Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Tim Gabungan Polsek Urban Kotabuan Gelar Operasi Zebra

Kapolsek Urban Kotabuan memimpin langsung Operasi Zebra.

Boltim, detiKawanua.com - Operasi Zebra tim gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Urban Kotabunan, bersama Samsat Pembantu Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dan Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggelar razia kendaraan bermotor, tepat di depan Alfamart Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan, sekitar pukul 10.00 WITA, pada Kamis (24/10) siang tadi.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Urban Kotabunan Kompol Didi Prasongko tersebut, memperhatikan sejumlah kendaraan roda 2 yang melintas dan dihentikan untuk diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kapolsek Urban Kotabunan mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk menciptan berlalu lintas yang baik.

Sasaran kali ini, kata Prasongko, yaitu kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor serta, tidak memakai helm dan pengendara anak di bawah umur yang sudah mengemudi motor.

"Sasaran kami kali ini hampir sama seperti yang kemarin, yaitu kendaraan tidak ada lampu sein, anak di bawah umur yang sudah mengemudi motor, tidak memiliki SIM, menggunakan handphone ketika mengemudi kendaraan, dan pengemudi kendaraan yang tidak memakai helm, semuanya kami tilang," terang Kapolsek.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang mengemudi kendaraan bermotor, supaya mematuhi kelengkapan dan peraturan jika berlalu lintas di jalan raya.

"Untuk meminimalisir tingkat kecelakaan, kepada masyarakat saya imbau agar mematuhi jika berlalu lintas di jalan raya. Karena, kita dapati banyak kendaraan celaka yang kebanyakan tidak memakai helm," kata Kapolsek mengimbau.

Sementara itu, Reymon l, salah satu staf di Dishub Boltim mengatakan, razia ini juga untuk penertiban pajak kendaraan.

"Razia ini juga salah satu tujuannya yakni penerbitan pajak kendaraan. Sebab kalau pajak hanya ditunggu di kantor, para pemilik kendaraan tidak akan bayar. Sehingga, kami turun langsung untuk menertibkan pajak," jelas Reymon.

Koordinator Samsat Pembantu, Grace Mende juga menuturkan alasan dirinya turun langsung di lapangan, untuk menertibkan pajak kendaraan yang belum dibayar.

"Masih banyak kendaraan yang belum membayar pajak, sehingga hari ini kita periksa semua. Soal jumlah kendaraan yang belum membayar pajak, datanya belum tahu pasti sebab operasi baru digelar," ucap Grace.

Terpantau media ini, dalam razia tersebut, tidak sedikit yang terjaring kendaraan beroda dua. Diketahui, operasi ini digelar selama 14 hari. Mulai dari tanggal 23 Oktober sampai 5 November 2019.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Kamis, 24 Oktober 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional