Polres Sangihe Sosialisasi Narkoba  di Lokasi TMMD 112 Kodim 1301/Sangihe

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Satgas TMMD Ke-112 TA 2021 Kodim 1301/Sangihe di Desa Pindang didamping pekerjaan sasaran fisik juga melaksanakan kegiatan sasaran non fisik yang rutin dilaksanakan di Kantor Desa Pindang. Sosialisasi Narkoba mendatangkan narasumber dari  Polres Sangihe dipimpin oleh Aipda Stenly Muhaling Kanit 1 Satres Narkoba Polres Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam kegiatan penyuluhan narkoba dan miras pada Senin (4/10/21).

Berbagai penyuluhan mulai dari kesehatan, terorisme, radikalisme, wawasan kebangsaan hingga narkoba dan miras dilakukan oleh TNI AD melalui Satgad TMMD bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas terhadap masyarakat sehingga diharapkan pola kehidupan masyarakat di Desa Pindang bisa semakin baik di kemudian hari.

Bacaan Lainnya

Dihadiri langsung oleh sosok wanita yang tak kenal lelah yaitu Kapitalaung (Kepala Desa) Pindang Ibu Elfemia Cicilia Fras yang setiap hari mengikuti kegiatan pengerjaan sasaran fisik TMMD juga tidak pernah absen untuk menghadiri setiap penyuluhan yang digelar.

Elfemia menyampaikan kehadirannya pada kegiatan penyuluhan adalah salah satu bukti tanggung jawab dalam membina masyarakatnya.

“Pembinaan terhadap masyarakat ini salah satu tanggung jawab seorang pemimpin, karena pemimpin menginginkan masyarakatnya untuk bisa lebih cerdas menghadapi persoalan kehidupan” ucap Elfemia.

“Ini juga salah satu harapan saya karena saya ingin masyarakat di Pindang ini memiliki ilmu dan wawasan yang luas, dengan datangnya tim yang ahli dalam bidangnya ini sangat membantu masyarakat,” sambung Kapitalaung.

Penyuluhan narkoba dan miras sangat penting dilaksanakan karena narkoba dan miras itu banyak memberikan dampak negatif bagi yang mengkonsumsinya sehingga masyarakat diharapkan lebih cerdas dan mengetahui segala dampak negatif yang ada sehingga sebisa mungkin untuk menghindari dan tidak mengkonsumsi barang tersebut.

“Pentingnya kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan baik pengenalan apa itu narkotika hingga bahaya jika menggunakannya,” ucap Stenly.

Kegiatan tersebut tetap membatasi masyarakat yang bisa hadir karena masih menerapkan protokol kesehatan guna menghindari penyebaran covid-19. (Js)

Pos terkait