Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

KPU se-Sulut Gelar Rakor di Boltim Selama Tiga Hari, Ini Agendanya

Ketua Divisi Teknis KPU Boltim, Kader Bachmid

Boltim, detiKawanua.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berencana, menggelar rapat koordinasi terkait kesiapan Pemilihan u mum (Pemilu) Tahun 2020, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis, (3/10).

Pertemuan digelar di Hotel Galaksi Kotabunan. Rakor hari ini, terkait Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. Peserta seluruh Ketua dan Kasubag Divisi Teknis Kabupaten/Kota. 

Ketua Divisi Teknis, KPU Boltim, Kader Bachmid mengatakan Rapat koordinasi (Rakor) akan dibuka nanti malam dan dilaksanakan selama tiga hari kedepan. Para peserta dari beberapa kabupaten kota sudah mulai berdatangan di Boltim "sudah ada dari Bolsel, Manado dan saat ini KPU provinsi sudah dijalan. Pelaksanaannya di Hotel Galaksi" ujar, Kader 

Agenda Rakor kali ini, terkait evaluasi pengelolaan dokumen pencalonan Pemilu 2019, serta persiapan penyelenggara Pemilu 2020 "sebagai tuan rumah, untuk pertama kali, rakor evaluasi Provinsi dilakukan di Boltim. Semua kepala divisi teknis se-Sulut 15 kabupaten/kota, tambah kasubag, akan hadir" jelasnya

Persiapan pun dimatangkan. Karena semua dibiayai dari KPU provinsi, pusat kegiatan dilakukan di Boltim, jadi teknis kegiatannya dari KPU Boltim "sebelum agenda rakor, siang ini akan ada focus group disscusion hanya dilingkup internal KPU Boltim" ucap, Kader (3/10) siang tadi

Ketua Divisi Teknis KPU Sulut, Yessi Momongan membenarkan akan diadakan Rakor di Boltim terkait Evaluasi dokumen pencalonan Pemilu 2019 "Iya, saya sedang dijalan ke Boltim. Akan dibahas juga mengenai kesiapan teknis penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boltim 2020" singkat, Yessi melalui pesan WhatsApp.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Kamis, 03 Oktober 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional