Rapat Identifikasi dan Analisis Kegiatan Pembangunan Tahun 2023 Dibuka Sekprov Kepel : Disupport Rita Dondokambey

Sulut, detiKawanua.com – Pelaksanaan Rapat Identifikasi dan Analisis Kegiatan Pembangunan Tahun 2023 di Hotel Granpuri Manado, Selasa (24/10/23), berlangsung menarik.

Pasalnya acara yang dibuka Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Steve Kepel ST ini, mendapat support penuh dari Ketua TP PKK Sulut Ny. Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Terbukti istri tercinta dari Gubernur Prof DR (Hc) Olly Dondokambey SE itu turut hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan dari Dinas Perbatasan Pemprov Sulut ini.

Dalam mensupport kegiatan tersebut Ibu Rita telah menyiapkan narasumber dari TP PKK Provinsi Sulut untuk mengikuti rapat yang mengangkat tema Identifikasi dan Analisis Potensi, Model Permasalahan dan Solusi Kerjasama Perdagangan Perbatasan Negara di Provinsi Sulawesi Utara.

Dimana kegiatan ini juga dihadiri pengurus TP PKK dari Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Untuk ibu-ibu PKK yang hadir saya berharap apa yang diterima (dalam rapat) dapat bermanfaat dan dapat dibawa pulang ke wilayah masing-masing,” ujar ibunda dari Rio dan Rei ini.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Steve Kepel ST, MT membuka secara resmi pelaksanaan rapat.

Dalam sambutan mewakili Gubernur, Sekdaprov memaparkan permasalahan utama yang terjadi di kawasan perbatasan yakni banyaknya ketertinggalan di sejumlah sektor. Mulai dari keterbatasan infrastruktur, keterbatasan jumlah penduduk, keterbatasan SDM berkualitas, juga keterbatasan penyediaan bahan bahan pokok. Yang juga menjadi perhatian adalah isu-isu negatif terkait kemiskinan serta potensi perdagangan ilegal di wilayah perbatasan.
Sehingga Kepel mengatakan bagian dari kewajiban Pemerintah, baik pusat dan daerah, bagaimana proses pengelolaan wilayah ini dapat betul-betul mampu meningkatkan taraf hidup warga masyarakat, terlebih dari pada itu menjaga keutuhan NKRI.

“Saya berharap apa yang kita lakukan saat ini dalam bentuk identifikasi dan analisis kegiatan di pulau-pulau terluar di Sulawesi Utara dapat menelorkan hal-hal yang bermanfaat, hal-hal yang konstruktif dan mampu memberikan yang terbaik bagi Sulawesi Utara,” imbuhnya.

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Provinsi Sulut, Ir Djemmi Gagola MSi, ME menambahkan kegiatan ini juga didasari maraknya perdagangan di kawasan perbatasan Indonesia dan Filipina, baik legal maupun ilegal.

“Ini yang menjadi kewajiban kita Pemerintah Pusat dan Daerah untuk memfasilitasi regulasi maupun sarana pra sarana dan mekanisme model kerja sama untuk tidak ada lagi kasus-kasus ilegal seperti penyelundupan dan berbagai dampak negatif lainnya,” jelas Gagola.

Dia mengatakan bersama pihak terkait rapat ini akan membahas berbagai hal penting.

“Yang pertama potensi perdagangan perbatasannya, model kerja samanya, apa permasalahannya dan solusinya, kita duduk bersama dan bahas bersama,” tandasnya.

Turut hadir Asisten 1 setdaprov Sulut, Dr Drs Denny Mangala, perwakilan instansi vertikal dan perangkat daerah terkait, hingga pelaku usaha di wilayah perbatasan dan perwakilan pengurus TP PKK di daerah kepulauan. (*)




Sejak 16 Oktober 2023, Juara NNS 2023 Sudah Terima Mobnas

Sulut, detiKawanua.com – Adanya kabar bahwa Mobil Dinas (Mobnas) untuk juara pertama Nyong-Noni Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) 2023, hanya janji semata, dipastikan tidak benar.

Pasalnya dipastikan bahwa Mobnas tersebut sudah diserahterimakan sejak 16 Oktober 2023 lalu oleh pihak perusahaan mobil yakni Wuling ke pada pemenangnya Nyong Sulut Andika Khosuma Liando dan Noni Sulut Krisen Valerie Sangari keduanya merupakan perwakilan Kota Tomohon.

Ini semakin salah kapra karna hal ini justru disudutkan pada Dinas Pariwisata Sulawesi Utara.

“Ini tuduhan yang tak mendasar, karena setelah pemilihan tinggal berurusan dengan pihak perusahaan mobil,” ungkap Kepala Dispar Sulut Hendry Katjily.

Lanjutnya, menurut perwakilan dari Perusahaan Wuling Sulut, Mobnas tersebut sudah diserahkan sejak 16 Oktober 2023 lalu.

Ini sesuai diungkapkan Perwakilan Wuling Charles Norman Mokeba ST, bahwa Mobnas telah diserahkan pada pemenang.

“Untuk Mobnas Noni Sulut Krisen Valerie Sangari sudah diserahkan pada 16 Oktober 2023 lalu, tinggal Nyong Sulut Andika yang belum ambil unit Wuling Almaz-nya, sudah ready di Kantor,” terang Kadsipar Katjily, sambil menunjukkan pesan WhatsApp dari Mokeba.

Lebih jauh dikatakan Kadis Katjily, untuk penggunaan Mobnas yang akan dipergunakan selama setahun Oktober 2023 hingga 2024 tersebut pihak Wuling memberikan pilihan tipe Air Ev (Mobil listrik) atau Wuling Almaz.

“Ini patut disyukuri karena baru pertama kali ini terjadi dan pertama di pemenang Nyong Noni Sulut disediakan mobil dinas bagi pemenang dan ini bertepatan dengan momen 50 Tahun INNS Sulut,” terang sosok yang mantan Atase Kementerian Luar Negeri di Eropa.

Menurutnya, hal ini membuat para peserta
Nyong dan Noni Sulut 2023 memberikan apresiasi setinggi-tingginya pada semua pihak yang telah mensupport kegiatan ini.

“Terutama berterima kasih pada pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wakil Gubernur Steven Kandouw, melalui Dispar Provinsi Sulut dan Ikatan Nyong Noni Sulut berkat kerjasama dengan Wuling Manado, hingga diberikan pemakaian gratis 2 unit Wuling Almaz atau Air Ev untuk mobil dinas selama bertugas setahun,” tandas

Kadis Katjily sembari mengatakan bahwa pihak Nyong Noni 2023 serta Ketua Umum serta Sekretaris Umum mengucapkan trima kasih pada Dispar Sulut dengan sudah terima mobil dinas.(*)




Kejati Sulut didesak Percepat Usut Dugaan Korupsi Dana Disabilitas di Pemkab Talaud

Sulut, detiKawanua.com – Kendati sudah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut sejak September lalu, namun belum juga ada progres terkait dugaan korupsi dana disabilitas di Pemkab Talaud.

Hal ini pun mendapat desakan dari Nelson Entiman SH, selaku Pengacara pelapor Pemberian Manumbalang SH yang melaporkan hal ini ke Pemprov dan Kejati Sulut medio September lalu.

Entiman mendesak Kejati Sulut untuk segera memproses laporan terkait dugaan penyelewengan dana disabilitas di daerah yang dipimpin Bupati Elly Engelbert Lasut (E2L) itu.

Desakan ini sebagai tindak lanjut dari aksi demonstrasi yang dilakukan Manumbalang di Lobi Kantor Gubernur Sulut, Kota Manado, Senin (25/9/2023) lalu.

Karena menurut Entiman, contohnya Pelapor Manumbalang dan istrinya yang merupakan penyandang disabilitas di Talaud yang tak pernah menerima bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud.

Ia menyebut malahan yang bukan penyandang disabilitas mendapatkan bantuan.

“Ini terkait dengan dana bantuan sosial kan terhadap kaum disabilitas. Semestinya ini harus diproses tapi sampai hari ini kami belum bisa menerima informasi yang pasti dan jelas tentang laporan itu karena itu pun kami dari pelapor juga kami kecewa,” ungkap Nelson kepada media ini melalui panggilan Via WhatsApp, Senin (23/10/2023) malam.

Menurut Nelson laporan tersebut harus segera diproses secepat mungkin sebab bukan perihal kepentingan pribadi.

“Dan ini bukan hanya kepentingan individu, ini kepentingan masyarakat dalam hal penegakan hukum, terutama di penegakan korupsi di Pemerintah Kabupaten Talaud. Saya kira itu yang menjadi harapan kita,” sebutnya.

Nelson mengatakan pemrosesan laporan tersebut terkesan lambat, bahkan ia menilai Kejari Sulut “masuk angin”.

“Terkesan Kejati ini saya kira “masuk angin” Kejati ini. Kalau itu laporan penegakan hukum ada bukti dan indikasinya terkesan lambat dalam hal penegakan jelas masuk angin, artinya ada indikasi penyebab itu,” katanya.

Nelson kemudian menegaskan jika Kejati Sulut terus mengulur waktu memproses laporan tersebut maka akan dilakukan gelombang protes dalam skala yang lebih besar.

“Kalau Kejati terus memperlakukan seperti ini yah kami jelas buat gelombang baru akan buat gerakan bahwa seolah-olah Kejati main mata ini,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya Pemberian Manumbalang didampingi istri dan anaknya, melakukan aksi demo damai sekaligus menyerahkan berkas dugaan korupsi dana disabilitas Pemkab Talaud di Kantor Gubernur Sulut yang diterima Kaban Kesbangpol Sulut Ferry Sangian.
Dan dari data yang diperoleh, Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud telah dua kali mencairkan uang program bantuan terhadap penyandang disabilitas.

Pertama pada tanggal 2 April 2023 berdasarkan nomor Register SP2D17.06/04.0/000020/LS 1.06.0.00.0.00.01.0000/P.02/4/2023 sebesar Rp500.000.000 dan kedua p tanggal 3 April 2023 dengan nomor 17.06/04.0/000022/LS/1.06.0.00.0.00.01.0000/ P.03/4/2023. Register SP2D sebesar Rp315.000.000.(*)




4 Daerah Lain Tak Ada Korban, Hanya di Lolak Siswa SD Diduga Keracunan

Sulut, detiKawanua.com – Pihak Pemerintah sangat prihatin dan memberikan perhatian serius atas dugaan keracunan sekitar 240 siswa SD yang ada di Kecamatan Lolak Kabupaten Bolmong, Senin (23/10/23) ini.

Pasalnya karena program dari Pemerintah Pusat yang ditindaklanjuti pemerintah daerah ini, selain di Kabupaten Bolmong juga bersamaan dilakukan di 4 kabupaten/kota lain di Sulut.

“Ini sementara dievaluasi oleh pihak terkait, apa yang menjadi penyebab. Karena program ini juga dengan bahan makanan yang sama juga berlangsung di 4 kabupaten/kota yang lain di Sulut,” ungkap
Kepala Pangan Daerah Sulut Dr Jemmy Lampus.

Menurut Kadis Lampus ini adalah program Pemerintah pusat yang bersumber dari APBN

“Pangan yang diberikan kepada para siswa tersebut merupakan Program GENIUS atau Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Sehat Bergizi Untuk Siswa, dan ini program pusat yang disalurkan lewat pihak ketiga,” ungkap Kadis Lampus.

Dibeberkannya, Program GENIUS itu sudah mulai dijalankan. Bahkan, hingga hari ini telah sembilan kali diberikan.

“Ada lima kabupaten/kota di Sulut yang mendapatkan program tersebut. Tiap daerah dapat tiga SD. Ini sudah kesembilan kali dari 20 kali rencana pemberian,” ungkapnya.

Menurut dia, program GENIUS itu di Sulut diberikan kepada 2.552 siswa dan setiap pemberian menunya berbeda-beda.

“Ada 20 menu. Tapi pemberiannya berbeda-beda. Dengan komposisi protein tinggi low kategori. Untuk susu UHT 200 militer, ada rasa coklat atau rasa strawbery,” terangnya.

Pemberian bantuan gratis ini, kata dia, karena sesuai dengan penelitian bahwa banyak siswa SD ke sekolah tidak sarapan pagi.

“Untuk pemberian program ini dilakukan sebelum istirahat. Jadi masaknya subuh, jam 7 dibawa ke sekolah. Sebelum dibagikan dilakukan edukasi terlebih dulu, termasuk cara mencuci tangan yang benar,” jelasnya.

Dalam penyalurannya, sambung Lampus, selalu dilakukan pendampingan. “Ada pendampingan dari Asosiasi Ilmu Pendidikan Gizi Indonesia Universitas Muhammadiyah untuk melihat dari sisi gizinya,” ungkapnya.

Diutarakannya, program tersebut diapresiasi karena menyangkut dengan pembentukan sel otak dari siswa-siswi. “Mereka sesuai penelitian akan jadi pinter lah. Makanya disusunlah program ini,” imbuhnya.

Terkait dengan para siswa keracunan di Bolmong, ia mengaku cepat berkoordinasi dengan Pemerintah setempat untuk langsung lakukan penanganan.

“Anak-anak itu ditangani sebaik-baiknya. Dan kami semua bersyukur info sore ini 30-an siswa sudah pulang dari rumah sakit,” tutur Dr Lampus yang berharap semua siswa akan kembali sehat seperti sediakala.

Dengan kejadian ini, ia mengaku akan melakukan evaluasi besar-besaran. “Syukurlah semuanya sudah ditangani. Penanganan hal ini kini telah ditangani pihak terkait, termasuk diawasi aparat hukum. Kita berdoa bersama seluruh anak-anak dapat sehat kembali, karena torang tidak inginkan terjadi seperti ini,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi ada sekitar 123 siswa Sekolah Dasar di tiga Sekolah masing-masing SDN 1 Lolak, SDN 2 Lolak dan SDN Tombolango, mendapatkan penanganan langsung dari RSUD Datoe Binangkang dari 240 siswa yang keracunan.

Dalam penjabaran program tersebut, pihak sekolah sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dari pemerintah pusat. “Sebelum program ini jalan, tiga Sekolah ini Kepala sekolahnya mendapatkan pelatihan di Bogor,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Renti Mokoginta.

Hanya saja, disaat program berjalan Dinas Pendidikan sudah tidak dilibatkan lagi dalam penyaluran bantuan makanan dan minuman bergizi tersebut. “Saya sudah kroscek langsung informasinya, tidak masuk di Dinas Pendidikan,” terang Renti.

Meskipun demikian, pihaknya tetap terjun langsung ke lapangan untuk menangani persoalan tersebut. “Karena ini menyangkut siswa, saya harus terjun langsung untuk menyikapi persoalan yang terjadi ini,” Ujar Renti.

Di sisi lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolaang Mongondow I Wayan Mudiasa mengungkapkan pihaknya hanya sekedar pendampingan saja.

Pihaknya juga menyesalkan kejadian ini. Program yang sudah berjalan dalam kurun waktu Sembilan hari lamanya ini, sebelumnya berjalan dengan baik. “Sebelumnya ini berjalan dengan baik. Nanti hari ke sembilan ini, kejadian terjadi,” ujarnya.

Berikut data-data korban keracunan siswa :
DATA SISWA KERACUNAN MAKANAN
1. SDN 2 LOLAK – – – -JUMLAH SISWA 183 ORG.
-YANG HADIR HARI INI 177 ORG.
– YANG KERACUNAN 160 ORG.
2.SDN 1 LOLAK  -JUMLAH SISWA 150 ORG.
-YANG HADIR HARI INI 142 ORG.
– YANG KERACUNAN   50 ORG.

3. SDN 1 MOTABANG -JUMLAH SISWA 144 ORG.
-YANG HADIR HARI INI 132 ORG.
– YANG KERACUNAN   30 ORG. (*)




Steven Kandouw Resmi Lantik Pengurus ODC Bolmong : Sosialisasi Konsep Olly Dondokambey

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Ketua Dewan Olly Dondokambey Center (ODC), Steven OE Kandouw secara resmi melantik pengurus ODC Bolmong yang Diketuai Limi Mokodompit, pada Minggu (22/10/23).

Steven Kandouw mengatakan ODC bukanlah partai politik, bukan juga kelompok kepentingan.

“ODC adalah satu gerakan yang menyetujui atau mendukung seorang dengan konsep-konsep pandangan, konsep-konsep kehidupannya yang menurut hemat saya, sangat diperlukan oleh bangsa dan daerah kita Sulawesi Utara. Orang itu namanya adalah Olly Dondokambey,” sebut Kandouw memberi penjelasan.

ODC, lanjut Kandouw, sifatnya adalah menyosialisasikan pandangan serta menggeneralisasikan value atau nilai yang selama ini, sudah terlihat dalam sepak terjang Olly Dondokambey.

“Bagaimana sikap dan pandangan dalam kehidupan yang sudah ditunjukkan oleh Pak Olly Dondokambey. Di sini tidak mengkultuskan seseorang, sekelompok atau golongan tertentu. Tetapi Pak Olly adalah seorang yang pluralis sejati, betul-betul seseorang yang mencintai Indonesia dengan sepenuhnya, menjaga NKRI dan kebhinekaan,” jelasanya.

Tugas ODC, jelas Kandouw, adalah menyuarakan, menyosialisasikan dan menggeneralisasikan pandangan Olly Dondokambey supaya betul-betul terpadu.

“Jadi status kita jelas, yang hadir pada saat ini, kita jadi tahu bahwa Pak Olly Dondokambey adalah seorang gubernur yang juga Bendahara Umum PDIP. Tidak ada salahnya kita setuju dengan pandangan Pak Olly Dondokambey. Kita juga bisa berafiliasi,” ujarnya.

Limi Mokodompit yang saat ini, menjabat sebagai Ketua ODC, sebut Kandouw, bukan karena ikut-ikutan. Tetapi memiliki sikap politik.

“Siapa saja apabila setuju dengan pandangan Pak Olly Dondokambey boleh bergabung, tidak ada yang dilanggar dalam undang-undang Pemilu,” tandasnya.

Steven Kandouw sebelumnya, menyampaikan setiap orang punya sikap politik. “TNI Polri tidak boleh ada sikap politik apalagi pilihan politik. PNS tidak boleh mendudukkan dirinya berafiliasi politik ke mana-mana, tetapi dalam hati harus ada sikap politik,” ujarnya sembari menambahkan dalam teori politik, bahwa semua manusia adalah makhluk politik. Dan itu terbukti dalam undang-undang.

“Jadi di luar TNI/Polri semua mempunyai hak untuk mengeluarkan aspirasi politiknya melalui Pemilu, termasuk ASN,” tuturnya.

Steven Kandouw merinci, bahwa dalam budaya politik terdapat tiga poin penting, yakni budaya politik parokial.

“Budaya politik parokial adalah orang yang tidak mau melaksanakan haknya, sehingga tidak ada peran politik, atau tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Ia tidak pusing dengan keadaan, tidak mau berinteraksi untuk memilih,” ujarnya.

Kedua, adalah orang yang berbudaya politik objek, yakni orang yang tidak mempunyai pendirian sehingga mudah dipengaruhi. Ia tidak tahu siapa yang akan dipilih tetapi ikut memilih.

Ketiga, adalah budaya politik partisipatif. Orang yang demikian tahu akan akibatnya, risikonya dan kasualitasnya dengan pilihan-pilihan politik.

“Saya berharap yang hadir saat ini, memiliki budaya politik partisipatif atau tahu persis hak-hak dan kewajiban politiknya, manfaatnya bagi negara dan bangsa, bagi keluarga dan anak cucu,” serunya.

Turut hadir pada pelantikan ODC, Ketua Umum ODC Ferry Wowor, Walikota Kotamobagu Asripan Nani dan anggota ODC yang baru dilantik.




HUT GMIM Eben Haezar Woloan Wilayah Tomohon II dihadiri Langsung Gubernur OD

Sulut, detiKawanua.com – Jemaat GMIM Eben Haezar Woloan Wilayah Tomohon II Kecamatan Tomohon Barat, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-163, pada Minggu (22/10/23).

Pada HUT tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Gubernur Olly pada saat itu memberikan apresiasi atas peran serta gereja yang bersama-sama dengan pemerintah, sehingga Sulut maju dan sejahtera.

“Makanya masyarakat Sulut sejahtera karena gereja berdoa. Tuhan ciptakan kita semua sempurna, tetapi kita menyatu dengan perbedaan yang ada untuk kemajuan Sulut,” ungkap Gubernur Olly.

Di usia yang ke-163 tahun, jemaat GMIM Eben Haezar Woloan merupakan jemaat yang tertua.

“Ini pencapaian yang patut kita banggakan, atas keberhasilan selama 163 tahun adalah bukti nyata dan rasa syukur kepada Tuhan Sang Juru Selamat yang harus senantiasa mengalir dalam hati, pikiran dan tindakan,” tuturnya.

Sejarah panjang jemaat GMIM Eben Haedar Woloan, sebut Gubernur Olly, mencerminkan dedikasi dan pengorbanan serta kerja keras setiap jemaat dan seluruh komponen jemaat. Baik pendeta, pelayan dan pengurus jemaat serta seluruh anggota jemaat dalam memelihara dan mengembangkan persatuan dan kesatuan jemaat dalam gereja.

“Untuk itu dalam kesempatan ini, mari kita terus memelihara rasa syukur pribadi kita masing-masing dalam HUT ke-163 tahun. Seiring berjalannya waktu yang begitu cepat kita harus merayakan masa lalu tapi juga menatap masa depan,” tandasnya.

Gubernur Olly, tak lupa mengajak jemaat untuk mengajak generasi muda yang membutuhkan pekerjaan untuk dapat bekerja di luar negeri, yakni Jepang.

“Mari kita siapkan pemuda-pemuda kita, untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Saat ini, ada tawaran pekerjaan ke Jepang. Khususnya kerja sama dengan SMK. Pemerintah menyiapkan fasilitas dan pendidikan, bagi yang berminat bisa mendaftar ke sinode GMIM,” ujarnya.

Negara Jepang, sebut Olly sangat menyukai orang Manado. “Orang Manado, katanya rajin-rajin, sehingga dapat bekerja full atau tidak setengah-setengah. Sehingga mereka terus meminta tambahan kuota,” tandasnya.

Selanjutnya, Pemprov Sulut, sesuai rencana untuk tahun 2024 mendatang akan mendapat kucuran dana sebesar Rp 600 juta.




Diikuti Puluhan Ribu Orang, Wagub Kandouw Jalan Sehat Bersama Warga Kotamobagu

Sulut, detiKawanua.com – Dengan penuh antusias warga Kota Kotamobagu (KK), serta pada umumnya masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) ikut serta pada kegiatan Jalan Sehat Bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (SK).

Dipastikan terukir rekor pada kegiatan yang berlangsung di pusat Kota Kotamobagu, Minggu (22/10/23) pagi tadi.

Terlihat iring-iringan pejalan kaki begitu panjang memadati jalan-jalan utama yang dilalui rombongan, dengan Wagub SK terdepan bersama para tokoh-tokoh di KK dan BMR yang turut hadir.

Wagub Kandouw yang terkejut dengan begitu antusiasnya warga KK dan BMR yang mengikuti Jalan Sehat ini.

“Saya berterima kasih dan mengapresiasi dengan keikutsertaan warga. Ini menunjukkan sudah begitu tinggi kesadaran warga di Kotamobagu maupun BMR pada pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga,” terang sosok yang juga Ketua Umum KONI Sulut ini.

“Mens sana in corpore sano, jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat,” pungkas Wagub Kandouw yang pada melakukan beberapa kegiatan pada kunjungan di Kota Kotamobagu, Sabtu (21/10/23) kemarin.

Turut mendampingi Wagub Assisten 1 Pemprov Denny Mangala, Pjb Bupati Bolmong Limi Mokodompit, Pjb Walikota Kotamobagu dan tokoh masyarakat setempat. (*)




Serahkan Akta Kawin Massal, Ini Poin-poin Penting Diingatkan Wagub Kandouw Kandouw

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw menghadiri pencatatan dan penyerahan kutipan akta kawin massal Tahun 2023, di Kabupaten Bolmong, Sabtu (21/10/23).

Wagub mengatakan, paling berbahagia hari ini yang mendapatkan surat akta perkawinan. “Saya terharu karena saya dengar ada sudah 40 tahun dan 49 tahun baru sekarang dapat akta perkawinan secara gratis,” kata Kandouw.

“Dengan adanya surat nikah ini sah dan jauh lebih gampang. Makanya pemerintah provinsi gencar dokumen kependudukan supaya ada. Di mana-mana seperti itu. Semua gunakan akte keluarga mau urus pasport, NPWP dan mau kredit kendaraan minta akta keluarga. Tapi jangan mentang-mentang sudah ada kartu keluarga pinjam uang semua. Jangan kalau tidak mendesak,” kata Kandouw.

Wagub mengungkapkan, ikut berbahagia dengan status baru bapak dan ibu sekalian. “Harapan saya walaupun terlambat terima akta perkawinan tapi menjadi menjadi keluarga Pioneer. Yaitu keluarga yang mampu menjaga keutuhan rumah tangganya, keluarga yang sehat menjaga anak cucunya dengan baik, mendapatkan pendidikan yang baik, memberikan semangat kepada anak-anak untuk bekerja apa saja termasuk mengelola tanah pertanian,” ungkap Kandouw.

Selain itu, Wagub menyebutkan, Pemerintah provinsi genjar dengan gerakan mari Jo bakobong. Karena ternyata mari Jo bakobong maling ampuh dan paling efektif.

“Sekarang harga pangan lnaik, tapi kalau torang gemar berkebun tidak akan terpengaruh dengan harga pangan naik. Beras yang premium sudah 14 ribu per kg.
Pemerintah turut mengintervensi supaya beras bisa terjangkau. Ini dikarenakan Gorontalo gagal panen sehingga beras dari Bolmong Raya di borong semua, menyebabkan beras di Sulut berkurang dan harga naik,” kata Steven.

Wagub juga mengingatkan, tahun depan pangan akan lebih mahal karena El Nino dan perubahan iklim. “Karena itu jangan biarkan ada lahan yang nganggur. Buka semua supaya kemakmuran menyelimuti warga Bolmong Raya,” ungkap Kandouw.

Wagub juga mengingatkan terkait stunting. Di mana pemerintah juga takut dengan generasi kita karena stunting.

“Makanya ibu hamil harus dipastikan gizi cukup. Yang ditakutkan stunting bukan pendek tapi otaknya tidak sampai. Mau bersaing bagaimana. Karena itu jaga dan kendalikan ibu hamil dan bayi,” kata Wagub.

Wagub juga mengingatkan terkait perdagangan orang, ini sangat berbahaya. Dijanjikan kerja di Papua dan luar negeri dengan gaji tinggi tapi di sana kerja di tempat judi.

“Percaya tidak percaya di Sulut ada tiga ratus ribu yang termakan bujuk rayu kerja di luar negari. Jadi ingatkan kepada saudara jangan termakan bujuk rayu kerja dengan gaji besar,” kata Wagub.

Diakhir sambutan, Wagub memuji, Sulut ini jadi cermin bhineka tunggal Ika. Torang jadi contoh daerah lain karena daerah lain mahal kerukunan.”Tapi di Sulut dan di Bolmong kerukunan sudah menjadi pola hidup torang semua, saling menghormati dan menghargai,” pungkasnya.




Lantik Pengurus BKMT, Wagub Kandouw Takjub Dengan Semangat Ib-ibu Majelis Taklim

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw disambut antusias oleh ribuan ibu-ibu majelis taklim ketika melantik pengurus wilayah Badan Kontak Majelis-Taklim (BKMT) Sulut periode 2023-2028, dirangkaikan dengan perayaan Maulid Nabi Muh Saw 1445 H, Sabtu (21/10/23).

Bahkan dalam kesempatan tersebut, Wagub diajak foto selfie oleh ibu-ibu majelis taklim. Suasana keakraban pun terbangun antara Wagub dengan ibu-ibu majelis taklim yang ada di Bolmong Raya.

Wagub mengatakan dirinya salut dan takjub ketika hadir BKMT tahun 2018 di Lolak, waktu itu Bupati Bolmong Yasti Soepredjo banyak yang hadir.

“Tapi hari ini saya lebih takjub lagi, karena lebih banyak hadir. Saya salut di tengah keterbatasan dan cuaca seperti ini tapi ibu ibu majelis taklim hadir di acara luar biasa ini. Ini membuktikan kalau ibu-ibu mengerjakan segala sesuatu tulus dan ini juga karena panggilan iman seorang ibu,” ungkap Kandouw.

Menurut Wagub, rupa-rupanya rod map BKMT seiring sejalan dengan rod map pemerintah dan RPJMD. Yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Tugas pokok pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pendidikan. Tapi pengalaman saya paling ampuh meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan yaitu melalui keluarga. Yang paling berperan adalah ibu-ibu sekalian. Besar harapan saya dan saya optimis 200 ribu anggota majelis taklim akan menjadi ujung tombak meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Kandouw.

Selain itu, Wagub menyebutkan, Sulut partisipasi gender paling tinggi. Mulai anggota DPRD sampai bupati dominan perempuan.

“Ini harus terus kita pertahankan. Harapan kita seluruh petugas kita di eksekutif dan legislatif kedepan harus diisi dengan perempuan,” harapnya.

Diakhir sambutan, Wagub mengungkapkan, pertemuan hari ini bukan yang terakhir. Pertemuan tanpa tanda mata bagaikan sup tanpa garam.

“Karena itu tahun depan saya hibahkan untuk BKMT Sulut 1 miliar. Yang penting jaga terus keutuhan rumah tangga dan masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua Badan Kontak Majelis-Taklim (BKMT) Sulut Yasti Soepredjo Mokoagow, Wali Kota Kotamobagu Arsipan Nani, Bupati Bolmut Sarifudin Lasena dan Bupati Bolsel Iskandar Kamaru dan para ibu-ibu majelis taklim.




Naik Status, Wagub Kandouw Nasehati P3K

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw menyerahkan SK Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), sekaligus memberikan pengarahan kepada kepala SMA/SMK guru sewilayah Bolmong, Kotamobagu dan Boltim, Sabtu (21/10/2023).

Dihadiri Wali Kota Kotamobagu Arsipan Nani, Bupati Bolmong Limi Mokodompit, Bupati Boltim Sarifudin Lasena dan Kadis Pendidikan Provinsi Sulut Femmy Suluh.

Wagub mengatakan selamat bagi P3K terima SK hari ini. “Torang harus bersyukur dan bangga mendapatkan status baru, dari THL naik menjadi P3K,” kata Kandouw.

Wagub berpesan status baru bagaikan keping mata uang, satu sisi kehormatan dan kebanggaan, sisi lain tanggung jawab.

“Kita bersyukur berkat dan amanah ini harus pararel dengan tanggung jawab. Karena ini anda salah satu bagian dari stakeholder pendidikan,” kata Kandouw.

Selain itu, Wagub menyebutkan P3K adalah salah satu penentu masa depan anak-anak di Bolmong Raya. “Kalau menerima SK hari ini motivasi, visi dan komitmen harus jelas. Komitmen kita harus betul-betul dijunjung tinggi, harus ada profesionalisme. Karena torang yang ada disini menentukan nasib anak anak di Bolmong Raya,” kata Kandouw.

Wagub membeber pejabat bupati dan walikota sekolahnya di Bolmong semua. Jadi lulusan sekolah di Bolmong Raya bukan kaleng kaleng dan bukan daun lemong. “Ini bisa dibuktikan bisa jadi pejabat wali kota dan bupati. Karena itu torang harus endorse,” katanya.

Menurut Wagub, anda boleh pandai dan cerdas, tapi harus tau literasi keuangan. Karena itu manfaatkan itu dengan bijaksana. Semua butuh uang tapi torang jangan jadi hamba uang.

“Harus bisa mengelola keuangan, jangan pendapatan 3 juta tapi pengeluaran 3,5 juta. Harus berhikmat,” kata Kandouw.

Wagub juga berpesan kepada para guru dan kepala sekolah mari sama sama berkomitmen membangun pendidikan di Bumi Totabuan. Betul-betul diperhatikan pendidikan. Harus diterapkan profesionalisme kita.

“Kepala sekolah yang diangkat harus mampu. Jangan karena fam sama terus diangkat. Ini berbahaya. Harus lihat track rekord dan prestasinya harus jelas. Karena kepala sekolah dituntut memiliki kompetensi. Jangan stel tau,” pungkasnya.