Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Dispertanak Boltim Salur Bibit Tanaman Pangan dan Hortikultura, Fenty Imbau Petani

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispertanak Boltim,  Fenty Djangkarang. 

Boltim, detiKawanua.com - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Dispertanak) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menyalurkan bibit jagung bisi 18, padi, serta kedelai dalam program tumpang sari.

Dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Fenty Djangkarang,.untuk tahun ini pihaknya sudah menyalurkan bibit jagung bisi 18 dalam kegiatan tumpang sari padi jagung dengan luas area 1000 Hektera (Ha) untuk 47 kelompok tani.

"Padi kedelai 325 Ha, untuk 12 kelompok petani. Jagung kedali disalur 240 Ha ke 135 kelompok," jelas Fenty.

Untuk jagung monokultur bisi 2, kata dia, seluas area 2500 Ha. Penyalurannya di semua kelompok petani di kecamatan/desa se Boltim.

"Terdapat paling banyak di Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Nuangan, Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Motongkad. Kita salurkan sekitar 2 bulan lalu, ke 115 kelompok tani. Sedangkan, padi Inbrida 1000 Ha, untuk 79 kelompok. Anggarannya dari APBN," beber Dia kepada awak media ini.

Lanjut dikatakannya, bahwa pada umumnya tanaman pangan sudah tersalur. Untuk tanaman hortikultura yakni bawang merah seluas 15 Ha untuk 19 kelompok terdapat di Kecamatan Modayag Barat, Modayag, Moaat dan Kotabunan, dana APBN.

"Untuk bawang merah, anggarannya Rp 260 APBD tetapi kita masih menunggu proses guna penyaluran. Bawang putih 175 Ha, 59 kelompok tersebar di Lecamatan Moaat, Modayag dan sebagian Modayag Barat. Sedangkan, tanaman bibit cabe 20 Ha, kepada 13 kelompok tepat di Modayag Barat, Modayag dan Kotabunan untuk pengembangan," terang Fenty saat disambangi detiKawanua.com di ruang kerjanya, Jumat (16/08).

Tak hanya itu, Fenty juga mengatakan, di tahun ini ada penyaluran ke kelompok tani bibit buah-buahan seperti rambutan, durian, klengkeng, mangga, advokat. Mereka berjumlah sekitar 70 kelompok disemua kecamatan. Kita upayakan disalurkan pada September - Oktober.

"Kita harapkan adanya bantuan yang sudah tersalur dan akan disalur, guna peningkatan produksi jagung, padi serta kedelai. Dan saya imbau kepada petani, agar waspada musim kemarau saat ini. Artinya jika belum turun hujan maka jangan lakukan penanaman, baik tanaman pangan maupun hortikultura walaupum memang sudah masuk musim tanam. lihat sikon alam supaya, tak mengalami gagal panen," kata Fenty sembari mengimbau siang tadi.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Jumat, 16 Agustus 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional