Resmi Buka Konsultasi Tahunan Pemuda Sinode 2023, Pnt Rio Ingatkan Tiga Poin Penting

Sulut, detiKawanua.com – Ketua Komisi Kategorial Pemuda Sinode GMIM, Pnt. Rio A.J. Dondokambey, BS menghadiri pembukaan Konsultasi Tahunan Pemuda Sinode Tahun 2023 di GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah Amurang, Minahasa Selatan (Minsel), Jumat (20/10/23).

Pada kesempatan Pnt Rio mengingatkan untuk menjadi pemuda-pemudi yang Injili, Transformatif dan Harmonis.

“Ini memang bagian dari visi dan misi kami di periode ini,” kata Rio.

Dia melanjutkan, Pemuda GMIM haruslah berpusat pada pengajaran gereja sehingga menjadi pemuda-pemudi yang Injili.

Salain itu Pnt Rio berharap Pemuda GMIM harus bisa melahirkan perubahan, percepatan dan penguatan.

“Pemuda GMIM harus transformatif,” tegasnya putra dari Gubernur Sulut Prof DR (Hc),Olly Dondokambey SE dan Ir Rita Tamuntuan.

“Kedapankan persatuan dalam hubungan. Karena Yesus mengajarkan tentang Kasih, maka jadilah Pemuda yang Harmonis,” kata Pnt Rio.

Ketiga hal di atas, lanjut Pnt Rio, kiranya menjadi landasan penyusunan program di Konsultasi Pemuda Tahun 2023.
“Susunlah program sesuai visi dan misi. Kita pastikan Pemuda GMIM terus eksis,” tutupnya.

Adapun pada pembukaan Konsultasi Pemuda GMIM yang akan berlangsung hingga Sabtu (21/10/2023) besok itu, turut hadir Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, Ketua BPMS Sinode GMIM Pdt DR Hein Arina, mewakili Gubenrur Ir Adolf Tamengkel. (*)




Diserahkan Wapres, Gubernur Olly Kantongi Paritrana Award 2023

Sulut, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey meraih penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan Paritrana Award 2023 yang digelar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Penganugerahan penghargaan yang diserahkan langsung Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin kepada Gubernur Sulut di Istana Wapres Jakarta, Jumat (20/10/23).

Gubernur Olly bersama jajaran Pemprov Sulut dinilai memiliki coverage perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tertinggi dengan capaian 92 persen di seluruh Indonesia.

Di kesempatan itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengucapkan selamat buat Provinsi Sulut karena untuk keempatkalinya atau quattrick menjadi juara nasional Paritrana Award.

Anggoro berharap inovasi para kepala daerah dalam memberikan perlindungan kepada pekerja terus disebarluaskan

“Kita terus berupaya agar para pekerja rentan dan semua pekerja bisa terlindungi dan terhindar dari kemiskinan ekstrim,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Olly optimis mempertahankan prestasi tersebut dengan terus memberikan perlindungan lewat jaminan sosial terhadap para pekerja di Sulut.

“Penghargaan ini merupakan bukti Pemprov Sulut selalu bersinergi dengan pemerintah pusat dalam memberikan proteksi bagi para pekerja dalam bentuk jaminan sosial bagi para pekerja,” kata Olly. (*)




Resmi dikukuhkan, Wagub Kandouw Ingatkan Pengurus MKKS Tingkatkan Kualitas Kinerja Kepsek

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengukuhkan Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Provinsi Sulut, Jumat (20/10/23) di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut.

Diketahui, MKKS SMK Provinsi Sulut berjumlah 194 kepala sekolah. Terdiri dari SMK Negeri sebanyak 92 sekolah dan 102 SMK swasta.

Wagub Kandouw dalam sambutannya kembali mengatakan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi program prioritas pembangunan Sulut nomor satu dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Menurut Wagub Kandouw, peningkatan SDM sangat berkaitan juga dengan kualitas kerjanya para kepsek.

“Peningkatan SDM dalam beberapa aspek, beberapa spektrum, baik yang masih usia SMP, SMA maupun mahasiswa hingga pascasarjana. Bahkan secara holistik peningkatan SDM kita,” tutur Kandouw.

Peningkatan SDM, lanjut dia, memiliki head to head dengan stakeholder pendidikan, yaitu guru-guru.

“Jadi peningkatan SDM ini intinya juga ditentukan oleh bapak ibu (kepsek) yang membawahi guru-guru,” tegasnya.

Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini pun mengibaratkan seorang kepsek mirip dengan keping mata uang. Sisi satu merupakan kebanggaan, kehormatan dan kemakmuran. Namun, di sisi lain memiliki tanggung jawab.

“Jadi, Anda-Anda harus menjadi mercusuar, menjadi role model,” tukasnya.

Wagub juga menantang para kepsek ini menghasilkan kualitas pendidikan Sulut yang berkualitas.

“Mudah-mudahan tahun ini indeks pendidikan torang baik,” tuturnya.

Olehnya, ia meminta MKKS SMK Sulut aktif dalam melakukan pertemuan.

“Kepsek ada musyawarah yang akan selalu share. Ada interaksi terus untuk saling memperkaya informasi satu kepada yang lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut Femmy Suluh dalam laporannya mengatakan pengurus MKKS SMK Provinsi Sulut 2023-2026 terpilih setelah dipilih oleh anggota pada September 2023 lalu.

“MKKS SMK Provinsi Sulut ini sebagai wadah Kepala Sekolah (Kepsek) yang terhimpun membhaas isu-isu strategis dan memberi rekomendasi langkah ke depan dalam memajukan pendidikan Sulut,” tutur Suluh.

Wadah ini, ungkap Sulut, aktif melakukan pertemuan. Setiap dua bulan sekali bertemu, di mana sebagai tuan rumah dilakukan bergilir di setiap kabupaten/kota se Sulut.

Hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Asisten III Setdaprov Sulut Fransiscus Manumpil, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulut Clay Dondokambey dan para kepsek SMK se Sulut.




Serahkan KTP dan KIA Gratis di SMK N 3 Tondano, Wagub Kandouw : 113 Ribu Anak Juga Dibuatkan Rekening

Sulut, detiKawanua.com – Untuk mengoptimalisasi dokumen strategis kependudukan “ODSK” turut membagikan KTP dan KIA secara gratis kepada ratusan siswa SMA N 3 Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Selain membagikan KTP dan KIA gratis, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) bakal membuka rekening baru kepada 113 ribu siswa/i.

Hal disampaikan langsung Wagub Steven Kandouw pada kegiatan Optimalisasi Dokumen Strategis Kependudukan Melalui Pembuatan Dokumen Administrasi Kependudukan Massal antara lain KTP-el, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) di SMK 3 Tondano, Kamis (19/10/2023).
Menurut Kandouw usia 17 Tahun menurut hukum Indonesia, individu sudah mandiri bisa membuat perjanjian hukum.

“Jaga baik-baik tindak tanduk saudara, adik adik harus lebih berhikmat dengan status yang baru termasuk berhubungan. Selamat dengan status yang baru, selamat dengan tanggung jawab yang baru, selamat dengan mimpi anda. Mimpinya menjadi orang berguna, sukses berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsa,” sebutnya.

“Jadi senang sekali berada di Tondano bertemu dengan adik-adik sekalian karena memang torang ini sampai tahun 2040 jadi bonus demografi. Bonus demografi itu generasi dimana angkatan kerjanya dominan, jadi ngoni semua termasuk di bonus demografi,” sambungnya.

Menurut Wagub Kandouw di Indonesia ini terdapat 276 juta penduduk, sarjana hanya 27 juta orang, SMA/SMK sederajat 50 juta, sisanya yang 200 juta SMP ke bawah.
Siswa SMA/SMK diharuskan optimis dalam dunia persaingan dan mampu menyelesaikan studi di tingkatan universitas.

“Kalian harus optimis bahwa di segi persaingan saja kalian sudah mengalahkan 200 juta orang. Mudah-mudahan kalian masuk sarjana, maka dari sekarang belajar betul-betul kasiang,” tutur Kandouw.

“Kita orang Sulut hanya satu persen saja dari 276 juta penduduk, berarti 2,7 juta sedangkan jumlah penduduk di Sulut hanya 1,7 juta. Bagaimana kita harus bersaing? tidak ada jalan lain selain peningkatan sdm,” tambahnya.

Wagub Kandouw turut mengimbau peran sekretaris kabupaten, dinas pendidikan dan guru-guru untuk tidak main-main dengan memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kompetensi.

“Maka dari itu ibu sek, kadis pendidikan, guru-guru tidak boleh main-main dengan pendidikan. Adik-adik juga tidak boleh main-main torang berupaya meningkatkan torang pe indeks pendidikan di Sulut,” imbaunya.

Soal pendidikan pun, terang Kandouw, Minahasa masih mendominasi indeks terbaik daripada Kota Tomohan dan Manado.

Kandouw selanjutnya berpesan agar para siswa tidak merokok, bertato dan meminum minuman keras.

“Jaga bae-bae tu kalakuan. Jangan ada yang hisap rokok, jangan, jaga. Karena kalau torang mo sampe di sekolah-sekolah kejuruan, Akpol, Akmil, IPDN langsung mo dapa tahu kalo torang ja hisap-hisap rokok. Sekali anda merusak tubuh anda ini, sudah. Begitu juga dengan alkohol, jangan sampai anda meminum alkohol. Inga bae-bae jaga diri anda,” pesannya.

Kandouw menekankan untuk memperluas wawasan akademik diantaranya matematika dan fisika.

Di akhir sambutan Kandouw membeberkan salah satu program ODSK yakni meningkatkan kapasitas sdm, maka dari itu para siswa nantinya akan dibuatkan rekening, diharapkan siswa untuk menabung.

“Dananya bakal didapatkan dari csr bupati Minahasa. Masing-masing dari ngoni dapa rekening. Kenapa? pak gubernur suka ada rekening, 113 ribu anak-anak akan dibuatkan rekening,” bebernya.

“Supaya anak-anak gemar menabung, jangan boros dan kedua supaya gampang kalo pak gub mo kase bantuan. Makanya cepat di data, selain KTP, kartu indentitas anak, supaya semua terdata ada identitas,” tandasnya. (*)




Duet Ganjar-Mahfud disambut Suka Cita PDIP Sulut, Kandouw : Menang Sebelum Bertanding

Steven Kandouw bersama Ganjar Pranowo. (ist)

Sulut, detiKawanua.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri bersama tiga partai politik pengusung Ganjar Pranowo resmi mendeklarasikan Mahfud MD sebagai bakal calon wakil presiden (Cawapres).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengatakan bahwa keputusan DPP PDI Perjuangan menduetkan bakal Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dengan Mahfud MD disambut sukacita kader PDIP Sulut.

Steven Kandouw mengibaratkannya dengan menang sebelum bertanding.

“Konsolidasi kami yang sangat solid, ditambah dengan pasangan yang sempurna, itu menang sebelum bertanding,” katanya, Rabu (18/10/23).

Sebut dia, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD adalah pasangan sempurna. Hadirnya Mahfud MD membuat elektabilitas Ganjar yang sudah tinggi di Sulut akan kian melonjak. “Otomatis,” kata dia. (*)




Mahfud Akui Peran Olly Dondokambey Hingga Terpilih Menjadi Cawapres Dampingi Ganjar Pranowo

Sulut, detiKawanua.com – Pasca diumumkan Ketua Umum (Ketum) Hj Prof (Hc) DR Megawati Soekarnoputri sabagai Cawapres pada Rabu (18/10/23) Prof DR Mahfud MD mengungkap beberapa fakta.

Salah satunya adalah siapa saja yang ikut berperan penting hingga sosok yang telah mengajukan mundur sebagai Menko Polhukam-RI itu.

Salah satu yang disebut Cawapres Mahfud adalah peran Bendahara Umum (Bendum) DPP PDI-Perjuangan Prof DR (Hc) Olly Dondokambey SE.

Sebelum namanya diumumkan 18 Oktober 2023, Mahfud sudah mendapat kepastian menjadi cawapres lima hari sebelumnya.
Nama Mahfud sempat kalah bersaing dengan tokoh-tokoh lain yang memiliki elektabilitas tinggi.

Ia pun bercerita kapan dan siapa yang pertama kali menghubungi untuk memasangkannya dengan Ganjar Pranowo.

Salah satunya ia menyebut nama Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey.

“Persisnya, tanggalnya, lupa saya. Tapi itu kira-kira sudah bulan Mei gitu ya. Bulan Mei itu ada beberapa (pertemuan). Beberapa kali, ada beberapa orang, sudah lama. Misalnya kalau saya perlu nyebut nama, yang ketemu itu misalnya Olly Dondokambey, Said Abdullah, kemudian ada Ahmad Basarah. Banyak lah,” ujar Mahfud dilansir Merdeka.com, Rabu (18/10/23).

Mahfud mengungkapkan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto intens berkomunikasi dalam dua pekan terakhir. Bahkan, sebelum namanya diumumkan 18 Oktober 2023, dia sudah mendapat kepastian menjadi cawapres lima hari sebelumnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Ucapan yang sama juga kepada para ketua umum partai koalisi pengusung ganjar.

“Terima kasih kepada yang terhormat Ketua Umum PDI Perjuangan, Presiden kelima RI Ibu Megawati Soekarno Putri. Kepada Plt Ketua Umum PPP, Ketua Umum Hanura, Ketua Umum Perindo atas kepercayaan yang diberikan kepada saya mendampingi calon presiden Bapak Ganjar Pranowo,” ucap Mahfud.

Bendum Olly sendiri jauh sebelumnya telah memberikan klu siapa yang akan menjadi Capres.

“Yang pernah makan di rumah pa kita, yang akan menjadi Cawapres,” ungkap Olly pada sejumlah wartawan di Lobi Kantor Gubernur Sulut awal September lalu.

Diketahui dari beberapa nama yang mencuat sebagai Cawapres, hanya Mahfud MD yang saat kunjungan kerja di Sulut Maret lalu, sempat dijamu makan di kediaman Olly yang berada di Desa Kolongan Minahasa Utara.

Sementara itu saat ditanya wartawan setelah penetapan Mahfud sebagai Cawapres, Olly Dondokambey yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara mengatakan, sosok Presiden RI Joko Widodo turut terlibat dalam penentuan Cawapres Ganjar Pranowo.

“Pak Jokowi sudah mengusulkan beberapa nama sebagai Cawapres pak Ganjar, dan nama nama itu masih dibahas,” kata Olly di Jakarta pada Kamis 12 Oktober.

Menurut Olly Dondokambey, terdapat sejumlah nama yang masuk radar PDI Perjuangan sebagai Cawapres.

“Ada Khofifah Indar Parawangsa, Mahfud MD, Andika Perkasa dan Sandiaga Uno,” ungkap politikus yang juga Ketua DPD PDI-Perjuangan Sulut ini.

Selang enam hari kemudian, nama Mahfud MD diumumkan sebagai Calon Wakil Presiden dari PDI Perjuangan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi Ketua DPP Puan Maharani dan Prananda Prabowo, Bendahara Umum (Bendum) Prof DR (Hc) Olly Dondokambey SE serta Sekjen Hasto Kristianto.

Di sela-sela jelang pengumuman, Puan Maharani dan Olly Dondokambey juga mendampingi Ketum Megawati saat melakukan rapat bersama sejumlah pimpinan Parpol pendukung.

Tampak petinggi partai koalisi pendukung Ganjar-Mahfud yang hadir, yaitu Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Sandiaga Uno.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim maka calon wakil presiden yang dipilih PDIP yang akan mendampingi bapak Ganjar Pranowo adalah bapak Profesor Mahfud MD,” ujar Megawati.

Menurut Megawati, Mahfud merupakan sosok yang tidak asing lantaran keduanya pernah bekerja sama di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Megawati pun memuji Mahfud sebagai intelektual yang mumpuni.

“Saya perhatikan pengetahuan beliau di bidang hukum sangat penuh dengan pengalaman,” kata Megawati.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan kalau Mahfud merupakan sosok dengan pengalaman lengkap di ranah legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Lalu, lanjut dia, Mahfud juga dikenal sebagai pendekar hukum dan pembela wong cilik.(*)




Hadiri Rakorev TPPS, Wagub Kandouw Aptesiasi Upaya Kab/Kota Turunkan Stunting

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw menghadiri Rakorev Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Sulut serta Pemberian Penghargaan Penurunan Stunting Tahun 2023, di Hotel The Sentra Manado, Rabu (18/10/23).

Dihadiri Forkopimda Provinsi Sulut serta kepala daerah dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Sulut.

Dalam sambutannya, Wagub mengatakan, salut dan selamat kepada Kab/Kota yang diberikan apresiasi dan penghargaan dalam upaya penurunan stunting.

“Pertama kabupaten Sitaro, kedua Kabupaten Bolmut, ketiga Kabupaten Minut, Minahasa dan Kota Manado,” ungkap Kandouw.

Wagub berharap mudah-mudahan daerah lain yang belum dapat apresiasi kalau mau diberikan apresiasi tolong ditingkatkan supaya tahun depan dapat apresiasi.

Selain itu kata Wagub, tampak terasa sudah satu tahun kita berkumpul di tempat ini dengan situasi kondisi yang berbeda. Tahun lalu kita dalam upaya keluar dari bayang-bayang covid-19.

“Tahun ini kita sudah turunkan tingkatkan prevelensi stunting 20,5 persen. Dari segi tingkat regional kita paling rendah se Sulawesi apalagi nasional. Tapi ini jangan jadikan patokan untuk berpuas diri. Kita harus berikhtiar dan berupaya lebih turun lagi,” kata Wagub.

Ada pun menjadi tantangan lanjut Wagub, sekarang ini kita mengalami dampak climate change dan El-Nino sehingga ada beberapa di tempat di Sulut ada Bitung, Minahasa dan Bolmong sudah tiga bulan tidak hujan. Sehingga ketika dalam rapat pangan nasional kita dapati Sulut terjadi penurunan produksi pangan kita. Karena daerah yang dua tiga kali panen sekarang sudah satu kali. Bahkan ada yang tidak panen.

“Benang merah dengan itu pangan kurang sehingga indeks perkembangan harga kita naik juga. Kalau kita biarkan ini akan mempengaruhi inflasi kita. Walaupun sekarang inflasi masih terkendali. Ini gambaran menjadi kendala kita,” kata Wagub.

Wagub juga menyampaikan sangat senang hari ini rakor penangan stunting. Paling tidak momentum kita untuk konsolidasi tentang stunting. Bagaimana alokasi fiskal untuk penanganan ini. Baik langsung dari BKKBN atau dari kementerian sosial.

Wagub juga meminta lakukan indentifikasi harus day by day kelahiran bayi dan ibu hamil, langsung dilakukan penetrasi supaya ada perubahan.

“Selain indentifikasi dilakukan puskesmas dan pembantu puskesmas, kepala desa dan ibu PKK di desa kita berikan tambahan pekerjaan untuk melakukan indentifikasi bayi dan ibu hamil. Kalau dilakukan jelas seperti ini penetrasinya akan tepat,” kata Kandouw.

Wagub menyebutkan, catatan Bapeda semua anak Stunting 100 persen datang dari keluarga tidak mampu atau di bawah garis kemiskinan. “Menurut hemat saya lebih bagus supaya sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Sama sama kita hilangkan stunting, tapi kita juga kurangi kemiskinan,” ungkapnya.

Wagub juga menambahkan, setiap Senin rapat kabinet ada tiga hal dibicarakan yaitu stunting, inflasi dan perdagangan orang.

“Pulang dari sini lakukan rapat indentifikasi. Kalau perlu setiap Senin kita hadir semua wakil kepala daerah mengikuti rapat kabinet supaya betul betul responsif,” pungkasnya. (*)




Sosialisasi Paaredi, Ketua TP PKK Sulut Ingatkan Pola Asuh Anak Sejak Dini

Sulut, detiKawanua.com – Ketua TP-PKK Provinsi Sulut Ir Rita Maya Dondokambey Tamuntuan menghadiri Gathering dan Sosialisasi Program Asuh Anak Remaja di Era Digital (Paaredi) TP PKK Provinsi Sulawesi Utara dan Ikatan Wanita Bank Sulut Gorontalo (IWABSUGO), di Ballroom Kantor Pusat Bank SulutGo, Rabu (18/10/23).

Dihadiri Sekretaris TP-PKK Provinsi Sulut Kartika Devi Tanos dan Ketua Ikatan Wanita Bank Sulut Gorontalo Esther Mamangkey.

Rita Tamuntuan mengatakan, atas nama pengurus dan anggota menyampaikan terima kasih telah mengadakan sosialisasi ini.

“Pertemuan ini pertama TP-PKK Sulut dengan IWABSUGO sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengadakan sosialisasi,” kata Tamuntuan.

Menurut First Lady Sulawesi Utara tersebut,
kegiatan kebersamaan antara TP-PKK Provinsi Sulut dengan IWABSUGO ini merupakan wujud kolaborasi yang dibangun dengan semangat gotong royong dalam mengamankan nilai Pancasila dan bentuk cintah tanah air melalui budaya Indonesia.

“Seperti kita lihat hari ini kita semua menggunakan pakaian Nusantara yaitu Batik,” kata Tamuntuan.

Selain itu, istri Gubernur Provinsi Sulut tersebut menjelaskan, kegiatan yang diinisiasi bersama Pokja satu bidang pembina karakter keluarga dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter menuju Indonesia emas, perlu adanya pola asuh serta bimbingan orangtua yang terpatri di era digitalisasi ini.

“Dengan masyarakat yang taat untuk dibina sedari dini, agar anak serta remaja tentu menjadi jaminan mewujudkan kehidupan yang berbahagia damai dan tentram. Karena bangsa maju tidak cukup membangun secara fisik, ekonomi dan pembangunan. Sehingga Provinsi Sulut dapat menciptakan generasi tanggung unggul dan berdaya saing dan berakhlak mulia. Diawali dengan pola asuh anak yang baik. Dimana lingkungan keluarga sebagai fase awal pendidikan anak,” sebut Tamuntuan.

Dengan pola asuh anak yang baik Rita Tamuntuan berharap, dapat menurunkan dan mencegah stunting. Masa depan anak yang gemilang dan berkarakter merupakan tanggung jawab kita semua. Bukan hanya menjadi beban orangtua, tapi semua stakeholder dalam memberikan kesiapan menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

“Oleh karena itu semangat dan gotong royong harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak di usia proses pendidikan anak,” pungkasnya. (*)




Didampingi Olly Dondokambey, Megawati Umumkan Mahfud Cawapres Ganjar

Sulut, detiKawanua.com – Secara Resmi Ketua Umum PDI-Perjuangan Hj Prof DR (Hc) Megawati Soekarnoputri mengumumkan Hi Prof DR Mahfud MD SH MH sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Capres Ganjar Pranowo di Jakarta, Rabu (18/10/2023) pukul 10:00 WIB.

Pada kesempatan ini turut mendampingi Ketum Megawati, Ketua DPP Puan Maharani dan Prananda Prabowo, Bendahara Umum (Bendum) Prof DR (Hc) Olly Dondokambey SE serta Sekjen Hasto Kristianto.

Di sela-sela jelang pengumuman, Puan Maharani dan Olly Dondokambey juga mendampingi Ketum Megawati saat melakukan rapat bersama sejumlah pimpinan Parpol pendukung.

Tampak petinggi partai koalisi pendukung Ganjar-Mahfud yang hadir, yaitu Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Sandiaga Uno.

“Hanya Konsolidasi untuk membicarakan strategi di Pilpres nanti,” ungkap Prof Olly Dondokambey melalui pesan WhasApp pada waratwan media ini

Sementara itu menurut Ketum Megawati, Mahfud merupakan sosok yang tidak asing lantaran keduanya pernah bekerja sama di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Megawati pun memuji Mahfud sebagai intelektual yang mumpuni.

“Saya perhatikan pengetahuan beliau di bidang hukum sangat penuh dengan pengalaman,” kata Megawati.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan kalau Mahfud merupakan sosok dengan pengalaman lengkap di ranah legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Lalu, lanjut dia, Mahfud juga dikenal sebagai pendekar hukum dan pembela wong cilik. (*)




Buka Rapat Orientasi Penyusunan Rancangan Awal RPJPD, Ini Yang diingatkan Sekprov Kepel

Sulut, detiKawanua.com – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut) Steve Kepel membuka Rapat Orientasi Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sulut Tahun 2025-2045.
Rapat tersebut digelar di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulut, Selasa (17/10/23).
Sekdaprov Steve meminta menyusun RPJPD Provinsi Sulut Tahun 2025-2045 tidak terlalu tinggi. Agar implementasinya bisa terwujud.
“Yang paling urgent susunlah RPJPD itu yang implementatif, konsepnya normatif dan tersusun dengan baik. Tapi, yang tidak kalah penting implementasi dari skala konsep yang disusun tadi, mampu diwujudkan atau tidak,” tegas Sekdaprov Kepel saat diwawancarai sejumlah media usai pembukaan kegiatan tersebut.
“Jangan tiba-tiba sudah di udara tapi tidak tahu turun kapan? Mau jadi apa ini. Itu yang paling penting,” sambungnya.
Ditambahkannya, kepala SKPD adalah manager jadi menagerial yang terbaik terkait anggaran, agar tak ada kata anggaran kurang.
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri di antaranya Asisten III Setdaprov Sulut Fransiscus Manumpil, Kepala Bappeda Elvira Katuuk dan para Kepala Organsiasi Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Sulut dan pejabat terkait. (*)