Sejarawan: Bravo HMI

 Dr.s Alex John Ulaen, DEA (kedua dari kanan)

Manado, detiKawanua.com – Sejarawan asal Sulawesi Utara (Sulut) yang juga peneliti, Drs Alex John Ulaen DEA,  menyebutkan, bahwa dirinya memberi apresiasi terhadap Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Manado atas kegiatan dialog melalui Komisariat Sosial dengan mengangkat tema ‘Membumikan Semangat Kebangsaan Sam Ratulangi: Jejak dan Pemikirannya Dalam Konteks Sulut’.
Menurut mantan dosen antropologi Fisipol Unsrat itu, topik mengenai Sam Ratulangi seharusnya bukan diangkat oleh HMI melainkan civitas akademik di kampus yang menyandang nama Ratulangi.
“Topik terkait Sam Ratulangi harusnya dimotori oleh BEM/SENAT kampus Unsrat dan bukan seharusnya HMI. Saya salut terhadap HMI, karena berminat mengangkat topik ini. Bravo HMI,” tegas Ulaen, yang juga salah satu pembicara dalam dialog yang digelar oleh HMI-MPO Komisariat Sosial, bertempat di Aula Fisipol Unsrat, Sabtu (19/10).

(*/dtkw)




(Syair) KEMBANG UNTUK JON

Oleh: Arfin Tompodung (Jurnalis Koran Harian Media Sulut)

Hey Jon,
Pantas saja, tidak kulihat dirimu lagi
Rasanya lama
Mungkin sebulan lebih
Biasanya kau duduk di sebelah jalan itu
Mukamu kusut Jon
Pandanganmu terlihat hampa
Bak ribuan pikiran mengusikmu
Kau tak lagi peduli akan penampilan
Bajumu sobek nan berdebu
Topi itu ciri khasmu
Penghalang panas terik
Atau menutupi rambutmu
Yang enggan lagi terpikir untuk disisir

Hey Jon,
Kau tak mengenalku
Tapi aku mengetahuimu
Mungkin kau ingat mukaku saja
Aku hanya pelintas jalan
Yang tiba-tiba saja memperhatikanmu
Cuma bisa melihatmu dari seberang sana
Dan tidak berbuat apa-apa
Kau tau Jon
Nuraniku terganggu
Namunku berdiam
Tak berkutik
Sampai kau terus jadi mimpi burukku

Hey Jon,
Di bawah pohon itu masih membekas bayangmu
Saat lambaian tanganmu bergerak menyapa setiap truck
Menawarkan pecahan batu milikmu
Sehari kau duduk menunggu
Belum tentu ada yang mau
Jika laku, pasti dibeli begitu rendah
Tak sebanding keringatmu Jon

Hey Jon,
Kenapa kau tolak sumbangan waktu itu?
Harusnya kau ingat penyakit kuningmu
Yang sekali kambuh tanah melayang
Bagaimana juga dengan sekolah anakmu?
Istrimu menjerit di dapur Jon
…..Hmmm… aku tahu pikiranmu
Harga diri lebih besar ketimbang materi kan?
Kau tak mau jadi permainan pemilik uang?
Memang selayaknya begitu
Orang hidup dari pekerjaannya
Tak salah ku sebut kau ‘conqueror stone’
Hatimu lebih tegar dibanding teman mainmu

Hey Jon,
Hari ini aku sedih
Karena baru tahu kabarnya
Kemarin 40 harimu baru saja lewat
Kesalahanku tak pernah berbincang denganmu
Apa mau dikata
Kau tinggal memory
Tapi, siapa ingin mengingatmu
Siapa dirimu di mata mereka
Tidak ada yang mau melihat citramu Jon
Maklum, mereka sedang sibuk dengan pencitraan diri sendiri
Mobil-mobil mewah pun masih belum sadar Jon
Jalan-jalan itu bersimbah darah dan peluhmu
Karena kerikil-kerikilmu mengeras di dalamnya
Begitulah hidup Jon,
Selain pencuci pakaian,
Siapakah yang menyempatkan diri mengingat mentari?
Sesuatu selalu dianggap bernilai saat diperlukan

Hey Jon,
Ku akhiri saja untaian kata
Ini bunga untukmu
Selamat beristirahat dari jerih lelah
(20/11/16)




Alasan HMI Komsat Sosial “Angkat Topik Dialog” Soal Sam Ratulangi

Dialog Publik tengah berlangsung.

Manado, detiKawanua.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO)
Cabang Manado Komisariat Sosial sukses menggelar Dialog Publik dalam rangka
peringati Hari Pahlawan. Dengan menghadirkan empat pembicara yakni, Syarifudin Saafa ST
(Anggota DPRD Manado), DR Drs Michael Mamentu SSos MSi (Dosen sekaligus
pembina Badan Tadzkir Fisipol Unsrat), Drs Alex John Ulaen DEA (Sejarawan), dan
Rifaldi Rahalus (Ketua Umum HMI Cabang Manado); tema yang diangkat kali ini adalah ‘Membumikan
Semangat Kebangsaan Sam Ratulangi: Jejak dan Pemikirannya Dalam Konteks
Sulut’
.

Kegiatan dialog yang berlokasi di lantai 2 Aula Fisip Unsrat
ini, dihadiri seluruh elemen mahasiswa dan pemuda, mulai dari kelompok Cipayung
sampai dengan organisasi intra kampus.

Ketua Komisariat Sosial Resky Daeng menegaskan,
pihaknya merasa prihatin terhadap kondisi civitas akademik di berbagai kampus
di Sulawesi Utara, terutama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, kampus
yang menyandang nama Ratulangi namun hanaya menjadi simbol, karena tidak ada sama sekali perkenalan kampus saat penerimaan mahasiswa baru ataupun mata kuliah di semua fakultas, terkait siapa sebenarnya sosok Sam Ratulangi.

 Foto bersama anatara Panitia Pelaksana dan Narasumber dialog
“Kegiatan ini seharusnya sudah terlaksana 10 November
lalu di momen hari Pahlawan, namun terkendala sehingga baru dilaksanakan hari
ini (Sabtu 19 November, red). Terpenting di sini adalah topik yang kami angkat
melalui dialog, karena berkaitan dengan Pahlawan asal Sulut yang sampai
hari ini seakan terlupakan, terutama mahasiswa Unsrat,” tegas Resky, yang juga
mahasiswi Fisipol Unsrat itu.
Oleh karena itu, lanjutnya, melalui kesempatan dialog
tersebut perlu kiranya kita merenungkan kembali betapa besar perjuangan dan
semanagat yang ditorehkan oleh Sam Ratulangi, yang oleh banyak kalangan
menyebutnya sebagai sosok yang turut memperjuangkan pendidikan dan kepentingan
masyarakat lainnya.

“Melalui dialog ini, kami berharap kita semua bisa
menjadi estafet atas perjuangan Sam Ratulangi,” pintanya.

(*/dtkw)




Montolalu Lepas Peserta Towuntu Raya Motor Adventure

Montolalu lepas peserta Towuntu Raya Motor Adventure

Mitra, detiKawanua.com – Ketua Forum Kewaspadaan Dini Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Semuel Montolalu SH melepas puluhan rider yang mengikuti Towuntu Raya Motor Adventure di Kecamatan Pasan.

Sebelum melepas peserta, Montolalu menegaskan, kegiatan seperti ini yang harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan karena sangat bermanfaat, terlebih menjurus ke hal positif. “Kegiatan sepeti ini yang harus terus ada sebagai sarana menyalurkan hobi dan tentunya menghindarkan dari kegiatan kegiatan yang negatif. Terlebih kegiatan seperti ini lebih condong mengarah kepada anak muda,” ucap Montolalu, Sabtu (19/11).
Lebih lanjut Montolalu berharap, agar ivent trail adventure diselenggarakan lebih luas lagi, karena melihat animo peserta yang sangat tinggi. “Ini hal baru, jadi butuh pengenalan lagi di masyarakat. Saya tantang untuk adanya kegiatan yang lebih besar, bukan hanya kelas lokal,” tuturnya
Ivent yang diselenggarakan oleh Garuda Muda (Garda) Mitra bekerja sama dengan KNPI Kecamatan Pasan dan TRMC kali ini sukses digelar meskipun masih sebatas se kecamatan, namun tak tanggung-tanggung hampir 50 peserta yang turut ambil bagian. “Ini pertama kali kami melaksanakan kegiatan seperti ini yang tentunya masih banyak kekurangan, tentunya di kegiatan selanjutnya kami pastikan akan lebih baik lagi,” terang Veppy Rambi, yang juga mengatakan akan kembali menggelar ivent serupa di awal tahun 2017.
Sementar itu, Ketua Panitia Jeksen Lumbu didampingi Ketua Garda Muda Kecamatan Pasan Lefyoda Sambou, mengatakan, ivent adventure yang diselenggarakan kali ini bukan semata-mata untuk menunjukkan peserta mana yang terbaik, melainkan menciptakan kebersamaan antar peserta dalam menaklukkan rintangan.  “Medan adventure ini tak mudah, bukan sedikit peserta yang kesulitan meskipun spek kendaraan mumpuni. Yang ingin kami ciptakan yakni hubungan sesama raider. Itu yang utama,” terangnya.
Ditambahkannya, sistem penilaian juara yang memperebutkan peringkat pertama hingga kelima serta tim terbaik, semuanya dilakukan secara adil. “Itu yang unik dalam kegiatan ini. Mau sampai pertama ataupun terakhir, semua berpeluang untuk menjadi jawara karena ditentukan dengan cabut undi, baik untuk perorangan maupun tim yang ada,” jelasnya, sembari mengatakan, untuk Hasil Towuntu Raya Motor Adventure kali ini dimenangkan oleh Fidel Ponggohong untuk perorangan, serta Tim Manguni untuk kategori Tim.
(Indri)



Mendorong Sektor Pertanian di Bolmong, Yusra : Limi Se Visi Paslon Bupati Yasti-Yanny

Suasana Keakraban Tiga figur Yasti, Yanny dan Limi, Dibuktikan Saat Menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 55 Tahun Gubernur Sulawesi Utara.

Bolmong,
detiKawanua.com
Limi
Mokodompit, mantan Calon Bupati Bolmong di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun
2011, bisah dibilang figur potensial yang merupakan putra asli Bolaang
Mongondow, ternyata memiliki visi yang sama dengan pasangan calon Bupati Dra Hj
Yasti Soepredjo Mokoagow dan calon Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk STh MM, untuk
mendorong kemajuan sektor pertanian di Bolmong.
Bahkan, suasana keakraban tiga figur (Yasti,Yanny dan Limi),
dibuktikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 55 tahun Gubernur
Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, di kediaman Keluarga Dondokambey-Tamuntuan,
di Kolongan, Minahasa Utara, Jumat (18/11).
Ketua Tim Media Center, Yusra Alhabsyi, saat dihubungi tak
menampik adanya hubungan yang sangat baik antara Yasti, Yanny dan Limi sampai
saat ini. “Iya, sampai saat ini komunikasi politik antara Ibu Yasti, Pak Yanny
dan Pak Limi Mokodompit, berjalan sangat baik. Mereka memiliki harapan yang
sama untuk kebaikan Bolmong kedepan. Visi perubahan Bolmong mempertemukan
mereka,” kata Yusra.
Menurut Yusra, Limi dan Yasti memiliki visi yang sama dalam hal
memajukan sektor pertanian. Apalagi, keduanya alumni dari Sekolah Pertanian
yang ada di Manado. “Keduanya memiliki visi dan konsep yang sama dalam
memajukan sektor pertanian daerah. Ibu Yasti dan Pak Limi, satu sekolah waktu
di Manado. Jadi mereka sama sama alumi sekolah pertanian,” jelas Yusra, Minggu (20/11).
Seperti diketahui, Limi Mokodompit pernah maju pada Pilkada
Bolmong tahun 2011 lalu, berpasangan dengan Meidy Pandeirot, dan berhasil
menempati urutan kedua peraih suara terbanyak dengan total 34.320 suara atau
27,53%. Bahkan, hingga saat ini, Limi masih memiliki basis masa di Bolmong.
(*/Tri Saleh)




Hanya Sambungan..!! Papan Reklame Malalayang Roboh

Papan Reklame Roboh di Trans Sulawesi Malalayang, Polisi langsung sterilkan lokasi.

Manado, detikawanua.com – Sebuah papan reklame besar di jalur trans Sulawesi jalan Malalayang Kota Manado roboh minggu pagi, Akibat peristiwa tersebut, terjadi kemacetan hingga satu kilometer.
Papan reklame berukuran
besar roboh menimpa badan dan menutup setengah bagian jalan di dua jalur trans Sulawesi tepatnya di depan Balai Pengembangan Pendidikan Sulut, Malalayang Manado.

Belum diketahui pasti penyebab
robohnya papan reklame tersebut, namun menurut saksi mata warga sekitar mendengar
suara keras saat reklame tersebut jatuh.
Dugaan sementara papan reklame
tersebut roboh, akibat kelalalaian dalam pengerjaan reklame. Karena pipa baja reklame hanya sambungan yang
dipasang dan tidak kuat menahan berat beban papan reklame saat terjadi hujan dan angin di kota Manado dan sekitarnya.
Menurut Kanit Lantas Polsek Malalayang, S Warigan mengatakan beruntung saat peristiwa tersebut
terjadi tidak ada korban jiwa maupun materi.
Sementara itu, Aparat kepolisian dari Polsek Malalayang langsung mengamankan lokasi dan mengatur arus lalulintas yang menimbulkan kemacetan sepanjang satu kilometerdari
kedua arah pusat kota dan sebaliknya.
Sejauh ini, belum diketahui
pihak yang bertanggung jawab terkait robohnya papan reklame tersebut, namun
beberapa petugas bersangkutan telah melakukan pengecekkan dilokasi.(ibR).



Tiga Hari Ops Zebra, Sepeda Motor Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Minsel saat menggelar Ops Zebra 2016. Sepeda motor mendominasi pelanggaran lalin.

Minsel, detiKawanua.com – Operasi Kepolisian Terpusat Zebra 2016 telah memasuki hari ketiga dalam pelaksanaannya.

Dari hasil data evaluasi capaian jajaran Polres Minsel, didapati kendaraan roda dua jenis Sepeda Motor mendominasi kuantitas pelanggaran lalu lintas.

Ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/9), Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana SH SIK MSi  menjelaskan, bahwa Ops Zebra ini mengusung konsep penindakan terhadap setiap pelanggaran lalu lintas.

“Konsep Operasi Zebra ini yaitu Penindakan dan Penegakan Hukum terhadap setiap pelanggaran lalu lintas. Oleh karena itu, diharapkan agar seluruh pengguna jalan, baik itu pengendara maupun pengemudi, dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada agar tidak ditilang nantinya,” jelas Kapolres.

Adapun hasil pelaksanaan Ops Zebra 2016 selang tiga hari ini, Polres Minsel telah menjaring sebanyak 47 sepeda motor berbagai tipe dari total 95 tilang.

(Vandytrisno/hpom)




Malam Tadi, OD-SK Langsung Melayat ke Rumah Duka Alm Rambing

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wakil Gubernur, Steven Kandouw bersama Wakil ketua TP-PKK Sulut, Devy Kartika Kandouw Tanos saat bersama Isteri dan anak tercinta Alm Alfrets Y Rambing. 
Manado, detiKawanua.com – Tepat pukul 10.00 Wita Sabtu (19/11) malam tadi, Gunernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw bersama rombongan melayat di rumah duka keluarga Rambing-Lano di kompleks perumahan Star of Singkil Wonasa Kapleng Manado, atas meninggalnya Kepala Sub Bagian (Kasubag) Penerangan dan Publikasi Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut yakni, Almarhum (Alm) Alfrets Y Rambing (Om Rambing,red),
Dari pantauan detiKawanua.com, suasana kekeluargaan yang berbalut duka pun terlishat saat Gubernur, Wagub beserta Wakil Ketua TP-PKK Sulut, Devy Kartika Tanos Kandouw, duduk dan berbincang bersama isteri tercinta dari Alm Om Rambing (sapaan akrab Alm Kasubag,red) yakni, Lientje Lano bersama anak perempuannya, Dayanti. Selang hampir setengah jam kemudian, kedua pemimpin Sulut tersebut pun kembali bersiap untuk pulang. Hal tersebut pun nampaknya menarik simpatik dari para keluarga, kerabat dan rekan sejawat beserta masyarakat yang datang melayat pada malam itu karena hadirnya kedua pemimpin Sulut tersebut.

Berita terkait:
https://www.detikawanua.com/2016/11/kumendong-sosok-yang-berdikasi-dan.html

https://www.detikawanua.com/2016/11/sosok-om-rambing-dimata-jips-dan.html?m=1

Hadir pula pada malam itu diantaranya pejabat Pj Bupati Sangihe, John Palandung, beserta sejumlah pejabat Eselon II diantaranya, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas, Jemmy Kumendong dan para staf di Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut.

Rep/Editor: IsJo



Tim Kerja Perayaan Natal Pohon Terang Wartawan Minsel Terbentuk, Alon: Sukseskan Acara Ini

Wartawan Biro Minsel saat pembentukan Tim Kerja Perayaan Natal Pohon Terang 2016.

Minsel, detiKawanua.com – Bulan Desember akan segera tiba. Bulan tersebut merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Kristiani. Karena pada bulan itu, umat Kristiani sudah disibukan dengan ibadah perayaan Natal Pohon Terang dalam rangka memperingati hari kelahiran sang juru selamat Yesus Kristus.

Dalam rangka perayaan hari besar tersebut, para wartawan biro Minsel tak ingin ketinggalan momen dalam memeriahkan perayaan Natal. Dari pertemuan yang tak direncanakan sebelumnya,  bertempat di pantai Tumpaan pada Jumat (18/11), berkumpul 17 kepala biro dengan media yang berbeda yang dipimpin oleh Ketua Forum Pers Minsel (FPM) Alon Rumagit, dan langsung membentuk Tim Kerja sebagai Panitia Pelaksana, yang pada tahun ini ditunjuk Imanuel Mamoto sebagai ketua Tim Kerja, dan Sekertaris Jaan Selang serta Bendahara Vandytrisno Talumepa.

Adapun penunjukan ini disetujui oleh 15 wartawan biro Minsel yang hadir sebagai keterwakilan dari semua media yang ada, di antaranya Wenly Kawengian, Jesica Tambayong, Alosius Petrus, Feydi Lahope, Hezki Liando, dan lain-lain. Dari pertemuan hari ini dibicarakan berbagai persiapan dalam acara perayaan Natal bersama Wartawan biro Minsel, antara lain penataan acara, dana, dan tempat pelaksanaan.

Ketua FPM Minsel, Alon Rumagit menekankan pentingnya kebersamaan dalam acara ini. “Iya, saya kira wartawan biro Minsel tak akan melewatkan tahun ini tanpa kesan di bulan Natal. Maka saya bertekad agar acara pohon terang akan dilaksanakan. Tentu kami memiliki kekurangan dana, namun percayalah dengan kebersamaan kita, semua bisa teratasi. Amin. Mari bersatu untuk suksesnya acara ini,” ajak Rumagit dengan Optimis.

Aloisius dalam usulannya, mengharapkan acara dikemas dengan baik, dan tahun ini Wartawan Minsel harus bersama dengan Pemerintah Kabupaten Minsel dalam merayakannya. “Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati Franky D Wongkar SH, beserta jajaran Pemkab Minsel untuk rayakan natal pohon terang bersama dengan wartawan biro Minsel. Mari torang dukung bersama,” ketus Aloy, sapa Alosius Petrus.

(Vandytrisno)




Kumendong: Sosok yang Berdikasi dan Tanggung Jawab itu telah Pergi

Kepala Biro Pemhumas Setdaprov Sulut, Jemmy Kumendong saat memberikan ungkapan sambutan dari membawahi Biro Pemhumas. (ist).

Manado, detiKawanua.com – Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Prov Sulut, Jemmy S Kumendong merasakan kehilangan yang begitu mendalam, karena sosok seorang Alfrets Yohanes Rambing (Om Rambing,red) sangat berdedikasi dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas. Hal ini disampaikan Kumendong saat Keluarga Besar Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut Beserta Jurnalis Independen Pemprov Sulut menggelar ibadah Penghiburan atas meninggalnya Kasubag Penerangan dan Publikasi, Alfrets Yohanes Rambing (19/11) di Bangsal Duka kompleks Singkil Manado.
Dalam sambutannya Kumendong mengatakan beberapa saat ketika menerima kabar duka dan meneruskannya ke grup obrolan ASN Biro Pemerintahan, Grup Eselon II maupun grup Wartawan, hal ini menggambarkan bagaimana hubungan emosional yang dibangun oleh Almarhum semasa hidupnya.
“Dalam menajalankan tugas Beliau merupakan sosok miliki Loyalitas serta Dedikasi tinggi serta slalu berusaha melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, nama baik dan eksistensi Humas Pemprov Sulut tidak lepas dari sosok pak Rambing sebagai kontributor utama yang mendokumentasikan serta melaporkan semua kegiatan pemerintahan pembangunan serta pelayanan kemasyarakatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” kata Kumendong.
Oleh karenya Kumendong mengungkapkan atas nama keluarga besar Biro Pemerintahan dan Humas mengucapkan belasungkawa yg sedalam-dalamnya.
“Kami sangat berduka, kehilangan sosok begitu penting, vital dalam pelaksanaan tugas-tugas khususnya bi bagian Humas. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan,” ucapnya.
Hadir pula dalam ibadah penghiburan tersebut segenap jajaran ASN Biro Pemhumas Setdaprov Sulut. (tmdkc).
Rep/Editor: IsJo