Sejarawan: Bravo HMI

(*/dtkw)

(*/dtkw)

Hey Jon,
Pantas saja, tidak kulihat dirimu lagi
Rasanya lama
Mungkin sebulan lebih
Biasanya kau duduk di sebelah jalan itu
Mukamu kusut Jon
Pandanganmu terlihat hampa
Bak ribuan pikiran mengusikmu
Kau tak lagi peduli akan penampilan
Bajumu sobek nan berdebu
Topi itu ciri khasmu
Penghalang panas terik
Atau menutupi rambutmu
Yang enggan lagi terpikir untuk disisir
Hey Jon,
Kau tak mengenalku
Tapi aku mengetahuimu
Mungkin kau ingat mukaku saja
Aku hanya pelintas jalan
Yang tiba-tiba saja memperhatikanmu
Cuma bisa melihatmu dari seberang sana
Dan tidak berbuat apa-apa
Kau tau Jon
Nuraniku terganggu
Namunku berdiam
Tak berkutik
Sampai kau terus jadi mimpi burukku
Hey Jon,
Di bawah pohon itu masih membekas bayangmu
Saat lambaian tanganmu bergerak menyapa setiap truck
Menawarkan pecahan batu milikmu
Sehari kau duduk menunggu
Belum tentu ada yang mau
Jika laku, pasti dibeli begitu rendah
Tak sebanding keringatmu Jon
Hey Jon,
Kenapa kau tolak sumbangan waktu itu?
Harusnya kau ingat penyakit kuningmu
Yang sekali kambuh tanah melayang
Bagaimana juga dengan sekolah anakmu?
Istrimu menjerit di dapur Jon
…..Hmmm… aku tahu pikiranmu
Harga diri lebih besar ketimbang materi kan?
Kau tak mau jadi permainan pemilik uang?
Memang selayaknya begitu
Orang hidup dari pekerjaannya
Tak salah ku sebut kau ‘conqueror stone’
Hatimu lebih tegar dibanding teman mainmu
Hey Jon,
Hari ini aku sedih
Karena baru tahu kabarnya
Kemarin 40 harimu baru saja lewat
Kesalahanku tak pernah berbincang denganmu
Apa mau dikata
Kau tinggal memory
Tapi, siapa ingin mengingatmu
Siapa dirimu di mata mereka
Tidak ada yang mau melihat citramu Jon
Maklum, mereka sedang sibuk dengan pencitraan diri sendiri
Mobil-mobil mewah pun masih belum sadar Jon
Jalan-jalan itu bersimbah darah dan peluhmu
Karena kerikil-kerikilmu mengeras di dalamnya
Begitulah hidup Jon,
Selain pencuci pakaian,
Siapakah yang menyempatkan diri mengingat mentari?
Sesuatu selalu dianggap bernilai saat diperlukan
Hey Jon,
Ku akhiri saja untaian kata
Ini bunga untukmu
Selamat beristirahat dari jerih lelah
(20/11/16)

Kegiatan dialog yang berlokasi di lantai 2 Aula Fisip Unsrat
ini, dihadiri seluruh elemen mahasiswa dan pemuda, mulai dari kelompok Cipayung
sampai dengan organisasi intra kampus.
Ketua Komisariat Sosial Resky Daeng menegaskan,
pihaknya merasa prihatin terhadap kondisi civitas akademik di berbagai kampus
di Sulawesi Utara, terutama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, kampus
yang menyandang nama Ratulangi namun hanaya menjadi simbol, karena tidak ada sama sekali perkenalan kampus saat penerimaan mahasiswa baru ataupun mata kuliah di semua fakultas, terkait siapa sebenarnya sosok Sam Ratulangi.
(*/dtkw)

Mitra, detiKawanua.com – Ketua Forum Kewaspadaan Dini Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Semuel Montolalu SH melepas puluhan rider yang mengikuti Towuntu Raya Motor Adventure di Kecamatan Pasan.



Minsel, detiKawanua.com – Operasi Kepolisian Terpusat Zebra 2016 telah memasuki hari ketiga dalam pelaksanaannya.
Dari hasil data evaluasi capaian jajaran Polres Minsel, didapati kendaraan roda dua jenis Sepeda Motor mendominasi kuantitas pelanggaran lalu lintas.
Ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/9), Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana SH SIK MSi menjelaskan, bahwa Ops Zebra ini mengusung konsep penindakan terhadap setiap pelanggaran lalu lintas.
“Konsep Operasi Zebra ini yaitu Penindakan dan Penegakan Hukum terhadap setiap pelanggaran lalu lintas. Oleh karena itu, diharapkan agar seluruh pengguna jalan, baik itu pengendara maupun pengemudi, dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada agar tidak ditilang nantinya,” jelas Kapolres.
Adapun hasil pelaksanaan Ops Zebra 2016 selang tiga hari ini, Polres Minsel telah menjaring sebanyak 47 sepeda motor berbagai tipe dari total 95 tilang.
(Vandytrisno/hpom)

Berita terkait:
https://www.detikawanua.com/2016/11/kumendong-sosok-yang-berdikasi-dan.html
https://www.detikawanua.com/2016/11/sosok-om-rambing-dimata-jips-dan.html?m=1
Hadir pula pada malam itu diantaranya pejabat Pj Bupati Sangihe, John Palandung, beserta sejumlah pejabat Eselon II diantaranya, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas, Jemmy Kumendong dan para staf di Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut.

Minsel, detiKawanua.com – Bulan Desember akan segera tiba. Bulan tersebut merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Kristiani. Karena pada bulan itu, umat Kristiani sudah disibukan dengan ibadah perayaan Natal Pohon Terang dalam rangka memperingati hari kelahiran sang juru selamat Yesus Kristus.
Dalam rangka perayaan hari besar tersebut, para wartawan biro Minsel tak ingin ketinggalan momen dalam memeriahkan perayaan Natal. Dari pertemuan yang tak direncanakan sebelumnya, bertempat di pantai Tumpaan pada Jumat (18/11), berkumpul 17 kepala biro dengan media yang berbeda yang dipimpin oleh Ketua Forum Pers Minsel (FPM) Alon Rumagit, dan langsung membentuk Tim Kerja sebagai Panitia Pelaksana, yang pada tahun ini ditunjuk Imanuel Mamoto sebagai ketua Tim Kerja, dan Sekertaris Jaan Selang serta Bendahara Vandytrisno Talumepa.
Adapun penunjukan ini disetujui oleh 15 wartawan biro Minsel yang hadir sebagai keterwakilan dari semua media yang ada, di antaranya Wenly Kawengian, Jesica Tambayong, Alosius Petrus, Feydi Lahope, Hezki Liando, dan lain-lain. Dari pertemuan hari ini dibicarakan berbagai persiapan dalam acara perayaan Natal bersama Wartawan biro Minsel, antara lain penataan acara, dana, dan tempat pelaksanaan.
Ketua FPM Minsel, Alon Rumagit menekankan pentingnya kebersamaan dalam acara ini. “Iya, saya kira wartawan biro Minsel tak akan melewatkan tahun ini tanpa kesan di bulan Natal. Maka saya bertekad agar acara pohon terang akan dilaksanakan. Tentu kami memiliki kekurangan dana, namun percayalah dengan kebersamaan kita, semua bisa teratasi. Amin. Mari bersatu untuk suksesnya acara ini,” ajak Rumagit dengan Optimis.
Aloisius dalam usulannya, mengharapkan acara dikemas dengan baik, dan tahun ini Wartawan Minsel harus bersama dengan Pemerintah Kabupaten Minsel dalam merayakannya. “Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati Franky D Wongkar SH, beserta jajaran Pemkab Minsel untuk rayakan natal pohon terang bersama dengan wartawan biro Minsel. Mari torang dukung bersama,” ketus Aloy, sapa Alosius Petrus.
(Vandytrisno)
