Melompat Kelaut, Pegawai PLN Belum Ditemukan

  • Whatsapp

Manado, detikawanua – Pencarian terhadap korban yang melompat ke laut diperairan Bunaken, masuk hari ke-7 kamis 6 februari 2020, belum jua membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari SAR Manado, Polair, Marinir serta BPBD Manado, telah berupaya mencari dengan menyisir perairan Bunaken dan teluk Manado.

Muat Lebih

Meski area pencarian dari titik lokasi kejadian sudah diperluas sampai 17 mil. Namun hingga hari ke-7 keberadaan korban berinisial S pegawai PLN yang dinyatakan hilang diperairan Bunaken pada jumat kemarin 31 januari 2020, belum juga ditemukan.

Korban S diketahui melompat kelaut, karena Kapal Motor (KM) Igel Star yang ditumpanginya dari pelabuhan Manado ke Pulau Manado Tua mengalami kebakaran mesin tepatnya di depan perairan tanjung Alung Banua.

Dalam pencarian hari ke-7, tim gabungan sudah bekerja semaksimal mungkin untuk menemukan korban tetapi belum menemukan tanda-tanda korban.

Kepala kantor SAR Manado, Suhri N Sinaga melalui keterangannya, mengatakan kepada pihak keluarga korban dan pihak perusahaan PLN, bahwa pencarian di hentikan dan di lanjutkan dengan pemantauan.

Selain itu, Suhri meminta kepada para nelayan yang berada dipesisir Pulau Bunaken dan pesisir Teluk Manado, apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melaporkan ke pihak pos Basarnas yang berada di Malalayang.

“Pos basarnas siap siaga menerima laporan apabila terjadi kecelakan di laut di karenakan akses sangat dekat dengan laut Manado”, ujar Suhri N Sinaga, Kepala Kantor SAR Manado.

“saya berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat untuk pencarian korban S pegawai PLN sehingga pencarian berjalan lancar meski korban belum di temukan”, sambung Suhri mengakhiri.(irz)

Pos terkait