Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Sulut Tuan Rumah Giat RKA-KL Wilayah Timur, Wagub Sampaikan Sejumlah Hal Ini


Manado, detiKawanua.com - Dipercayakan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) Tahun 2020 Wilayah Timur Lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan pada Rabu (04/09) tadi, yang dibuka Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono dan dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw beserta serta perwakilan dari 15 provinsi di wilayah timur, yang dilaksanakan di salah satu hotel ternama di Kota Manado.

Dalam sambutannya wagub menngapresiasi kepada pihak penyelenggara yang melakukan kegiatan di Sulut.

"Terima kasih bahas RKA perkebunan di Manado, dan sudah tepat diadakan di sini. Untuk MICE kita paling top lah, kalau ada acara bikin di sini saja, aman di sini semua bebas," katanya sembari berharap pembahasan RKA perkebunan benar-benar dioptimalkan.

"Saya setuju dengan pak dirjen yang menyinggung spesifik masalah pengalaman kita penyerapan anggaran. Ini mutlak harus dicambuk, jangan per semeter, harus per triwulan. Jangan dianggap enteng atau dipandang sebelah mata terkait rakor ini. Tapi jangan juga tiap bulan didakan rakor, ini penting untuk mencari tahu masalah yang ada di kabupaten/kota," ujarnya.

Disisi lain wagub juga menitip pesan untuk pelaksanaan rakor tersebut, sekiranya bisa membahas terkait masalah kebakaran hutan dan lahan.

"Tolong bahas juga kebakaran hutan dan lahan. Karena lahan perkebunan paling banyak terbakar daripada hutan di Sulut. Paling tidak ada bantuan penambahan mesin pompa air, kalau perlu mesin bor air, namun pikirkan lagi sistemnable-nya," ungkapnya sembari menambahkan, meminta forum rakor itu bisa membahas sejumlah komoditas andalan Sulut, seperti kelapa, pala dan cengkih.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian,  Kasdi Subagyono menyampaikan, agenda utamanya adalah membahas tentang Pagu Alokasi Anggaran, dengan ditekankan sejumlah hal yakni, di Provinsi Sulut termasuk seluruh dinas pada umumnya realisasi anggaran merangkak signifikan, selanjutnya hampir setiap tahun direktorat perkebunan nomor satu dari bawah. 

"Tapi, sekarang sudah menduduki anak tangga lima. Artinya kalau kita kompak, bisa eksekusi kepada petani tapi kalau kita lambat, makin lambat pula untuk petani," jelas Subagyono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung dalam laporannya mengatakan penyusunan RKA-KL dibagi dalam dua wilayah, yaitu wilayah barat dan timur.

"Sulut kebagian untuk wilayah timur, sudah dua kali menjadi tuan rumah. Pelaksanaan sesuai petunjuk dirjen bahwa anggaran yang tersedia dilibatkan dari APBN 2019," ungkap Ngantung.

Adapun, kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini, mulai tanggal 3-6 September 2019 yang dihadiri 100-an peserta.

"Diharapkan para peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan happy. Sesuai dengan julukan Sulawesi Utara 'The Land of Smile People'," tukasnya.

(1s70/**)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 04 September 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional