Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Tahun Ini, Pemda Boltim Usulkan Rekrutmen CPNS

Sekretaris BKPSDM Boltim, Rezha Mamonto.

Boltim, detiKawanua.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kembali mengajukan permohonan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) tahun 2019 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Pengusulan kembali rekrutmen CPNSD tersebut, berdasarkan atas persetujuan pemerintah daerah, sebagaimana jumlah kebutuhan pegawai negeri yang dinilai masih minim.

Seperti dikatakan Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim, melalui Sekretaris BKPSDM Boltim Rezha Mamonto, bahwa tahap usulan saat ini berdasarkan persetujuan Bupati selaku kepala daerah yang mengajukan penambahan kuota PNS.

"Tinggal berkas administrasi yang akan ditujukan ke Kemenpan-RB, bahwa Pemda telah menyetujui penerimaan CPNS 2019 sekitar 500 formasi umum," terang Rezha kepada awak media.

Untuk langkah selanjutnya, kata Rezha, melalui Bidang Mutasi BKPSDM yang menangani teknis penerimaan CPNS sudah ke Jakarta terkait dengan usulan permohonan yang langsung disampaikan ke pihak kementerian.

"Selaku pelaksana kegiatan rekrutmen, bidang mutasi sudah mengajukan langsung berkas administrasinya. Usulan tahun 2019 ini ada 500-an lebih formasi umum," jelas Dia.

Dari jumlah formasi yang diajukan, Dia berharap, akan disetujui dan dapat ditentukan oleh Kemenpan-RB.

"Selain formasi umum yang diusulkan, ada juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sekitar 200 untuk tahap dua. Kemudian kita menunggu persetujuan dari Menpan-RB," katanya, Selasa (02/07/2019) siang tadi.

Dirinya menambahkan, untuk kebutuhan PNS di Boltim, kita butuh sekitar 3600 pegawai negeri, apabila melihat Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK).

"Iya jika kita lihat Anjab serta ABK, maka kita butuhkan pegawai sekitar tiga ribuan lebih. Diprioritaskan tenaga guru serta tenaga kesehatan. Kedua tenaga teknis," ujar Rezha di ruang kerjanya.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Selasa, 02 Juli 2019 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional