Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Hadirnya RSUD Provinsi Sulut Jamin Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Masyarakat dan Tunjang Pariwisata


Manado, detiKawanua.com - Selain mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif bagi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), juga nantinya mewujudkan sarana prasarana pembangunan bidang kesehatan, oleh Gubernur Olly Dondokambey pada Rabu (23/10/2019) siang tadi telah meresmikan 'groundbreaking' pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulut di Jalan Bethesda Manado.


Menurut gubernur, eksistensi rumah sakit merupakan representasi pengembangan sumber daya kesehatan masyarakat, serta memiliki fungsi yang sentral dalam konteks pembangunan berkelanjutan.

“Jadi saya kira saya sangat bersyukur hari ini bisa kita laksanakan bersama-sama pembangunan ini. Tentunya ini harus kita jaga bersama, karena ini salah satu keutamaan besar bagi Sulut,” terangnya.

Untuk itu, Olly pun memintakan bagi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan RSUD Sulut dapat bekerja dengan baik sesuai aturan yang berlaku agar tehindar dari masalah.

“Kepada seluruh yang terlibat dalam kegiatan pembangunan ini bertindaklah benar apabila salah kita melangkah tentu akibatnya pasti ada. Tentunya juga ini yang saya sangat harapkan agar supaya di tahun 2020 ini sudah bisa dimanfaatkan dengan baik. Karena rencana tahun 2020 ini seluruh masyarakat Sulut sudah dijamin kesehatannya oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa kehadiran dari RSUD Provinsi Sulut ini juga sebagai pendukung bagi sektor pariwisata di Bumi Nyiur Melambai.

“Salah satu syarat kalau Sulut menjadi daerah tujuan wisata bagi para turis tentu kita harus mempunyai rumah sakit yang reperesentatif untuk digunakan. Kita juga harus menyiapkan SDM (sumber daya manusia) kita yang bisa berbahasa Tiongkok agar supaya mereka bisa lebih tertarik masuk rumah sakit disini,” tandas gubernur dihadapan jajaran Forkopimda, Sekdaprov Edwin Silangen, Direktur RSUD Provinsi Sulut dr Greity Giroth, Dirut PT. Pembangunan Perumahan Lukman Hidayat, jajaran PT. SMI dan sejumlah pejabat teras Pemprov Sulut. 

Adapun dari laporan Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Debie Kalalo menyebutkan bahwa sejumlah spesifikasi terkait pembangunan RSUD Provinsi Sulut yang dikerjakan pihak kontraktor PT. Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp. 290.517.416.095 Rupiah itu seperti:

– Lokasi
Lokasi pembangunan ini berada di atas lahan sertifikat HGB NO. 352-A 1380531 tahun 1985 dengan luas 38.800 meter persegi.

- Luas Bangunan
Bangunan RSUD memiliki luas total 38.002 meter persegi dengan pelaksanaan pembangunan dilakukan dalam 2 (dua) tahap.

Tahap pertama pembangunan gedung utama/gedung tower sebanyak 11 lantai dan helipad dilantai 11. Gedung utama berfungsi sebagai ruang IGD, ruang perawatan dan ruang tunggu dengan luas total 33.570,4 meter persegi.

Adapun sisanya berupa gedung management, rumah duka serta landscape/area parkir dan taman direncanakan pembangunannya pada tahun anggaran 2020. Seluruh bangunan RSUD Provinsi Sulawesi Utara ini sudah rampung diakhiri Tahun 2020 sehingga secara operasional sudah dapat dilakukan pada awal tahun 2021.

- Bentuk Bangunan
Bentuk utama di bangun dengan 3 bagian utama yang saling terhubung yamg terdiri dari ruang IGD, ruang perawatan serta ruang tunggu.

- Klasifikasi dan Daya Tampung RSUD Provinsi Sulut ini dibangun dengan klasifikasi type B dan mempunyai daya tampung sebanyak 400 pasien yang terdiri dari : Ruang IDG, Ruang ICU, Area hemodialisa umum dan isolasi, Ruang vip dan vvip, Ruang perawatan kelas I, Ruang perawatan kelas II, Ruang perawatan kelas III.

Diketahui pula jenis unggulan pelayanan dari RSUD Provinsi Sulut nantinya seperti, pelayanan Ginjal, Hipertensi dan Diabetes.

(Mail70/tim)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 23 Oktober 2019 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional