Satgas TMMD Kejar Terus Target, Selesaikan Program Fisik 

Semarang, detiKawanua.com – Salah satu program andalan TNI yang sangat ditunggu oleh masyarakat adalah TMMD Regular. Program TNI yang menggandeng Pemerintah sangat menyentuh kebutuhan masyarakat kalangan bawah.

TMMD Regular ke 110 Kodim 0714/Salatiga yang berlokasi di Dusun Sarimulyo Desa Ketapang Kecamatan Susukan.

Hal itu bisa dilihat dari semangat kegotong-royongan masyarakat Dusun Sarimulyo,mereka sangat bersemangat dalam membantu para anggota Satgas TMMD untuk sama-sama membangun desanya.

“Warga Desa Ketapang Kecamatan Susukan bersemangat dalam bahu membahu bersama satgas untuk menyelesaikan waktu yang tersisa dalam program TMMD. Dengan  program TMMD REGULER ke-110 Kodim 0714/Salatiga ini kesempatan bagi para Satgas TMMD untuk lebih bisa merajut keakraban dengan masyarakat sampai nanti walaupun TMMD sudah berakhir” ucap Roni(32) warga Dusun Sarimulyo. (*)




Tugu Prasasti TMMD, Pengikat Kebersamaan TNI Dengan Rakyat

Semarang, detiKawanua.com – Peltu Susanto dari Satgas TMMD Reguler ke-110 bersama Warto (53 tahun), warga RT 02 RW 05 Dusun Sari Mulyo Desa Ketapang,  melakukan koordinasi tentang rincian bahan bangunan yang akan dibutuhkan untuk pembuatan tugu prasasti.

Tugu prasasti yang akan dibangun di Desa Ketapang adalah sebagai penanda atau  bukti bahwa di Desa Ketapang pernah dilaksanakan TMMD Reguler ke-110.

Tugu prasasti juga sebagai pengikat dan pengingat jalinan kebersamaan antara TNI dan warga Ketapang.

Tugu prasasti TMMD adalah monumen kemanunggalan TNI dan Rakyat. (Pendim 0714/ Salatiga)




Seiring Sejalan Senada Seirama, Wujud TNI Manunggal

Semarang, detiKawanua.com – Program TMMD yang merupakan wujud Kemanunggalan TNI dengan masyarakat tak dapat diragukan lagi. Program yang memang ditujukan untuk masyarakat yang benar benar membutuhkan. Tentunya program TMMD merupakan program yang selalu dinantikan oleh kehadirannya.

Tidak hanya dalam bekerja saja TNI bisa manunggal dengan masyarakat tetapi dalam kehidupan sehari haripun sinergi antara keduanya selalu terjalin.

Yadi (43) Warga Dusun Sarimulyo mengatakan,” saya sangat senang dengan bapak Tentara, dimanapun berada selalu rendah hati mudah bergaul dengan siapa saja. Mau berangkat saja saya tadi bawa titipan makanan dari ibu ibu dua kantung, pas ada bapak Tentara langsung dibantu bawakan satu kantung, saya sangat salut dan bangga,” jelasnya. (*)




Ini Potret Kemanunggalan TNI dengan Warga

Semarang, detiKawanua.com – Pelaksanaan program TMMD Regular ke 110 Kodim 0714/Salatiga selalu dipantau progresnya. Satgas setiap pagi selalu membuat target harian yang harus dikerjakan. Dengan menggunakan target harian tentunya dapat mengetahui sejauh mana proses yang sudah dilalui.

Satgas dan Warga selalu bekerja sama agar target harian terlampaui. Demikian juga dengan tugas pengecoran jalan Desa Ketapang Kecamatan Susukan yang menjadi sasaran fisik program TMMD Regular ke 110 Kodim 0714/Salatiga.

Sertu Mujoko mengatakan” target harian yang disampaikan setelah apel pagi sangatlah penting sehingga kita sudah tau apa yang harus dikerjakan dan di capai. Tentunya program ini dapat terlaksana berkat kerja sama dan semangat gotong royong yang selalu kita junjung tinggi,” ujarnya. (*)




Gotong Royong Ringankan Beban, Wujudkan Kebersamaan dan Kemanunggalan

Semarang, detiKawanua.com – Gotong-royong dalam bekerja akan meringankan dan mempercepat selesainya pekerjaan.

Hal itulah yang dilakukan oleh Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim 0714/Salatiga tahun 2021, dalam pembangunan pengecoran jalan rabat beton, di Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang.

Tampak, warga desa bersama para anggota satgas TMMD bergotong-royong meratakan tanah, menguruk kanan kiri jalan agar tidak berbahaya bagi pengguna jalan saat berpapasan.

Dengan suka-cita penuh semangat mereka sedang mengangkut tanah memakai karung agar tidak berat, sehingga pekerjaan selesai dengan cepat dan efektif.

“Dengan bergotong-royong kita memindahkan tanah akan terasa lebih ringan dalam membawa beban, pekerjaan juga cepat selesai dan lebih dari itu bisa memupuk rasa kebersamaan serta kekompakan”, kata serka Abdillah.

“Bapak yakni seberat apapun pekerjaan jika dilaksanakan bersama-sama akan terasa ringan”, katanya.

Maryono (50 tahun ), warga Desa Ketapang, mengatakan bahwa prajurit TNI telah  memberikan begitu banyak pelajaran pada warga Desa Ketapang. Tidak hanya dalam bergotong-royong.

“Prajurit TNI juga telah menunjukkan kepada kita apa arti dari kebersamaan, saling menghargai dan saling menghormati”, ucap Maryono. (Pendim 0714/Salatiga).




Kekompakan TNI Menjadikan Tauladan Masyarakat Ketapang

Semarang, detiKawanua.com – Kerja sama yang ditunjukan Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim 0714/Salatiga, di Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang, sangat harmonis, walaupun berbeda kesatuan tetap kompak tanpa membedakan dari mana satuan asal mereka, Senin (22/03/21).

TMMD Reguler ke-110 sudah memasuki hari ke- 21, semangat kebersamaan TNI bersama masyarakat yang ditunjukan dalam Program TMMD ini, sungguh luar biasa, hal itu dikarenakan warga yang ada di sekitar lokasi, ikut membantu membaur dan bergotong royong bersama anggota satgas dengan keramahannya, sehingga warga senang sekali menerima kedatangan TNI, sehingga menambah suasana keharmonisan, melebihi keluarga sendiri.

Sertu Bagus (42) merasa sudah seperti di halaman rumahnya sendiri, selama tinggal di Lokasi pekerjaan, “sungguh pengalaman yang tidak bisa terlupakan selama menjadi anggota Satgas TMMD, hingga bisa di terima di hati masyarakat Desa Ketapang”, ucapnya.

Suasana yang memberikan arti tersendiri, dengan kekompakan TNI, masyarakat Desa Ketapang menjadi lebih antusias, bukan hanya dengan rekan saja bersama wargapun melebihi dari semua yang ditunjukan kepada sesama rekannya.

(Pendim 0714)




Pembagian Sembako Sangat Berarti di Saat Pandemi

Semarang, detiKawanua.com -Pembagian sembako secara simbolis dibagikan kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi TMMD reguler 110 di Desa ketapang Kecamatan susukan Kabupaten semarang, Senin (22/03/21).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara simbolis di halaman Rumah Samsudin (55) Oleh PANGDAM IV/ Mayjen TNI Rudianto dan  KAPOLDA JATENG Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Pada pembagian sembako sejumlah 30 bingkisan kepada warga desa Ketapang . warga menerima bantuan paket sembako dari Program TMMD reguler 110 Kodim 0714/salatiga

“Ini bentuk kepedulian TNI kepada warga di lokasi TMMD.

Bantuan bahan pokok ini, diharapkan bisa meringankan beban warga, terutama dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

“Apalagi di situasi sekarang ini, tentu bahan pokok sangat diperlukan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar warga tetap menjalankan protokol kesehatan, baik menggunakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak. Gunanya, untuk menghindari penularan maupun menghentikan penyebaran Covid-19.

“Penerapan protokol kesehatan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Tidak terkecuali di desa ini,” imbaunya.

Sementara itu Martini (55) salah satu warga penerima sembako sekaligus mewakili warga dukuh sarimulyo menyampaikan rasa senang telah di beri paket sembako dan di bangunnya infrastruktur desa lewat program TMMD reguler 110 Kodim 0714/ Salatiga.

“Alhamdulillah, terimakasih Pak Tentara atas sembako dan di bangunnya jalan desa kami dengan bagus yang nantinya akses jalan tersebut bisa dilewati warga dan tidak perlu memutar jalan bila ke desa sebelah,” tuturnya.

(Pendim 0714)




Derap Langkah Prajurit Satgas TMMD Di Desa Ketapang

Semarang, detiKawanua.com – Sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-110 tahun 2021, di Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang, sudah mendekati tahap penyelesaian.

Semuanya itu dapat terwujud karena semangat, kekompakan dan kegoting-royongan anatara masyarakat dengan TNI.

Sasaran dan volume pekerjaan dalam TMMD memang cukup berat, sementara sarana dan prasarana serta waktu yang ditetapkan sangat terbatas.

Namun dengan semangat, kekompakan, gotong-royong, disiplin dan rasa tanggung jawab dari semua pihak yang terlibat, baik TNI, masyarakat maupun instansi terkait lainnya, membuat beban pekerjaan menjadi lebih ringan dan diharapkan dapat selesai tepat waktu.

Mereka bahu membahu menyelesaikan program TMMD Reguler Ke-110 Kodim 0714/Salatiga, Sehingga semua sasaran yaitu mulai dari sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum dan sosial dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Derap langkah kaki prajurit TNI yang penuh semangat, tidak akan berhenti sebelum seluruh program TMMD tuntas dikerjakan. (Pendim 0714/Salatiga)




Siasati Cuaca, Pemasangan Genting Mushola Al-Huda Diutamakan

Semarang, detiKawanua.com – Satgas TMMD terus menggenjot pengerjaan program TMMD  Reg-110 tahun 2021, di Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang.

Salah satunya adalah Rehab Musholla Al-Huda di RT 04 RW 05 Dusun Sarimulyo Desa Ketapang.

Serma Muslih mengatakan bahwa dalam rehab Mushola Al-Huda, melihat kondisi cuaca yang ada maka pemasangan genting harus diutamakan terlebih dahulu.

“Untuk pemasangan genting, ditargetkan hari ini rampung dan finishing cor wuwungan. Selesainya pemasangan genting akan sangat mendukung pengerjaan berikutnya. Apabila turun hujan maka anggota satgas dan warga bisa tetap bisa bekerja dengan mengerjakan bagian dalam Musholla”, kata Serma Muslih.

Serma Muslih yakin bahwa dengan semangat satgasTMMD di lapangan, target 100 persen dapat tercapai tepat waktu sesuai alokasi waktu yang ditetapkan. (Pendim 0714/Salatiga)




Lambaikan Merah Putih, Siswa-siswi SDN 1 Sambut Kedatangan Pangdam 1V/Diponegoro di Desa Ketapang

Semarang, detiKawanua.com – Kedatangan Pangdam 1V/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari ke Desa Ketapang dalam rangka kunjungan kerja meninjau lokasi TMMD Reg-110 Kodim 0714/Salatiga disambut oleh berbagai kalangan masyarakat.

Tak ketinggalan siswa siswi SDN 1 Ketapang turut menyambut dengan membawa bendera Merah Putih yang terbuat dari plastik berada di tangannya, Senin (22/03/2021).

Siswa siswi ini melambaikan tangannya yang memegang bendera ketika rombongan Pangdam turun dari mobil dinas, untuk selanjutnya menuju Pos Kotis TMMD.

“Semuanya kami persiapkan dengan baik untuk mengatur anak-anak secara rapi dalam penyambutan bapak Pangdam”, tutur Sumiyati (35) salah satu guru SDN 1 Ketapang.