Dampak Corona; Sekolah Diliburkan, SMKN 6 Tetap Ujian

  • Whatsapp

Manado, detiKawanua – Mengantisipasi penyebaran virus corona kian meluas di Kota Manado, semua sekolah diliburkan meski demikian pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) beberapa sekolah tetap berlangsung.

Muat Lebih

Sesuai instruksi pemerintah guna meliburkan siswa sekolah di Kota Manado dari aktivitas belajar dan mengajar ditiadakan, terhitung tanggal 16 maret sampai 30 maret 2020.

Sementara itu, beberapa sekolah diantaranya tetap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Seperti para siswa kelas tiga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Manado yang tetap hadir guna mengikuti ujian yang digelar di SMA Negeri Satu Manado Jalan Siswa, sejak senin pagi hingga siang, 16 maret 2020.

Sebelum masuk kelas, setiap peserta siswa ujian wajib diperiksa suhu tubuhnya menggunakan termos scan dari guru pengawas ujian.

Menurut salah seorang guru pengawas SMKN 6 Nensy Khaleb, mengatakan “kami memeriksa setiap siswa peserta ujian sebelum masuk kelas, guna mengecek kondisi suhu tubuh mereka dari gejala terkena virus corona”,ujarnya.

Nensy menambahkan “meminta siswa menjaga kesehatan mereka dengan mencuci tangan atau membersihkan tangan memakai sanitizer, dan tidak bersentuhan langsung dengan siapa saja agar terhindar dari virus corona”ungkapnya.

“Selain itu, semua peserta begitu selesai ujian langsung diminta kembali kerumah masing – masing tidak ada singgah ke tempat lain, tandasnya.

Sementara itu, Sebagian besar sekolah di Manado baik SD, SMP, SMA lainnya, telah meliburkan para siswanya sesuai arahan pemerintah, guna mengantisipasi penyebaran virus corona meluas.

Di SMA Negeri 1 Manado, terlihat ruang kelas dan laboratorium kosong tidak ada aktivitas siswa, yang ada hanya para guru yang masuk.

Cristina Jacob Guru SMA Negeri 1 Manado, mengatakan “saat ini semua siswa diliburkan sesuai instruksi pemerintah karena antisipasi virus corona, kelas tiga ujian sudah ditetapkan tanggal 30 maret, namun mereka tetap mendapat bimbingan dari guru melalui pemberian tugas dan komunikasi via media telpon”, ujarnya.

Langkah pemerintah meliburkan siswa sekolah, sebagai antisipasi penyebaran virus corona dari aktivitas selama 14 hari kedepan.irz

Pos terkait