Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Cagar Alam Panua

Gorontalo, detiKawanua.com – Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional, PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Gorontalo, bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di kawasan Cagar Alam Panua, Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, Kodim 1313 Pohuwato, Camat Marisa, Kepala Desa Palopo, dan kelompok masyarakat penggiat mangrove lokal. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga ekosistem pesisir yang semakin rentan terhadap ancaman perubahan iklim.

“Melalui penanaman mangrove ini, kami berharap bisa memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya secara ekologis tetapi juga secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ujar Imam Rodhianto, Integrated Terminal Manager Gorontalo.

Dukungan juga datang dari Kepala Seksi KSDA Wilayah II Gorontalo, Sjamsuddin Hadju, yang mengapresiasi upaya ini sebagai bagian dari pemulihan ekosistem di kawasan konservasi. “Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus terjalin untuk menjaga keberlangsungan Cagar Alam Panua,” jelas Hadju.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga, yang konsisten mendukung pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim. “Dengan semangat ‘Energizing Your Future’, Pertamina tak hanya hadir sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi pada pelestarian alam,” pungkas T. Muhammad Rum, Area Manager Communications, Relations & CSR Sulawesi.

Informasi mengenai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan produk Pertamina dapat diakses melalui website mypertamina.id, media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 untuk informasi lebih lanjut. **




Hadiri PIISU 2025, Bupati Asahan Sambut Baik Kebijakan Insentif Pajak

Asahan, detikawanua.com – Kebijakan pemberian insentif pajak daerah yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadi sorotan utama dalam Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) 2025.
Acara yang berlangsung di Lapangan Istana Maimun Medan, Rabu (20/08/2025) ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan dihadiri seluruh bupati/wali kota se-Sumatera Utara serta pimpinan BUMN/BUMD, pelaku usaha, dan ratusan pelajar.

Skema insentif ini membuka peluang bagi kabupaten/kota untuk memberikan keringanan pajak, seperti BPHTB, kepada pelaku usaha. Potongan pajak tersebut tidak akan membebani keuangan daerah karena diganti kembali oleh Pemprov dalam bentuk Barang Kena Pajak (BKP). Langkah ini dipandang sebagai strategi konkret untuk mempercepat realisasi investasi senilai Rp 53 triliun, sekaligus menopang target pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 6,8 hingga 7,2 persen.

Selain fokus pada investasi, PIISU 2025 turut mengusung agenda inklusi keuangan dengan gerakan menabung pelajar. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Dan literasi keuangan sejak dini diharapkan mampu mencetak generasi yang inovatif, mandiri, dan menjadi bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin hadir bersama jajarannya antara lain Kepala Bapperida Drs. Supriyanto MPd, Kepala BKAD/Bappenda H. Rahmat Hidayat Siregar S.Sos, Msi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Syahputra SE, MM, serta Kepala Dinas Kominfo Jutawan Sinaga S.STP, MAP.

Bagi Kabupaten Asahan, kebijakan ini sejalan dengan arah pembangunan yang menempatkan sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Insentif fiskal diharapkan menarik investor baru sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal. Dengan masuknya modal, nilai tambah produk daerah dapat ditingkatkan, rantai pasok diperluas, dan lapangan kerja baru tercipta sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.

Visi Pemkab Asahan untuk mewujudkan daerah yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan juga mendapat ruang aktualisasi. Insentif fiskal dipandang sebagai instrumen penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendukung pengembangan kawasan industri, memperkuat UMKM, serta mempercepat hilirisasi hasil perkebunan. Seluruhnya diarahkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya mengejar angka, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

“Kami menyambut baik kebijakan insentif pajak ini. Bagi Asahan, insentif ini bukan sekadar keringanan fiskal, tetapi pemicu lahirnya investasi yang berkualitas. Kami ingin investasi masuk ke sektor produktif, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan pelayanan publik yang terus kami perbaiki, kami pastikan Asahan siap menjadi daerah yang ramah investasi,” tegas Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, MSi.(Sopyan)




Hadiri Rakorpem Ekonomi Makro, Bupati Asahan Komitmen Jaga Stabilitas Ekonomi Sumut

Asahan, detikawanua.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Ekonomi Makro di Aula Tengku Rizal Nurdin rumah dinas Gubsu, Rabu malam (20/08/2025).

Rapat dipimpin Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution dihadiri bupati/wali kota se-Sumatera Utara, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Dr. Rudi Brando Hutabarat.

Pertemuan ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyamakan langkah pemerintah daerah, lembaga statistik, lembaga moneter, dan penyedia cadangan pangan. Fokus utama rapat adalah membahas arah pertumbuhan ekonomi Sumut, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat sinergi melalui program simultan Bulog Sumut berupa intervensi pasar lewat program pangan murah yang akan dilaksanakan serentak di kabupaten/kota.

Bagi Kabupaten Asahan, rapat ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kontribusi sebagai salah satu daerah penopang ekonomi Sumut, dengan PDRB ADHB mencapai Rp 57,4 triliun atau peringkat ke-5 tertinggi di Sumatera Utara.
Kehadiran Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar dalam forum Rakorpem Ekonomi Makro tingkat provinsi ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui penguatan sektor pangan.

“Asahan siap mendukung langkah Pemprov Sumut dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dengan potensi sektor riil yang kita miliki, ditambah perbaikan layanan publik dan dukungan kebijakan fiskal, kami optimistis Asahan dapat memperluas kontribusi terhadap ekonomi Sumut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu bupati didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Asahan Drs Supriyanto MPd, Kepala BKAD/Bappenda H. Rahmat Hidayat S.Sos, Msi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Syahputra SE, MM, serta Kepala Dinas Kominfo Jutawan Sinaga S.STP, MAP.

Sebelumnya dalam acara itu Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus ditopang oleh investasi, pengendalian inflasi, dan stabilitas pangan. Dengan target pertumbuhan 6,8 persen hingga 7,2 persen dan kebutuhan investasi hingga Rp 53 triliun, pemerintah daerah dituntut menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan daya beli masyarakat.

“Ketersediaan pangan dan stabilitas harga beras adalah kunci. Karena itu sinergi dengan Bulog, BI, dan BPS sangat penting untuk menopang arah kebijakan ekonomi di daerah,” kata Bobby.

Sedangkan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang mencapai 5,03 persen pada 2024. Ia mengingatkan bahwa capaian ini perlu ditingkatkan dengan strategi pembangunan yang lebih merata antarwilayah.

“Pertumbuhan Sumut solid, tapi kita perlu mengurangi disparitas dan memperkuat sektor – sektor produktif di daerah. Dengan basis data yang kuat, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran untuk menjaga pertumbuhan sekaligus menekan inflasi,” paparnya.

Amalia juga menegaskan bahwa BPS mendapat amanah dari Presiden RI melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Inpres ini menjadi pedoman untuk memperbaiki penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran, terarah, dan terpadu.

“Ke depan, BPS membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan updating DTSEN secara langsung dengan melihat kondisi objektif masyarakat di lapangan,” tandas Kepala BPS RI itu.(Sopyan)




Hadiri Rakorpem Ekonomi Makro, Bupati Asahan Komitmen Jaga Stabilitas Ekonomi Sumut

Asahan, detikawanua.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Ekonomi Makro di Aula Tengku Rizal Nurdin rumah dinas Gubsu, Rabu malam (20/08/2025).

Rapat dipimpin Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution dihadiri bupati/wali kota se-Sumatera Utara, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Dr. Rudi Brando Hutabarat.

Pertemuan ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyamakan langkah pemerintah daerah, lembaga statistik, lembaga moneter, dan penyedia cadangan pangan. Fokus utama rapat adalah membahas arah pertumbuhan ekonomi Sumut, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat sinergi melalui program simultan Bulog Sumut berupa intervensi pasar lewat program pangan murah yang akan dilaksanakan serentak di kabupaten/kota.

Bagi Kabupaten Asahan, rapat ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kontribusi sebagai salah satu daerah penopang ekonomi Sumut, dengan PDRB ADHB mencapai Rp 57,4 triliun atau peringkat ke-5 tertinggi di Sumatera Utara.

Kehadiran Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar dalam forum Rakorpem Ekonomi Makro tingkat provinsi ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui penguatan sektor pangan.

“Asahan siap mendukung langkah Pemprov Sumut dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dengan potensi sektor riil yang kita miliki, ditambah perbaikan layanan publik dan dukungan kebijakan fiskal, kami optimistis Asahan dapat memperluas kontribusi terhadap ekonomi Sumut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu bupati didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Asahan Drs Supriyanto MPd, Kepala BKAD/Bappenda H. Rahmat Hidayat S.Sos, Msi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Syahputra SE, MM, serta Kepala Dinas Kominfo Jutawan Sinaga S.STP, MAP.

Sebelumnya dalam acara itu Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus ditopang oleh investasi, pengendalian inflasi, dan stabilitas pangan. Dengan target pertumbuhan 6,8 persen hingga 7,2 persen dan kebutuhan investasi hingga Rp 53 triliun, pemerintah daerah dituntut menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan daya beli masyarakat.

“Ketersediaan pangan dan stabilitas harga beras adalah kunci. Karena itu sinergi dengan Bulog, BI, dan BPS sangat penting untuk menopang arah kebijakan ekonomi di daerah,” kata Bobby.

Sedangkan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang mencapai 5,03 persen pada 2024. Ia mengingatkan bahwa capaian ini perlu ditingkatkan dengan strategi pembangunan yang lebih merata antarwilayah.

“Pertumbuhan Sumut solid, tapi kita perlu mengurangi disparitas dan memperkuat sektor – sektor produktif di daerah. Dengan basis data yang kuat, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran untuk menjaga pertumbuhan sekaligus menekan inflasi,” paparnya.

Amalia juga menegaskan bahwa BPS mendapat amanah dari Presiden RI melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Inpres ini menjadi pedoman untuk memperbaiki penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran, terarah, dan terpadu.

“Ke depan, BPS membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan updating DTSEN secara langsung dengan melihat kondisi objektif masyarakat di lapangan,” tandas Kepala BPS RI itu.(Sopyan)




Wakil Bupati Lantik Kepala Pelaksana BPBD Asahan

Asahan, detikawanua.com– Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Dr. Bukit Buchori Siagian SE, Msi sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan, Selasa (19/08/2025).

Dalam kesempatan itu Rianto menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang telah berlangsung beberapa waktu lalu. Tiga jabatan sebelumnya telah terisi melalui pelantikan, yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Kepala BKPSDM.

“Dengan dilantiknya Kepala BPBD hari ini, maka seluruh formasi hasil seleksi terbuka telah terisi secara definitif,” terangnya.

Rianto juga mengingatkan bahwa jabatan bukanlah hadiah atau penghargaan semata, tetapi adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan dedikasi, loyalitas, disiplin, dan integritas.

Ia juga mengingatkan bahwa pertanggungjawaban pejabat tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Menurutnya, pengalaman Bukit Buchori sebagai inspektur pembantu akan menjadi modal penting dalam memimpin BPBD, terutama dalam urusan mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan tanggap darurat, serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Wakil Bupati pun mengingatkan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah harus sejalan dengan kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN dan Rencana Induk Penanggulangan Bencana Nasional (RIPBN).

Hal tersebut menekankan pentingnya pengarusutamaan pengurangan risiko bencana ke seluruh sektor pembangunan, memperkuat sinergi lintas sektor, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, serta menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan komunitas.

Pelantikan ini turut dihadiri Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan Juni Pane Rianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, dan undangan lainnya.(Sopyan)




Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Kesiapan Sarfas LPG Selama Peringatan HUT RI ke-80

Makassar, detiKawanua.com – Dalam rangka memastikan kelancaran penyaluran energi bagi masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan pengecekan sarana dan fasilitas (sarfas) pengisian LPG di SPPBE PT. Gaskima Prima Kencana, Makassar.

Pengecekan ini bertujuan menjamin distribusi LPG tetap aman, lancar, dan andal selama momentum perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Tim manajemen Pertamina Patra Niaga Sulawesi meninjau langsung proses pengisian LPG serta melakukan evaluasi kesiapan operasional, standar keselamatan, dan ketersediaan pasokan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi, khususnya pada momen penting yang identik dengan meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.

Selain pengecekan sarfas, Pertamina juga menyerahkan bingkisan kepada pekerja SPBE serta kru agen yang sedang melakukan pengambilan Delivery Order (DO) di lokasi. Pemberian bingkisan ini merupakan wujud apresiasi Pertamina atas peran para pekerja dan mitra yang senantiasa menjaga kelancaran distribusi energi hingga ke tangan masyarakat.

“Momentum kemerdekaan ini kami jadikan sarana untuk memastikan energi, khususnya LPG, tersedia dengan aman dan lancar. Pertamina berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga perayaan Hari Kemerdekaan dapat berlangsung dengan penuh semangat tanpa kendala pasokan energi,” ujar Fanda Chrismianto, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Hal senada disampaikan T. Muhammad Rum, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

“Kami terus berkoordinasi dengan mitra penyalur serta memastikan kesiapan transportir dalam mendistribusikan LPG ke masyarakat. Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG di pangkalan resmi sehingga mendapatkan produk sesuai kualitas dan harga yang berlaku,” jelas Rum.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG sesuai peruntukannya, serta membeli melalui pangkalan resmi sehingga memperoleh produk dengan harga sesuai ketentuan.

Informasi lebih lanjut mengenai program Pertamina pada peringatan HUT RI ke-80 dapat diakses melalui website mypertamina.id, media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135. **




Dugaan Mafia Solar Naldi Kuasai Ratusan Tangki, Beraksi di Manado hingga Bitung

Dugaan Mobil Truk Pengangkut Solar saat memasuki salah satu Gudang.

Manado, detiKawanua.com – Nama Naldi atau NP kini tengah jadi sorotan. Pria yang disebut-sebut sebagai “mafia solar” ini diduga menguasai ratusan mobil tangki dan leluasa menyedot solar subsidi dari sejumlah SPBU di Manado.

Informasi yang beredar menyebut, Naldi bernaung di bawah bendera PT Berkat Trivena Energi. Ia bahkan disebut memiliki lokasi penampungan solar di dua titik, yakni Kelurahan Kombos dan Kairagi.

Jalur pengambilan BBM subsidi ini juga terungkap. Solar diduga diambil langsung dari SPBU Kombos, SPBU Kairagi, dan SPBU Politeknik, lalu disalurkan ke Kota Bitung. Di sana, solar subsidi tersebut dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Aktivis muda kota Manado, Reynaldi Pratama, menilai praktik mafia solar ini tak mungkin berjalan tanpa “restu” aparat.

“Ini jelas merugikan rakyat. Kalau dibiarkan, kepercayaan masyarakat akan runtuh. Harus ada tindakan tegas, jangan hanya tangkap lalu dilepas,” ujarnya.

Johan juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum di balik bisnis haram tersebut.

“Kalau ada APH yang terlibat, tindak saja. Jangan ada kesan pembiaran,” tegasnya.***




Nama Ai dan Parti Diseret ke Dugaan Kasus Mafia Solar di Bitung, Kok Bisa Bebas Main?

Ilustrasi.

Bitung, detiKawanua.com – Dugaan praktik mafia solar bersubsidi kembali mencuat di Sulawesi Utara. Di Kota Bitung, sejumlah nama disebut-sebut terlibat dalam penyedotan solar bersubsidi yang kemudian disalurkan ke perusahaan besar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, diduga dua sosok berinisial Ai dan Parti diduga kuat menjadi pemain utama dalam jaringan ini. Keduanya dikaitkan dengan sebuah perusahaan bernama PT Ezra Ezar Karunia Jaya. Modus yang dijalankan disebut cukup rapi, yakni mengambil solar dari SPBU yang diduga sudah bekerja sama, lalu menyalurkannya ke tempat penampungan sebelum akhirnya sampai ke sejumlah perusahaan.

Padahal, praktik ini jelas bertentangan dengan UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang mengatur sanksi pidana hingga 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp6 miliar bagi pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Masyarakat pun mulai angkat suara. Mereka menilai aparat penegak hukum, termasuk Polda Sulut, jangan hanya diam melihat dugaan penyalahgunaan BBM yang merugikan rakyat kecil.

“Tolong pak Kapolda, kalau bisa ada penindakan nyata. Jangan sampai terkesan ada main mata antara petugas dan mafia,” kata Abdul Gani, warga Bitung, Senin (18/8/2025).

 

Abdul mengaku heran mengapa praktik yang dinilainya terang-terangan melanggar hukum bisa berjalan mulus. Ia mendesak polisi juga menindak SPBU-SPBU yang terbukti terlibat.

“Kalau ada SPBU nakal harus ditindak tegas. Kalau betul-betul ada penegakan hukum, masalah ini pasti bisa selesai,” tutupnya.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Sulawesi Utara maupun Polres Bitung yang menjadi wilayah hukum terkait dugaan keterlibatan mafia solar tersebut. ***




Pertamina Patra Niaga Sulawesi Rayakan Kemerdekaan Bersama Pelanggan di SPBU

Makassar, detiKawanua.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, beberapa SPBU di regional Sulawesi seperti Makassar di SPBU Bawakaraeng 74.902.36, Manado di SPBU 71.951.03, dan Palu di SPBU 74.941.16 M. Yamin menggelar serangkaian kegiatan meriah yang penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan. Mengusung tema “Energi Kemerdekaan, Semangat Melayani”, acara ini menghadirkan nuansa berbeda di lingkungan SPBU yang biasanya hanya menjadi tempat pengisian bahan bakar.

Acara dimulai sejak pagi dengan kegiatan “Sapa Pelanggan”, di mana Tim Manajemen Pertamina Patra Niaga Sulawesi beserta para petugas SPBU menyambut pelanggan dengan salam semangat kemerdekaan, membagikan bendera mini, merchandise menarik, hingga mengajak konsumen untuk bersama-sama mendukung penggunaan produk Pertamina non-subsidi sebagai energi yang lebih berkualitas.

Yang menjadi perhatian khusus, para operator SPBU mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, menambah semarak suasana serta memperkuat pesan keberagaman dan persatuan bangsa. Tidak hanya itu, Pertamina juga memberikan apresiasi berupa BBM gratis kepada sejumlah pelanggan beruntung sebagai bentuk terima kasih atas loyalitas mereka.

Di Palu, kemeriahan HUT RI semakin terasa dengan rangkaian kegiatan khas 17 Agustus yang digelar di SPBU 74.941.16 M. Yamin, seperti Sapa Pelanggan, Fun Games, Pembacaan Naskah Proklamasi, hingga lomba hias kendaraan pelanggan bertema merah putih. Kegiatan ini juga semakin hidup dengan adanya kolaborasi bersama komunitas motor lokal yang turut serta memeriahkan suasana.

Berbagai lomba rakyat dan hiburan juga diselenggarakan di beberapa SPBU, di antaranya:
• Games Spin Wheels berhadiah menarik untuk pelanggan.
• Lomba Tarik Benang yang mengundang tawa dan semangat kebersamaan.
• Masukkan Paku ke Botol, permainan klasik 17-an yang penuh keseruan.
• Lomba Baca Teks Proklamasi, termasuk pembacaan teks Proklamasi oleh operator SPBU dengan penuh khidmat.
• Lomba Kendaraan Hias Bertema Kemerdekaan, di mana kendaraan pelanggan dihias dengan atribut merah putih.
• Lomba Nyanyi Lagu Hari Merdeka, yang diikuti pelanggan dari berbagai usia.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran warga sekitar dan pelanggan yang turut meramaikan acara. Tidak hanya sebagai bentuk hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara SPBU dan masyarakat.

Fanda Chrismianto, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menyampaikan, “Kami bersama tim manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi didampingi rekan-rekan Hiswana Migas turut menyapa konsumen di SPBU Bawakaraeng, Makassar. Suasananya sungguh luar biasa, penuh keceriaan dengan berbagai hadiah dan permainan yang bisa diikuti semua pelanggan Pertamina, baik pengguna BBM subsidi maupun non-subsidi. Lomba-lomba rakyat yang dihadirkan juga mengingatkan kita pada semangat kemerdekaan tempo dulu. Pertamina turut berbahagia dan bersemangat merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia. Merdeka!”

Sementara itu, T. Muhammad Rum, Area Manager Communication, Relations, & CSR Sulawesi, menambahkan, “Kami ingin SPBU tidak hanya menjadi tempat pengisian bahan bakar, tetapi juga ruang interaksi yang hangat dan penuh makna. Melalui kegiatan ini, kami juga mengajak masyarakat untuk mendukung penggunaan produk non-subsidi yang lebih berkualitas. Semoga semangat kemerdekaan dapat terus hadir di tengah-tengah kita.”

Dengan penuh semangat dan kebersamaan, perayaan HUT RI ke-80 di SPBU ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan bisa hadir di mana saja termasuk di tempat yang sehari-hari melayani kebutuhan energi masyarakat.

Informasi mengenai seluruh program Pertamina terkait perayaan HUT RI ke-80 dapat diakses melalui website mypertamina.id, media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 untuk informasi lebih lanjut. **




Pemkab Asahan Gelar Malam Resepsi HUT ke-80 RI

Asahan, detikawanua.com– Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Asahan ditutup dengan pelaksanaan malam resepsi di pendopo rumah dinas bupati setempat, Minggu malam (17/8/2025).

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menekankan pentingnya memaknai resepsi kemerdekaan sebagai wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan.

“Kemerdekaan ini lahir dari pengorbanan besar. Maka maknanya harus kita wujudkan dalam kerja nyata. Aparatur pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi daerah yang kita miliki,” ujarnya.

Taufik juga mengingatkan bahwa semangat persatuan harus senantiasa dijaga agar pembangunan di Kabupaten Asahan dapat berjalan berkesinambungan demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan Nazarudin SH dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas seremonial semata, tetapi adalah momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan.

“Tema nasional ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’ mengingatkan kita bahwa persatuan, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat adalah kunci utama bagi kemajuan bangsa,” tegas Nazar sembari menambahkan semangat gotong royong dan optimisme harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda, agar cita-cita bangsa tetap terjaga.

Acara malam resepsi itu semakin berkesan ketika seluruh rangkaian kegiatan semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Asahan ditayangkan melalui video dokumentasi, yang menghadirkan kembali momen-momen kebanggaan sepanjang perayaan.

Suasana semakin haru saat para anggota Paskibraka 2025 beserta pasukan pengiring 45 menerima cenderamata sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih.

Momen penuh kebanggaan itu menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Asahan, yang tidak hanya dirayakan dengan semarak upacara dan perlombaan, tetapi juga dimaknai dengan rasa syukur, persatuan, dan kebersamaan.(Sopyan)