Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Rehab Puluhan Bangunan Sekolah, Yusri: Sarana Pendidikan Sangat Urgen

Kadis Dikbud Boltim Yusri Damopolii tengah diwawancarai awak media.

Boltim, detiKawanua.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) saat ini tengah melakukan pembangunan rehab berat maupun rehab ringan untuk puluhan bangunan sekolah, baik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) guna menunjang sarana kegiatan belajar-mengajar.

Dari sekian jumlah sekolah tersebut, Kepala Dikbud Boltim Yusri Damopolii saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa ada puluhan bangunan sekolah SD SMP sedang dilakukan rehab. Hal ini dilakukan demi menunjang kegiatan belajar mengajar di Ruang Kelas Belajar (RKB). Namun begitu, kita lihat bangunan sekolah mana yang dinilai sudah tidak layak.

"Olehnya, sebelumnya kita lakukan peninjauan, kita pastikan mana sekolah yang RKB direhab kembali," kata Yusri.

Yusri juga mengatakan, terdapat 42 sekolah terdiri dari 27 SD, dan SMP 15. Nah, jumlah tersebut yakni bangunan sekolah yang dunilai sangat urgen untuk dilakukan perehaban atau perbaikan RKB.

"Ya, 42 sekolah yang urgen diperbaiki bangunannya, ditambah dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) ikut direhab. Total anggaran keseluruhan Rp 17,6 miliar DAK dari kementerian. Selain rehab, ada juga sekolah yang kita bangun baru yakni, SDN desa Bulawan kecamatan Kotabunan, untuk 3 RKB. Anggarannya senilai Rp 580 juta DAK," paparnya kepada media ini, Rabu (10/07).

Untuk rehab, lanjutnya, di antaranya SMP Desa Bukaka Kecamatan Kotabunan disertai pembangunan ruangan laboratorium, pengadaan alat olahraga, dan alat kesenian, serta rahab SDN 1 Desa Kayumoyondi, SDN 1 Desa Tombolikat Selatan. Semua kita lakukan untuk penunjang kegiatan belajar-mengajar.

"Saya imbau kepada sekolah-sekolah pelaksanan kegiatan pembangunan rehab RKB, supaya disesuaikan dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dan mengacu pada RAB serta gambar bangunan. Juga saya harapkan, agar dengan adanya fasllitas dan sarana disediakan oleh pemerintah maka mutu kualitas pendidikan khususnya di Kabupaten Boltim dapat meningkat," ucap Yusri, di ruang kerjanya sembari mengimbau

Sementara, Kepala sekolah (Kepsek) SDN 1 Tombolikat Selatan kecamatan Tutuyan, Lustina Damopolii S.Pd menuturkan, soal rehab RKB dimaksud, dalam program swakelola saat ini pihaknya sedang action sejak pekan kemarin mulai melakukan pembangunan rehab 4 RKB.

"Anggaran senilai Rp 580 juta DAK, untuk 4 RKB. Waktu pekerjaan selama 120 hari. Kita melakukan pekerjaan sesuai dengan Juknis, RAB serta design gambar bangunan. Kita pacu pembangunanya sebelum deadline waktu kerja ditentukan. Saya bersyukur SDN 1 Tomsel dapat rahab RKB di antara sejumlah sekolah di Boltim. Ini sarana, demi peningkatan mutu pendidikan bagi siswa-siswi dalam kegiatan belajar-mengajar. Sekolah ini berdiri sejak  tahun 1981 silam oleh swadaya masyarakat waktu lampau," jelas Lustina.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Infodetikawanua | Rabu, 10 Juli 2019 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional