Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Keuntungan Besar Bagi Sulut, Gubernur Olly Bersyukur Masih Bersatu


Sulut, detiKawanua.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menegaskan kesiapan Sulut sebagai lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tahun 2023.

“Pemerintah Indonesia akan jadi tuan rumah KTT G20 dan Sulawesi Utara siap menyelenggarakan acara ini,” kata Olly ketika membuka event Fun Walk Olly Pe Tamang di Kawasan Megamas Manado, Sabtu (23/11/2019).

Menurut Olly, Sulut akan mendapatkan banyak keutungan dibalik pelaksanaan KTT G20 khususnya meningkatnya pertumbuhan ekonomi lewat dukungan sektor pariwisata.

“Sulut bisa menjadi tujuan pariwisata dunia sehingga banyak turis berlibur di sini. Banyak hal yang bisa kita buat dan pertumbuhan ekonomi Sulut akan semakin tinggi bahkan saya yakin bisa mencapai 8 persen jika KTT G20 jadi digelar di Sulut,” ungkap Olly.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Sulut ini mengapresiasi kerukunan seluruh masyarakat Sulut sebagai kunci optimalnya pembangunan daerah.

“Bersyukur kalau kita masih bisa bersatu hingga kini,” imbuh Olly.

Sebelumnya, saat memimpin rapat koordinasi yang diikuti sejumlah instansi terkait di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut, Rabu (20/11/2019), Olly menjelaskan bahwa sejumlah proyek infrastruktur di Sulut sedang dikebut pengerjaannya supaya bisa selesai sebelum berlangsungnya KTT G20.

Proyek itu diantaranya pembangunan jalan dari Bandara Sam Ratulangi menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. Selain itu hotel bintang lima dengan tempat pertemuan representatif juga akan dibangun di Likupang bila pemerintah pusat sudah menetapkan Sulut sebagai tuan rumah KTT G20.

“Mau dipercepat semua. Ini harus disiapkan 2020, 2021, 2022 dan tahun 2023 tuntas,” tandas Olly.

Sebagai informasi, G20 adalah organisasi yang berisikan 19 negara dengan perekonomian besar dunia yaitu Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, lnggris, Cina, India, Indonesia, ltalia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Perancis, Rusia, Turki dan Uni Eropa.

G20 dibentuk pada 1999 sebagai bentuk respons terhadap perlunya pembicaraan bersama untuk kerjasama di bidang ekonomi. G20 merepresentasikan duapertiga populasi dunia, 85 persen produk domestik bruto, dan mewakili 75 persen perdagangan global di seluruh dunia.

Adapun Fun Walk Olly Pe Tamang turut dihadiri Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, para pejabat di Lingkup Pemprov Sulut dan ribuan masyarakat. (Hps/Mail70)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Sabtu, 23 November 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional