Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Bekali Materi Kegiatan Latsar 225 CPNS Boltim, Ini Kata Bupati

Bupati Boltim Sehab Landjar foto bersama Peserta Latsar CPNS. 

Boltim, detiKawanua.com - Untuk menghadapi tantangan, membutuhkan pemikiran-pemikiran besar. Karenanya, mutlak bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk terus mengasah ilmu yang dimiliki serta jangan pernah berhenti untuk belajar.

Demikian pesan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH saat memberikan materi pada Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Boltim tahun 2019, di Balai Pelatihan Teknis Pertanian Kalasey, Manado, Sabtu (19/10). 

Syarat utama menjadi pemimpin, kata Bupati, adalah memiliki ilmu pengetahuan. Sehingga, PNS dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensi diri.

"Jangan pernah berhenti untuk belajar," tutur Bupati.


Bupati mengatakan, pada hakikatnya setiap manusia terlahir untuk menjadi pemimpin. Namun, hanya orang yang memiliki bekal ilmu pengetahuan yang dapat memimpin baik terhadap dirinya sendiri ataupun orang lain.


"Ingin menguasai dunia harus dengan ilmu pengetahuan, ingin menguasai akhirat harus dengan ilmu pengetahuan, dan ingin menguasai keduanya tentu harus dengan ilmu pengetahuan," jelas Bupati.

Bupati berharap, momentum Latsar ini menjadi wadah perubahan dalam cara berpikir, cara bersikap, dan cara bertindak, sehingga dikemudian hari siap menerima estafet kepemimpinan dari para pendahulu.

"Jangan berpikir untuk menjadi orang sukses, tetapi belajarlah bagaimana kalian menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain," ujar Bupati.

Untuk diketahui, 225 CPNS Boltim sedang mengikuti Latsar, pola kerja sama antara Pemkab Boltim dengan Badan Pengembangan SDM Provinsi Sulut. Selama 51 hari kerja, para CPNS diberi pengetahuan untuk pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadia, serta etika PNS.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Sabtu, 19 Oktober 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional