Tanggul Penahan Ombak Kampung Pehe-Siau Dikeluhkan Warga

  • Whatsapp
Tanggul penahan ombajpk di kampung Pehe, Siau.
Manado, detiKawanua.com – Tanggul Penahan Ombak di Kampung Pehe-Siau Barat dinilai oleh warga setempat tak mampu menahan terjangan gelombang pasang ketika musim angin barat menghantam, khususnya di bulan Oktober sampai dgn bulan desember.
Bogar, salah satu warga dari Kampung Pehe, menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sitaro, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Sitaro yang membangun tanggul penahan Ombak disekitar rumahnya yang berbatasan langsung dengan bibir pantai Pehe, terkesan asal jadi, sehingga tak cukup kuat menahan terjangan ombak.
Pasalnya, pria yang keseharianya berprofesi sebagai penjual bensin eceran di depan rumahnya, menuturkan, ketika badai datang menerjang perkampungan tua di Siau Barat itu, gelombang laut yang tinggi sampai menimpa rumahnya dan percikan air laut bervolume besar dapat mencapai jalan raya.
Hal inipun turut dibenarkan beberapa warga Pehe, yang meminta Pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas terkait untuk dapat meninjau serta merevisi kembali lokasi pembangunan tanggul penahan/pemecah ombak di wilayahnya. (N. Kansil)

Pos terkait