Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Hingga Surati Panglima TNI, Gerak Cepat OD-SK Peduli Wamena dan Warga Kawanua


Sulut, detiKawanua.com - Pecahnya kerusuhan di Wamena Papua beberapa hari lalu yang dampaknya dirasakan warga Kawanua (Sulut) yang tinggal di Wawena, oleh Pemerintah Provinsi Sulut yang dibawahi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw langsung bergerak mengambil langkah antisipasi untuk keamanan para warga Kawanua.

Atas hal itu, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, langsung mengeluarkan instruksi kepada stakeholder terkait untuk berkoordinasi membantu warga yang terdampak bencana kerusuhan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga kawanua.


Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Biro Pemerintahan dilakukan koordinasi bersama Kerukunan Keluarga Kawanua Jayapura, dari data terakhir yang diterima ada sekitar 350 orang warga kawanua yang berada di rumah sakit AURI Wamena, 500 orang telah keluar dari wamena dan 100 orang berada di penampungan Jayapura.

Pemprov Sulut terus berkoordinasi untuk mendapatkan informasi terkait kebutuhan mendesak para warga. Selain menyurat ke Panglima TNI untuk meminta bantuan operasional pesawat Hercules yang sesuai rencana bakal mengangkut para warga. Tidak hanya itu, melalui Dinas Sosial Provinsi Sulut pun langsung berkoordinasi terkait bantuan makanan yang diperlukan warga.

Diketahui, dampak kerusuhan di Wamena berawal dari unjuk rasa para siswa di Kota Wamena Papua pada Senin (23/9/2019) lalu. Dimana, para demonstran dalam aksi tersebut dinilai sudah bersikap anarkistis dengan membakar rumah warga, kantor pemerintah, perkantoran PLN, dan beberapa warung jualan milik warga. Dimana, unjuk rasa yang berujung rusuh itu diduga dipicu oleh perkataan bernada rasial seorang guru terhadap siswanya di Wamena.

Adapun dalam insiden tersebut, dari informasi melalui Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto menyatakan,untuk korban tewas berjumlah 33 orang.

(Mild70/*)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 02 Oktober 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional