Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Lambat Masukan RKA-P, Bupati Boltim 'Warning' Kepala SKPD

Paripurna DPRD Boltim dalam rangka pembahasan anggaran perubahan.

Boltim, detiKawanua.com - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH me-'warning' kepada Satuan Kepala  Perangkat Daerah (SKPD) yang lambat memasukan dokumen Rencana Kerja Anggaran Perubahan (RKA-P).

Menurut Bupati, ketidakmampuan Kepala SKPD dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, terutama menyelesaikan RKA-P yang harus segera diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, akan mendapatkan sanksi yang serius.

"Jumat 9 Agustus adalah batas memasukan RKA-P. Jika ada Kepala Dinas (Kadis) yang belum menyerahkan ke pihak DPRD, maka akan Saya ganti. Memang sudah waktunya," kata Bupati dengan tegas, saat menyampaikan sambutan pada Paripurna pembahasan anggaran perubahan di kantor DPRD Boltim kemarin.

Lanjut Bupati katakan, sesuai kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD, Dirinya bersikap tegas kepada setiap Kepala SKPD agar proses pembahasan anggaran cepat terselesaikan.

"Permintaan seluruh fraksi, harus dipatuhi untuk mempercepat proses perubahan anggaran dan mengingat juga, periode masa jabatan dari anggota DPRD tinggal 1 bulan," terang Bupati.

Kepala SKPD harus kooperatif terutama dalam pekerjaan sebagai abdi negara.

"Saya akan periksa instansi mana yang sudah dan belum menyerahkan RKA-P ke DPRD," tandas Bupati.

Sementara, anggota DPRD Boltim Samsudin Dama juga mengatakan, kelima fraksi sudah menyetujui untuk dibahas lebih lanjut, namun tergantung dari Kepala SKPD, apakah bisa segera membawa RKA-P kedalam pembahasan.

"Mengingat masa jabatan anggota DPRD periode 2014-2019 akan berakhir pada September nanti. Sehingga, itu kami harapkan pembahasan perubahan anggaran dipercepat dengan pemasukan RKA-P oleh Kepala SKPD," ujarnya kepada sejumlah awak media.

 (Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 09 Agustus 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional