Example floating
Example floating
Example 728x250
BOLMONG RAYABOLTIMLINGKUNGAN

Dalam Waktu Dekat, DLH Boltim Tinjau Titik Koordinat TPA

×

Dalam Waktu Dekat, DLH Boltim Tinjau Titik Koordinat TPA

Sebarkan artikel ini

Kepala DLH Boltim, Sjukri Tawil.

Boltim, detiKawanua.com – Rencana Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), ditahun ini di bakal segera terealisasi. Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boltim, dan sejumlah pihak dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan lokasi titik koordinat guna pembangunan TPA.

Terkait hal itu, Kepala DLH Boltim, Sjukri Tawil saat disambangi di ruang kerjanya mengungkapkan, dalam waktu dekat DLH dan instansi terkait melakukan peninjauan lokasi TPA.

“Kemungkinan pekan depan, kita lakukan peninjauan titik koordinat lokasi TPA bersama Dinas PUPR Boltim, Camat, Kepala desa setempat serta pemilik lahan. Lokasinya di desa Tombolikat dan Modayag,” jelas Sjukri, Jumat (24/01) siang tadi.

‌Rencana lokasi TPA, di Tombolikat Modayag ini, kata Sjukri, sesuai kajian minimal 5 Hektara (Ha). Dengan anggaran sekira Rp 15 sampai 20 miliar untuk fisik bersumber dari APBN Kementerian PUPR.

“Lahannya sudah siap. Namun kesiapan lahan tersebut, kita masih dalam proses peninjauan titik koordinat soal kelayakan titik koordinatnya. Juga sesuai kajian lingkungan kita, jarak lokasi minimal 1000 meter (1 kilo-red) dari pemukiman warga. Pemda hanya menyediakan lahan atau lokasi dan untuk penentuan titik koordianat itu PUPR beserta RTRW dan RDTR. Nantinya setelah selesai dibangun fisiknya oleh PUPR maka, akan diserahkan ke DLH untuk dikelola,” terang Sjukri, kepada media ini.

Dia menambahkan, sejak pekan kemarin, DLH Boltim kerap melakukan kegiatan menyisir titik sampah diruas jalan antara desa Parer-Kotabunan dan Buyat-Kotabunan hari ini.

“Sedangkan bagian kecamatan Moaat-Atoga Motongkat dan Togid kita lakukan minggu lalu. Sampah-sampah tersebut langsung bakar atau timbun. Ini kegiatan kita lakukan rutin sejak tahun kemarin sebab ini tanggungjawab kita yang harus ditangani,” ucap Sjukri. (Fidh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.