Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Pemprov Sulut, Perguruan Tinggi dan Komunitas Ini Sepakat Lestarikan Sungai


Manado, detiKawanua.com - Peran sungai dalam mendukung kehidupan makhluk hidup sangatlah penting dari segi fungsi manfaatnya (sungai), sehingga perlu dijaga agar tidak terjadi penurunan fungsi sungai yang dapat membuat kerusakan yang dampaknya perlu penanganan disertai dengan biaya yang besar pula. Demikian diungkapkan Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Edwin Silangen saat sambutan di Rapat Pembinaan Kemitraan Pemerintah bersama Perguruan Tinggi, Komunitas Peduli Sungai (sekaligus pengukuhan komunitas dimaksud) pada Kamis, (08/08) di Manado.

Dalam kesempatan itu pula, Sekprov mengapresiasikan keberadaan dari Komunitas Peduli Sungai yang konsisten menjaga sumber daya air di Sulut, yang sebagai wadah penjagaan kelestarian sungai dan pengelolaan risiko bencana di Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan pendekatan ecosystem based.

"Diharapkan komunitas ini dapat menumbuhkan komitmen serta meningkatkan kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya air dan sungai di daerah dalam rangka gerakan pengurangan risiko bencana. Namun, dalam pengelolaan sungai termasuk konservasi sungai, pengembangan sungai dan pengendalian daya rusak air itu diperlukan partisipasi dari masyarakat," terangnya seraya berharap adanya peran aktif, sinergitas dan konsistensi dari semua pihak dalam melestarikan, mengelola sumber daya air, dengan terus menjaga kebersamaan.

Diketahui, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai, dijelaskan bahwa Pemerintah sesuai kewenangannya melakukan pemberdayaan masyarakat secara terencana dan sistematis dalam pengelolaan sungai, sehingga partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengelolaan sungai. Turut hadir pimpinan perguruan tinggi di Sulut.

(1s70/*)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Kamis, 08 Agustus 2019

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional