 juga sudah berkoordinir dengan Bupati Terpilih Minsel Franky Donny Wongkar SH dan sudah disetujui akan dilaksanakan tahun ini.

“Rencana Pilhut lebih dari 100 desa di Minsel sudah di koordinasikan dengan Bupati Terpilih bapak Franky Wongkar mengingat pelaksanaannya nanti beliau sudah dalam posisi Bupati yang sah , yang rencana tahapannya sudah sejak bulan Maret atau April Tahun ini, tinggal menunggu teknisnya nanti,” ucap Lumapow.

Lumapow menambahkan jika mekanismenya Pilhut nanti serentak maka teknisnya mengikuti petunjuk Bupati , jika Bertahap maka teknisnya akan memilah mana yang sudah siap melaksanakan dan ini juga tentu ada kajian khusus.

Seperti diketahui sebelumnya Pelaksaan Pilhut di Minsel sudah dinanti oleh desa-desa yang sudah siap sejak tahun 2019 dan 2020 lalu , namun karena menghadapi Pileg 2019 dan Pilkada 2020 maka ditundah , padahal informasi ditahun sebelumnya desa yang sudah siap Pilhut , anggarannya pun sudah tertata di APBDes tapi akhirnya tertunda.

(Vandytrisno)




Marty Ole Sukses Divaksin Sinovak Kedua Kali

Mitra,https://detiKawanua.com – Setelah berhasil melewati suntikan Vaksin Sinovak pertama, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Marty Ole, sukses menerima suntikan kedua (15/2/2021) di RSUD Mitra Sehat.

Usai divaksin, ole saat bersua dengan awak media mengatakan, masyarakat tidak perlu takut kalau nantinya untuk divaksin covid 19.

” Saya sudah kedua kali divaksin, tidak ada efek samping apapun yang dirasakan sejak vaksin pertama jadi masyarakat tak perlu takut,” ungkap Ole

Ole bahkan mengajak masyarakat untuk terus mensukseskan setiap program pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran covid 19.

” Mari kita sukseskan program vaksinasi karena aman dan halal dan jangan lupa untuk protokol kesehatan terus diterapkan,” pungkas Ole




Sah, Di Istana Negara Presiden Jokowi Lantik Langsung Olly-Steven Sebagai Gubernur dan Wagub Sulut

(foto:ist)

Jakarta, detiKawanua.com – Tercatat sejak tanggal hari ini Senin 15 Februari 2021, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara masa jabatan 2021-2026 yang dilantik langsung Presiden RI Joko Widodo, di Istana Negara Jakarta.

Pelantikan di masa pandemi ini berbeda, dimana kehadirannya terbatas hanya di hadiri oleh ketua DPRD, Sekprov Sulut dan juga keluarga inti isteri dan anak.
Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw kembali memimpin Sulawesi Utara di Periode kedua.

Diharapkan apa yang sudah di proklamirkan menjadikan Sulut semakin hebat dapat terwujud dan pembangunan nyata memihak kepada masyarakat.

Pasangan petahana memenangkan pemilihan pilkada Sulut pada 2020 lalu dengan perolehan suara 821.503.
Sulut tercatat tidak memiliki tanggungan gugatan pilgub dalam pilkada 2020 lalu. Karenanya, pasangan gubernur dan wakil gubernur Sulut dilantik paling pertama oleh Presiden Jokowi bersama gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara.

Total ada sembilan provinsi yang menggelar pilgub pada 2020 lalu. Selain Sulut dan Kaltara, provinsi lain yang menggelar pemilihan gubernur dan wagub adalah Sumatra Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bengkulu, dan Sulawesi Tengah.

Sebelum dilantik, Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw terlebih dahulu mengikuti kirab yang dipimpin langsung Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Kirab itu juga diikuti oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Pelantikan itu berdasarkan Keppres dengan Nomor Nomor 19 / P Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut masa jabatan 2021-2024. Seusai pembacaan Keppres, Jokowi langsung mengambil sumpah jabatan kepada Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

“Demi Tuhan saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturan dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa, ”ujar Jokowi yang diikuti oleh Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

Acara diatur secara protokoler dan memberlakukan Prokes Covid-19 yang ketat.
Peserta pelantikan wajib swab H-1 / hari minggu WAJIB SWAB di RS. BUNDA, MEDISTRA ATAU SILOAM.

Menuju istana merdeka / istana negara gubernur dan wakik gubernur menggunakan kendaraan Buggy Car dan setelah tiba di halaman istana merdeka, jalan kaki melewati jajar kehormatan paspampres dan Tiba di Ruang Kredensial Istana Merdeka dijemput protokol dan Presiden. Selanjutnya Perkenalan oleh Protokol Istana dan pengambilan Petikan SK Presiden di Meja yang dipersiapkan.

Prosesi kirab Presiden bersama Gubernur dan Wakil Gubernur menuju Istana Negara dikawal jajar kehormatan paspampres. Tiba di Istana Negara, dijemput protokol dan siap tempat yang dipersiapkan bersama Gubernur dan Wagub Kalimantan Utara.

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti tes swab PCR sebelum hari H, memakai masker, menjaga jarak. Undangan yang hadir pun sangat terbatas.

(*/mild70)




Ketua DPRD Mitra Marty Ole Siap Divaksin Sinovak Tahap Kedua

 

Mitra,https://detiKawanua.com – Setelah berhasil melewati suntikan Vaksin Sinovak Tahap pertama, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Marty Ole, siap Divaksin Covid 19 Tahap Kedua.

” Hari ini saya sudah sangat siap untuk divaksin tahap kedua, karena saya yakin aman dan itu terbukti divaksin yang pertama,” ungkap Ole (15/2/2021).

Ole bahkan mengatakan, telah melakukan persiapan untuk divaksin tahap kedua di RSUD Mitra,terlebih kesiapan mental untum menerima vaksinasi.




Pemkab Mitra Mulai Vaksinasi Covid – 19 Tahap Kedua

Mitra,https://detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mulai melakukan penyuntikan vaksin Covid 19 Tahap Kedua.

” Hari ini untuk penyuntikan vaksin tahap kedua sudah mulai di lakukan untuk yang sudah terjadwal dan lolos di tahap pertama,” ungkap Kadis Kesehatan Mitra, Dr Helny Ratuliu (15/2/2021).

Lebih lanjut dikatakan Ratuliu, pihak Dinas Kesehatan Mitra lewat Tim RSUD Mitra sangat siap untuk melakukan vaksinasi.

” Kami sudah siap untuk melakukan vaksinasi, tinggal menunggu peserta sesuai jadwal ada pimpinan DPRD yakni Ketua Marty Ole dan Ibu Sophia Antou,” ucap Ratuliu.

Sesuai jadwal untuk hari ini ketua DPRD Mitra Marty Ole, Anggota DPRD Sophia Antou dan kadis kesehatan Helny Ratuliu akan vaksinasi bersama tenaga kesehatan lainnya dan di lanjutkan besok hari untuk forkompimda dan tenaga kesehatan .




Pemprov Sulut Bantu Keluarga Korban Kebakaran di Desa Lelema

Minsel, detiKawanua.com – Gubernur Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey. SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O. E Kandouw merespon langsung musibah kebakaran yang terjadi dikabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tepatnya di Desa Lelema kecamatan Tumpaan, dengan memberikan Bantuan. Instruksi Gubernurpun langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Terkait.

Kepala Dinas Sosial Sulut Rinny Tamuntuan bersama tim diterjunkan untuk menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Lelema Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan ( Minsel ), Kamis (11/02/2021) pekan lalu.

Bantuan tersebut diberikan kepada masing-masing keluarga Walangitan Derek dan Keluarga Laoh Piri, yang diterima langsung oleh para korban. Berupa beras, mie instan, minyak goreng, ikan kaleng, makanan anak, peralatan dapur, kasur/busa dan terpal.

“Saya mewakili Pemprov Sulut, pak Gubernur Olly dan Wakil Gubernur Steven dengan ini menyerahkan bantuan kepada keluarga (korban kebakaran). Yang diwakili oleh Dinas terkait dan jajaran. Semoga dapat meringankan beban keluarga,” ujar Kepala Dinas Sosial Sulut Rinny Tamuntuan.

Para korban musibah kebakaran di Desa Lelema mengaku berterima kasih atas kepedulian Pak Gubernur Olly Dondokambey, melalui Dinas Sosial Provinsi Sulut yang sudah memberikan bantuan.

“Terima kasih atas kepedulian bapak Gubernur Olly Dondokambey kepada kami lewat bantuannya. Terima kasih juga kepada Dinas Sosial yang sudah menyalurkan,” kata Karter Walangitan, salah satu korban yang rumahnya kebakaran.

Diketahui, hari senin 8 februari 2021 terjadi kebakaran di Desa Lelema jaga V.

Hukum Tua Desa Lelema mengatakan untungnya tidak ada korba jiwa dalam kejadian tersebut. Lanjut Kumtua bahwa dari pihak pemerintah desa juga menggalang dana spontanitas peduli kasih musibah kebakaran yang dikumpulkan lewas pos dana di desa. Yang terkumpul sekitar Rp. 7.940.000 . Terima kasih masyarakat Desa Lelema yang sudah meringankan beban dari keluarga. Ungkap Maxi Liwe Kumtua Desa Lelema

( Vandytrisno /**)