Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Sejumlah Pengusaha Bantah Kabid Perdagangan Persulit Penggunaan Tol Laut

Tahuna, detikawanua.com - Adanya tudingan sejumlah oknum tidak bertanggungjawab terkait sepak terjang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dalam hal ini Kabid Perindag Disperindag Sangihe Fera Massoara, akhirnya terbantahkan. Pasalnya sejumlah pengusaha besar Sangihe yang saat ini menggunakan tol laut justru merasakan dampak positif dan terbantukan oleh Kabid Perdagangan yang selalu welcome ketika mereka menemui kendala.

"Siapa yang mengatakan Kabid Fera Massoara persulit kami pengusaha Sangihe menggunakan tol laut. Justru selama ini kami sangat terbantukan dan berterimah kasih atas peran aktif Kabid Fera Massoara yang selalu memberikan solusi ketika terjadi persoalan dengan kami yang menggunakan tol laut", ungkap sejumlah pengusaha ketika dihubungi sejumlah awak media.

Bahkan mereka menyatakan hanya Kabid Fera Massoara saja yang menjadi ujung tombak pengusaha ketika terjadi kebutuan di berbagai hal terkait dengan pengiriman  di tol laut. "Mungkin hanya orang-orang sirik saja dengan keberadaan Kabid Fera Massoara menyuarakan bahwa kami dipersulit. Sebab buktinya sampai sekarang kami merasakan sangat terbantu dengan adanya Kabif Fera Massoara dalam keberadaan tol laut ini', jelas mereka kembali.

Kalau boleh lanjut sejumlah pengusaha tersebut oknum yang sengaja menjelek-jelekan Kabid Fera Massoara pertemukan dengan kami. "Kalau kami merasa dipersulit pasti sudah tidak menggunakan tol laut lagi", imbuh mereka.

Sementara itu Kabid Perindag Disperindag Sangihe Fera Massoara ketika ditemui menyatakan bahwa apa yang sejumlah oknum tidak bertanggungjawab  tudingkan tidak benar. "Sejumlah pengusaha yang telah ditemui sangat jelas memberikan penjelasan", singkat Massoara. (js)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 27 September 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional