Tapal Batas Belum Jelas, Royalty PT JRBM ke Bolmong ‘Tagantong’

Ilustrasi Tapal Batas Daerah. /Ist

Bolmong, detiKawanua.comDikarenakan tapal batas antara Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong)  dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang belum jelas hingga detik ini, menyebabkan royalti dari PT JRBM kepada dua daerah bertetangga tersebut menjadi tersendat. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Bolmong, Revany Paputungan.

Menurut Paputungan, royalti perusahaan tambang terbesar di BMR tersebut akan dibayarkan apabila persoalan tapal batas sudah jelas. “Tapal batas Bolmong dan Bolsel sampai sekarang belum tuntas. Royalti bisa dibayarkan kalau sudah tuntas masalah tapal batas,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Menurut Paputungan, pihaknya juga masih menunggu tindak lanjut pembahasan penyelesaian tapal batas. “Kita masih menunggu pembahasan lanjut untuk penyelesaian tapal batas Bolmong dan Bolsel,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Bolmong Salihi Mokodongan bersama Ketua DPRD Bolmong Welti Komaling, Wakil Ketua DPRD Hi Abdul Kadir Mangkat, Wakil Ketua Kamran Muktar, Wakil Ketua Komisi 1 Hi Mas’ud Lauma dan sejumlah anggota legislator lainnya, meninjau langsung tapal batas antara Kabupaten Bolmong dan Kabupaten Bolsel.

Pasalnya daerah yang saat ini masuk dalam wilayah kerja perusahan PT JRBM itu, diklaim sebagai daerah Bolsel. Namun saat Bupati mengunjungi wilayah tersebut bersama dengan Dekab Bolmong, hasilnya ternyata wilayah di mana tapal batas berada sekira 2 kilometer dari PT JRBM, mengarah ke kecamatan Pinolosian Bolsel itu masih masuk dalam wilayah Bolmong. “Kita memantau langsung ke lapangan. Ini menunjukan keseriusan pemerintah dalam menyeriusi segala persoalan,” tutur Mokodongan. (*/ttb/Try)




Daftarkan Diri di KPU Manado, HABM-JA Punya Jagor Siap Bersama

Harley AB Mangindaan Dan Jemmy Asiku Saat di Wawancara awak media, selasa (28/07) di kantor KPU Manado. /Arma

Manado, detiKawanua.com Partai Gerindra dan Hanura yang mendaratkan keseriusan mereka dalam mengusung Harley AB Mangindaan (HABM) sebagai Calon Walikota dan Jemmy Asiku (JA) calon Wakil Walikota di Manado.
Keseriusan tersebut nampak, saat pasangan yang memiliki jagor Siaap Bersama, mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, selasa (28/07), sebagai salah satu kandidat Pemilihan Walikota (Pilwako) Manado 2015-2020.
“Saya (HABM-red) dan Jemmy Asiku telah mengkoodinasikan dan mengkomunikasikan berkas kami dan telah lengkap untuk mendaftarkan diri,” ungkapnya, pasca mendaftarkan diri di kantor KPU Manado.
Mengandeng salah satu pengusaha, Ai sapaan akrab HABM, memiliki tujuan dalam mengoptimalkan kerja membangun kota Manado sesuai jagor yang kedua pasangan ini tetapkan pada Pilwako tahun 2015.

“Kami akan lebih mengoptimalkan pembangunan, melaluii Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik, sehingga akan siap bersama dalam membangun,” tuturnya. (Arman Soleman)




E2L dan DBA Siap Pimpin Sulut

Pasangan Cagub dan Cawagub, E2L-DBA saat tiba di KPU Provinsi Sulut.

Manado, detiKawanua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (28/07) siang tadi, menerima dua pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub), Elly Engelbert Lasut (E2L) dan David Bobihoe Akib (DBA).
Kedua pasangan ini saat mendatangi KPU untuk mendaftarkan diri, disambut antusias oleh ratusan simpatisan. Dalam kesempatan itu, E2L selain di dampingi oleh istrinya Telly Tjanggulung, kedua pasangan tersebut juga didampingi oleh Ketua DPD Golkar Sulut, Stevanus Vreeke Runtu (SVR).
Sebelum pendaftaran berlangsung, E2L sempat memberikan statemen ke media terkait utusan DPP Partai yang ikut berkoalisi. Sementar pihak Golkar sendiri kata E2L telah di mengeluarkan SK oleh Agung Laksono.
“Utusan dari partai politik yang menyatakan diri bergabung, sudah, masing-masing telah mengirim SK dari DPP termasuk Golkar sendiri melalui ketua DPP Agung Laksono,” ujar mantan Bupati Sitaro ini.
Kedua pasangan yang terlihat kompak saat tiba di KPU ini mengaku siap memimpin Sulut. Bahkan, meski baru melakukan pendaftaran Cagub dan Cawagub, E2L sempat mengubarkan program unggulannya untuk sulut ke depan.
“Kami siap memimpin Sulut, kami juga sudah targetkan tujuh program unggulan salah satunya pendidikan karena bagaimanapun juga pendidikan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sulut,” pungkas Politisi senior dari Partai Golkar ini. (Rifaldi Rahalus)



Penyaluran Dana Bantuan RTLH di Boltim Kemungkinan Akan 'Ditunda'

Kadinsos Boltim, Saiful Umbola.
Boltim, detiKawanua.com – Penyaluran bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diduga kemungkinan besar akan ditunda.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Boltim, Saiful Umbola mengatakan, penyaluran atau pencairan bantuan RTLH kemungkinan nanti selesai Pilkada Boltim.
“Kemungkinan, selesai Pilkada penyaluran RTLH. Sebab, saat ini, dalam momen Pilkada, jangan ada kecurigaan penyaluran bantuan RTLH jelang pilkada,” ujarnya, Selasa (28/07).
Untuk total penerima bantuan tersebut katanya, ada sebanyak 400 unit RTLH. namun, nominal dananya itu belum pasti kalau berapa jumlahnya.
“Ada 400 unit RTLH di Tahun ini tetapi, untuk jumlah nominal dana bantuan per unit itu belum diketahui secara pasti,” terangnya.
Lanjut, dikatakannya bahwa bantuan untuk para lanjut usia (lansia) itu sudah dilelang sekitar Bulan kemarin. Dan untuk karang taruna tahap pertama ada 23 kelompok sudah direalisasi. Tahap kedua ada 20 kelompok yang saat ini, masih dalam proses.
“Tahap kedua Minggu depan akan segera dilelang. per kelompok karang taruna mendapat dana sekitar Rp 20 juta namun, dalam bentuk barang. Juga ada sebanyak 320 orang lansia yang akan mendapat bantuan,” papar Saiful, siang tadi. (Fidh)



Jelang Akhir Masa Jabatan, Golden Triangle Sulut Rombak Kabinet

Wagub Kansil saat mengambil Sumpah dan Melantik Pejabata Eselon II, III dan IV yang di Rolling.
Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS), Wagub DR. Djouhari Kansil dan Sekprov Ir. Siswa R. Mokodongan yang dikenal dengan sebutan Golden Triangle, jelang akhiri masa jabatan tahun 2015 ini, kembali melakukan perombakan besar-besaran di jajaran kabinetnya.
Tak tanggung-tanggung untuk jabatan Eselon II ada sekitar 8 orang pejabat yang dilantik, sementara jabatan Eselon III  38 orang demikian pula di jabatan Eselon IV 96 pejabat yang dilantik oleh Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, berdasarkan Keputusan Gubernur Sulut No.821.2/BKD/SK/323/2015 untuk pejabat eselon II, Keputusan Gubernur No.821.2/BKD/324/2015 untuk pejabat Eselon III dan Keputusan Gubernur No.821.2/BKD/SK/325/2015 Tanggal 27 Juli 2015.
Dari 8 Pejabat Eselon II yang dilantik dua diantaranya merupakan promosi jabatan dari Eselon III yakni Ir James Selah dari Kabid Cipta karya Dinas PU menjadi Karo Perlengkapan Setda Prov. Sulut, Rollies R Rondonuwu dari Kabid Bina Idiologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbang Pol menjadi Kepala Sekretariat Korpri Provinsi Sulut.
Dua orang mendapat promosi dari jabatan Eselon IIb ke Eselon IIa yaitu Marlone M. Sendoh dari Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Prov. Sulut kini dipercayakan menjadi Kadisnakertrans Sulut menggantikan Pejabat lama Edwin Roring, serta Janni N Lukas dari Kepala Sekretariat Korpri Sulut menjadi Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Hukum dan Politik. Drs SJM Lucas dari staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik menjadi Kaban Kesbang Pol menggantikan Gun Lapandengan, Farly R Kotambunan dari Karo Pembangunan menjadi Karo Organisasi menggantikan Glady NL Kawatu, Kawatu sendiri mengantikan jabatan yang ditinggalkan Sendoh sebagai Karo Hukum dan HAM, Drs. EL Kindangen dari Karo perlengkapan menjadi Karo Pembangunan Setda Provinsi Sulut.
Khusus untuk Lapadengan dan Roring, dua pejabat senior Pemprov tersebut bakal dipersiapkan SHS untuk menjabat Bupati/Walikota yang akan menggelar Pilkada Tahun ini.
Sementara pejabat Eselon IV yang mendapat promosi jabatan ke Eselon III diantaranya Vonny pangalila dari Kasubag Protokol Internal kini dipercayakan sebagai Kabid Perlindungan Anak BP3A Provinsi Sulut, Ir Danny Kaurow dari Kepala Seksi Pembinaan Penataan Ruang menjadi Kabid Tata Ruang dinas PU Sulut, Nova L Kumajas dari Kasubag TU pada UPTD Wil I Kabupaten Kepulauan Sangihe Talaud dan Biaro menjadi Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Sulut.
Sedangkan Staf yang mendapat promosi jabatan ke Eselon IV yaitu Gladies Kosegeran yang diangkat menjadi Kasubid Pensiun di BKD Sulut.
Untuk jabatan Kabag Humas, SHS kini mempercayakan kepada Roy Saroynsong mengantikan Drs. Jahja Rondonuwu yang kini dipercayakan sebagai Kabid Diklat kepemimpinan Bandiklat Provinsi Sulut. Termasuk dua jabatan Eselon IV di Bagian Humas yaitu Kasubag Pengumpulan dan Penyaringan Informasi dari Vietje Havelar kepada Defries Walangitan. 
Kedua pejabat tersebut saling berpindah tempat Havelar menggantikan jabatan yang ditinggalkan Walangitan Kasubag Pemberdayaan dan Pengembangan masyarakat di Biro Pemhumas dan Kasubag Fasilitasi Mas Media dan Dokumentasi yang telah lama kosong kini diisi oleh Ivan Besouw.
Kesempatan itu, Wagub Kansil mengharapkan pejabat yang baru dilantik dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan, harus mampu menjadi pemimpin yang disegani atasan dan dicintai bawahan.
“Artinya kualitas dan etos kerja harus dibarengi dengan loyalitas dan etika yang paripurna kepada atasan, serta senantiasa berempati kepada bawahan sebagai rekan kerja,” ujarnya. (*)



Sekda Bitung Terima Tim Verivikasi Penilaian Kota Sehat

Sekda Edison Humiang saat Memamparkan Program Kota Sehat. /Ist

Bitung, detiKawanua.comSekretaris Daerah (Sekda) Kota Bitung Drs Edison Humiang MSi menerima kunjungan Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat tahun 2015 yang dipimpin Ny Nefi yang merupakan perwakilan Ditjen Pencemaran Kementerian Lingkungan Hidup, bertempat di ruang rapat Bappeda Kota Bitung, Selasa (28/07), dan selanjutnya melaksanakan rapat tim kota sehat bersama pimpinan SKPD dan Tim Teknis Kota Sehat Bitung.

Humiang dalam arahannya, menyampaikan Program Kota Sehat tidak hanya semata-mata untuk mengejar pencapaian prestasi, akan tetapi lebih jauh kegiatan ini memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung upaya-upaya kesehatan masyarakat baik secara individu maupun kelompok. 

“Dengan harapan dalam rangka menuju Kota Sehat sesuai yang diinginkan diperlukan suatu proses yang berkelanjutan dan terus berkembang, serta dukungan dari semua lembaga yang menangani Kota Sehat baik Tim Teknis Dinas/Instansi terkait maupun Forum Kota sehat, Forum Komunikasi Kecamatan dan Satgas Kelurahan Sehat. Dan kunci sukses meraih penghargaan Kota Sehat adalah Komitmen, Koordinasi dan Komunikasi Pemegang Kebijakan, juga. Kelembagaan Kota Sehat, serta. Partisipasi Masyarakat yang Besar,” harapnya.

Tambahnya, sebagai kesimpulan dalam pelaksanaan Program kegiatan Kota Sehat maka diperlukan Koordinasi, sinergisitas dan kerjasama yang baik seluruh komponen SKPD dalam pelaksanaan program/kegiatan sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD dalam mendukung program dan kegiatan.

“Diharapkan dengan dokumen administrasi berupa kuisioner untuk Kota Sehat yang telah disampaikan kepada Tim Verifikasi Kota Sehat dan dukungan fisik di lapangan semoga akan menjadi nilai tambah untuk penilaian tahap–tahap berikutnya,” terang Humiang.

Sementara, Ketua Tim Verivikasi Ny Nevi menyampaikan, dalam penilaian kota sehat merupakan tanggung jawab multi sektor, untuk itu dalam verifikasi perlu mengkoordinasikan program kegiatan terkait Kota Sehat pada masing-masing SKPD terkait. “Juga dapat Mengevaluasi kesiapan titik-titik pantau yang diikutkan pada penilaian Kota sehat dan Mempersiapkan monitoring dalam evaluasi Kota Sehat oleh Tim Pembina Kota Sehat Kota Bitung,” jelasnya.  (Arbi Maspeke)




Jelang Pilkada di Sulut, Pemprov Sulut Segera Siapkan Penjabat Bupati/Walikota

Pelaksanaan Rakor yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesrah, Dra. John Palandung.

Manado, detiKawanua.com – Menghadapi pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan di 7 Kabupaten/Kota se Sulut dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan daerah terkait.
Rakor tersebut dilaksanakan guna mensosialisasikan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 120/3262/SJ tentang pemberhentian Kepala Kaerah dan Wakil Kepala Daerah serta pengangkatan penjabat kepala daerah.
Rakor tersebut dilaksanakan Selasa (28/7), dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. John Palandung bertempat di Ruang Rapat Asisten I.
Dalam rakor tersebut, Palandung menjelaskan, surat edaran menteri terkait pengisian kekosongan jabatan Bupati/Walikota saat pelaksanan pilkada 9 desember nanti.
Dimana untuk pemilihan Gubernur, lanjut dikatakan Palandung, DPRD Provinsi mengusulkan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur kepada Presiden melalui Mendagri dengan melampirkan risalah rapat paripurna dan keputusan DPRD Provinsi tentang pengumuman usul pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur. “Peraturan tersebut dilaksanakan sama halnya juga dengan Kab/Kota,” ujarnya.
Palandung menjelaskan, untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati/Walikota, Gubernur mengusulkan 3 orang nama calon penjabat kepada Mendagri yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama, memiliki pengalaman dibidang pemerintahan dan dapat menjaga netralitas PNS dalam penyelenggaraan pilkada dengan melampirkan SK pangkat dan SK jabatan akhir serta bio data calon penjabat Bupati/Walikota.
Usul tersebut disampaikan kepada Mendagri paling lambat 30 hari sebelum berakhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur serta mantan Bupati Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.
Hadir dalam rakor tersebut, Asisten Administrasi umum Ch. Talumepa, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong, Kepala Biro Organisasi Farly Kotabunan, Kepala Biro Hukum Glady Kawatu, serta perwakilan dari daerah yang akan melaksanakan pilkada di Sulut. (*)



Besok, DPRD Kotamobagu Paripurnakan LKPD

Seketaris DPRD Kota Kotamobagu, Dolly Zulhadji – Anggota Komisi I DPRD Kota Kotamobagu, Mulyadi Paputungan.
Kotamobagu, detiKawanua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Rabu (29/07) besok, rencananya akan menggelar Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah (LKPD), tahap pertama.
Hal itu disampaikan Sekretaris DPRD, Dolly Zulhadji, Selasa (28/07) siang tadi, saat ditanyakan perihal agenda lembaga legislatif tersebut, usai libur lebaran.
“Besok ada peripurna LKPD tahap pertama, yang nantinya akan ada pembahasan lebih lanjut,” ujar Zulhadji melalui telepon genggam.
Sementara anggota Komisi I DPRD, Muliadi Paputungan, menjelaskan, agenda Paripurna dan pembahasan LKPD yang akan mulai dilaksanakan besok, berbeda dengan agenda LKPJ yang sebelumnya telah dituntaskan lebih kurang sebulan lalu.
“Kalau LKPJ yang dilaksanakan sebelumnya lebih bersifat politis, dalam artian lebih merupakan sikap politik fraksi-fraksi DPRD atas Laporan Keterangan dari pihak Eksekutif, maka dalam pembahasan LKPD yang akan diawali dengan Paripurna Tahap Satu besok (Rabu-red), itu akan lebih menyasar kepada aspek teknis kegiatan per SKPD Pemkot,” jelas Paputungan.
Karenanya, lebih lanjut dijelaskan, jika LKPJ dibahas melalui Pansus yang merupakan perwakilan Fraksi-fraksi, maka dalam pembahasan LKPD itu dilakukan melalui Komisi.
“Pembahasan LKPD ini nantinya tidak lagi melalui Pansus, melainkan Komisi-komisi bersama masing-masing mitra kerja Pemkot,” tandas Politisi Muda Partai Demokrat ini. (Ilman Ariyan)



Tatong Tinjau TPA Pocil

Walikota Kotamobagu, Ir Tatong Bara.

Kotamobagu, detiKawanua.com – Dengan didampingi sejumlah pejabat instansi terkait, Walikota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, melakukan peninjauan di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di desa Poyowa Kecil, Selasa (28/07) pagi tadi.
Dikatakan Walikota, peninjauan yang dilakukan dirinya tersebut, merupakan agenda rutin sekaligus sebagai wujud komitmen dalam menjaga kebersihan di Kotamobagu.
“Pembenahan tidak harus dilakukan saat ada penilaian. Terpenting, kebersihan itu harus menjadi budaya hidup segenap warga Kotamobagu,” ujar Walikota.
Dirinya berharap, setiap program terutama berkaitan dengan kebersihan kota mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.
“Tentu apapun program kebersihan yang kita canangkan, sukses tidaknya itu sangat bergantung pada dukungan masyarakat. Kita berharap setiap program yang sudah kita upayakan, akan bisa menumbuhkan kesadaran akan pentingnya budaya hidup bersih,” tandasnya. (Ilman Ariyan)



Hari Ini, Sachrul Siap Daftarkan Pasangan Sehan-Rusdi di KPUD Boltim

Ketua DPD PAN Boltim, Sam Sahrul Mamonto.
Boltim, detiKawanua.com – Selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, Selasa (28/07) hari ini, akan mendaftarkan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Amanat Nasional (PAN) yakni, Sehan Salim Landjar bersama Rusdi Gumalangit.
Hingga memasuki hari ketiga Sam Sachrul yang juga selaku Ketua Dewan perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Boltim, ini masih akan terus menunggu hingga bakal calon Bupati dan Wabup tiba di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boltim.
“Saya sudah sejak hari pertama menunggu bapak Sehan Landjar bersama Rusdi Gumalangit untuk di daftarkan sebab, selaku ketua Dewan Pimpinan daerah (DPD) PAN saya harus tetap legowo dengan keputusan DPP PAN,” ujar Alul sapaan akrab Sam Sachrul Mamonto.
Lanjut dikatakannya, namun hingga siang ini kata Alul, Bakal calon yang di tunggu belum juga ada, “Saya menunggu agar bisa memuluskan langkah mereka mendaftar sehingga, tidak ada lagi kata ditundannya Pilkada Boltim hingga Tahun depan,” jelasnya, saat di kantor KPUD Boltim, Selasa (28/07).
Dirinya juga menambahkan, selain mendaftarkan Bakal calon Bupati dari PAN, dirinya akan mendaftarkan diri di partai lain yakni, dari Partai Demokrasi  Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang berkoalisi dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem).
“Saya setelah mendaftarkan Bakal calon dari PAN. Selanjutnya, jam 3 sore ini nantinya, saya sendiri akan mendaftarkan diri bersama pasangan saya Medy Lensun,” papar Alul. (Fidh)