Pemulihan Ekonomi Serta Peningkatan Bumdes, Tahun Ini Jadi Prioritas BPMD Boltim

  • Whatsapp

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Boltim, memprioritaskan upaya-upaya pemulihan ekonomi rakyat dan peningkatan Badan usaha desa (Bumdes) ditahun 2021 ini.

Program tersebut, dikatakan Kepala DPMD Boltim, Rusli Dajo SE melaui program prioritas kita akan tingkatkan Bumdes serta pemulihan ekonomi rakyat dengan berbagai upaya-upaya sehingga nantinya akan terealisasi. “Ini program kita prioritaskan mengingat kondisi saat ini dalam masa pandemi, olehnya upaya-upaya pemulihan ekonomi rakyat harus kita lakukan dalam skala prioritas,” ujar Rusli, diruang kerjanya, Kamis (14/01).

Bacaan Lainnya

Lanjut dia katakan, prioritas pemulihan ekonomi rakyat, kita upayakan pemberian batuan ke petani berupa bibit sejumlah tanaman, beserta pupuk dan mesin pangkas rumput (sleser-red). Sedangkan, untuk nelayan, yakni alat tangkap ikan dan alat ¬†lainnya tergantung kebutuhan nelayan. Untuk UKM, mereka diberikan mesin jahit. “Semua kita berikan per kelompok, minimal 5 orang dalam 1 kelompok. Anggarannya dari dana desa,” bebernya.

Prioritas penanganan ini, lewat dana desa yaitu penanganan stanting, padat karya, dan BLT. Nah, sisa anggaran tersebut kita akan gunakan dalam upaya pemulihan ekonomi rakyat dalam situasi pandemi saat ini.

“Anggaran pemulihan ekonomi dimaksud, sesuai dengan hasil prioritas pengunaan dana desa dimasing masing desa, itu yang digunakan dalam bentuk pemulihan ekonomi rakyat. Sebab, walaupun pembangunan didesa berjalan, namun rakyat atau masyarakat desa tidak sejahtera maka bisa dinilai bahwa ini salah-satu bentuk kegagalan dalam desa,” sebut Rusli.

Dia menambahkan, disamping upaya pemulihan ekonomi rakyat, khususnya di Kabupaten Boltim, kita juga kembali menggerakkan atau mendorong Bumdes supaya berjalan semestinya. Ada sekitar 30 Bumdes, diantaranya desa Paret, Motongkad Utara, Molobong Barat, Bukaka, dan desa Atoga Timur. Desa lainnya yang belum ada Bumdes kita upayakan harus ada Bumdes sesuai potensi di desa.

“Bagi Bumdes tidak bergerak, akan kita digerakkan atau kembangkan lagi sesuai usaha mereka dan potensi sumber daya. Dan kita lakukan pendampingan. Anggranya sesuai permintaan Bumdes dan penyertaan dana desa. Saya imbau, struktur-struktur dalam Bumdes perlu dilihat kembali serta dievaluasi. Agar, fungsi sebagai lembaga yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, melalui pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, atau dengan kata lain sebagai salah-satu sumber kegiatan ekonomi desa berjalan baik,” ucapnya.

Sebagai lembaga sosial yang harus berpihak kepada kepentingan masyarakat, kata Rusli, dengan melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Juga sebagai lembaga komersil, yang membuka ruang lebih luas kepada masyarakat desa untuk meningkatkan penghasilan, dengan kata lain, membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran di desa.

“Tujuannya meningkatkan pendapatan, meningkatkan perekonomian masyarakat desa, mengoptimalkan potensi sumber daya alam untuk kebutuhan masyarakat dan menjadi alat pemerataan dan pertumbuhan ekonomi desa” terang Rusli, kepada awak media ini siang tadi.

(Fidh)

Pos terkait