Respon Cepat AngDew dan Aktivis PPA, Nandito Rambi dirawat di RSUD Minsel

Minsel, detiKawanua.com – Respon cepat dari Anggota DPRD Provinsi Sulut dan DPRD Minsel serta Aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Provinsi Sulawesi Utara dan di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terkait anak yang masuk kategori Gizi Buruk di Desa Matani Satu Lingkungan VII Kecamatan Tumpaan patut diacungkan Jempol mengingat anak dari ibu Martha Rambi yaitu adik Nandito Rambi sudah tak berdaya dan berada ditempat tidur selama dua Bulan.

Setelah melihat Postingan di media sosial dengan nama Akun Robby Vania di salah satu Grup Facebook ( FB ) Anggota DPRD Minsel Frangky Lelengboto ST langsung memberikan suport dan Respon Cepat.

“Saya merasa ibah melihat anak ini , meski saya tidak kenal hanya melihat di Grup FB, tapi ini harus cepat ditindak lanjuti,” ucap Frato sapaannya.

Hal yang sama dilakukan Anggota DPRD Sulut Sandra Rondonuwu yang akrab disapa Saron , dengan cepat langsung berkoordinasi dengan Jajaran Organisasi Perlindungan Perempuan dan anak di tingkat Kabupaten agar secepatnya menghubungi Dinas Terkait.

“Saya tentu bersyukur ada Pengawasan langsung dari media dan teman-teman pemerhati Sosial Kemasyarakatan agar secepatnya langsung memberikan ruang bagi Keluarga lebih khusus anak ini yanv sudah terpapar ditempat tidur, ini harus ada penanganan cepat dari Dinas Kesehatan , Dinas Sosial , dan Dinas PPA di Minsel kolaborasi mengupayakan dan memperhatikan anak ini,” ucap Saron.

Salah satu Aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) Loula Kawengian Assa mengaku sedih dan sangat miris melihat anak usia sekolah harus menghadapi Gizi Buruk seperti ini apalagi keluarga Ibu Martha Rambi sangat jauh dari kata Sejahtera artinya masih dibawa garis kemiskinan.

“Saya dengar Keluarga ibu Martha Rambi sangat memprihatinkan karena Menjadi seorang single parent di mana harus membesarkan 4 orang anak sendirian , dan berjuang dalam mempertahankan hidup , maka ini harusnya jadi perhatian,” ucap Loula.

Diketahui setelah Respon Cepat Anggota Dewan baik Provinsi dan AngDew Minsel juga Aktivis Perempuan dan Anak , akhirnya Dinas Kesehatan merespon dengan melakukan penjemputan anak Nandito Rambi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Minsel dengan tindahkan Perawatan di RSUD.

(Vandytrisno)




Di Rapat Paripurna DPRD Sulut, Gubernur Olly: Kita Harus Waspada Bukan Sebagai Efuoria

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw mengikuti rapat paripurna yang dilaksanakan oleh DPRD Provinsi Sulut di Kantor DPRD Sulut, Rabu (17/2/2021).

Rapat paripurna ini diselenggarakan dalam rangka mendengarkan pidato Gubernur Sulut setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Senin pekan ini di Istana Negara Jakarta.

Dalam pidatonya, Gubernur Olly optimis mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab, menjawab amanah rakyat dengan optimal serta memberikan pembangunan yang signifikan di Bumi Nyiur Melambai dengan sinergitas dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat Sulut.

“Momentum ini adalah momentum sukacita tidak saja bagi saya dan Steven yang kembali dipercayakan masyarakat Sulut untuk melanjutkan kepemimpinan tiga tahun mendatang tapi juga oleh kita semua,” kata Olly.

Untuk itu, Olly mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Sulut untuk bersama-sama menjawab tantangan ini demi kesejahteraan bersama.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua dalam rangka menjalankan tugas-tugas pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan proyek-proyek nasional yang sedang dilaksanakan di Sulut maupun bantuan-bantuan dari pemerintah pusat bagi pembangunan Sulut, Olly mengingatkan semua pihak agar jangan sampai disalahgunakan.

“Kita harus waspada bukan sebagai euforia jangan sampai kita terlibat pada hal-hal yang mengakibatkan terjadi penyimpangan-penyimpangan yang melanggar sumpah janji jabatan kita,” tandasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa selang tahun 2016 hingga tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 berbagai capaian dan progres positif berhasil diwujudkan di Sulut yakni meningkatnya perekonomian masyarakat, kualitas pembangunan manusia serta aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Begitu juga halnya dengan meningkatnya pendapatan rata-rata penduduk, meningkatnya infrastruktur dan pembangunan wilayah, potensi dan akses pariwisata yang berdaya saing dan semakin optimalnya kapasitas tata kelola pemerintahan.

Lebih jauh lagi, Olly menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulut yang telah memberikan kesempatan untuk melanjutkan kepemimpinan hingga 2024 mendatang.

“Puji syukur lima tahun sudah kita menjalankan dengan baik sehingga masyarakat mempercayakan kami kembali,” ungkapnya.

Selain itu, dalam pidatonya Olly juga memaparkan visi dan misi yang akan dijalankannya bersama dengan Steven Kandouw selama periode 2021-2024.

Visi “Menjadikan Sulut Maju dan Sejahtera Sebagai Pintu Gerbang Indonesia Ke Asia Pasifik”.

Misi;
1. Peningkatan kualitas manusia Sulut
2. Penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa.
3. Pembangunan infrastruktur dan perluasan konektivitas.
4. Pembangunan daerah yang berkelanjutan,
5. Pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas daerah.

Dalam kesempatan tersebut juga Olly menyerahkan buku lima tahun kepemimpinan ODSK kepada Ketua DPRD Sulut Andi Silangen.

Nampak juga hadir dalam rapat paripurna tersebut jajaran Forkopimda Sulut, pimpinan dan anggota DPRD Sulut, Ketua TP PKK Sulut Rita Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos dan para pejabat di lingkungan Pemprov Sulut.

(mild70)




Wagub Kandouw Sebut Gubernur Olly Percayakan Ringkuangan Jabat Plh Walikota Tomohon

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Menunggu jadwal pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tomohon terpilih yang terinformasi akan dilaksanakan tanggal 26 Februari bulan ini, roda pemerintahan harus terus berjalan dan pimpin oleh pejabat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sebagai Pelaksana Harian (Plh) Walikota Tomohon terhitung Rabu (17/02/2021) hari ini.

Wakil Gubernur Steven Kandouw saat dikonfimasi wartawan Rabu sore tadi pun mengungkapkan untuk Plh Walikota tersebut dipercayakan Gubernur Olly Dondokambey kepada Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sulawesi Utara (Sulut) Jemmy Ringkuangan.

Lanjut Kandouw bahwa di Sulut terdapat 5 daerah yang kepala daerahnya sudah habis masa jabatan yakni Minahasa Selatan (Minsel), Minahasa Utara (Minut), Bolmong Selatan (Bolsel), Bolmong Timur (Boltim) dan Kota Tomohon.

“Untuk mengisi kekosongan lima daerah ini ditugaskan pejabat dengan status Pelaksana Tugas (Plt) dan Plh,” ungkapnya sembari menambahkan khusus Kota Tomohon, pengisian pejabat Plh diambil dari pejabat Pemprov Sulut, yang dikarenakan status Sekkot Tomohon yang sekarang masih berstatus Plt (tidak bisa diangkat sebagai Plh Walikota).

“Untuk empat daerah lainnya yakni Minsel, Minut, Bolsel dan Boltim sekda setempat yang mengisi sementara jabatan kepala daerah. Kecuali untuk Kota Manado dan Bitung masa jabatan kepala daerahnya nanti berakhir di atas bulan Februari,” tandas Kandouw.

(mild70)




Dihadiri dr.Erwin, Vaksinasi Sinovac Dosis Kedua Kapolres Ajak Jangan Takut

Minsel, detiKawanua.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Amurang mengadakan penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac untuk dosis yang kedua, Selasa (16/02/21).

Vaksinasi dosis kedua yang dilaksanakan di Gedung RSUD Amurang, Desa Teep Trans ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Minahasa Selatan (Minsel), Tenaga Kesehatan (Nakes), serta perwakilan TNI/Polri; yang sebelumnya telah divaksin dosis pertama pada tanggal 2 Februari 2021 lalu.

Tampak hadir menerima suntikan Vaksin Covid-19 Sinovac diantaranya Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK; Ketua Cabang Bhayangkari Minsel Ny. Heppy Norman; Wakapolres Minsel Kompol Farly Rewur, SH,MM; Kejari Minsel I Wayan Eka Miartha, SH; Ketua PN Minsel Royke Inkiriwang, SH; Pabung Kodim 1302 Minahasa Mayor Inf. Jus Ratag dan Kadis Kesehatan Minsel dr. Erwin Schouten.

“Setelah menerima suntikan vaksin dosis kedua ini, bawaannya rasa mengantuk tapi setelah beberapa saat kembali normal,” ungkap Kapolres Minsel saat ditemui usai divaksin.

Kapolres Minsel mengajak agar masyarakat yang memenuhi syarat pemeriksaan medis untuk tidak ragu atau khawatir menerima vaksinasi covid-19 Sinovac.

“Jangan termakan berita hoax, Vaksin Covid-19 Sinovac aman dan halal. Dengan menerima vaksin covid-19 ini kita telah mendukung Program Pemerintah dalam mewujudkan herd immunity guna penanggulangan penyebaran covid-19,” tambah Kapolres.
( Vandytrisno/**)




Gaghana Hadiri Tulude di Kampung Kuma

Tahuna, detiKawanua.com – Bupati Jabes Ezar Gaghana menghadiri acara syukur Tulude di Kampung Kuma Kecamatan Tabukan Tengah (Tabteng) Selasa (16/2) di Kantor Kapitalaung. 

Bupati disambut secara adat oleh Pemerintah dan Masyarakat Kuma dengan peggelaran tarian adat upase, tarian salo dan tarian gunde. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, ditengah-tengah pandemi covid 19, pelaksanaan Tulude dilaksanakan dengan kesederhanaan dengan tidak mengumpulkan banyak orang. Dan ini bukan hanya di Kuma tetapi sudah dilakukan sejak pelaksanaan tulude  Kabupaten Sangihe 31 Januari lalu.

”Tulude tahun ini pelaksanaannya sangat ketat, karena protokol covid 19 menuntut kita harus benar-benar tertib, namun tidak mengurangi kondisi realitas yang ada serta semangat masyarakat, pemerintah kampung Kuma bersama Pemerintah Kecamatan Tabteng yang boleh melaksanakan acara Tulude dalam konteks pemahaman bahwa ucapan syukur yang dirasakan dapat diterima oleh seluruh masyarakat, dan diyakini merupakan sebuah wujud kasih dan anugerah dari pada Tuhan semata,” ungkap Gaghana.

Lanjut dia, ada tiga esensi dalam pelaksanaan tulude yang pertama adalah membuat semua masyarakat Kuma menyadari kasih Tuhan karena boleh menjalani tahun sebelumnya termasuk tahun 2020.

“Esensi yang kedua dapat bersyukur kepada Tuhan bahwa seluruh masyarakat boleh dihentar memasuki Tahun yang baru 2021 penuh dengan berkat dan  anugerah yang menjadi bagian dalam perjalanan masyarakat. Dan boleh terhindar dari segala marabahaya,cobaan dan malapetaka yang mengintai kehidupan setiap saat bagi setiap orang,” ungkap Gaghana.

Esensi ketiga tambah dia, memohon pertolongan Tuhan karena kita masih diperhadapkan dalam kehidupan ditahun 2021, kiranya dengan berkat Tuhan dan pertolongan Tuhan I Ghenghonalangi Ruatang Saruluang boleh memberkati dan menyertai ketika memasuki hari-hari berikutnya.

“Kesadaran untuk kita merayakan Tulude adalah sebuah esensi dalam sebuah pemahaman ucapan syukur sekaligus doa menghadapi kehidupan yang akan datang,” tutup Gaghana.

Turut hadir Waka II DPRD Sangihe Michael Thungari, Sejumlah Pimpinan OPD, Camat Tabukan Tengah Yusak Karame SAP, Pemerintah Kecamatan, sejumlah Kapitalaung,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat. (Js)




FKUB Sangihe Terima Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI

Tahuna, detiKawanua.com – Prestasi yang sangat membanggakan diawal tahun 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe, melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kabupaten Kepulauan Sangihe boleh menerima penghargaan Harmony Award dari Kementrian Agama RI.

Dimana penghargaan ini sendiri diterima langsung oleh Ketua FKUB Sangihe Pdt. A Makasar dan disaksikan oleh bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME, dan ketua TP PKK Kabupaten Sangihe Dra Ririswati Gaghana Katamsi.

Penghargaan Harmony award diserahkan di kantor kementeian agama RI pada Rabu (16/02/2021) oleh Sekjen kementerian agama  Prof  Dr Hi Nizar Ali.

Ketua FKUB Sangihe Pdt A Makasar dalam keteranganya mengakatan tentunya penghargaan ini sangat berarti dalam meningkatkan motivasi dan kinerja FKUB untuk terus merawat, memelihara dan menguatkan kehidupan keagamaan serta kerukunan umat beragama.

“Tentunya penghargaan ini merupakan buah kerja keras semua element yang ada dalam memelihara serta memupuk kerukunan beragama yang ada di Sangihe,” ungkap Maksar.

Sementara itu Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME ketika dimintai tanggapanya mengatakan bahwa prestasi ini merupakan prestasi seluruh masyarakat Sangihe. Dan kemajemukan tolerasnsi dan kerukunan di Sangihe harus terus dijaga dan dipelihara meskipun tanpa penghargaan sebab kerukunan hidup berdampingan antar pemeluk agama itu harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita patut bersyukur kepada Tuhan, dan berbaangga dengan prestasi yang diraih oleh FKUB Sangihe, dengan adanya penghargaan ini kiranya kedepan akan lebih memacu FKUB untuk terus berbuat demi mewujudkan dan mempertahankan kerukunan yang ada di Sangihe,” kunci Gaghana. (Js)




Dinkes Mitra Turun ke Jalan Sosialisasi Prokes Covid 19

Mitra,https://detiKawanua.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus memberikan sosialisasi terkait protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran covid 19.

” Selain memberikan sosialisasi serta edukasi terkait penanganan covid lewat pengeras suara di kendaraan kami juga membagikan masker bagi masyarakat,” ungkap Kepala Bidang Kesmas Dinkes Mitra, Gueen Naray (17/2/2021).

Naray juga mengatakan selain turun kejalan memberikan sosialisasi dan edukasi di seputar wilayah kecamatan Silian dan Tombatu juga di lakukan supervisi bagi petugas Promkes yang ada di setiap kecamatan.

” Kami harap apa yang kami sampaikan terus diterapkan masyarakat guna secepatnya bersama memutus penyebaran covid 19 ,” pungkas Naray




BPBD Mitra Himbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Mitra,https://detiKawanua.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menghimbau masyarakat untuk waspada menghadapi cuaca ekstrem.

” Saat ini intensitas hujan dan angin kencang ada di atas level normal,kita harus waspadai bersama karena sewaktu waktu bisa saja terjadi bencana yang tidak di inginkan,” ungkap Plt Kepala BPBD Mitra, Aneke Sumendap, (17/2/2021).

Sumendap juga menghimbau untuk warga yang berada di zona bencana baik banjir, longsor serta di dekat pepohonan untuk lebih berhati-hati, karena mitra memiliki geografis dari laut hingga pegunungan.

” Segera evakuasi dan terus mengingatkan kepada orang disekitar kita, tentu dengan kerja sama bisa meminimalisir musibah,” pungkas Sumendap.




Tunggu SK Kemendagri, Pelantikan FDW – PYR Ditunda

Minsel, detiKawanua.com – Pelaksanaan pelantikan figur-figur terpilih pada pilkada serentak tahun 2020 tidak jadi digelar pada 17 Februari ini dan sesuai rencana bakal di gelar pada tanggal 26 Februari 2021.

Hal ini dikatakan Kepala Biro Pemerintahan dan OTDA Setdaprov Sulut, Dr Jemmy Kumendong, Selasa (16/2/21) kemarin.

“Memang informasi yang saya terima dari pihak Dirjen Otda Kemendagri, rencana pelantikan serentak tanggal 26 Februari. Ada empat daerah di wilayah bumi nyiur melambai Sulut. Yakni daerah Tomohon, Minut, Minsel dan Bolsel bakal dilantik oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Kata Kumendong, proses pelantikan tergantung dari pihak Kemendagri. Jadi penerbitan surat keputusan (SK) oleh Mendagri sesuai aturan yang ada bukan dari pemerintah provinsi.

“Untuk itu kami berharap kepada semua pihak agar menghormati segala keputusan yang diterbitkan oleh pihak Kemendagri. Kalaupun proses pelantikannya ditunda bukan berarti kesalahan pihak pemerintah provinsi melainkan segala keputusannya tergantung pihak Kemendagri yang menentukan jadwal proses pelantikan sesuai aturan dan kebijakan yang ada,” tutur Kumendong.

Lanjut Kumendong, sampai saat ini kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Kemendagri untuk proses pelantikan terhadap pemenang pilkada serentak tahun 2020 lalu di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Hal yang sama disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Asiano Gammy Kawatu, S.E, M.Si.

“Petunjuknya seperti itu. Nanti menunggu SK dari Kementerian Dalam Negeri dalam pelaksanaan pelantikan dari calon kepala daerah terpilih, yang harus melakukan protap kesehatan dengan baik,” jelasnya saat dihubungu via WhatsApp.

( Vandytrisno/**)




Wabup Mitra Divaksin Dosis Kedua

Mitra,https://detiKawanua.com – Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Joke Legi, menjalani vaksinasi sinovac kedua, rabu (17/2/2021) oleh Tim Vaksinasi RSUD Mitra Sehat.

Vaksinasi kedua wakil bupati ini merupakan tahap pertama program vaksinasi dan untuk mitra sendiri di awali sesuai program Nasional untuk Tenaga Kesehatan dan di tambah 10 orang unsur Forkompimda.