Gubernur Sarundajang Sumbang 55 Juta Untuk Pembangunan Ampitiater Kaum Muda

  • Whatsapp
Gubernur SHS.
Manado, detiKawanua.com – Uskup Manado Mgr Josef Suwatan bersama Gubernur Sulut DR. SH. Sarundajang bersama Ketua TP PKK Sulut Ny. Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs. Wilmar Marpaung didampingi istri, Wakil Ketua TP PKK Sulut Ny Mieke Kansil-Tatengkeng, Anggota DPD RI Maya Rumantir, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang, Wakil Ketua DPRD Sulut Welly Lumentut, Para Pastor, Suster, Frater dan Bruder, serta seluruh tokoh umat Katolik merayakan 25 tahun tahbisan Uskup dari Uskup Suwatan.
Perayaan ini diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin Uskup Suwatan bersama 4 Uskup masing-masing Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang Pr, Uskup Agung Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC, Uskup Padang Mgr Martinus Situmorang OFM dan Uskup Bandung. Mgr Antonius Subianto OSC yang dilanjutkan dengan resepsi bersama.
Gubernur SHS pada kesempatan itu, mengapresiasi peran serta Uskup Suwatan bersama tokoh agama se-Sulut sehingga Sulut dikenal dunia sebagai propinsi teraman.
“Saya berterima kasih kepada bapak Uskup Suwatan yang sangat peduli dengan keamanan dan kerukunan di Sulut yang bersama-sama dengan Tokoh Agama lain di Sulut ikut andil menciptakan keamanan dan kerukunan di daerah ini sehingga Sulut menjadi daerah atau propinsi teraman dan rukun meski hidup dalam pelbagai etnis dan agama,” ujarnya.
Selain itu, SHS menyatakan Uskup Suwatan juga telah mendorong umat Katolik di Sulut untuk mendukung pelbagai program pemerintah. “Saya berterima kasih kepada bapak Uskup Mgr Josef Suwatan MSC yang telah mendorong umat Katolik untuk ikut menyukseskan program-program pemerintah selama ini,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, SHS menyampaikan kata-kata perpisahan kepada umat Katolik. “Pada kesempatan yang berbahagia ini saya dan istri juga memohon diri dihadapan bapak Uskup, para pastor, suster, frater dan umat Katolik Sulut karena sebentar lagi saya akan meletakan jabatan sebagai Gubernur Sulut kepada pemimpin yang baru. Sepuluh tahun saya mengabdi dan umat Katolik telah banyak membantu memberi diri untuk pembangunan dan kesejahteraan di Sulut,” paparnya.
Yang menarik, di penghujung acara resepsi digelar lelang barang-barang rohani dan barang pribadi milik Uskup Suwatan diantaranya beberapa jam tangan dan rosario, salib emas, mutiara, kain tenun selempang. Lelang ini dimaksudkan untuk pembangunan gedung ampitiater sebagai pusat pengembangan kaum muda Katolik Keuskupan Manado bernama Emmanuel Chatolic Youth Center di Desa Lotta Kecamatan Pineleng Minahasa dan juga menjadi salah satu destinasi wisata Sulut yang akan digunakan untuk kegiatan Indonesia Youth Day tahun 2016 dan seterusnya.
Dalam lelang ini, Gubernur berhasil membeli satu rosario dan satu jam tangan kesayangan Uskup Suwatan dengan total dana Rp 55 juta yang diserahkan langsung oleh Uskup Suwatan dari total dana yang terumpul dalam lelang tersebut Rp 526.500.000.
“Saya salut dan mendukung pembangunan ampitiater kaum muda ini. Ini untuk menciptakan generasi muda yang diharapkan akan menjadi pemimpin ke depan dan menjadi destinasi wisata Sulut,” tukasnya seraya meminta panitia untuk dapat memasukan satu proposal pembangunan gedung ini ke Pemprop Sulut. (*)

Pos terkait