Example floating
Example floating
HEADLINEMINAHASA TENGGARAPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Wagub Kandouw Sebut Kabupaten Mitra One Of The Best

×

Wagub Kandouw Sebut Kabupaten Mitra One Of The Best

Sebarkan artikel ini

Sulut, detiKawanua.com – Lahirnya Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) adalah buah dari Undang-undang Otonomi Daerah (Otda). Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Steven Kandouw saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mitra dalam rangka HUT ke -16 Kabupaten Mitra, Selasa (23/05).

“Orang lebih lupa lagi bahwa di Undang-undang Otonomi Daerah itu ibarat uang ada 2 sisi mata uang, satu dilanjutkan sisi yang lain likuidasi. Mitra sudah melewati 2 kali evaluasi. Nanti evaluasi terakhir 20 Tahun akan dilihat apakah hasil pemekaran ini dilanjutkan atau di evaluasi atau diliburkan kembali ada,” ungkap Wagub Kandouw pada HUT yang dihadiri Bupati Mitra, James Sendap.

Bagaimana stand poin, capaian-capaian Mitra, lanjut Wagun Kandouw mangatakan, parameter yang sudah ada. “Saya musti sampaikan semua Pemerintah dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Rote sudah diberikan kisi-kisi, diberikan panduan-panduan (Otda-red). Bagaimana menjalankan roda pemerintah. Semua, baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten, bahkan sampai ke desa. Semua sudah ada panduannya,” ujarnya.

Dilanjutkannya, ini indikasinya ada, sebelumnya sempat disinggung Bupati Mitra James Semendap, soal partisipatif, apakah peran aktif masyarakat terlibat dalam upaya pembangunan ini.

“Jujur saya sampaikan kalau soal partisipatif Minahasa Tenggara ini one of the best,” kata Mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Berikutnya, sambung Wagub Kandouw, Transparansi itu bagaimana. “Ini juga jelas sampai dimana. Kadang-kadang ada dinamika antara lembaga Legislatif dan Pemerintah Kabupaten sebagai lembaga eksekutif. Di atas rata-rata kita tahu persis bagaimana proses dalam setiap perencanaan, pengawasan sampai evaluasi sampai LKPP, dinamika di Minahasa Tenggara, ini jujur saya sampaikan ibu Ketua (Ketua DPRD Mitra-red), para Wakil Ketua dan anggota yang dewan Minahasa tenggara saya ucapkan terima kasih telah berhasil memberikan dinamika yang kondusif untuk masyarajat Nasional,” ungkap Wagub Kandouw.

Selanjutnya, kata Wagub Kandouw. Akuntabel, dengan capaian Kabupaten Mitra yang 8 kali berturut ini suatu hal yang luar biasa. “Saya tahu persis 2006 waktu itu bagaimana. Opini yang didapatkan oleh Kabupaten Minahasa Tenggara di era pemimpin sebelumnya, tidak usah saya bilang, tapi diera James Sumedang sekali lagi sebagai Pemerintah Provinsi mewakili Pak Gubernur, saya ucapkan salut, apresiasi luar biasa dengan 8 kali capaian. Mungkin sebagian orang bikin gampang, tapi kalau anda ada di sistem itu, anda akan merasakan bagaimana sulitnya. Kita lolos dari Opini (WTP-red) yang ditetapkan. Betul, Kadang-kadang walaupun kita tidak ada niat, tapi kalau manajemen pemerintahannya salah, dan itu sangat ribet. Sekali lagi saya salut James Sumendap dengan gaya nyentriknya. Tapi ternyata kalau urusan akuntabilitas ini nomor satu di Sulawesi Utara,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya, Output dan Outcome dari efektifitas paralel dengan kebijakan, “jujur saya sampaikan untuk efektifitas pemerintahan dan pembangunan di Minahasa Tenggara. Sekali lagi jujur saya sampaikan di atas rata-rata Kabupaten/Kota,” pungkas Wagub Kandouw.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.