Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Guna Wujudkan Boltim Sehat dan Bersih, Ini Instruksi Bupati

Kepala DLH Boltim, Sjukri Tawil.

Boltim, detiKawanua.com - Soal penanganan sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi salah satu prioritas, dalam rangka mewujudkan kabupaten Boltim yang sehat dan bersih dari sampah.

Mengenai penanganan sampah tersebut, Kepala DLH Boltim Sjukri Tawil mengatakan, maka Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH menerbitkan surat edaran sebagai berikut, diinstruksikan kepada Kepala desa (Sangadi-red) untuk menganggarkan dana bagi kegiatan pengadaan lahan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di dalam Anggaran Pendapatan Belanja desa (APBDes) Tahun 2020.

"Kegiatan tersebut diatas, dibiayai menggunakan Dana Desa (DD), yang sebagaimana disebutkan dalam pasal 8 ayat (1) butir  d Peraturan Menteri Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2020, bahwa salah satu prioritas penggunaan Dana Desa adalah untuk membiayai pengadaan, pembangunan, pengembangan, serta pemeliharaan sarana prasarana lingkungan alam untuk pelestarian lingkungan hidup," jelas Sjukri sesuai isi surat edaran Bupati Boltim.

Lanjut, isi surat edaran itu, bahwa adapun lahan TPS ini akan difungsikan sebagai tempat penampungan sementara atau TPS sampah-sampah yang dihasilkan oleh masyarakat desa sehingga, masyarakat tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat, terutama di pinggir jalan raya.

Dengan adanya surat edaran Bupati dimaksud, kiranya para Kepala desa (Sangadi-red) serta warga masyarakat untuk menindaklanjutinya.

"Sehingga penanganan soal sampah di Boltim dapat teratasi walaupun, belum ada TPA" harap, Sjukri

Dirinya menambahkan, sampah yang nampak terlihat diantaranya di ujung desa Motongkad, desa Dodap.

"Tak hanya dua desa tersebut, juga ada beberapa titik sampah yang nampak diruas jalan, antara Kotabunan dan desa Paret serta, diantara Kotabunan dan desa Buyat. Diharapkan kepada Sangadi, solusinya ditimbun sampahnya Sebelum ada infrastruktur untuk daur sampah," ujar, Sjukri pada Jumat (4/0) pekan kemarin.

Namun saat ini, kata Sjukri, sampah-sampah tersebut sudah tidak ada lagi di ruas jalan, karena sekitar dua minggu pihak DLH Boltim turun langusng guna membersihkan sampah diruas jalan yang nampak.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Minggu, 06 Oktober 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional